Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Trenggalek : Goa Lowo yang Terpanjang Se-Asia Tenggara

Saya nggak pernah menyangka kalau saya akan mendapatkan kesempatan untuk menikmati wisata goa. Belum pernah terbayang sebelumnya, bisa masuk ke dalam goa dan menikmati suasananya yang minim cahaya, lembab, sesekali tercium aroma kotoran kelelawar, tetapi … ramai. Beruntunglah saya, sebab bisa mencicipi sensasi berwisata di goa ini, pertama kalinya, di Trenggalek pula. Di Goa Lowo yang dinyatakan sebagai goa terpanjang di Asia Tenggara.

Anime Toku 2016 : Toys Fair Asik di Mall

Seharusnya saya meng-update post ini sekitar dua mingguan lalu. Tapi duuu … ternyata ada saja hambatan saya untuk menyelesaikan postingan ini ya. Mau nggak di post, sayang juga. Soalnya acaranya lumayan seru, sehingga lumayan sedih sih kalau nggak berhasil saya bagikan.
By the way, beruntunglah saya yang sudah kangen untuk main main ke event event bertema jepang-jepangan sejak beberapa waktu lalu, menemukan info mengenai event Anime Toku 2016 ini via Twitter. Sepertinya, Anime Toku ini event untuk para pecinta Anime dan Tokusatsu ya. Anime Toku Convention 2016 yang diadakan di Hall Lt. 3 – 4 Kuningan City Mall, Jakarta Selatan ini, sedikit membayar rasa kangen saya untuk cuci mata. Menikmati suasana bazaar dengan berjalan di antara sekumpulan costum player yang … hmm, dulu sih saya masih suka minta foto bareng. Kalau sekarang? Eum, sebenarnya mulai lebih senang membiarkan si costum player berpose di depan saya yang membidikkan kamera smartphone sih. Atau … cenderung memotret benda b…

3 Trik Tetap Cantik Walaupun Sedang Banyak Deadline

Perempuan mana sih yang nggak ingin tetap bisa tampil cantik di saat seberat apapun? Seringnya, setumpuk deadline di kantor, apalagi menjelang akhir tahun begini, bikin semangat untuk dandan dan tampil cantik di kantor itu, menurun. Rasanya, kalau boleh ya, datang ke kantor dengan pakaian yang lebih santai, casual, lalu cuma konsentrasi seharian di depan laptop tanpa gangguan. Adakah di antara kamu yang seperti ini?

Agar Tetap Modis Dengan Busana Casual

Semua orang pasti senang ketika menggunakan busana casual. Karena busana casual bisa dipilih sesuai dengan selera dan kebutuhan. Rasanya nyaman banget deh ketika mengenakan busana casual saat beraktivitas. Nggak mengherankan jika waktu senggang di rumah atau ketika hangout menjadi momen paling pas untuk mengenakan busana casual kesayangan. Begitu pula saya yang lebih senang memenuhi lemari dengan busana casual. Selain saya lebih memilih busana yang simple dan kebanyakan polos, saya senang mengenakan busana yang bisa di mix and match sesuka saya.

Hidayah Sulistyowati : Nomophobia? Apa Sih Cirinya?

Sepertinya definisi dari nomophobia perlu diperjelas dulu ya. Nomophobia adalah perasaan takut (phobia) yang tiba-tiba muncul ketika seseorang nggak bisa mengakses berbagai aplikasi melalui ponselnya. Baik itu karena faktor sinyal, baterai habis, maupun waktu yang tersedia untuk memainkan ponsel, Seolah-olah hampir setiap waktu nggak bisa lepas dari ponsel. Gampangnya sih, nomophobia itu akronim dari No Mobile Phone Phobia.

Se-anak Path Apakah Kamu Kalau Lagi Hang Out?

Sebagai anak yang masuk dalam golongan Generasi Y atau yang biasa dikenal sebagai Generasi Milenial, dimana menurut teori generasi, biasanya anak anak milenial lahir pada 1981 – 1995, merupakan generasi yang sangat dekat dengan perkembangam teknologi termasuk dunia social media, saya dan mungkin juga kamu telah termasuk ke dalam bagian ini ya. Lalu, dengan semakin berkembangnya dunia digital saat ini, lama kelamaan, kalau nggak bisa buka aplikasi social media di smartphone itu rasanyaaa … sudahlah, sudah banyak juga kok yang kena Nomophobia. Tapi, bersyukurlah kalau kamu masih tau waktu, kapan waktunya untuk main smartphone dan menyimpannya saja di dalam tas ya … apalagi kalau sedang hang out sama teman-teman.

Kenapa Perempuan Suka Belanja?

Apa kamu setuju dengan judul postingan saya di atas? Banyak yang bilang kalau salah satu cara agar perempuan merasa gembira adalah dengan berbelanja. Termasuk, berbelanja sebagai salah satu bagian dari stress healing kaum Hawa. Benarkah hal ini memang terjadi dan telah lama bersemayam dalam diri seorang perempuan?
Pertanyaan ini mungkin sesekali terlintas, bukan hanya di benak kaum pria, bahkan di benak perempuan itu sendiri. Para perempuan bisa jadi bingung dengan hobi belanja yang memang sudah jadi watak bawaan makhluk Tuhan yang satu ini. Blanja seakan jadi pelengkap hidup kaum perempuan, baik itu belanja kebutuhan sehari-hari seperti sembako dan kebutuhan sekolah atau alat tulis kantor, sampai membeli berbagai random stuff yang bahkan setelah dibeli malahan jarang digunakan, alias menumpuk begitu saja.

Kenapa Sih Banyak Orang Mengandalkan Online Travel Agent?

Kamu pernah merasa bingung saat hendak berlibur atau booking hotel dan tiket pesawat, sayangnya budget belum mencukupi? Kalau iya, berarti kamu juga  pernah merasakan hal yang sama seperti saya, bahkan mungkin banyak orang pernah merasakan pengalaman yang sama juga ya.
Nggak semua orang bisa menabung secara rutin setiap bulan, apalagi untuk urusan, mengisi penuh post dana traveling. Tapi gimanapun juga ya, karena trabeling itu sebenarnya cukup perlu juga untuk kesehatan hati, kenapa nggak sih berjuang untuk bisa mewujudkan traveling ke destinasi impian walaupun harus sabar menabung dulu?

Ponorogo : Keysha dan Bunga Bunga Tepi Jalan

Siang ini, saat jam makan siang di kantor, saya dan beberapa rekan kerja saya, seperti biasa, memutuskan untuk berkunjung ke tempat makan untuk melewatkan waktu sembari mengobrol. Beberapa teman saya sudah memesan makan siangnya, sementara saya duduk diam di meja, tanpa membuka tas bekal yang belakangan ini sering saya bawa bawa.

Kayangan - Pototano : Kalembo Ade

Saya bersyukur punya banyak kesempatan untuk menjalani berbagai perjalanan yang membawa saya pada berbagai pengalaman untuk melapangkan hati saya, membentuk saya menjadi diri saya yang saat ini. Banyak cerita dari perjalanan itu yang meninggalkan kesan mendalam, lebih banyak pula yang nggak bisa saya lupakan. Seperti perjalanan yang saya lakukan di bulan Agustus kemarin.

[Blogtour Giveaway] Searching My Husband – Octya Celline

Pernah terpikir kalau kamu sudah menikah di usia yang bisa dibilang muda, dengan seorang lelaki yang belum pernah sama sekali kamu lihat? Kamu menikmati kebersamaan bersamanya hanya dalam gelap? Kamu merasa aman dan dicintai tanpa pernah tau seperti apa wajahnya? Bahkan di foto pernikahan kalian, kamu hanya menemukan gambar dirimu saja? Bayangkan, apa jadinya hidupmu?

Irawati Hamid : Anak Perempuan Perlu Berpikir Matang Sebelum Menikah

Potingan panjang ini bermula dari sebuah artikel post yang saya temukan di blog milik Mba Irawati Hamid – panggil saja Mba Ira biar akrab ya – seorang blogger yang saat ini menetap di Bau Bau, Pulau Buton. Artikel post-nya yang berjudul ‘Nikah Muda, Wanita, dan Pendidikan’ berhasil membuat saya menemukan greget yang sudah cukup lama saya pendam sendiri. Greget yang bermunculan akibat betapa seringnya saya menemukan artikel berlabel ‘Wedding’ di berbagai media anak muda belakangan ini. Belum lagi, pengalaman saya dulu saat mengambil side job untuk menjadi petarung garda depan bagi akun media sosial milik salah satu lembaga pemerintahan yang mengurusi banget masalah pernikahan dini.

Hotel Grand Melia : Kenyamanan di Tengah Kebingaran Kota Jakarta

Menetap di Jakarta bukan berarti saya nggak punya rasa penasaran dan menyia-nyiakan kesempatan untuk menjelajahi Jakarta, menyesuaikan dengan waktu yang saya punya. Disempat-sempatin lah ya pokoknya. Masa sudah tinggal di Jakarta, tapi kurang eungeuh sama daya tariknya Ibukota negara kita tercinta ini. Saya sering membayangkan, memesan penginapan di Jakarta hanya untuk menikmati waktu seharian di sana tanpa kemana-mana. Bagaimana ya rasanya?

The BFG : Big Friendy Giant Who Bring Us Back to Become a Dreamer

Awalnya, saya nggak punya niat untuk nonton di bioskop, sampai partner saya melangkah masuk ke salah satu bioskop yang cukup terkenal, lalu melirik jadwal pemutaran film yang terpajang tepat di belakang mba mba kasir. Ok than, i can’t do nothing. Semua studio dipenuhi oleh film Warkop DKI dan karena saya belum merasa punya keinginan kuat untuk menonton film karya anak bangsa yang sedang booming itu, saya tadinya sempat bersiap-siap untuk merajuk biar kami melakukan kegiatan yang lain saja. Tapi, sepertinya si partner saya ini emang lagi beruntung ya, soalnya saya langsung tertarik waktu dia memutar trailer film ini di smartphone-nya. Hey, why not we watch this fantasy movie?

5 Keseruan yang Dicari Kalau Main ke Japan Matsuri

Sejujurnya saya kurang tahu, dan saya juga belum menemukan fakta, Japan Matsuri apa yang pertama kali diadakan di Indonesia. Uhug .... Padahal rasanya, semua keyword tadi sudah saya masukkan tapi ... yasudahlah, semoga ada yang mau menjawab pertanyaan saya ini. Belum lagi, pertanyaan yang terpikirkan di kepala saya adalah ... apa ya alasan yang membuat penyelenggara Japan Matsuri itu, mau berjuang mengadakan acara yang kental akan budaya pop dari Negeri Matahari Terbit?

Ponorogo : Suatu Waktu di Pagi Hari

Saya sepertinya kelamaan tinggal di perkotaan deh. Sampai sampai waktu berhasil mendengar suara kokokan ayam, suara kodok, sampai suara jangkrik, juga aktivitas orang-orang di sekitar rumah Mba Tipah dan Mas Huda -- keluarganya Nurul Djanah tempat saya menginap di Ponorogo -- saya mendadak sampai ke level gembira akut karena kembali menemukan suasana yang entah kapan terakhir kali saya pernah menikmatinya.

Battle of The Toys 2016 : Say Hello to Kotaro Minami

Belakangan ini acara jejepangan mulai banyak bermunculan lagi ya? Saya terakhir ke acara semacam ini, minggu lalu, saat saya dan partner saya muter-muterin satu aula yang isinya mainan semua. Hal yang paling saya suka tiap mengekori dia ya ... memotret objek apa saja yang menggoda mata saya untuk di capture. Semoga saya secepatnya bisa segera memiliki kamera yang mumpuni untuk memotret ya. Selama ini saya sudah merasa sangat beruntung bisa memotret menggunakan smartphone ASUS Zenfone 5 yang udah lama banget menemani saya, terutama menjadi teman setia setiap kali traveling agak jauh.

Ponorogo : Menikmati Senja di Balik Jendela

Dari Stasiun Madiun, gerimis mengajak saya bertemu dengan keluarga sahabat saya, Nurul Djanah – yang datang menjemput. Di boncengan sepeda motor Putri, gadis muda yang begitu ramah dan menyenangkan untuk saya tanya-tanyai ini, saya menikmati aroma tanah basah dan suasana perjalanan Madiun – Ponorogo. Terbersit rasa, betapa saya yang sudah lebih besar ini, nggak seberani Putri dalam menyikapi hidup. Di usianya yang sebelia itu, dia siap untuk mencari pekerjaan selepas sekolah. Sementara saya, apa? Lulus sekolah dulu, langsung berpikir mau kuliah ini di jurusan itu dan di kampus sana. Bahkan, saya semakin sadar, kalau pilihan hidup setiap orang berbeda, jadi ... buat apa banyak bicara tentang ‘yang seharusnya’ kan? Cukup dengar dan mengerti saja.

Menuju Ponorogo : Perjalanan yang Sedikit Gila

Ponorogo. Kota Reog. Saya nggak pernah terpikir bisa mengunjungi kota kecil di Jawa bagian Timur ini sedari dulu. Menikmati perjalanan yang ... rasanya seperti ikut-ikutan pulang ke kampung halaman, padahal jelas-jelas saya nggak punya darah Jawa. Tetapi menemani Nurul Djanah, sahabat yang begitu saya kagumi sejak kami sama-sama mengikuti ajang Indonesian Model United Nation di departemen UNESCO pada 2011 lalu, serta Nurul yang super keren karena jago nge-speech ini, mengajak saya berpetualang menemukan suasana yang ... hmm ... boleh saya sebutkan sebagai sebuah perjalanan yang mengembalikan saya ke bumi?

Jiah Al Jafara : Bikin Saya Kemimpian Jalan-Jalan

Entah karena saya sudah kangen binti rindu kebangetan untuk menyambangi mungkin Stasiun Senen mungkin Stasiun Gambir untuk naik kereta ke Jawa ... hmm, padahal sih saya memang tinggal di Pulau Jawa ya, tapi nggak tau bagaimana, kalau judulnya pergi berkunjung ke Jawa Tengah atau Jawa Timur itu namanya ‘pergi ke Jawa’ menurut kebanyakan orang ... lalu, kemarin malam saya mendadak terbangun dari mimpi indah yang sampai saya menuliskan postingan ini, saya masih ingat potongan-potongan mimpinya.

4 Cara Agar Buah & Sayuran Dalam Kulkas Tetap Segar

Belakangan saya berpikir tentang ini. Mungkin terilhami keberadaan saya yang libur Idul Fitri kemarin pulang ke rumah, lalu mulai kembali menikmati kenyamanan yang nggak selalu bisa saya nikmati di kosan. Salah satunya menikmati keberadaan kulkas yang cukup besar, untuk menyimpan bahan makanan yang saya – terutama Mama – beli, sebagai persediaan makanan selama beberapa hari ke depan. Beda banget dengan kulkas di kosan yang penuh oleh minuman segar, teh dalam kemasan, susu cair kotakan, dan juga perlengkapan make up entah milik siapa. Hampir keberadaan sayur dan buah segar, atau bahan makanan lainnya, bisa dibilang minoritas di seantero raknya si kulkas kosan saya ini. Maklum saja, anak kosan kebanyakan lebih memilih makan makanan yang cepat saji atau beli makan di luar, dibanding harus memasak makanan sendiri. Selain dianggap wasting time, kebanyakan sih karena malas saja. Nah kalau saya ... hehehe ....

Sudah Pernah Mampir Ke Hijup.com?

Belakangan ini, mentang-mentang bulan Ramadhan, saya banyak meng-update artikel mengenai hijup.com memang. Sebuah online shop yang dihuni oleh banyak sekali hijab dan koleksi busana muslim hasil karya dari banyak sekali desainer  Indonesia yang tergabung dalam Hijup. Kebetulan, memang saya sudah lama mem-follow account Instagram Hijup dan menikmati berbagai macam gaya busana yang dipamerkan di gallery instagram mereka di @hijup. Hijab.com merupakan salah satu situs islamic fashion e-commerce di Indonesia yang menyediakan, bukan hanya koleksi hijab, namun juga outer, t-shirt, dan masih banyak aksesoris lainnya.

Persiapan Untuk Jadi Karyawan Baru

Beberapa hari ke belakang, saya sedang senang-senangnya karena saya kedatangan seorang teman baru untuk mengisi posisi yang baru juga di tim saya di kantor. Rasanya ... senang sekaligus ikut deg-degan. Setelah hampir 3 tahun bekerja, kemudian 1 tahun lebih saya harus menyelesaikan banyak sekali pekerjaan sendirian saja, mulai dari menulis copy, menyiapkan program, bahkan sampai memantau flow dana tim, blablabla ... hingga saya mulai mencapai limit dan ... akhirnya merengek juga pada supervisor saya untuk memberi saya Content Writer.

Magelang : Bukan Cuma Sekedar Borobudur Lho

Sewaktu kecil, saya sudah diboyong keluarga saya untuk mengunjungi salah satu candi yang pernah menjadi bagian dari 7 keajaiban dunia, Candi Borobudur. Waktu itu, menurut cerita Mama, saya baru saja bisa jalan. Lalu di Borobudur, seorang Acha kecil yang aktif, ngeyel pengen melangkah ke sana ke mari dan minta turun dari gendongan terus menerus. Sehingga sampai kini, setiap kali melihat foto masa kecil saya saat berada di Borobudur dulu, Mama saya pasti tersenyum gemas. Hmm ... kemudian waktu berlalu dan saya pun tumbuh sebesar sekarang, dan tiba-tiba punya semangatnya sendiri untuk jalan ke sana ke mari ... traveling.

Istana Bunda Vian : Hubungan Antara Jemil Kingdom dan Sejarah Onde-Onde

Saya pernah sharing tentang salah satu game food match yang bertema jajanan Indonesia, Jemil Kingdom namanya. Game yang berhasil saya tuntaskan dalam waktu singkat ini menghadirkan berbagai karakter jajanan Indonesia, mulai dari Klepon, Kue Soes, Tahu Isi, bahkan salah satu jajanan pasar favorit saya dari kecil, Onde-Onde Isi Kacang Hijau.

Ade Anita : Semua Berawal dari Rumah

Akhir pekan kemarin saya isi dengan menonton anime Working!! yang saya dapatkan sebagai oleh-oleh ketemuan setelah sekian lama nggak ketemu, dari partner saya. Ehm ... saya nggak akan mengulas banyak tentang pertemuan saya dengan si partner atau malah anime-nya yang seru banget. Tapi, saya mau cerita sedikit tentang Mahiru Inami, salah satu karakter dalam anime ini yang mengalami androphobia alias takut sama laki-laki.

My Stupid Boss : Bahan Ketawa Pekerja Kantoran

Ok. Yuk sama sama bersyukur untuk kita yang sudah memiliki pekerjaan. Bersyukur buat kita yang pekerjaannya bikin kita bisa keluar rumah, seenggaknya nggak seperti suaminya Diana yang kerjanya dari rumah sambil pakai piyama doang – soalnya buat saya, kurang seru. Bersyukur juga kalau kita bukan termasuk dalam golongan ibu-ibu yang nggak punya kegiatan dan bahan pembicaraan sampai-sampai bikin geng buat gosipin orang – dan harus berempat pula. But than, let’s be positif thinking, karena seperti apapun diri kita, toh kita sendiri yang memilih dan memutuskannya.

Menjelang Ramadhan ... Tandanya Lebaran Segera Datang

Hal yang paling sering menghabiskan stok waktu berimajinasi saya setiap menjelang bulan Ramadhan adalah keseruan di hari Lebaran nanti. Saya membayangkan bisa kembali bertemu saudara, Om, Tante, termasuk bisa menelepon Nenek dan Kakek yang tinggal jauh, juga bisa menghabiskan waktu lebih lama bersama dengan Mama dan Papa, juga adik-adik saya. Duh ... nggak kebayang senangnya saya bisa berada lebih lama di rumah.

My Pre Wedding : Malam Minggu Baper Menjurus Bapik Gara Gara Baca Komik

Emang enak tiap malam minggu dibikin baper sama Mba Annisa Nisfihani? Terusss setiap kali menunggu notifikasi dari Webtoon yang meng-update perkembangan episode dari My Pre-Wedding, dikira saya bisa merenungi malam minggu dengan tenang? Oh ... jangan salah! Saya bisa tenang kok, tapi kalo udah rebahan cantik terus mulai scroll ke atas sambil nungguin komiknya loading ... lalu lalu lalu ... muncul adegan yang ....

Ok. Boleh nggak saya banting hape?

Evrina SP : Bikin Saya Pengen Cuti Buat Mendaki Gunung

Pernah nggak sih, kamu setengah galau setengah jleb sama pekerjaan yang kamu jalani sekarang? Pekerjaan yang sangat kamu idam-idamkan sedari lama, kemudian kamu dapatkan, tetapi ada beberapa waktu ... ketika pekerjaan itu meminta kamu mengorbankan sesuatu – sebut saja jatah cuti – yang sangat kamu inginkan, karena kamu berharap bisa menikmati petualangan bersama seseorang?

How To Script A Kiss (GIVEAWAY)

#TheScriptProject2 Kata orang, hati manusia bisa menyanyikan ceritanya dengan cara-cara yang lidah tak bisa. Misalnya, tentang kehilangan dan penyesalan – atau apakah itu kehilangan? Tentang akhir bahagia yang too good to be true di dunia nyata – meski demikian, tetap diimpikan. Tentang puisi, oh puisi – cinta dan harapannya! Tentang sakit, sendirinya berahasia. Tentang kita, yayaya, selalu kita berdua. Tentang menunggu – dia yang begitu ingin didekap. Tentang hati, yang seenaknya saja jatuh. Tentang fantasi-fantasi tergila – kita semua memilikinya.

Ada Apa Dengan Cinta 2 : Kisah Cinta yang Klasik

Ratusan purnama berlalu
Tapi cinta tak pernah berlalu
Walau kau usir aku di hidupmu
Tapi cintaku tetap diam
Saya memutar secara reapeating lagu Ratusan Purnama milik Melly Goeslaw dan Marthino Lio, sembari mengenang berbagai scene yang muncul dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2. Lagu dengan liriknya yang romantis ini benar-benar nge-blend, berbaur, sama film dan campaign-campaign-nya AADC 2.

Dunia Eni : Gara Gara ‘Kontrasepsi’

Saya memutar lagu SORE feat Atilia Haron – Silly Little Thing, saat menuliskan postingan saya kali ini. Intro lagu ini membawa saya pada beberapa tahun lalu, saat saya masih berusia belasan dan menyandang status mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta, dengan tingkat keingintahuan saya yang terkadang ... ikut-ikutan membuat saya pusing sendiri.

The Colour of Fine Art and Ceramic Museum Kota Tua Jakarta

Saya sudah sering ke Kota Tua Jakarta. Mondar-mandir di sekitar halaman depan Museum Fatahillah yang menjadi ikon Kota Tua, sambil kipas-kipas atau malah jalan dengan sedikit melompat karena panasnya lantai di lapangan itu. Huwaaa .... But i have a big secret that, this is my first time mampir ke Museum Keramik. Ssstt ... selama ini sih saya cuma lewat atau sekedar duduk santai di halamannya yang berumput. Bukan karena nggak penasaran dengan berbagai koleksi yang ada di dalam, tapi lebih kepada ... selalu gagal dapat kesempatan.

Naqiyyah Syam : Berkarya Bukan Tentang Waktu Tapi Komitmen

Suara alunan piano yang dimainkan Sherina dalam lagunya yang berjudul Sing Your Mind menemani saya membaca beberapa artikel di blog milik seorang ibu beranak 3 yang juga seorang penulis dan pemateri, Naqiyyah Syam. Kalau boleh, ijinkan saya menyebut nama beliau dengan panggilan Mba Naqqi dalam postingan saya kali ini ya.

Perjalanan ke Masa Lalu di Museum Wayang Kota Tua Jakarta

Ini kali kedua, batin saya saat berdiri di depan pintu masuk Museum Wayang yang berada di kawasan Kota Tua Jakarta. Saya teringat dua sahabat saya semasa kuliah, Kawaii Angels, begitulah dulu kami menamakan diri kami, pernah datang kemari untuk menghilangkan kepenatan akibat jadwal kuliah kami yang padat. Rasanya baru kemarin, saya dan mereka ribut-ribut untuk masuk ke dalam, dan sedikit disiksa oleh larangan mengambil gambar di museum ini. Beruntung, sekarang sudah nggak lagi. Saat menemukan pintu masuk museum, saya membayangkan Ina dan juga Icha berdiri di samping saya, seperti beberapa tahun lalu. Ah, Ina, Icha, sudah lama ya kita nggak traveling bertiga lagi. Kangen banget, rasanya.

Ernawati Lilys : Menikah Bukan Berarti Berhenti Mengejar Mimpi

Saya tahu betul, bahwa anak gadis yang jatuh hati pada seorang lelaki muda dan merasa sangat nyaman dan tenang bersamanya, di usia yang sudah twenty something, akan berhenti memikirkan untuk menjalin hubungan pacaran persis anak abege yang penuh bunga dan romansa picisan. Jujur saja, saya pun sudah terpikir untuk menikah, sejak saya bekerja sebagai Junior Copywriter of Digital and Social Media, hingga hampir 3 tahun ini. Lulus dan bekerja sebagai fresh graduate mungkin membuat saya mengeluarkan pancaran semangat muda, tetapi diam-diam, perasaan perempuan saya mendorong saya untuk memanjatkan doa demi masa depan ...  saya berdoa agar saya bisa menjadi seorang ibu yang baik. Sederhana ya?

When Banana and Berries Were Fallen in Love

Saat saya menuliskan postingan kali ini, satu-satunya playlist yang saya putar adalah Canon Rock Violin Cover – Jung Sung Ahn, salah seorang pemain violin yang masih muda banget asal Korea dan hits pula di YouTube. Kok tumben saya putar musik instrumental yang nge-beat? Tentu saja karena saya mau menceritakan petualangan saya untuk menemukan kisah cinta yang menggoda antara buah pisang dan berry. Bayangkan kalau mereka bertemu, saling jatuh cinta dan menari di atas sepiring waffle bersama-sama ... and they were blended together.

Merasa Seperti Nobita di Toys & Comic Fair 2016

Mungkin kamu sudah menonton film Stand By Me - Doraemon kemudian dibuat sedikit terharu di bagian menjelang endingnya, di scene saat Nobita harus ditinggalkan oleh Doraemon untuk kembali ke masa depan.  Mungkin kamu juga sudah familiar dengan original soundtrack-nya yang diisi oleh lagu Himawari no Yakusoku – Motohiro Hata. Atau lebih dari itu, kamu sudah familiar dengan karakter Doraemon karya Fujiko F. Fujio ini.

Momtraveler’s Tale : Traveling Sama Suami dan Anak Itu Bukan Cuma Mimpi

Hujan sedang turun cukup deras dan titik airnya sesekali menabrak jendela kamar kos saya, dibawa oleh angin malam Jakarta yang sepertinya sedang cukup kencang. Sementara laptop saya sedang memainkan secara shuffle, lagu miik Chemistry – Kimi wo Sagashiteta. The Wedding Song, begitulah lagu ini juga dikenal oleh para pecinta Japanese Pop Song seperti saya. Berkisah tentang ... betapa seseorang yang sudah pasrah mencari teman hidup, dan bahkan sudah mempersiapkan diri untuk hidup sendirian saja, akhirnya menemukan seseorang spesial, seseorang yang saat baru bertemu pertama kali saja, sudah dia yakini sebagai sosok yang selama ini dia cari-cari. Sweet ya?

Jemil Kingdom Food Match Game yang Bikin Gemas

Ketika diminta untuk membuat content social media bagi salah satu brand yang saya handle di kantor, saya seperti biasa melakukan ritual browsing informasi menarik yang bisa saya share. Nah, itulah awal mula saya menemukan game Jemil Kingdom Food Match ini. Akibat tertarik dengan artikel yang ditulis pada situs Good News From Indonesia.

Saya dibuat gemas oleh karakter dalam game buatan Wenart Gunadi, seorang lulusan Desain Komunikasi yang berasal dari Surabaya, dan kini telah menjadi salah satu ilustrator Indonesia. Kerennya, game ini memunculkan karakter jajanan pasar asli Indonesia yang beberapa saya tahu dan pernah cicipi, beberapa lagi mungkin pernah saya cicipi tapi baru eungeuh namanya apa, sejak main game ini. Hmm ... baiklah, saya memang sedikit payah untuk mengenal nama-nama makanan sih ya. Semoga partner saya punya kesabaran ekstra dengan saya tentang hal ini.

Membaca Buku yang Nyaman dan Efektif dengan 4 Cara Ini

Kamu suka baca buku? Seberapa banyak koleksi buku yang kamu punya? Nah, apa kamu selalu membeli buku baru setiap bulannya? Kalau saya, iya. Saya suka baca buku sedari kecil, dan setiap bulan selalu ada saja buku yang saya beli.

Kedai Seni Djakarte Punya Candunya Sendiri

Kedai Seni Djakarte ini berada di kawasan Kota Tua, Jakarta. Tempat yang saya dan dua orang teman saya temukan, setelah merasa lapar dan butuh beristirahat selepas berkeliling di sekitar beberapa musem di sana.

Bertemu Primata di Schmutzer

Katanya ... primata itu mirip sekali dengan manusia. Bahkan menurut teori evolusi Darwin, manusia yang sekarang merupakan evolusi dari primata. Ya ... walaupun saya nggak meyakininya sebab Tuhan memang sudah menciptakan manusia sebagai makhluk yang sempurna karena memiliki akal. Bukan begitu? Nah, untuk menyadari banyaknya perbedaan itu ... saya mengiyakan ajakan teman-teman saya untuk mengunjungi Schmutzer di Kebun Binatang Ragunan.

I Know I Am In My Quarter Life Crisis ....

Mungkin saya sedang mengidap Quarter Life Crisis ....
Pikiran dan perasaan saya terjebak oleh berbagai macam problematika usia 20-an. Ya, I agree with ... being twenty something is hard. Kebetulan saya pernah membaca buku karya Dewi Pravitasari ini ketika usia saya masih belasan, belum punya KTP pula, tapi saya jadi terpikir buku ini lagi setelah bertahun-tahun. Quarter life crisis, suatu periode dimana seseorang mengalami kekhawatiran, rasa kacau, dan rasa ketidakpastian dalam hidupnya. Fase transisi menuju dewasa. Ok, I am in side it right now.

Kapan Ke Jepang? Kapan Bisa Main Ke Nikko?

Sudah berapa tahun ya saya memimpikan Jepang sebagai salah satu destinasi liburan yang ingin saya kunjungi dan sampai masuk ke dalam bucket list saya? Belum lagi saya yang jatuh cinta pada anime, J-Music, termasuk style fashion ala Negeri Sakura ini? Hmm ... andaikan saya boleh menghitung mundur, mungkin sejak saya pertama kali menonton serial Doraemon di Televisi saat masih kelas 1 Sekolah Dasar, sepertinya. Bagi saya, budaya Negeri Matahari terbit ini sangat menggoda. Bahkan saya sampai membaca beberapa novel berlatar sejarah Jepang, seperti Mawar Jepang karya Kei Kimura yang mengisahkan tentang seorang pilot kamikaze perempuan, The Last Concubine karya Lesley Downer tentang seorang selir terakhir sang shogun saat jepang mulai memasuki abad modern, bahkan sampai Sapporo no Niji karya penulis dalam negeri Hapsari Hanggarini yang mengisahkan kisah cinta modern gadis Indonesia dan seorang Nihon-jin berlatar Sapporo yang sejuk.

Catatan untuk Nona Muda tentang Masa Depan

Saat menuliskan postingan yang pertama di tahun 2016 ini, saya sedang mendengarkan nyanyian saya sendiri ... judulnya Mirai E (masa depan) ...yang saya rekam menggunakan aplikasi karaoke Smule, dan kemudian berhasil saya unduh dan saya simpan di smartphone saya sendiri dalam format mp3 dengan bantuan aplikasi VT View Source. Semua aplikasi ini saya temukan dalam Google Play Store lho.