Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Resolusi 2016 : Jangan Lupa Bahagia

Gambar
Sumber dari http://happyologist.co.uk                 Tahun ini, ternyata banyak sekali langkah besar yang berani saya ambil dalam kehidupan saya, alasannya ... karena saya hanya ingin membahagiakan diri saya sendiri. Usia dua puluhan membuat saya berpikir banyak, bahwa hidup bukan hanya tentang bersenang-senang, ceria, berisik, kemudian menghilang untuk menenangkan diri. Saya menemukan bahwa hal-hal terpenting di dunia ini bukanlah hanya tentang berpoin-poin target yang harus saya capai dalam setahun. Mungkin, jika dilihat mundur ke belakang, saya pernah begitu, memamerkan banyak sekali target saya ke khalayak luas tapi di akhir tahun malah nggak banyak terjadi perubahan dalam hidup saya. Ujung-ujungnya, hanya beberapa target terpenuhi, lalu saya kecewa dan sakit hati pada diri saya sendiri. Hasilnya, saya merasa nggak bahagia.

Camilan Pantai Ala Pangandaran

Gambar
Sambil memutar lagu Judy & Mary – Kaze ni Fukarete, saya berpikir keras, apa lagi ya yang keren di Pangandaran? Tempat-tempat yang saya kunjungi rasanya sudah habis saya bahas, mulai dari Pantai Batu Hiu , Pantai Barat Pangandaran , Masjid Besar Al-Istiqomah Pangandaran, sampai Pantai Timur Pangandaran yang sunrise-nya cantik banget. Hmm ... bagaimana dengan camilannya?

Sunrise Perpisahan di Pantai Timur Pangandaran

Gambar
Aroma pagi menyeruak, ketika Nurul Djanah membuka pintu kamar nomor 11 kami di Pondok Wisata Arwana , menaikkan mood saya. Matahari yang belum meninggi. Langit masih kebiruan dengan udara dingin pagi yang khas sekali. Ah, kalau boleh, rasanya saya ingin menari-nari. Tetapi suara seorang Ibu Penjual Nasi Kuning menghentikan saya. Aha, inilah menu sarapan pagi kami, sepertinya.

Pluviophile : Cerita Tentang Si Penyuka Hujan

Gambar
Ada kecenderungan tersindiri yang membuat saya seringnya merasa betah memandang ke luar jendela di kala langit sedang menangis. Amarah gemuruh jarang membuat saya takut. Tiupan angin yang menggoyang dahan pepohonan, seringnya hanya membawa saya mengucap takbir dengan lirih. Pernah saya terpikir, apa iya, selama ini saya masuk dalam kelompok orang dengan pluviophile? Selalu ada yang bernyanyi dan berelegi di balik awan hitam Semoga ada yang menerangi sisi gelap ini Menanti seperti pelangi setia menunggu hujan reda Aku selalu suka sehabis hujan di bulan Desember Di bulan Desember -Efek Rumah Kaca- Belum lagi, rasa-rasanya, di musim penghujan, saya punya energi lebih untuk melakukan aktivitas. Hari yang mendung dan mentari nan malu-malu memunculkan senyumnya di langit, seringnya sukses membuat saya bersemangat memulai hari. Berkebalikan dengan pagi cerah nan cenderung terik. Kalau bukan karena kewajiban, saya sering memilih untuk berdiam saja di kamar tidur. Di masa sekolah,