Langsung ke konten utama

Disclosure

Dear ....


Blog Taman Rahasia Cha ini merupakan blog yang saya kelola secara personal, termasuk ditulis dan diedit oleh saya sendiri. Blog saya ini membahas mengenai beberapa bagian dari lifestyle, berupa tontonan baik film maupun drama, travel story, event-event menarik, serta lebih banyak membahas tentang hal-hal apa saja yang terjadi seputar kehidupan perempuan. Untuk lebih mengenal apa saja yang saya tuliskan, silakan menikmati postingan saya yang saya beri label Baca, Event, Giveaway, Karya, Kuliner, Nonton, Relationship, Sharing, dan Travel. 

Blog ini pun saya tulis dari berbagai pengalaman pribadi, dengan tujuan untuk memberi informasi. Nggak semua post yang saya tulis merupakan konten berbayar.

Blog ini menerima kerjasama berupa review produk dan jasa, content placement, kerjasama berupa giveaway, dan berbagai kerjasama dalam bentuk lainnya. Silakan hubungi saya secara langsung melalui surel di rui.akaruicha@gmail.com

Kamu juga bisa mengenal saya lebih dekat melalui account social media saya di :
Facebook            : Akarui Cha
Twitter                 : @Akarui_Cha
Instagram            : @akarui.cha


Salam hangat
- Acha -



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Malam minggu saya terlalui dengan hati kebat-kebit karena anime series ini. Golden Time kembali menghadirkan imajinasi saya yang rasanya, sudah lama sekali nggak saya munculkan lagi dalam pikiran saya. Terakhir, saya menuangkannya dalam cerpen berjudul The Black Guardian Angel yang menjadi cerpen persembahan dari saya untuk tugas dari para editor di event Just Write 2 yang sudah lama sekali.

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya.
Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.