Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

Film Tanah Cita-Cita (2016) : Melirik Sedikit Kehidupan Masyarakat Mbojo

Gambar
Film Tanah Cita-Cita ini pertama kali saya temukan ketika sedang gabut mengganti-ganti channel di TV. Nggak tau mau menikmati tayangan apa, sementara saya sedang lelah untuk menonton dari smartphone . Gara-gara mendengar nggahi mbojo alias Bahasa Bima yang ada dalam suatu adegan, sekeliling saya seakan membeku. Rindu akan rumah Nenek, merekah keluar dari sela-sela hati saya. Sudah lama sekali saya nggak mudik ke Bima. Pun kalau mudik, mana pernah saya benar-benar menjelajahi keindahan tanah leluhur, alih-alih mengekori orangtua yang mengunjungi banyak sekali rumah sanak keluarga, lalu orang-orang itu seringnya hanya singgah diingatan saya sebentar saja. Ya … saya mudah lupa akan rupa. Geregetan. Gemas saja sepanjang saya menonton fllm Tanah Cita-Cita. Persis ibu ibu yang ikut mengoceh panjang pada beberapa adegan sinetron. Begitulah saya sepanjang menonton. Nah, daripada saya curhat sementara kamu belum tahu tema apa yang diangkat oleh film Tanah Cita-Cita, maka berikut saya saji

7 Amunisi Menjadi Blogger Untuk Menemukan Peluang Dari Ngeblog

Gambar
Profesi sebagai blogger digadang-gadang sebagai profesi menyenangkan yang jika ditekuni, bisa mendatangkan peluang baru untuk mendapatkan cuan. Tapi di balik semua yang terlihat mudah itu, ada amunisi yang perlu dipersiapkan.  Menyandang predikat sebagai seorang blogger ternyata bukanlah hal yang mudah. Saya pun mengulik, apa sih amunisi yang dibutuhkan untuk menjadi seorang blogger? Apakah saya sudah pantas menyematkan kata “blogger” di semua akun media sosial milik saya, hanya karena saya selama ini sudah menulis di blog? Terkadang saya memang sanksi pada diri saya sendiri, sebab ternyata menjadi blogger bukan hanya tentang suka menulis saja, namun ada banyak amunisi lainnya yang dibutuhkan.

My Bubble Tea (2020) : Gara Gara Ramuan Teh Sihir

Gambar
Awalnya saya nggak pernah kepikiran nonton lakorn, sampai suatu hari iklan dari Viu tentang My Bubble Tea muncul di timeline Facebook saya. Ditambah saya sedang nggak ingin nonton tontonan yang berat, jadilah setelah menonton trailer -nya di akun Viu, cukup 1 episode saja, saya penasaran sampai akhir. Nyebelinnya, ternyata saya waktu itu nonton My Bubble Tea pas lagi on going alias nggak bisa ditonton marathon langsung tamat, Apalagi mukanya Nichkhun 2 PM yang tampan rupawan macam malaikat, ternyata memerankan karakter yang diam-diam menghanyutkan lalu menenggelamkan sampe bikin lawan mainnya megap-megap. Saya pikir, cuma saya saja yang dibikin kepikiran sampe setengah halu sama drama thailand satu ini. Eh taunya, Kak Putu Felisia juga. Hahaha … untungnya Mba Jiah Al Jafara muncul jadi semacam obat penenang, di saat saya terjebak lakorn on going yang rasanya udah klimaks tapi kok nggak ketemu juga ending -nya.