Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022

Pertimbangkan Ini Sebelum Menikah Sama Si Doi

Gambar
Sebelum menikah, banyak sekali pertimbangan yang perlu dipikirkan masak-masak oleh seorang perempuan. Sepakat? Alasan sederhananya, karena sepenuhnya urusan rumah tangga, baik itu tugas domestik sampai dengan mendidik anak kelak bukanlah sepenuhnya tugas dari seorang perempuan. If you not agree with me, feel free to share your point of view on my blog comment, ok?

Berkunjung Sebentar Ke Kebun Raya Cibinong

Gambar
Kebun Raya Cibinong menjadi botanical garden ketiga yang sejauh ini pernah saya kunjungi. Tentu saja, Kebun Raya Bogor menjadi yang pertama. Sejak berada di sekolah menengah pertama, bertahun lalu, ketika dibawa oleh orangtua saya untuk migrasi dari Mataram ke Bogor, saya jatuh cinta pada kota penyangga ibukota ini. Bukan hanya sebab di sini bisa dikatakan sebagai pusat peradaban modern Indonesia, tentu karena berada dalam lingkup Jabodetabek, melainkan sebab dulunya Bogor merupakan tempat vakansi sedari masa kolonial. Banyak tempat bernuansa hijau di sini. Hingga beberapa minggu lalu, saya dibuat terkejut oleh tampilan baru dari Danau Dora Ecopark. Nggak menduga, ternyata danau yang namanya terinspirasi dari tokoh Dora di animasi anak Dora The Explorer ini diperluas. Menghadirkan dua danau lainnya yang diberi nama Danau Dori dan Danau Walini.

Taisho Otome Otogibanashi (2021) : Si Gadis Pembawa Badai Musim Semi

Gambar
Anime Taisho Otome Otogibanashi membawa saya untuk memahami, betapa kasih sayang dan ketulusan, termasuk sebuah perhatian sederhana, bisa menyembuhkan luka batin yang berdarah dan menganga lama. Pun keberanian untuk mengasihi begini, nggak bisa ditukar dengan uang. Dalam tiga menit pertama, Ka Acha sudah dibuat jatuh cinta dengan alur kisah dalam anime yang diangkat dari manga berjudul sama, dan ditulis oleh Kirioka Sana. Dimana anime ini pun sering disebut dengan judul lain, Taisho Maiden Fairy Tale.

Kisah Hitomi Di Distrik Jiyugaoka Dalam French Pink

Gambar
Bagaimanalah sebuah distrik Jiyugaoka yang sering dianggap sebagai the little europe di Tokyo, bisa menginspirasi seorang penulis – dalam hal ini tentu saja Prisca Primasari – hingga menghadirkan kisah gelap tentang seorang perempuan bernama Hitomi? Sudah cukup lama saya memang memiliki novella French Pink ini. Di setiap saya tergoda untuk menariknya lagi dan lagi dari susunan buku di rak, seringkali ada pertanyaan ajaib yang mengusik saya, Seindah itukah Jiyugaoka, hingga penulisnya jatuh cinta? Tetapi bukannya kisah merah muda beraroma musim semi yang dihadirkannya, melainkan kisah depresi tapi berakhir dengan melegakan pembaca.

Setelah Sekotak Bungeoppang, Lalu Apa?

Gambar
What I have after take a rest in a month? Demi apa Ka Acha sampai sebulan lebih dong nggak update apa-apa. Hountou ni gomen nee, minna-san. Sebulan lebih di Taman Rahasia Cha sepi banget dan berantakan, berdebu pula. Bukan karena malas atau memang mau pakai alasan nggak sempat nulis karena ina inu ina inu. No … that’s not a good reason sih sebenarnya. Alasan di balik semuanya terjadi karena saya sendiri yang memilih rehat dari berbagai sesi curhat, dan berbelok ke jalan kepenulisan yang sudah lama sekali nggak tersentuh. Jalan yang dulu di masa sekolah dan kuliah, pernah menjadi impian saya. Setapak yang dulu memunculkan seorang anak perempuan bernama Acha, dan kemudian mengenalkan sendiri dirinya dengan nama pena Akarui Cha.