Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Saluran dan Keunggulan TV Kabel Indihome

Gambar
Di suatu waktu yang sudah sangat lama sekali, kedua orang tua saya pernah terlibat diskusi alot tentang pemasangan tv kabel dan saluran internet di rumah kami. Dulu, alasannya dari salah satu pihak adalah … kami – Ka Acha dan adik-adik – khawatir nggak akan fokus belajar karena banyaknya channel tv sebagai hiburan yang bisa kami tonton kapan saja, terutama saat Mama dan Papa sibuk bekerja di kantor masing-masing. Hadeuh … saat itu, saya ingin nyeletuk sih, kalau sebenarnya banyak juga pengetahuan yang bisa saya dapatkan dari hobi saya menonton. Bahkan tanpa mereka sadari, kesukaan saya pada tontonan dan bacaan, malah lebih banyak menambah pengetahuan dan kosakata saya, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing, semisal Inggris dan Jepang. Tapi, ya namanya orangtua jaman baheula ya, taunya kalau belajar itu tuh buka buku dan duduk manis di atas meja. Dengan tangan sibuk menggerakkan pensil ke kanan dan ke kiri. Bahan yang dipelajari pun nggak jauh dari materi pelajaran yang

Keunggulan Belajar Bahasa Mandarin di LingoAce

Gambar
Ah, belajar Bahasa Inggris saja sudah cukup kok. Mungkin itu anggapan dari sebagian orang. Namun semenjak pernah mengikuti Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara, saya tersadar bahwa, ya … penguasaan Bahasa Inggris memanglah penting, namun rupanya nggak semua masyarakat dunia mempelajarinya. Ada banyak literatur perjalanan yang saya temukan, dan kebanyakan mengisahkan bahwa di negara yang nggak lekat dengan Bahasa Inggris – atau hanya segelintir orang saja yang akan bisa membalas komunikasi yang dilakukan, sebut saja di Kamboja, seperti yang saya baca dalam buku Life Traveler karya Windy Ariestanty – bahasa tubuh dengan ekspresilah yang kelak membuat seseorang bisa berkomunikasi. Bukan hanya sampai di situ. Dalam sebuah akun Instagram, dibahas pula tentang culture shock di tanah air sendiri. Betapa saat berpindah, anggap saja ketika saya bermigrasi dari Mataram ke Bogor, ada perbedaan budaya yang membuat saya terkejut. Rupanya, belajar bahasa itu nggak pernah memiliki batas ya