Langsung ke konten utama

Postingan

Internet dan Perannya dalam Membantu Menguasai Bahasa Inggris

Jaman semakin berkembang, apalagi dengan semakin marak dan mudahnya mengakses internet, saya – dan tentunya juga kamu – dimudahkan dalam mendapatkan berbagai informasi yang kamu butuhkan. Dulu saat saya masih sekolah, di awal tahun 2000an, demi menyelesaikan tugas sekolah, tentu saja saya kerap mampir ke Warnet (Warung Internet) untuk menyelesaikan PR sama teman-teman saya. Kalau sekarang? Wah, acara ngumpul-ngumpul di warnet sudah berpindah ke rumah masing-masing dan menyelesaikan tugas dengan mandiri.

Heavenly Blush Yo! : Yogurt Enak untuk Anak-Anak

Yogurt? Apa kamu hobi menikmati sepiring kecil buah buahan segar dengan tambahan siraman yogurt di atasnya? Atau malah kamu senang menikmati yogurt dalam keadaan dingin alias langsung diminum saja? Kalau saya, bisa keduanya, walau lebih sering langsungnya menikmati yogurt dalam keadaan dingin langsung dari botol atau kotaknya. Enak lho kalau dinikmati siang-siang saat udara sedang panas-panasnya. Rasanya segar. Tapi, kan saya sudah besar ya. Bagaimana dengan anak-anak dan batita? Apakah aman jika mereka mengonsumsi yogurt? Hmm … sebelum saya membahas langsung ke inti bahasana kali ini, saya cerita sedikit dulu tentang yogurt ya.

Material-Material yang Paling Umum Dipakai untuk Pembuatan Meja Kantor

Ada memori tersendiri bagi saya akan “meja kantor” setelah cukup lama memilih bekerja dari rumah, dengan perlengkapan yang masih seadanya dan sebutuhnya saja. Suasana kantor, terutama meja tempat saya biasa menyelesaikan pekerjaanlah yang membuat saya rindu. Saya senang meletakkan boneka, bahkan sebuah toples plastik ukuran sedang yang saya fungsikan sebagai akuarium kecil untuk seekor Ikan Cupang yang saya pelihara. Pun dering telepon yang seringnya ditujukan untuk saya, palinglah saya rindukan.

Alita Battle Angel : Perkenalan Manis Nan Dramatis Si Cyborg Berwajah Malaikat

Film sci-fi aksi yang ber-setting tahun 2563 – 300 tahun pasca masa The Fall atau keruntuhan jaman – mengisahkan tentang seorang karakter perempuan cyborg yang hidup kembali atas bantuan nggak terduga dari dr. Ido (Christopher Waltz) yang pertama kali mendeteksi “kehidupan” pada sebuah kepala cyborg – mungkin juga manusia – di antara berbagai barang rongsokan dari sebuah kota terbang yang berada tepat di atas Iron City, Zalem. Film ini nyaman sekali ditonton, apalagi visual efeknya yang ciamik, membuat rasanya nggak ingin terlalu sering berkedip, sehingga setiap scene nggak ada yang terlewat oleh saya. Namun jika ingin mengajak anak-anak yang berada pada range usia di bawah 13 tahun, sebaiknya ditunda dulu ya. Nanti ada waktunya kok.

Mencari Peluang di 2019 Melalui Bisnis Online : Doakan Saya Ya

Sudah memasuki bulan kedua di tahun 2019 dan saya sedang menghitung pendapatan yang sudah saya terima di tahun lalu sebagai seorang freelancer. Senang sekali rasanya, sebab walaupun pada akhirnya waktu saya lebih banyak dihabiskan di rumah, ribet dengan berbagai urusan rumah, dapur, dan cucian, ditambah anak bayi yang senang sekali menempeli saya, tetapi saya masih diberi kesempatan oleh Allah SWT atas ridho partner saya, untuk tetap berkarya dan menghasilkan.

Pasutri Gaje Season 2 : Justru Tantangan Menjaga Komitmen Setelah Menikah Akan Semakin Menggila

Saya berterima kasih sekali pada author komik Pasutri Gaje yang begitu saya gandrungi sejak part pertamanya yaitu My Pre Wedding di Webtoon Indonesia, Annissa Nisfihani… karena Pasutri Gaje Season 2 ini terlalu menggoda saya sampai-sampai hampir tiap malam minggu sebelum terlelap, saya minta ijin pada partner saya untuk baca komik sebentar. Dalam artian, si partner harus sabar menghadapi celotehan dan ocehan saya sepanjang membaca. Maklum, kadang … saya akui, saya agak ajaib.

Milly & Mamet : Suami Istri Memang Butuh Untuk Kompak

Sejak menonton film Cek Toko Sebelah, rasanya saya seperti tersihir dan mulai ketagihan menyaksikan film yang disutradarai oleh Ernest Prakasa. Apakah saya nge-fans banget sama Ko Ernest makanya sejak nonton Cek Toko Sebelah, rasanya kalau bulan Desember nggak nonton film dia itu, hampa? Hahaha … bukan. Saya menyukai karyanya. Saya suka caranya menyampaikan komedi segar tapi menyelipkan makna yang manis di baliknya. Dan kali ini, Milly Mametmenjadi film penutup yang saya saksikan di tahun 2018.