Postingan

Terjebak di Goa Cahaya

Gambar
                Sebelumnya mana pernah aku bermimpi bisa menyambangi tempat ini dengan cara seluar-biasa yang kualami – hanya dengan bermodal semangat juang saja, dimana cahaya-cahaya bersatu dengan warna dalam tema berbeda yang memukau mata anak biasa sepertiku. Sejak lama, memang sangat ingin aku ke tempat ini, mendambakan waktu seharian untuk menikmati setiap wahana yang ada. Namun kembali pada kehidupanku yang biasa saja, dan beberapa keterbatasan yang sejujurnya ... menjadi dorongan kuat bagiku untuk mewujudkan setiap mimpi kekanakan yang tumbuh dan berkembang semakin membesar dalam doa-doaku.

Jadi Prajurit Sehari

Gambar
                Laju taxi yang menembus gerimis malam itu, 23 Februari 2014, merembeskan perasaan ajaib yang nggak mampu kuterka apa namanya. Sejenis rasa senang, mendebarkan jantungku tiap kali mengingat bahwa aku baru saja melalui hari yang berbeda dibandingkan hari-hari kemarin. Aku menemukan diriku yang dituntut untuk mandiri dan bertindak lebih dewasa. Aku dipaksa keluar dari cangkang ‘ragu-ragu’ yang selama ini menyelimuti aku.

Hadiah dari Langit

Gambar
                 Hujan menderas di luar sana sejak pagi buta. Tuhan tahu, aku begitu jatuh cinta pada hujan. Terima kasih atas hadiah-Mu untukku.                 Tuhan pun pasti tahu, aku sedang tenggelam dalam rindu. Kamar kos yang kini kutempati, membuat aku rindu suasana kamarku sendiri di Bogor, memaksa aku menelan rasa sepi itu dengan mengalihkan perhatianku. Tuhan pun menjatuhkan jutaan ribu tetes air dari langit untuk menemaniku merenungi diri. Mengevaluasi apa saja yang sudah aku raih setahun kemarin. Oh, Cha, happy birthday.

Tetesan Semangat Gerimis

Gambar
                Gerimis. Lagi-lagi gerimis. Kisah ini diawali oleh gerimis yang turun ketika jam digital di ponselku hampir menunjukkan pukul 6 pagi, waktu yang sudah ditetapkan oleh dua orang rekan kerjaku untuk bertemu di pelataran kantor. Hari itu Sabtu, hari dimana karyawan lainnya akan datang lebih siang dan pulang lebih awal. Namun lengang saja yang kutemui, ketika tepat 06.00 berkedip damai di layar ponselku. Hhh ... aku selalu takut terlambat, dan kali ini mereka yang terlambat.

Berkunjung ke Petak Sembilan

Gambar
Aku sangat suka jalan-jalan, melihat tempat-tempat baru yang belum pernah kukunjungi sebelumnya, merasakan suasana yang berbeda ketika aku berada di sana. Hmm ... dan bagiku, hal itu adalah karunia terbesar yang dihadiahkan Tuhan untukku, ketika aku berkesempatan mengecap hal-hal baru yang selalu membuatku penasaran.

Belajar Menjadi Anak Besar

Gambar
Mengeluh tak pernah menghadiahkan solusi bagiku. Ketika aku menemukan diriku yang sekarang, bukan lagi Cha yang dulu sering menyemangati orang lain sebab hidupku terasa begitu ringan atau sekedar memimpikan diriku berada di posisi sekarang, kini hanya berdiam ketika terdorong oleh kepentingan demi kepentingan yang meminta aku berdiri dan memuntahkan apa saja yang tersangkut di kepalaku ... bukan untukku namun untuk wadah yang begitu besar.

Loveable & Replaceable

Gambar
                Cinta itu istimewa.                 Cinta itu nggak hanya berwarna merah muda, tetapi segala warna bisa tercampur, membaur, menyatu dalam sebentuk gambar hati yang sederhana.                 Cinta itu sebuah buku cerita. Ketika kubuka halaman depannya, aku dibawa hanyut dalam alurnya yang ternyata selalu punya akhir, punya twist yang mengejutkan dan membekas di hati selamanya, punya klimaks dan anti-klimaks-nya yang sering nggak terduga, sebab aku ikut menjadi tokoh di sana.