Postingan

Voice in the Rain (2020) : Cinta yang Datang Setiap Hujan Turun

Gambar
Rinai hujan dan awan mendung menutupi langit sore itu. Rintik yang jatuh satu per satu, meninggalkan jejak aliran airnya di jendela. Suasana yang lekas membawa saya untuk menjatuhkan pilihan bersantai pada drama thailand Voice in the Rain.

Saluran dan Keunggulan TV Kabel Indihome

Gambar
Di suatu waktu yang sudah sangat lama sekali, kedua orang tua saya pernah terlibat diskusi alot tentang pemasangan tv kabel dan saluran internet di rumah kami. Dulu, alasannya dari salah satu pihak adalah … kami – Ka Acha dan adik-adik – khawatir nggak akan fokus belajar karena banyaknya channel tv sebagai hiburan yang bisa kami tonton kapan saja, terutama saat Mama dan Papa sibuk bekerja di kantor masing-masing. Hadeuh … saat itu, saya ingin nyeletuk sih, kalau sebenarnya banyak juga pengetahuan yang bisa saya dapatkan dari hobi saya menonton. Bahkan tanpa mereka sadari, kesukaan saya pada tontonan dan bacaan, malah lebih banyak menambah pengetahuan dan kosakata saya, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing, semisal Inggris dan Jepang. Tapi, ya namanya orangtua jaman baheula ya, taunya kalau belajar itu tuh buka buku dan duduk manis di atas meja. Dengan tangan sibuk menggerakkan pensil ke kanan dan ke kiri. Bahan yang dipelajari pun nggak jauh dari materi pelajaran yang

Keunggulan Belajar Bahasa Mandarin di LingoAce

Gambar
Ah, belajar Bahasa Inggris saja sudah cukup kok. Mungkin itu anggapan dari sebagian orang. Namun semenjak pernah mengikuti Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara, saya tersadar bahwa, ya … penguasaan Bahasa Inggris memanglah penting, namun rupanya nggak semua masyarakat dunia mempelajarinya. Ada banyak literatur perjalanan yang saya temukan, dan kebanyakan mengisahkan bahwa di negara yang nggak lekat dengan Bahasa Inggris – atau hanya segelintir orang saja yang akan bisa membalas komunikasi yang dilakukan, sebut saja di Kamboja, seperti yang saya baca dalam buku Life Traveler karya Windy Ariestanty – bahasa tubuh dengan ekspresilah yang kelak membuat seseorang bisa berkomunikasi. Bukan hanya sampai di situ. Dalam sebuah akun Instagram, dibahas pula tentang culture shock di tanah air sendiri. Betapa saat berpindah, anggap saja ketika saya bermigrasi dari Mataram ke Bogor, ada perbedaan budaya yang membuat saya terkejut. Rupanya, belajar bahasa itu nggak pernah memiliki batas ya

Belajar Memasak dengan Berbagai Fitur di Yummy App

Gambar
Makan itu untuk hidup, bukan hidup untuk makan. Sepakat? Tapi siapa sih yang nggak mau makan makanan enak sesuai selera? Sebelum memasuki sesi makan, ada yang namanya proses mencari bahan makanan, meramu, lalu menghidangkannya. Proses ini, kalau boleh, akan saya sederhanakan dengan sebutan memasak. Maknanya, belajar memasak adalah salah satu keahlian untuk bertahan hidup. Kemampuan yang nggak hanya jadi urusan salah satu gender saja, yaitu perempuan. Belajar keahlian mengolah bahan makanan bisa dilakukan dari mana saja, terutama dari keluarga terdekat, orangtua misalnya. Atau, bisa juga belajar memasak dengan fitur di Yummy App.

Antologi Single, Strong, and Sparkling

Gambar
"Pakeeet." Sore jelang malam, sebuah panggilan dari depan rumah mengehentikan saya yang sedang asik bersantai di ruang tengah. Saat paket sampai ke tangan, saya tertegun. "Lho, kapan saya belanja?" batin saya sembari membuka isinya yang ternyata buku antologi Single Strong and Sparkling.

Jelajah Satwa Nusantara Di Museum Zoologi Kebun Raya Bogor

Gambar
"Seberapa jauh sih kamu mengenal Indonesia?" Seorang lelaki muda berusia sekitar 30-an awal yang duduk di meja juri, melipat kedua tangan di dada. Menatap saya. Menunggu kejutan apa yang bisa saya berikan padanya. "Coba kamu ceritakan tentang keanekaragaman fauna Indonesia, misalnya. Atau, mungkin budaya, semisal Tari Bajidor Kahot yang tadi kamu bawakan di ruang pentas." Ia mulai memajukan posisi duduknya, nampak nggak sabar menunggu jawaban dari saya. Matahari Bandung sedang terik hari itu. Seolah turut menekan saya dengan cahayanya yang masuk melalui jendela kaca. Sementara hembusan angin AC yang dinyalakan di ruangan, membantu saya tetap tenang, walau jantung sudah berdegup kencang sedari tadi. Saya menarik napas dan menyunggingkan senyum, sebelum mulai menjawab.

Antologi Mencintaimu Dalam Diam

Gambar
Sudah lama rupanya saya nggak menuliskan post untuk label karya. Rasanya label inilah yang paling sepi dan paling jarang saya tengok. Habis mau bagaimana lagi, rupanya progres saya memunculkan karya fiksi termasuk lelet. Walau sedikit terlambat, saya mensyukuri hadirnya buku antologi Mencintaimu dalam Diam di awal 2020.