Label

Senin, 26 Oktober 2015

Ritual Asik Sebelum Tidur

Seringnya saya berada di dalam ruangan ber-AC, bahkan jika boleh dihitung, kebanyakan waktu saya di kantor lewat dari 8 jam sehari, membuat saya selalu menyelipkan pelembab di dalam tas kerja saya. Bahkan pelembab bagi saya sudah seperti jimat yang sangat perlu saya bawa kemana-mana. Saya pun punya banyak koleksi lotion – kesemuanya saya pakai sesuai dengan kebutuhan, seperti jika saya sedang traveling somewhere, diam saja di kamar kos, atau untuk kegiatan sehari-hari. Hal ini saya lakukan karena kulit saya yang putih, sangat sensitif pada matahari dan udara yang terlalu lembab. Sementara saya punya kesenangan tersendiri jika berlama-lama di tempat yang sejuk cenderung dingin, juga di ruangan terbuka.

Sabtu, 24 Oktober 2015

Feel the Week End with Music

After I finally became an in house Copywriter, i just have a half of Saturday and a Sunday that I named it with week ends. Kalau nggak dipakai jalan-jalan, saya memilih pulang ke rumah orang tua, atau diam saja di kos dan menyelesaikan pekerjaan saya yang ternyata selalu memberikan tantangan untuk diselesaikan setiap harinya. Banyak teman-teman yang bingung dengan saya yang betah-betah saja kehilangan waktu panjang untuk tidur seharian dan nggak melakukan apa-apa. Tapi, kalau mereka tau rahasia saya, semoga mereka –termasuk kamu-- nggak jadi geleng-geleng kepala ya.

Selasa, 13 Oktober 2015

Melupakan Hiruk Pikuk Ibukota di Taman Mangrove Muara Angke Jakarta

Rutinitas bangun pagi, ke kantor, bekerja seharian dan nggak jarang pulang malam, kemudian kembali ke kamar kos saya yang mungil untuk tidur, dan berulang terus 6 hari seminggu. Saya bosan juga, walaupun saya bekerja pada bidang yang boleh dikatakan sudah menjadi passion saya. Hingga keputusan untuk keluar dari kamar kos, bukan untuk pulang ke rumah, melainkan untuk jalan-jalan, bagi saya kini merupakan kebutuhan primer. Seperti udara segar yang membiarkan saya bebas menarik napas lebih dalam daripada biasanya.

Selasa, 06 Oktober 2015

Menikmati Passion dan Mengejar Cita-Cita

Book Trailer 19 Jurus Mabuk Penulis Sukstres

                Sebelumnya, saya merasa bersyukur dan luar biasa bahagia karena saya dipertemukan dengan banyak orang-orang kreatif, sehingga tanpa sadar ... salah satu impian ‘remaja’ saat saya dulu berusia 14 tahun, ingin menjadi seorang penulis, membawa saya pada dunia yang nggak hanya berurusan dengan buku fiksi, melainkan content social media, content website juga microsite, print ads, artikel-artikel, blog, bahkan ketika suatu waktu saya dipercaya oleh Teh Eva Sri Rahayu untuk ikut memberikan ide bagi Book Trailer 19 Jurus Mabuk Penulis Sukstres, kurang beruntung apa saya?