Langsung ke konten utama

5 Masakan Thailand Terbaik 2020

Hey, kamu pernah nyobain makan makanan Thailand, belum?

Thailand si Negara Gajah Putih ini bukan hanya terkenal sebagai destinasi wisata dengan kekayaan alam dan budayanya saja, namun juga keberagaman kulinernya yang unik. Siapa sih yang nggak dibuat penasaran sama berbagai street food dari salah satu negara di Asia Tenggara yang juga punya sejarah panjang mengenai pemerintahan bersistem monarki ini.

Hidangan Thailand disebut-sebut, menggabungkan berbagai budaya ke dalam perpaduan rasa dan tampilannya. Unik. Begitulah hal yang pertama kali terlintas dalam benak saya jika sudah mendengar salah satu menu makanan Thailand.  

Bahan-bahan yang biasanya muncul dalam masakan Thailand, di antaranya : lengkuas, santan, asam, serai, jeruk nipis, kemangi, kunyit, bawang putih, Saus Ikan, Saus Tiram, dan lainnya menjadi kunci dari  nikmatnya hidangan yang kaya akan rasa pada masakan ala Thailand ini.


menu-masakan-thailand-di-yummy-app

Nah, dalam artikel kali ini, saya akan munculkan 5 masakan Thailand terbaik 2020 versi menu yang sering saya lirik berseliweran di menu search Instagram saya. Semoga jadi insight baru juga untuk kamu ya.

Pad Thai (Mie Goreng ala Thailand)

Siapa di sini yang suka banget sama Mie Goreng? Ada banyak jenis masakan yang menjadikan Mie sebagai bahan dasarnya. Bahkan Mie ini seperti ikon makanan dari Asia. Dan Pad Thai ini muncul sebagai salah satu menu makanan “mie tumis ala Thailand” yang muncul dalam kancah dunia mie goreng ala Asia, dengan rasanya yang khas sekali.

Pad Thai bisa menjadi menu perkenalan bagi kamu yang baru mau mengenal lebih jauh dengan menu makanan Thailand. Hidangan ini merupakan kombinasi dari bahan makanan klasik yang biasa ditemukan dalam berbagai olahan mie goreng – boleh ya saya menyebutnya mie tumis --, seperti : telur, tahu, kacang tanah, dan tauge.

Katanya sih, rasa dari Pad Thai ini fungky karena ada perpaduan kecap ikan dan udang kering, asam dari terasi juga asam segar dan jeruk nipis, hingga manis yang berasal dari gula aren. Ada yang bilang jika menu Pad Thai ini sejatinya hadir dengan rasa nggak terlalu pedas. Kecuali jika menu Pad Thai dinikmati dengan potongan cabai yang biasanya disajikan terpisah.

Tom Yum Goong (Sup Pedas Manis dengan Udang)

Siapa sih yang belum familiar dengan Tom Yum? Menu Thailand inilah yang pertama kali sebenarnya saya kenal, dibandingkan Pad Thai. Tentunya sudah pernah saya cicipi juga, namun mungkin masih ala Indonesia ya, ketika saya berkunjung ke salah satu tempat makan beberapa waktu lalu. Wajar jika pamor Tom Yum sudah lebih dulu dikenal di Indonesia.

Tom Yum Goong merupakan sup bening, pedas dan asam yang menjadi unik karena hadirnya serai wangi, lengkuas, daun jeruk purut, cabai rawit, dan lainnya.

Ada cukup banyak variasi dari menu Tom Yum, mulai dari Tom Yum yang biasanya dibuat dengan udang (Tom Yum Goong), ayam (Tom Yum Gai), ikan (Tom Yum Pla) atau makanan laut campuran (Tom Yum Taleh) dan jamur. Nah, katanya nih, versi Tom Yum Goong lebih banyak disukai oleh masyarakat Thailand.

Tom Kha Gai (Sup Ayam Lengkuas Kelapa Thailand)

Sup Ayam rasanya jadi menu yang banyak juga ditemui di Indonesia ya. Kalau saya nonton film-film Asia, mari sebut saja dengan film asal Tiongkok, kadang menu sup ayam juga dimunculkan. Kamu ada yang sadar juga nggak soal ini?

Nah, pada menu makanan Thailand Tom Kha Gai ini, salah satu bahan yang nggak boleh sampai dihilangkan adalah “Kha” alias Lengkuas. Ternyata, sup ayam asal negerinya Mean Phiravich yang manis banget penampilannya di lakorn My Bubble Tea.

Baca juga : My Bubble Tea (2020) : Gara Gara Ramuan Teh Sihir

Tom Kha Gai juga memadukan santan dalam sup ayam khas Thailand ini, sehingga rasanya jadi nggak terlalu pedas dan cenderung terasa lembut jika dibandingkan dengan Tom Yum. Penasaran? Aih, saya sih jangan ditanya ya.

Som Tam (Salad Pepaya Hijau Thailand)

Sebagai anak Indonesia yang kenalnya tumis papaya muda yang dimakan pakai tiwul, saya cukup dibuat penasaran sama menu Som Tam alias Salad Pepaya Hijau asal Thailand ini. Tapi eh tapi, kalau salad, artinya diolah mentah dong ya.

Tapi, menurut berbagai bacaan yang saya cari sebelum menayangkan artikel ini, Som Tam merupakan Salad Pepaya dengan rasa sedikit pedas, dan berasal dari bagian Timur Laut negara Thailand.

Rasa Som Tam berpadu apik dengan bumbu cabai merah, asinnya kecap ikan, asam jeruk nipis atau asam, ditambah manisnya gula aren. Bisa dicampur dengan kepiting, kacang tanah, udang kering, dan bihun. Unik banget kan jadinya.

Selain itu bahan utama yaitu Pepaya tadi, bisa juga digantikan dengan Mangga, Mentimun atau sayuran lain sebagai pengganti pepaya hijau. Orang Thailand suka memakannya dengan nasi ketan. Wah, bagaimana ya rasanya? Ada yang sudah mencicipinya duluan? Ceritain di kolom komentar ya.

Katanya eh katanya, menu Som Tam Thai ini banyak disajikan oleh berbagai tempat makan, hampir di setiap sudut jalan di Bangkok. Nah, kamu yang sudah pernah berkunjung ke Thailand, kasih saya informasi lengkap tentang pernyataan ini di kolom komentar ya. Saya tunggu banget lho.

 Pad Kra Pao (Tumis Basil Thailand)              

Menu Pad Kra Bao ini benar-benar belum pernah saya tahu sebelumnya. Makanya sepanjang menuliskan tulisan ini, saya masih mengandalkan riset tulisan saja. Saya berharap, kamu yang mampir ke mari dan punya pengalaman, mau berkisah lebih banyak pada Ka Acha. Boleh ya boleh ya boleh ya.

Pad Kra Pao disebutkan sebagai salah satu menu favorit orang Thailand. Eh, apakah Sunny Suwanmethanont yang jadi salah satu pemain di film Thailand berjudul The Bedside Detective juga menyukai menu ini? Ya bisa jadi ya, secara kan doi asli Thailand ya nggak sih? Hihi ….

Baca juga : The Bedside Detective (2007) : Cari Uang Segitunya Amat

Banyak yang bilang, jika ke tempat makan ala Thailand dan bingung mau memesan apa, menu Pad Kra Pao ini bisa menjadi salah satu pilihan. Penyajiannya cukup cepat untuk disajikan, pun cocok dinikmati hangat-hangat. Tapi bagi saya yang muslim, sepertinya perlu berhati-hati dalam memilih menu Pad Kra Pao ini.

Aduh Ka Acha gimana sih, sarannya yang beneran dong ah.

Jadi, menu Tumis Basil Thailand ini kan biasanya disajikan juga dengan bahan pelengkap hewani, seperti : seafood, ayam, daging … dan nggak menutup kemungkinan jika daging yang digunakan malah daging babi. Yak an mayoritas penduduk Thailand bukan muslim, jadi ... rasanya lebih bahagia jika menemukan menu Pad Kra Bao yang dimasak oleh muslim atau dijumpai di kedai makanan halal.

"Pad" berarti "digoreng" dan "Kra Pao" adalah nama Thailand dari Daun Basil yang merupakan salah satu bahan utamanya. Biasanya menu ini disajikan dengan nasi hangat. Bisa juga ditambahkan dengan telur goreng atau masyarakat Thailand biasa menyebutnya sebagai Khai Dao, di bagian atasnya.

Nah, inilah 5 masakan Thailand terbaik 2020 yang bisa saya bagikan untuk kamu. Semoga bermanfaat. Paling nggak, menu-menu ini membuat saya penasaran untuk mencoba memasaknya juga kapan-kapan. Ya … walaupun saya nggak jago-jago banget urusan dapur ya.  Mana tahu resep mudahnya bisa saya temukan di Yummy App.

 

 

 

Komentar

  1. Saya tau masakan Tom Yam saat masih kerja di perhotelan. Selain menu western dan lokal, Tom Yam jadi salah satu menu makan buat para staff. Rasanya enak banget, apalagi makanan disajikan dalam keadaan masih panas dan pedas, hmmmm jadi bikin lapar. Lumayan bisa nyobain Tom Yam secara gratis di hotel, hahahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih, Tom Yam kalau masih hangat tuh nikmat banget rasanya.

      Hapus
  2. Diantara ke 5 menu diatas, saya baru nyoba tom yum saat berkunjung ke Thailand, karena memang hanya menu diatas yang saya tau, rasanya ya Tuhan.. nikmat banget ya..puas hati rasanya bisa menikmati kuliner dari asalnya sana, walau saat itu saya sedang sakit...tetap nikmat menghirup kuahnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga kapan kapan saya bisa ngajakin keluarga saya ke Thailand juga buat nyicipin Tom Yum di tempat asalnya. Aamiin.

      Hapus
  3. waaah ada banyak banget ya kak rekomendasi masakan thailand
    tiba-tiba aku inget sama temen kantor yang bilang aku ini pemilih makan. tapi bagaimana yaaa makanan kan perihal selera.
    pengen cobain Tom Yum Goong, tapi saya nggak bisa makan udang. wkwkwwk. kira-kira bisa request tanpa udang gk kak? biar lidah saya nggak langsung konser habis makan wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa Kak, mungkin request Tom Yum yang ayam saja kak biar nggak alergi.

      Hapus
  4. salah satu jajaran menu favorit Asia Tenggara yang kusuka adalah Thailand. Rasa gurih yang segar membuat good mood banget. apalagi kalau seafoodnya... sedep euy!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh iya banget. Bikin ngebayangin makannya nih.

      Hapus
  5. Rekolomendasi yang sangat tepat ini pastinya saat berlibur ke Thailand. Semoga suatu saat bisa jalan-jalan ke sana. Amiin

    BalasHapus
  6. Saat membaca opening tulisan ini :
    Hei, kamu sudah pernah mencoba masakan Thailand belum?
    Dan jawabannya : Beluuuuuum....
    Disitu saya merasa butuh bakso, Mbak hahaha.

    Dan memang saya belum pernah makan masakan Thailand. padahal kaya rempah dan bumbu kayak masakan Indonesia ya, Mbak. Dan 5 masakahn ini, sukses membuat saya ngiler hahaha.
    Insya Allah habis pandemi mau cari makasakan Thailand. Jadi pas ditanya lagi, sudha coba maskaan Thailand? Maka jawabannya, sudah, dong... hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Semoga ada kesempatan untuk Mas Bam mencicipi masakan Thailand langsung di Thailand ya.

      Hapus
  7. Baca tulisan ini jadi ingat beberapa tahun lalu ada saudara yang tinggal di Thailand selama 5 tahun.
    Dan ceritanya tentang masakan Thailand itu juga menarik, sama seperti 5 jenis masakan ini.

    Aku paling suka mie goreng, tapi tom yum pernah juga nyobain. Selain itu belum pernahhhh wkwkwk

    BalasHapus
  8. Saya cuma tau Tom Yam, dari sekian masakan yg ditulis di atas. Seperti masakan Asia lainnya, masakan Thailand banyak menggunakan rempah atau bumbu ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rasanya memang masakan Asia memang selalu kaya akan rempah ya.

      Hapus
  9. Menjawab pertanyaan di paragraf awal: belum. Iya, soal makanan memang saya kurang gaul. Sehingga enggak terbiasa nyobain makanan ala daerah/negara lain. Mungkin sekali waktu saya perlu keluar dari zona nyaman perkulineran

    BalasHapus
  10. Yang familier cuma tom yam (tom yum) karena itu yang paling gampang dijumpai :D Tapi belum pernah nyoba yang asli Thailand sih. Jauh-jauh makanan Thailand. Makanan khas Minang aja sampai di Tanah Sunda rasanya udah banyak yang beda, disesuaikan sama lidah lokal :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, biasanya makanan kalau sudah dijual di tempat yang bukan daerah asalnya, pasti disesuaikan dengan selera setempat ya Teh.

      Hapus
  11. Masakan Thailand memang cocok ya di lidah. Aku suka tuh bikin Pad Thai, nyari daun ketumbarnya rada susah sih. Justru itu ya bikin rasanya unik...Tom Yam juga sukaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Daun ketumbar tuh biasanya dibeli dimana sih Mba?

      Hapus
  12. Ternyata selain drama, Thailand juga punya masakan terbaik nya ya. Mana menggugah selera semua tampilannya.

    Duh, bisa nih dicoba cari resep di google 😎

    BalasHapus
  13. Jadi ingat perkenalan ma masakan Thailand tuh sama tomyam tapi di Bintaro. Tomyam-nya dimodif dengan disajikan dalam batok kelapa muda, plus irisan kelapa muda jari krenyes-krenyes. Beneran enak banget kuahnya, asam pedas dengan udang dan cumi. Kalau pad thai kayaknya aku juga cocok nih, asal pedas hehe. Kuliner Thailand itu kayak rempah juga ya, jadi ga heran relatif cocok di lidah orang Indonesia. Ngiler deh sing-siang, mana di sini ga ada yang jual hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baca komen Mas Rudi, aku auto ngiler. Mantap banget sih si Tom Yum-nya disajikan di batok kelapa.

      Hapus
  14. Beberapa makanan khas tHalinad sudah pernah aku coba, tapi 5 rekpmendasi yang di sini belum pernah nyobain. Aku tertarik banget nyobain Sup Ayam Lengkuang Kelapa kayanya seger gitu ya rasanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan di-hunting Kak. Nanti cerita cerita ya kalau udah tau rasanya dan enaknya beli dimana.

      Hapus
  15. Aku yang baru nyobain cuma tomyum aja niiih, suka rasanya asem-asem seger.. hehe. Jadi penasaran pengen nyobain 4 lainnya, pasti rasanya juga nggak kalah unik dan enak yaaaaa.. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tom Yum jadi makanan khas Thailand yang sudah banyak dikenal ya di sini.

      Hapus
  16. Duh duhh, sungguh sangat asing nama2 masakan Thailandnya mbak, KEcuali yg Tom Yum sih. Eh ternyata dari Thailand yah. Dulu pernah beli tom yum di lapak deket rumah, eh ternyata mereka nggak lagi masak itu masakan. Kecuali pas hari raya,

    BalasHapus
  17. Dari daftar makanan ini, yang pernah aku coba Pad Thai. Suka banget, soalnya aku suka banget dengan rasa jeruk nipis.

    BalasHapus
  18. Tom yam spertinya makanan yg tidak asing lagi bagi sya karena memiliki cita rasa mie yang khas dari thailand langsung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Tom Yum familiar banget di Indonesia sepertinya. Apalagi di kota kota besar kita.

      Hapus
  19. yang baru nyobain baru tom yum aja, sisanya baru denger namanya, baca sambil bayangin rasanya, kayaknya kalau lihat menunya, warga negara gajah putih suka msakan yang asem pedas segar ya

    BalasHapus
  20. Ya ampun..dari semua daftar di atas, saya baru pernah cobain Tom Yum doang. Kalau Pad Thai, pernah baca di mana yaa, di daftar menu mungkin..tapi belum pernah coba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hampir semua ya, sama nih Mba, aku juga baru Tom Yum aja.

      Hapus
  21. Kalau Tom Yam suka banget, pertama kali nyobain pas di Singapura sekitar tahun 2000, yang jualannya orang Thai gitu. Sejak itu, nemu Tom Yam langsung nyoba. Cuma memang agak beda sih Tom Yam asli Thailand dengan yang banyak dijual di Indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Kak Mon. Rasanya kalau menu makanan disajikan di luar daerah asalnya, biasanya menyesuaikan sama selera masyarakat lokal.

      Hapus
  22. Duhhh liat hidangan yang disajikan bikin tambah laper dan kepenngen euy.. Aku pernah makan sekaliii.. sekali doang huhw

    BalasHapus
  23. Yang udah rada familiar buat saya cuma tom yam aja nih. Hehehe... Tapi saya percaya yang empat lainnya pasti tidak kalah enak ya... Mau coba buat, contek dulu resepnya ah

    BalasHapus
  24. jadi pengen tom yam. dulu pas ke thailand sempet makan tom yam, dan astagah enak bener kalau makan di negara asalnya sana
    pad thai nggak sempet cobain, mungkin next. semoga

    BalasHapus
  25. Dari semua menu yg disebutkan, aku baru nyoba tomyam aja. Itupun aku masih penasaran pengen beneran nyoba tomyam di tempat aslinya, Thailand. Pengen coba juga makanan khas Thailand lainnya. Kayaknya enak...

    BalasHapus
  26. Tom Yum tu menu fave aku bangett Kalo ada menu itu selalu pesan hehe
    tapi aku sendiri belum pernah ke thailand si.. jadi lum tau aslinya seperti apa :)

    BalasHapus
  27. aku tahunya cuma tom yam
    sama singkong thailand dan es mangganya hehe

    kapan ya bisa jalan beneran ke thailand dan mencicipi kulinernya langsung

    BalasHapus
  28. Aku pengin nyoba masakan Thailand ini, yg halal tentunya hihi citarasanya unik2 dan msih diterima lidah. So far yg br kucoba icip2 ya tomyam, lainnya belum hhi

    BalasHapus
  29. Aku sangat suka Pad Kra Pao!. Kebetulan di Pekanbaru ada restoran spesial masakan Thailand, waw nagih sih klo udah makan itu

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Malam minggu saya terlalui dengan hati kebat-kebit karena anime series ini. Golden Time kembali menghadirkan imajinasi saya yang rasanya, sudah lama sekali nggak saya munculkan lagi dalam pikiran saya. Terakhir, saya menuangkannya dalam cerpen berjudul The Black Guardian Angel yang menjadi cerpen persembahan dari saya untuk tugas dari para editor di event Just Write 2 yang sudah lama sekali. 

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya. Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan ? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.