Langsung ke konten utama

Susu Diabetasol Coklat untuk Penderita Diabetes

“Wah, ternyata sekarang ada susu diabetasol coklat dong.”  

Hal pertama yang langsung terbayang dalam pikiran saya kala celetukan ini muncul secara spontan adalah senyum Pak Prof, Papa saya.

diabetesi-dan-care-giver-diabetes
Papa dan Mama nya Ka Acha

Saya sadar, sebagai anak dari orangtua yang memiliki riwayat diabetes, saya nggak bisa abai. Apalagi saya turut menyaksikan sendiri perjuangan Papa saya dalam menjalani diet gula darah dulu, sampai bagaimana kini beliau menjaga makanan yang diasupnya. Beruntunglah Mama saya seorang tenaga kesehatan, sehingga semuanya jadi lebih teratur dan nyaman bagi Papa.

Tapi … kan saya nggak tinggal lagi nih dengan orangtua, maka saya merasa perlu untuk turut mencari tahu tentang diabetes ini secara mandiri. Ya kan nggak mau deh saya nanti ikut-ikutan nyusahin Mama saya ya kan? Jadilah, saya ikut cari tahu tentang Bersama Dia. Apa sih yang perlu saya koreksi soal gaya hidup saya sebagai keluarga dari penderita diabetes?

Maka, saya lekas mengiyakan ajakan untuk menyaksikan webinar yang diselenggarakan oleh Diabetasol pada 3 November kemarin. Webinar yang diselenggerakan dalam rangka World Diabetes Day 2020 dengan tema “Bersama Diabetasol Sayangi Dia”.

bersama-dia-sayangi-dia-diabetasol

Diabetes ternyata merupakan masalah kesehatan yang menjadi pembunuh nomor 3 setelah stroke dan jantung koroner rupanya. Dikatakan oleh Prof. Sidartawan, bahwa seringnya pasien sudah mengalami komplikasi baru menyadari jika memiliki masalah diabetes.

Ingatan saya tertarik mundur pada Papa, di masa jelang sidang doktoralnya dulu sekali. Masa Papa awal-awal harus menjalani diet gula alias pola makan diabetes. Masa dimana, sepanjang sibuk menyelesaikan disertasinya, Pak Prof kesayangan saya menjalaninya dengan wajah pucat dan badan lemas, hampir setiap hari. Ditambah dengan keharusan Papa menjalani diet yang sudah Mama jadwalkan.

Apa Sih Diabetes Itu?

Diabetes merupakan masalah kesehatan kronis yang biasanya disebut juga dengan penyakit gula, sebab kandungan glukosa di dalam darah cukup tinggi. Lho, kan tubuh sangat butuh glukosa alias si gula darah untuk sumber energi utama sel tubuh kita, Ka Acha?

Ehm, karena saya bukanlah seorang tenaga kesehatan, maka semoga penjelasan saya yang sederhana ini selanjutnya bisa kamu terima dengan mudah ya. Jika ada kekurangan pada apa-apa yang kemudian saya sampaikan, silakan kamu ungkapkan pada saya melalui kolom komentar.

Nah, diabetes ini terjadi akibat pankreas yang berada di belakang lambung, nggak dapat menghasilkan hormon insulin sesuai dengan kebutuhan tubuh. Inilah yang menyebabkan kadar glukosa di dalam darah menjadi tinggi, sehingga glukosa tadi nggak sepenuhnya diserap dan diolah tubuh menjadi energi.

Diabetes merupakan masalah kesehatan yang punya 4 tipe, ternyata, Wah, dulunya saya pikir hanya ada 2 tipe saja lho. Kalau nggak ikut webinar yang diadakan oleh si brand pemilik produk susu diabetasol coklat ini, manalah saya tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut.

ada-4-tipe-diabetes

Banyak bukan? Faktanya, pennderita terbanyak adalah Diabetes Tipe 2, sebab muncul akibat faktor keturunan. Hampir 90% sih, menurut Prof. Sidartawan. Makanya, sebagai anak dengan orangtua yang memiliki riwayat diabetes, saya pun perlu menjaga gaya hidup saya dengan pola makan sehat dan gizi seimbang. Waduh, saya masih hobi makan mie instan bareng nasi nih, kebiasaan dari jaman ngekos dulu huhuhu ….

apa-saja-gejala-diabetes

Kembali saya merasa beruntung bisa turut serta hadir dalam webinar yang diselenggarakan oleh Diabetasol. Fokus sekali dalam membantu menekan jumlah penderita diabetes di Indonesia dengan berbagai kampanye yang gencar dilakukannya. Soal kampanye ini, akan saya ceritakan di poin terakhir ya.

Kapan Sih Saya Perlu Aware dengan Diabetes?

Sebagai anak dari seorang penderita diabetes, saya sadar bahwa saya harus mulai peduli sedari muda begini. Pak Prof saya – walau memang nggak sampai mengalami keadaan dimana beliau memiliki luka yang sulit sembuh … saya mensyukuri hal ini – sering nampak lemas, bahkan berat badannya pernah turun tanpa sebab yang jelas. Ya kan nafsu makan Pak Prof saya rasanya nggak berubah deh.

Dulu di waktu saya masih SMA, sebelum Pak Prof saya didiagnosa mengalami diabetes, saya sering mengira jika Papa lemas dan nampak lebih kurus karena sibuk mengerjakan disertasi doktoralnya. Stres mungkin. Tapi ternyata bukan sesederhana itu.

Beruntungnya Papa beristrikan seorang tenaga kesehatan, Mama saya. Menyadari gejala-gejala yang Papa alami, Mama mendukung sekali penegakan diagnosa dari berbagai dokter, dan ya, hasilnya diabetes tipe 2.

Akhirnya, hingga kini, Mama adalah care giver yang paling sabar dan telaten mendampingi Papa. Sampai ke urusan menyusun menu diet gula darah Papa kala itu. Dituliskan di papan tulis yang ada di ruang kerja Papa pula. Jangan tanya bagaimana saya menikmati suasana makan bersama di rumah ya. Nggak tega.

Maka, sebab saya nggak mau mengalami beratnya diet gula darah seperti Papa, hingga hari ini, walau saya memang suka minum boba, senang makan makanan manis, bahkan kadang ikutan sekte sesat makan mie instan pakai nasi, saya berjuang untuk membatasi asupan gula berlebih. Senang-senang boleh, kebablasan jangan. Ya kan?

Pesan yang dr. Sony titipkan pada semua peserta webinar pun memantik semangat sekali rasanya. Rem jumlah penderita diabetes dengan terapkan pola hidup sehat. Ada keturunan diabetes ataupun nggak, rasanya pola hdup sehat itu seperti kewajiban personal demi keluarga tersayang.

Bersama Dia Sayangi Dia dengan Produk dari Diabetasol

Cukup tercengang dengan apa yang disampaikan oleh para narasumber, bahwa menjaga kualitas hidup para pendeita diabetes itu seperti sepaket dengan menjaga pola hidup keluarganya yang belum mengalami diabetes.

Ada beberapa poin yang ternyata penting sekali untuk diperhatikan dalam “Sayangi Dia” membersamai para penderita diabetes ini lho.

memebersamai-penderita-diabetes

Bahkan dr. Sidartawan menyampaikan, kompromi dalam keluarga soal makanan, porsi, bahkan jadwal makan para penderita diabetes, tentu akan membuat para penderita ini nggak malah menjadi stress dalam menjalani pengobatan. Peran dari keluarga selaku care giver sangatlah besar.

Diabetes merupakan masalah kesehatan yang belum bisa disembuhkan lho. Maka pengendalian akan gejala dan komplikasi ini berpulang lagi kepada pola hidup keluarga. Nggak mudah ya.

diabetasol-sweetener-zero-calories
Diabetasol Sweetener Zero Calories

Kamu mungkin sudah lebih dulu mengenal Diabetasol Sweetener sebelumnya, dan begitu pula dengan Ka Acha.

Diabetasol Sweetener Zero Calorie ini memang dihadirkan sebagai pemanis pengganti gula yang selama ini biasanya dikonsumsi umum, khusus bagi penderita diabetes juga keluarganya yang memiliki risiko diabetes. Pas sekali dicampurkan pada teh, kopi, jus, bahkan saat memasak juga membuat kue. Wah, boleh nih buat pemanis kalo Ka Acha bikin boba sendiri di rumah.

susu-diabetasol
Diabetasol Vita Digest Pro

Eh sekarang Diabetasol juga menghadirkan Vita Digest Pro. Ini lho yang bikin saya nyeletuk spontan karena akhirnya ada juga susu diabetasol coklat. Karena Diabetes Vita Digest Pro yang merupakan nutrisi untuk diabetes ini, hadir dalam varian rasa Vanilla, Coklat, dan Cappucino.

Diabetasol Vita Digest Pro mengandung isomaltulosa sebagai karbohidrat lepas lambat untuk membuat kenyang lebih lama dan menjaga gula darah. Sebagai sumber serat dan mengandung rendah indeks glikemik. Sumber kalsium dan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang. Dan dilengkapi dengan Vitamin dan Mineral seperti Vitamin A, C, E, dan Zinc sebagai antioksidan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Lengkap nih buat Pak Prof kesayangan saya.

Diabetasol bukan hanya mengeluarkan produk yang pas untuk Sayangi Dia, namun juga konsisten mensosialisasikan edukasi mengenai diabetes ini, bahkan bukan hanya dilakukan di Indonesia saja, namun juga di beberapa negara Asia – dimana produk Diabetasol hadir di sana, yaitu : Filipina, Malaysia, Sri Lanka, dan Myanmar. Dilaksanakan pada 14 November hari ini, di World Diabetes Day 2020 lho.

Kampanye ini tergerak oleh angka penderita diabetes baik di Indonesia maupun di dunia yang terus meningkat, apalagi pandemi kini memberikan risiko lebih bagi penderita diabetes. Untuk cari tahu nformasi lengkapnya, kamu bisa kunjungi website diabetasol.com atau Instagram-nya di @diabetasol_id.

diabetasol-kalbe

Diabetes memang nggak belum bisa disembuhkan. Namun pengendalian gejalanya sangat perlu diperhatikan. Apalagi, para penderita diabetes atau disebut juga sebagai diabetesi, sangat diperlukan.

Nah, jika kamu memiliki keluarga dengan riwayat diabetes, mungkin kamu bisa menghadiahkan susu diabetasol coklat untuk orang tersayangmu. Pun sweetener untuk kamu yang mau mengurangi risikonya. Bersama Diabetasol. Sayangi Dia. Yuk yuk yuk.

 

 

 

 

Komentar

  1. Diabetes bisa menurun tapi saat ini karena faktor gaya hidup bisa juga siap pun kena ya. Aku masih makan mie instan tapi memang dari dulu gak suka pakai nasi.
    Alhamdulillah bisa ikutan webinarnya ya & bisa share ilmunya di blog skr jadi bisa berbagi dengan yang lain. Keluarga memegang peranan penting untuk support anggota keluarga yang kena diabetes ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Terima kasih banyak sudah berkunjung ya Mba.

      Memang deh. Diabetes ini seperti silent killer, apalagi Dabetes Tipe 2 yang nggak punya keturunan pun bisa saja kena.

      Hapus
    2. Biasanya penderita diabetes menghindari yang manis-manis termasuk cokelat ya, eh sekarang ada Diabetasol cokelat jadi bisa mengobati kerinduan ya

      Hapus
  2. Ayah saya penderita diabetes. Beberapa saudara ayah saya juga begitu. Jadi saya bener-bener ketat untuk memastikan tidak terkena diabetes juga. Untungnya saya jarang mengkonsumsi gula, jadi masih belum berlebih. Selain itu, saya juga berusaha untuk hidup sehat.
    Memang kuncinya ada di pola hidup sehat, jadi meski ada turunan diabetes tetap bisa terkendali. Mengkonsumsi diabetasol juga dapat mengendalikan potensi turunan diabetes.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya Mas. Pola hidup sehat itu kunci buat hidup enak dan nyaman hingga hari tua.

      Hapus
  3. Papahku mengidap diabetes. Pernah 2 kali kulitnya melepuh dan keluhan lainnya. Beliau juga mengonsumsi Diabetasol sih, plus diimbangi dengan olahraga ringan seperti jalan pagi dan bersepeda ringan aja. Pola makan juga mesti diperhatikan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Allah.

      Semoga papanya Mba Nurul bugar selalu dan nggak down lagi ya.

      Hapus
  4. Perjuangan banget ya, di saat sang Ayah menyelesaikan disertasinya, penyakit itu datang menyerang. Untung saja Ibu seorang tenaga kesehatan yang paham betul. Semoga orang tuanya sehat selalu ya Mba...

    Saya baru tau kalo Diabetasol bisa dicampur sama minuman atau makanan lainnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Sweetener kan memang pengganti gula pasir yang biasa kita konsumsi.

      Hapus
  5. Lah Kak akupun kira diabetes itu cuma ada dua tipe. Setelah baca ini baru tahu kalau ternyata diabetes itu ada empat tipe. Kalau yang gestasional itu tahu, tapi terkadang nggak dimasukkan sebagai penyakit diabetes tetap. Hanya sementara.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Diabetes saat hamil ini memang hanya sementara, tapi risikonya ya cukup bikin ngeri juga.

      Hapus
    2. Iya kak. Inilah yang menjadi cikal bakal penyakit diabetes karena keturunan ya.. alias tipe 1.
      Makanya ibu hamil harus rajin periksa kadar gula darah juga..

      Hapus
  6. bagi yang belum terkena dan punya riwayat keturunan kudu menjaga. bagi yang sudah menderita, kudu menjaga supaya kadar gula dalam darah tetap baik. diabetasol kece nih

    BalasHapus
  7. Walau punya riwayat keluarga penderita diabetes tetap harus optimis bahwa bisa dicegah, yang tentunya jadi antisipasi lagi ya sehingga lebih terjaga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banget Kak Fenni. Pencegahan masih bisa diupayakan untuk hidup yang menyenangkan.

      Hapus
    2. Ya kak, rutin untuk menerapkan pola hidup sehat ya. Dan jaga gula darah dengan konsumsi yang ramah kandungannya seperti diabetasol ini, jadi tetap sehat dan bugar

      Hapus
  8. Keluarga suamiku mayoritas kena diabetes.Alm bpok mertua meninggal 2 tahun lalu karena diabetes. Ibu mertua beberapa kali kambuh juga. Nah suamiku ini ada indikasi juga sebenarnya.

    Apa suamiku bisa pakai diabetasol walau belum fix terkena diabetes?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa Mba Niken. Mana tahu bisa mencegah diabetes juga.

      Hapus
  9. wuah keren juga orang tuanya. profesor yang beristrikan nakes.
    jadi lebih teratur ya makannya. ahli gizinya udah tersedia di rumah, haha

    semoga sehat2 selalu ya ortu kita semuaa

    BalasHapus
  10. Bapakku (alm) diabetes juga di akhir-akhir masa hidupnya. Yang parahnya sih gagal ginjal. Diabetesnya muncul belakangan.
    Jadi inget udah setahun ini aku belum periksa darah. Mudah-mudah masih normal semua, termasuk kadar gula.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama nih Teh, aku juga belum periksa lagi. Semoga kita semua sehat sehat selalu. Aamiin.

      Hapus
  11. Selama hamil saya pernah mengalami gejala diabetes dan preeklamsi di minggu ke 36, hal ini jadi mengingatkan saya bahwa pola makan tidak sehat bisa mempengaruhi kehamilan sejak itu saya jadi lebih hati2 lagi dan mengatur gaya hidup agar lebih sehat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pola makan dan gaya hidup menentukan kesehatan banget memang ya.

      Hapus
  12. Alhamdulillah... makin mudah mendapat pilihan asupan makanan yang ramah bagi diabetesi. Tinggal mengatur asupan makanan seimbang lainnya dan menjaga pola hidup sehat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, alhamdulillah.
      Terima kasih sudah berkunjung ke blog ku ya Mba.

      Hapus
  13. ibuku juga kena diabet nih mbak. Makanya sekarang makannya mesti dijaga betul-betul. Dan di rumah juga selalu sedia gula khusus penderita diabet.

    BalasHapus
  14. ini susu yg diminum ibu mertua dan mamaku ,mereka berdua penderita diabetes mbak
    gulanya juga pake ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sudah cocok nih sama produknya Diabetasol. Semoga keduanya sehat selalu.

      Hapus
  15. dulu alm. papaku juga penderita diabet dan ada tanteku juga kena stroek karena diabet. Jadi aku punya riwayat turunan, jadi harus lebih berhati2 dan mencegah.
    Kalau mencegah bisa juga kan minum susu diabetasol, mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertnya bisa Mba. Kandungan seratnya cukup tinggi soalnya.

      Hapus
  16. Aku àlhamdulillah bukan keturunan diabetes, tapi berusaha awere bgt dengan yg namanya diabetes ini. Ngurangin yang manis-manis, dan periksa darah rutin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, soalnya nggak ada keturunan pun tetap bisa terkena.

      Hapus
  17. Asupan untuk para penderita diabetes itu tidak bisa sembarangan. Bener-bener harus hati-hati. Bersyukur sekarang terbantu oleh produk-produk khusus untuk diabetes.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Senang akan hadirnya diabetasol yang jadi solusi untuk para diabetesi.

      Hapus
  18. agak serem ya buat enderita diabetasol, jadi semua keturunan memang harus jaga-jaga apa yang harus dikonsumsi. sekarang lebih dimudahkan dan lebih enak ya, karena disediakan dalam bentuk susu.

    BalasHapus
  19. Kirain cuma hanya orangtua aja yang bisa diabet. Tenyata anak-anak remaja pun bisa ya. Beda-beda tingkatannya. Aku baru tau. Brarti semua orang bisa saja kena ya. Kalau gak jaga pola makan.

    BalasHapus
  20. Bener banget kalau keluarga ada yg kena diabetes,kita harus waspasa. Perbaiki pola makan dan aktivitas. Harus rajin olahraga juga. Susu diabetasol waktu aku praktik di apotek banyak yg cari lho

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, alhamdulillah makin banyak yang aware sama produk Diabetasol.

      Hapus
  21. Jadi penyakit diabetes ini merupakan penyakit turunan kah? Syukur ya ada Diabetasol jadi penderita diabet tetap bisa menikmati makanan or minuman tanpa khawatir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa diturunkan riwayat penyakitnya, hanya saja yang nggak punya keturunan diabetes pun bisa terkena.

      Hapus
    2. Jadi intinya perlu cek darah gitu ya kak? Biar gak kecolongan. Aku soal diabetes ini nol banget wawasannya

      Hapus
  22. Wah ampuh ya ternyata Susu Diabetasol ini buat ngobati diabetes.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Diabetes rasanya belum ada obatnya sih Kak. Hanya saja Diabetasol bisa jadi solusi untuk mengatur kadar gula biar tetap normal.

      Hapus
  23. diabetes ini memang harus hati2 ya mbak penangannnya, termasuk soal asupan makanan, mikro dan makro nutrien. semoga sehat selalu yah untuk ortunya.. aamiin..

    BalasHapus
  24. wah, mamahnya memberikan diet ketat yaaa, caregivernya cocok banget nih. Memang jadi agak lemes ya, bb abahku jga merosot banget, ya ampun sekarang nampak kurusan, sedih banget lihatnya. semoga dengan diabetasol ini bisa bikin orangtua kita lebih terjaga pola makannya yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, bahkan sampai sekarang pun makannya papaku masih hobi dilarang-larang biar kondisi tubuhnya nggak down lagi.

      Hapus
  25. Kayaknya aku kudu beli Diabetasol Vita Digest Pro nih buat Bapak dan Ibuku. Meskipun kami gada turunan DM tapi lebih baik menjaga diri yah. Baru tahu kalau Diabetasol punya produk susu hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan Mba.

      Semoga info ini bermanfaat ya. Semoga orangtuanya sehat selalu.

      Hapus
  26. Waaah susunya ada yg coklat ya mba, jdi ga bosen ya bsa nikmatnya rasa coklat tpi tetep sehat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba Iva, ada 3 varian rasa. Jadi bisa ganti rasa yang berbeda kalau bosan.

      Hapus
  27. Menyenangkan sekali juga bisa ikut webinar Diabetasol jd dapat banyak insight seputar diabetes dan makin aware

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya Kak. Rejeki bisa ikutan webinar bermanfaat begini.

      Hapus
  28. Ibuk ku juga punya diabet kak acha


    Sedih bgt aku pas tau.. ibu juga pasti.lbh sedih. Pdhal ibu konsumsi makannya aman aman aja ga pernah yg neko2.

    Ibu aku kasih diabetasol juga inih skrg

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga Ibuk nya Kak Rini ugar selalu ya. Aamiin.

      Hapus
  29. keluargaku nggak ada yang diabet nih, semoga jangan sampe, kayaknya perlu dibeliin ini deh mama bapakku, buat proteksi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan Mba.

      Terima kasih banyak sudah berkunjung ke mari.

      Hapus
  30. Penyakit diabetasol itu bisa di cegah sejak kita bisa jaga pola makan yang baik dan benar. Ini penting biar ga kena. Apalagi bagi yang rentan penyakit kena kayak aku mba : :(

    BalasHapus
  31. wah enak nih kalo ada rasa coklat ya, biasanya kan orang kurang suka rasa original karena cenderung ke amis rasanya.. tapi ini diabetasol untuk penyembuhan atau bisa pencegahan diabetes ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Susu Diabetasol Coklat hadir untuk yang nggak suka rasa vanilla. Ada yang rasa cappucino juga lho.

      Hapus
  32. Aku juga baru ngeh setelah kemarin ikut seminar ternyata ibu hamil dan melahirkan pun mesti aware banget terhadap gula darah dan angka berat badan janin

    BalasHapus
  33. Allhamdulillah ada susu untuk penderita diabetes ya Cha. Emak mertuaku juga diabetes yang udah parah sampe 500 kalau kumat. Ini di angka 300 kemarin rawat inap di RS. perjuangan banget menjaga penderita diabetes. Karena ga bisa makan sembarangan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya Nyi.

      Semoga emak mertuamu bugar selalu ya. Aamiin.

      Hapus
  34. Kalo lihat diabetasol ini jadi inget almarhum papa, beliau juga dulu konsumsi ini... aku suka suply dulu sebelum akhirnya dia ga kuat menahan sakitnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga papa mba ditempatkan di tempat yang terbaik.

      Peluk jauh Mba Nita.

      Hapus
  35. aku juga pernah lihat langsung penderita diabetes suntik insulin sendiri kak. Terus pernah juga dicek gula dalam darahku itu tinggi, jadi khawatir juga nih dan pengen ganti ke diabetasol rasanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Allah. Aku nggak sanggup ngebayanginnya Mba Veny.

      Hapus
  36. kalau ngomongin diabetes, jadi ingat Alm. Bapak dulu juga diabetes, Cha.
    sampai Bapak meninggal, luka di kakinya gak kering-kering, sedih lihatnya. :((
    waktu itu Bapak juga konsumsi gula khusus orang diabetes, makan nasi tapi dibatasi, seringnya diganti dengan kentang atau keladi, bahkan ketika beberapa tahun terakhir hidupnya itu kentang dan keladi yang paling dikonsumsi.
    semoga Pak Profnya Acha sehat-sehat ya, Acha juga :)
    senang banget ya sekarang Diabetasol ada susu rasa coklatnya, cocok nih yang suka minum susu tapi gak bisa kalau bukan rasa cokelat :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.

      Makasih banyak doanya Mba Diah.

      Semoga almarhum bapaknya Mba Diah ditempatkan di tempat terbaik. Aku terharu baca cerita Mba Diah.

      Hapus
  37. Bu dhe q dulu kena diabet juga.
    Makannya dibatasi, konsumsi gula juga khusus. Gak sampe luka sih tapi liatnya itu kesian banget

    BalasHapus
  38. Iya,mamaku pun skrg pemanisnya ganti diabetasol. Bahkan ga perlu banyak2 cuma sekedar aja asal terasa manisnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beruntungnya ada sweetener diabetasol ini ya.

      Hapus
  39. Bapak, ibu, dan mertua saya juga diabetes kak. Hal ini membuat saya dan suami lebih waspada dan menerapkan pola hidup sehat. Kami nggak mau juga sampai terkena diabet. Dan diabetasol ini sangat membantu sekali dalam memberikan nutrisi untuk penderita diabetes ya kak. Terima kasih sharingnya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak juga sudah berkunjung ke mari ya Mba.

      Hapus
  40. Kalau di keluarga saya alhamdulillaah gak ada penyakit ini cuma memang sih almarhum om saya kena penyakit ini tapi kayaknya faktornya bukan karena keturunan melainkan lifestyle karena semasa hidup atau tepatnya sebelum pensiun beliau sangat sibuk dengan pekerjaannya sampai luput dengan kesehatan. Jadi emang kita mesti aware banget ya Mbak.. sebisa mungkin hindari penyakit ini dengan melakukan gaya hidup sehat. Karena namanya mencegah jauh lebih baik daripada mengobati

    BalasHapus
  41. Kakak saya pun terkena diabetes kak, kalo udah kambuh lemes aja bawaannya dan katanya matanya jadi kabur gitu, namun bersyukur juga kakak ipar tanggap kalo udah liat kondisi suaminya lemes langsung dikasi vitamin dan juga dijaga lagi makanannya, soalnya kakak saya emang bandel juga orangnya, sering melanggar pantangan dari dokter.

    BalasHapus
  42. di kampung saya juga ada yang pernah meninggal karena diabetes

    semoga diabetasol bisa membantu banyak penderita diabetes, menekan kematian akibat penyakit ini

    BalasHapus
  43. Diabetes ini tepatnya kelainan pada tubuh ya, bukan penyakit
    Cuma bisa disembuhkan dengan menghindari pemicu
    Nenek saya dari pihak ayah juga diabetes , bikin saya was was, tapi ngga kapok untuk hidup sehat 😀😀😀

    BalasHapus
  44. klo membahas diabetasol jadi kembali diingatkan oleh kakek dan nenek saya,,,yg sering dan rutin konsumsi susu ini...utk cegah diabetes

    BalasHapus
  45. Jangan dikira meski ga ada keluarga yang memiliki riwayat penyakit diabetes belum berarti kita terbebas ya. Pola hidup tidak sehat bisa jadi penyebab penyakit menakutkan ini. Karena itu kita harus waspada...

    BalasHapus
  46. aduuh aku suka bngt nih makan yg manis2 kak Acha, maniak coklatku nggak bisa hilang, apa itu bisa bikin diabetes ya kak, takut euy klo sampe diabetes, keluargaku soalnya bnyk yg diabetes

    BalasHapus
  47. Gaya hidup paling ngaruh kayanya salah satu pengaruh diabet. Apalagi untuk orang-orang yang suka konsumsi minuman minuman kekinian harus waspada kayanya ya.

    BalasHapus
  48. Papaku juga pake nih, gulanya diabetasol.. Biar bisa makin mengontrol asupan gula yang masuk. Susu Diabetasol juga oke ya untuk penderita diabetes, kayanya papaku mesti cobain juga niiih

    BalasHapus
  49. Nah ini nih kebutuhan yang dibutuhkan para penderita diabetes ya. Walopun diabetes, tetep perlu asupan gizi yang ada dalam susu. Dan susu Diabetasol ini bisa jadi pilihan. Aku sendiri walopun gak diabetes sangat membatasi asupan gula. Jadi kalo pengen yang manis-manis, aku juga seringnya konsumsi gula Diabetasol. Biar zero carbo.

    BalasHapus
  50. Tulisan ini menyadarkan saya bahwa ternyata penderita diabetes itu bisa menyerang anak-anak ya mbak acha, huhuhu. PR besar bagi saya ini untuk merubah pola makan anak-anak

    BalasHapus
  51. Boleh bangey nih aku kasi ke orang tua, cocok untuk penderita diabetes tetapi memiliki pilihan rasa, jadi lebih asik dalam mengkonsumsinya

    BalasHapus
  52. Varian rasanya ada coklat? biasanya kan yang tawar gitu ya mbak, cenderung hambar rasanya, xixixi

    BalasHapus
  53. Saya memang sering baca, kalau diabetes bisa disebabkan faktor keturunan juga ya, Mbak. Makanya kalau ada orang tua yang diabetes, anak juga was-was. Tapi Alhamdulillah sekarang ada susu untuk penderita diabetes. Banyak varian rasa lagi, jadi bisa disesuaikan dengan selera.

    BalasHapus
  54. Hehehe... Ternyata bukan cuma anak-anak aja ya yang suka susu coklat .ada kalanya orang dewasa juga bosen sama susu yang plain

    BalasHapus
  55. DIABETASOL ini sangat peduli dengan diabetes. Penyakit yang sekarang-sekarang ini menjadi momok semua orang. Gak cuma menyerang orang yang sudah berumur, bahkan anak kecil pun bisa menderita diabetes. Bisa karena faktor keturunan bisa juga karena life style yang keliru.

    Munculnya susu khusus untuk penderita diabetes ini jadi sebuah gebrakan yang apik. Jadi para penderita tetap bisa menambah nutrisi untuk kesehatan dengan tidak mengkhawatirkan asupan gula di dalamnya.

    BalasHapus
  56. Setuju banget bahwa meski enggak ada faktor keturunan, kita tetep kudu perhatian dengan menjaga pola hidup sehat. Kalo aku malah punya kadar gula yang rendah, mungkin karena udah lebih dari 10 tahun mengurasi asupan nasi putih. Dan pagi juga sarapanku buah atau salad bikinan sendiri

    BalasHapus
  57. Salam takzim untuk papa mama yaaa. semogaaaaa kita semua senantiasa diberikan kesehatan.
    Karena memang penyakit jaman now makin syereeemm.

    BalasHapus
  58. Aku kira diabetes punya 2 tipe aja. Nggak kepikiran buat ibu hamil juga ada. Pantesan saat pemeriksaan selalu periksa urin dan darah. Perawatan orang yg punya kelebihan gula darah saat melahirkan pun beda sekali. Ya itu, mungkin beresiko.

    Oh ya, semoga sehat selalu Pak Prof nya ya kak...

    BalasHapus
  59. Setelah baca artikel ini, jadi berasa ikutan full webinarnya mba hehe... Brrti yang bukan keturunan harus care juga ya, perhatikan pola makan dan bisa nih dibarengi dengan susu diabetasol coklat. Stay safe mba :)

    BalasHapus
  60. Jika kedua orang tua tidak punya riwayat diabetes, tetap ada kemungkinan gak anaknya kena juga? Atau nol kemungkinan?

    BalasHapus
  61. Mertuaku terkena diabetes mbak, makanya aq selalu mendukung beliau untuk tetap menerapkan pola hidup sehat, salah satunya dgn minum susu diabetasol ini

    BalasHapus
  62. Makin banyak webinar tentang kesehatan, semoga makin meningkatkan tingkat awareness masyarakat terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitar ya.

    BalasHapus
  63. bulan kemarin kaget sama telp mama subuh-subuh, ternyata mama ngabarin ayah kena diabet dan sekarang kakinya susah jalan.
    btw katanya diabet ini menurun silang ya kak. artinya misal kaya ayah ku yg kena, nnt keturunan yang perempuan yang lebih berisiko kena diabet ini.
    makanya sedini mungkin sekarang menjaga pola hidup sehat dan rajin olahraga. terimakasih sharingnya kak. aku mau rekomen diabetasol untuk ayah ku

    BalasHapus
  64. Teman2 kerja saya juga mulai mengganti gula hariannya dengan diabetasol karena sudah merasa sadar akan penting dan mahalnya kesehatan, selain itu olahraga juga sangat membantu

    BalasHapus
  65. kalau sudah ada faktor keturunan memang kudu menjaga banget ya kak, hindari faktor pencetus dan jaga pola makan. Bagi yang sudah menderita, pola makan kudu dijaga dan salah satunya dengan diabetasol

    BalasHapus
  66. Kalau punya riwayat diabetes itu gak boleh abai dan lengah barang sedikit. Sama keturunan pun gak bisa santai karena punya risiko juga. Beruntung ya Ibunya Mbak Acha tenaga medis. Tetap sehat-sehat ya

    BalasHapus
  67. Dulu saya mengira kalau diabetes ini hanya penyakit untuk lansia, Mbak. Ternyata, adik ipar yang usianya hanya berselang sedikit dari saya juga kena. Katanya karena memang ada faktor keturunan.

    Membaca tulisan ini, keluarga harus jadi pendukung untuk penderita. Saya jadi berpikir, sepertinya daripada bawa kue-kuean, bawa Diabetasol akan lebih baik deh.

    BalasHapus
  68. Ngeri ya diabetes itu, walauun tak ada riwayat harus waspada juga ya karena pengaruh gaya hidup bisa bikin orangkena diabetes.

    BalasHapus
  69. Ini ok banget ya, kita memang perlu ngerem jumlah penderita diabetes dengan terapkan pola hidup sehat. Salah satu yang bisa diinfokan ke suamiku juga nih. Soalnya keluarganya banyak penderita diabetes.

    BalasHapus
  70. keluargaku di rumah juga hati-hati sama hal hal terutama makanan yang bisa memicu gula darah naik.
    memang kalau bisa dari muda sudah nggak terlalu banyak konsumsi yang manis -manis ya, karena kesehatan itu penting

    BalasHapus
  71. Diabetes termasuk penyakit yang harus diwaspadai ya mbak..karena bila dibiarkan bisa mengakibatkan komplikasi, seperti tetangga saya yang skrg sudah meninggal. Jadi inget saat kuliah, hal yang sama juga sering saya lakukan, makan mie instan ditambah nasi putih. Benar2 sekarang harus bisa ubah pola hidup yang lebih menyehatkan agar kualitas hidup pun jadi lebih baik. Ada turunan diabetes maupun tidak bila tidak menerapkan pola hidup sehat, bisa saja penyakit ini menyerang tubuh kan...jadi penting banget menerapkan pola dan gaya hidup sehat kalau sayang keluarga.

    BalasHapus
  72. Memang benar mbak gaya hidup ini yang harus diperbaiki, supaya kita terbebas dari penyakit ini. Bapak saya juga penderita diabetes makanya sejak sekarang saya juga harus berhati-hati, soalnya saya pernah baca bahwa diabetes itu bisa menurun. Makasih sharenya mbak, sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus
  73. Btul Mbak aku juga 2 bulan yang lalu divonis kena Diabetes Melitus meski ga ada riwayat di keluarga...memperbaiki gaya hidup adalah wajib.

    BalasHapus
  74. Ngeri juga ya, diabetes menjadi pembunuh no. 3. Hiks hiks.

    Dan saya baru tahu juga kalau diabetes ada 4 jenis. Yang selama ini saya tahu ada 2 jenis.

    Faktor keturunan memang sangat berpengaruh, ya. Untungnya saat ini ada diabetasol yang bisa membantu untuk mengontrol kadar gula dalam darah agar tidak berlebihan.

    BalasHapus
  75. Almarhum bapak juga mengidap penyakit gula, kadang suka ngeri juga bisa turun ke anak cucunya sementara pola asupan makan kadang masih suka makanan manis, huhu

    BalasHapus
  76. Diabetes ternyata cukup jamak terjadi di usia tua dan muda. Berhati-hati menjaga asupan ke dalam tubuh nggak ada salahnya, meskipun nggak ada turunan diabetes juga.

    BalasHapus
  77. Menjaga gaya hidup itu kewajiban semua orang, baik ada risiko diabetes atau tidak. Apalagi sekarang menyerang usia lebih dini, anak teman ada yang terserang di usia 12 taun.

    BalasHapus
  78. Iya. Saya juga punya tante yang memiliki riwayat diabetes. Pas baca ini, mau rekomendasikan Diabetasol

    BalasHapus
  79. Wah makasih ya tulisannya jadi lebih mengingatkan nih, walau alhamdulillah engga diabet tapi harus hati hati .. Jangan sampai mengosumsi manis berlebihan, kalau perlu gula pakai diabetasol aja asyik nih zero karbo..

    BalasHapus
  80. diabet berada pada urutan nomor satu sebagai penyakit mematikan, sudah seharusnya sedini mungkin menjaga kadar gula dalam darah

    BalasHapus
  81. kadang kan susu kaya gini gaenak ya rasanya, cuma yg aku denger dari tanteku yg konsumsi susu ini, katanya rasanya termasuk lezatt

    BalasHapus
  82. sebagai anak yang memiliki resiko tinggi terkena diabetes, penting banget nih buat kita mengenal diabetes dengan baik. sehingga kita dapat segera mencegahnya.

    BalasHapus
  83. Papaku juga punya diabetes mba, aku juga harus jaga2 pola makan karena penderita diabetes karena faktor turunan ga sedikit ya mba.. btw Diabetasol rasa coklat pasti enak banget 🤤

    BalasHapus
  84. Alhamdulillah ada diabetasol coklat. Budeku kena diabetes dan kendalanya susah minum susu, semoga dengan adanya rasa coklat jadi mau minumnya.

    BalasHapus
  85. aku agak khawatir juga nih ibuku kena diabetes soalnya dia minumnya selalu teh manis setiap hari. trus aku juga setelah menikah malah ikutan minum teh manis melulu setiap hari. huhu

    BalasHapus
  86. Ibuku juga penderita diabetes tipe 2 mba, baru tahu kalau diabetasol ini ada rasa coklat dan capuccino, soalnya ibuku gak suka susu vanila mba

    BalasHapus
  87. Deg deg an baca ini karena saya ada keturunan diabetes dr nenek saya. Harus lebih jaga pola makan dan mulai pola hidup sehat nih. Thanks infonya ya kak.

    BalasHapus
  88. Wahhh saya akhir akhir ini sering sekali minum yang manis manis, jarang minum air putih.. Saya lupa kemaren obatnya dan kayak pernah liat.. Setelah sampai sini baru keingett. Soalnya ada rasa kesukaan saya, yaitu coklattt :D, makasih euy infonyaa

    BalasHapus
  89. Diabetes emang salah satu penyakit yg harus diwaspadai nih. Mertuaku punya riwayat keturunan diabetes juga. Makanya sekarang pola makan kudu di jaga banget nih.
    Eh, saya juga suka makan yg manis2 nih. Huhu.. Kudu dikurangi ya. Bisa gak ya. . .

    BalasHapus
  90. Kalau sudah konsumsi ini jadi aman ya orangtua tidak naik lagi kadar gula darahnya. Aku juga suka belikan diabetasol buat mama aku yang kadar gulanya sempat 500.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Malam minggu saya terlalui dengan hati kebat-kebit karena anime series ini. Golden Time kembali menghadirkan imajinasi saya yang rasanya, sudah lama sekali nggak saya munculkan lagi dalam pikiran saya. Terakhir, saya menuangkannya dalam cerpen berjudul The Black Guardian Angel yang menjadi cerpen persembahan dari saya untuk tugas dari para editor di event Just Write 2 yang sudah lama sekali. 

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya. Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan ? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.