Langsung ke konten utama

Bagaimana Sih Caranya Agar Bisa Menjadi Blogger Profesional? Poin Terakhir Paling Penting!


Saya paham, bahwa seni untuk menjadi “sesuatu” yang diimpikan itu nggak semudah membalikkan telapak tangan. Begitu pula untuk bertahan dalam industri kreatif sebagai seorang narablog, sesungguhnya yang selama ini tampak adalah beberapa sisi dari “gunung es” yang kadang nggak diketahui orang-orang di luar dunia narablog itu sendiri. Perjuangan panjang yang – jujur saja – melelahkan, seringkali membuat mood jadi berantakan akibat bounce rate yang menggendut seusai ikut ajang blogwalking … sayangnya beberapa teman seprofesi hanya membaca super duper sekilas saja, asal sudah menulis komentar. Rasanya, meraung dalam diam.


Cara Jadi Blogger Profesional

Terkadang saya merasa, ah … apakah saya juga melakukan hal yang sama kepada teman seprofesi saya ya, makanya semesta memunculkan teman-teman yang sebenarnya nggak punya ketertarikan pada tulisan saya, sehingga terburu-buru menyelesaikan kunjungannya, dan menuliskan komentar sekadarnya, sekenanya, bahkan kadang melenceng dari apa yang saya ceritakan? Ya … bisa jadi, saya juga melakukan hal yang sama, maka sebelum tulisan panjang ini saya lanjutkan, saya secara pribadi … minta maaf atas kunjungan saya ke blog kamu yang mungkin super singkat hingga menyakitimu dan semesta membalaskannya pada saya.

Pada Sabtu, 11 Januari kemarin, saya akhirnya datang ke Hotel Ibis Tamarin Menteng, demi menuntaskan gundah akibat rasa lelah menulis yang datangnya tiba-tiba, memaksa saya berdiam lama-lama menatap layar tanpa menghasilkan apa-apa. Saya inginnya mendengar cerita dari Teh Ani Berta, selaku founder dari Komunitas Indonesian Social Blogpreneur, salah satu komuniats blogger yang membuat saya merasa sebagai “gelas kosong” terus-menerus. Tentu karena bekerjasama dengan Natur Hair Care, aih … sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui jadinya.

Natur Hair Beauty Dating
Natur Hair Beauty Dating & Sharing Session

Temukan Tujuan Menulis Di Blog
Saya dibawa kembali untuk menyelami diri, apa sih tujuan saya menulis di blog selama ini? Sudah sewindu lho, Cha. Dari jaman kuliah lho. Tapi lama-kelamaan, dengan makin berkembangnya jaman dan blogger dianggap sebagai sumber penghasilan sampingan yang menjanjikan, nggak bohong jika tujuannya berubah menjadi monetasi, penghasilan.


Polosnya saya yang hingga hari ini masih menggaungkan bahwa menulis di blog berawal dari berbagi informasi. Padahal menulis di blog bisa berkembang menjadi silaturrahmi – tentunya dengan menjadi pembaca yang baik, bukan? Lalu, menulis di blog merupakan ajang untuk menuangkan ide, menunjukkan opini dan gagasan – abadi pula – sebab berbicara kepada publik bukanlah hal yang semudah itu.

Manjakan Pembaca Maka Jadilah Pembaca yang Baik Pula
Betah nggak sih, kalau kamu mampir ke sebuah tulisan blog yang hard selling? Seperti hanya copy paste dari press realease brand yang sudah mengundang si narablog? Sekarang, mari posisinya di balik ya. Adakah rasa “malu” ketika tulisan yang kamu sajikan pada pembacamu belum terolah secara apik? Tanpa ada sentuhan personal yang menjadi ciri khas dari seorang narablog? Lalu, jika akhirnya di-review oleh pemilik brand dan jadinya sebal sama tulisan itu, ditambah dana yang sudah digelontorkan sebelumnya, hhmmm … bagaimana jadinya ya?

Quote Ani Berta

Saya tertohok sebenarnya di bagian ini. Sepanjang perjalanan pulang, saya bertanya-tanya pada diri saya, apakah saya sudah memperbaiki kualitas diri saya sehingga mampu menyajikan bacaan menarik bagi pembaca Taman Rahasia Cha? Sudah seberapa banyak buku dan literatur yang saya baca, sehingga saya punya sihir lebih untuk melenakan para pengunjung blog saya dengan mantra diksi yang menunjukkan “isi hati dan kepala” saya? Sungguh poin ini merupakan PR sepanjang hayat. Semoga kamu pun merasakan demikian.

Konsistensi dan Teruslah Belajar
Kelihatannya enak ya, melihat beberapa teman akhirnya sukses bekerjasama dengan brand ini, lalu nggak lama, menulis lagi untuk brand itu. Iri? Ih, iya … saya nggak mau bohong soal ini. Apalagi kalau tujuan ngeblog sudah bergeser sebagai alat mengisi pundi pundi duniawi. Lah, siapa sih yang kalau dapat kabar invoice cair, pipinya nggak merah merona dan senyumnya sumringah. Serasa surga di depan mata, ya nggak?

Ani Berta
Ani Berta -- Founder Komunitas Indonesian Social Blogpreneur

Tetapi sesungguhnya, konsistensi dan terus belajar merupakan perjuangan yang tiada akhir. Ya kan, masa, skill mentok sampai di utak-atik Snapseed? Maunya menulis terus tanpa melirik caranya bermain-main di platform Canva? Yakin nih? Dengan konsisten dan kemauan terus belajar, memberi nilai mahal tersendiri. Yah … Teh Ani Berta menjawil pipi saya dengan celotehan panjangnya soal ini. Kadang rasa malas saya mungkin saja berhulu dari perasaan bosan karena menulis tentang itu-itu melulu, lalu kehilangan semangat ingin tahu akan berbagai hal baru. Bukankah “nilai jual” saya akan naik jika terus meng-upgrade diri?

Jaga Penampilan Agar Nyaman Pada Diri Sendiri
Saya sempat singgung kan, kalau kehadiran saya di event yang disponsori oleh Natur Hair Care ini serasa sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui? Nah, inilah poin penting terakhirnya. Bahwa menjaga penampilan itu penting, paling nggak, menyamankan diri sendiri dulu nih, agar bisa terus berjuang untuk menjadi seorang Blogger Profesional. Salah satunya dengan menjaga kesehatan rambut.
 
Natur Brand Activation Executive
Clara -- Natur Brand Activation Executive

Mbak Clara, selaku Brand Activation Executive Natur, memaparkan berbagai manfaat dari produk perawatan rambut yang mungkin selama ini kita pakai, namun bisa jadi belum dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan fungsinya. Semisal, shampoo punya manfaat untuk membersihkan rambut. Namun shampoo yang menghasilkan terlalu banyak busa, bisa jadi mengandung detergen yang cukup tinggi sehingga kurang baik bagi kesehatan si rambut. Lalu, conditioner dengan fungsinya yang melembabkan rambut, ternyata sebaiknya hanya diaplikasikan pada rambut hingga sebatas kuping saja. Kalau sampai akar rambut? Hati-hati bisa memunculkan ketombe. Kemudian hair tonic nih, karena fungsinya menguatkan akar rambut, maka pengaplikasiannya tentu di sekitar akar rambut, disertai dengan memberikan pijatan lembut pada kepala. Kalau hair mask? Siapa yang belum tau jika produk ini bermanfaat untuk menutrisi rambut? Paling mantap kalau diaplikasikan sekitar seminggu sekali. Kalau hair vitamin? Ya, fungsinya untuk merawat rambut yang rusak akibat perlakuan kita seperti hair styling atau seringnya membiarkan rambut terpapar sinar matahari terlalu lama.

Salah satu masalah yang menjadi concern dari Natur Hair Care yang saya kenal sedari kecil itu, bahwa Natur hadir sebagai wujud keprihatinan dari PT Gondowangi Tradisional Kosmetika akan berbagai produk perawatan rambut yang banyak sekali mengandung bahan kimia di indonesia. Maka, siapa yang nggak ingat kalau dulunya aroma shampoo Natur ini, jamu banget? Tapi kini, produk Natur Hair Care punya aroma yang lebih enak, tapi tetap dengan berbagai kandungan alami tentunya.

Di event ini, saya belajar bahwa untuk mengakhiri masalah rambut rontok, bukan dengan sesegera mungkin memotongnya, tetapi dengan cara pilih yang alami dulu. Duh, saya nih kemarin, waktu rambut rontok parah, saya potong rambut, eh … taunya masih rontok dengan aduhai sampai sekarang. Ternyata ya … penyebab rambut rontok itu bisa dari : usia, genetik, pola makan, stres, debu, cuaca, sinar matahari, perlakuan dekoratif pada rambut, sampai pengaplikasian dan penggunaan kosmetika rambut yang kurang tepat. Duh, saya yang mana ya?

Selanjutnya, sebelum melakukan tindakan pada rambut rontok, ternyata perlu dicaritahu dulu nih, apa penyebabnya. Jangan-jangan karena ketombe.
 
Natur Tea Tree Oil + Ginseng Series
Natur Tea Tree Oil + Ginseng

Jika benar ketombe, produk apa yang sebaiknya digunakan? Ya tentu produk anti ketombe dulu dong, baru produk anti rontok untuk perawatan. Nah, Natur Hair Care menghadirkan prduk Natur Tea Tree Oil + Ginseng Series yang rangkaian produknya bermanfaat sebagai anti bakteri dan jamur, sehingga si ketombe pun kabur. Kalau sudah bebas ketombe, kemungkinan munculnya rambut rontok akan berkurang. Saya akhirnya mencoba produk ini selama beberapa hari, rasanya, jumlah rambut saya yang rontok jadi berkurang. Tapi saya masih butuh waktu lebih lama, karena Natur dari bahan alami jadi aneh kalau hasilnya instan binti simsalabim kan.
 
Natur Hair Mask
Natur Hair Mask

Keuntungan lain nih, saya hadir di event ini. Saya jadi bisa mencoba rasanya memakai Natur Hair Mask Olive Oil sepulang dari acara. Rambut saya memang beberapa kali diwarnai, walau tertutup hijab, memangnya nggak boleh? Lho, Ka Acha bukannya pirang ya? Iya, tapi, beberapa kali saya warnai burgundi atau coklat – sewaktu belum berhijab. Ternyata, untuk tampil cantik begitu, rambut saya merengek butuh perawatan ekstra. Nah, setelah coba Natur Hair Mask Olive Oil untuk pertama kalinya, jadi terasa nggak terlalu kusut dan kering. Sepertinya saya akan beli produk Natur ini lagi di supermarket, atau di Shopee saja ya biar simple nggak perlu kemana-mana.

PT Gondowangi Tradisional Kosmetika
Thanks to NaturXISB

Baiklah, segini saja ocehan saya sebagai hasil reportase atas kunjungan saya pada event NaturXISB Hair Beauty Dating & Sharing Session pada 11 Januari lalu. Semoga informasi yang saya sampaikan, bermanfaat bagi kamu ya. Mari berdiskusi di kolom komentar. Saya tunggu.


Komentar

  1. Semoga setelah dari acara ini tambah semangat ya Mba 😊

    BalasHapus
  2. Hi Mbak, saya juga kemarin ikut juga acara NATUR. Semoga kita bertemu lagi dan saling menyapa di acara-acara berikutnya ya. Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal Mba. Semoga ketemu di event berikutnya.

      Hapus
  3. Ya betul teh ani tipsnya menginspirasi banget deh, semoga kita semua lebih baik ya ngeblognya😊

    BalasHapus
  4. Acara Natur bermanfaat sekali. Sangat informatif. Banyak ilmu sampingannya. Soal produk udah gak diragukan lagi. 2x saya lahiran, 2 masa juga rambut rontok pascapersalinan, ya Natur lah shamponya. Hehehe

    BalasHapus
  5. sekarang NATUR banyak variannya buat merawat rambut ya mbak. kalau dulu kan cuma ada shampo aja. sekarang udah bahkan sudah ada hair masknya juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banget. Bahkan kabarnya, Natur akan meluncurkan skincare juga.

      Hapus
  6. Semoga kita semua selalu istiqomah dalam ngeblog ya karena dari sini kita jadi punya segalanya..ilmu, temen, penghasilan...lengkap banget pokoknya

    BalasHapus
  7. Kadang untuk bisa konsisten ini agak susah kak Acha, kalau daku sih gitu, suka lupaan apalagi kalau udah jiwa malasnya tumbuh 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naaahhh iyaaaa banget. Duh kudu tangguh tangguh.

      Hapus
  8. Aku mau fokus komentarin ke Natur ah. CMIIW, Natur ini brand yang udah lama banget. Bener nggak mbak? Aku perasaan dulu pernah nyobain sih. Cuma parahnya aku suka ga konsisten. Suka ganti-ganti gitu. Sekarang malah punya masalah rambut yang ga abis-abis. Mau nyoba lagi ah nanti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banget. Udah lamaaaa banget ada. Bahkan saya kenalan sama Natur waktu SMP dan ortu saya yang pakai.

      Hapus
  9. Senangnya dapat ilmu ngeblog dari mbak Ani Berta
    Blogger idolaku tuh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Samaan kalo gitu kita Ambu. Aku oun mengidolakan Teh Ani.

      Hapus
  10. Kereen semoga semakin semangat berkarya ya Mba, terima kasih masukannya. Aku jadi makin semangat ngeblog

    BalasHapus
  11. Saya juga merasa sering begitu mbak, merasa kalau tulisan saya itu mungkin kurang menarik sampai2 ada beberapa orang yang berkunjung dan leave comment menanyakan padahal sudah dibahas di dalam tulisan, atau bahkan orang memilih bertanya langsung (misal tentang harga, dan sebagainya) tanpa tertarik untuk klik link yang saya bagikan 😥
    Sepertinya harus lebih banyak belajar juga nih saya.

    Btw, saya baru ngeh nih mbak kalau ketombe bisa bikin rambut rontok soalnya rambut saya juga rontok parah dan ada ketombe nya. Wah, harus benar dalam memilih treatment nih untuk rambut, seperti Natur yg sekarang sudah mengeluarkan berbagai macam treatment untuk rambut 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. I feel you mba. Kadang jadinya patah hati dan merasa, apa penyampaian saya kurang dimengerti atau gimana. Gitu.

      Iya banget. Ternyata gitu mba. Kalau rambut rontok, cek dulu, jangan jangan kita berketombe.

      Hapus
  12. Aku adalah kawan yang kalau nulsi di blog isinya kaya salinan press release, capek juga bacanya.
    Natur ini emang good banget, cocok buat yang bermasalah dengan ketombe dan rambut rontok.
    Keren ini acara yang diadakannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keren banget Mba.

      Duh mba, kalo saya pun, pegel bacanya. Apalagi kalo giliran BW, mo komen salah, mo nggak komen tapi bingung.

      Hapus
  13. Wah jd pengen mewarnai rambut juga wkwkwk :D
    Pakai Natur udah gak khawatir ya soalnya bagus buat perawatan rambut :D
    Manteb dapat ilmu ttg blogging biasanya bisa merecharge kembali semangat buat trus ngeblog ya mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuklah Mba April, jadi yang tau kan anak anak sama pasangan juga orang rumah ini. Etapi rambit jadi butuh perawatan super duper ekstra setelahnya.

      Hapus
  14. Ayo jangan menunggu ditegur kalau ada event biar peluang job makin banyak hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Glek. Iya yaaaaa. Ya ampun. Aku kalo weekday masih susah kemana-mana ini. Hiks.

      Hapus
  15. Artikelnya menarik kak...
    Kalau menurutku mau jadi blogger profesional itu kuncinya konsisten nulis, mau belajar dan berkomunitas

    BalasHapus
  16. aku belum pernah pake natur sih, pankapan dicoba deh

    BalasHapus
  17. Terus terang saja sih, membuat artikel yang personal sekaligus storytelling itu butuh jam nulis yang nggak sebentar. Saya saja masih belajar sana-sini untuk bisa membuat artikel yang enak dibaca dan kerasa renyah. Soalnya, kalau pembaca sudah sekali suka sama gaya bercerita kita, biasanya mereka akan sering balik ke blog kita untuk melihat update terbaru. Ini yang saya alami kepada beberapa blog, sayangnya, mereka sudah jarang banget update blognya.

    Brand Natur ini memang sudah lekat dikenal sebagai produk alami yang wanginya jamu banget. Makanya setahu saya, orang-orang sekitar jarang yang pakai. Tapi kalau sekarang sudah berubah wanginya, patut direkomendasikan nih untuk dijajal.

    Ngomong-ngomong produk Natur ini pas enggak sih buat pria?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh dong. Produk Natur kan untuk perawatan rambut yang nggak cuma bisa dipakai sama kaum Hawa aja, Bang.

      Yes banget. Jam terbang nulis itu yang bikin tulisan bisa storytelling dan jalannya panjang.

      Hapus
  18. Konsistensi itu juga penting banget!
    kadang, kalau dalam perjalanan ngeblog kita bosan, atau merasa tidak menghasilkan, ada tawaran tapi fee nya tidak menarik, lalu hiatus hihihi.

    PR banget mencintai kegiatan ngeblog, anggap saja rutinitas yang mengasyikan sambil terus upgrade pengetahuan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banget mba Rey. PR sekali. Se PR PR nya pokoknya.

      Hapus
  19. konsistensi bagian terberat ku nih mba, musuh berat dari rasa malas itu hehe. Tetapi saat ini sedang terus belajar untuk bisa konsisten dalam menulis. ;)

    BalasHapus
  20. Konsisten menulis itu yang kadang jadi kendala blogger, apalagi kalo pas tak ada ide, eh di dunia nyata banyak pekerjaan.😃

    BalasHapus
  21. Wahhh bener banget, masalah utamaku adalah konsistensi. Dan sekarang Masi coba terus belajarr

    BalasHapus
  22. Wah ada Teh ANI eui! Kalau beliau mah pengalamannya udah banyak yaa. Btw, Natur ini wanginya enaak, aku syukaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sekarang enaaaakkk. Pas aku kecil kan bau jamu, sekarang udah enaaakkk wanginya.

      Hapus
  23. Menarik sekali kak, jujur aja sejak tahun kemaren udah jarang BW dan saya sekarang juga mau kayak dulu lebih santuy aja. Btw pengen deh diundang brand Natur di event gitu. Salam kenal ya kak

    BalasHapus
  24. Menjaga tetap konsisten kadang-kadang agak sulit buat saya. Apalagi kalau abis liburan. Suka males banget buat di depan laptop lagi dan mulai ngeblog. Biasanya saya agak sedikit paksakan sebagai awal. Kalau gak begitu bakal terus-terusan mager

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya. Mager karena harus rapi rapi dan cuci cuci habis liburan.

      Hapus
  25. Ss dan bounce rate yang gendut, author yang gerah. Hehehe.. Setuju sama poin, kalau kita mau pembaca berlama2 di laman kita, kita pun harus berlama2 juga di laman mereka. Semesta akan membalas. Kadang gak bisa sounding ke temen2 ug BW krn rame banget. Gak tau siapa yg asal baca aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaaa hiks. Padahal membaca walaupun kadang nggak terlalu nyaman karena storytelling-nya belum jago, tapi paling nggak kan itu penghargaan buat yang punya blog ya Ka Jas.

      Hapus
  26. jaga penampilan. kadang di artikel kan juga terselip foto saat kita memakai produk. blogger kudu PD dg diri sendiri donk

    BalasHapus
  27. Memang benar bahwa poin terakhirlah yang paling penting. Menyamankan diri sendiri dulu, dan melakukan perawatan rambut dengan tepat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes. Biar pas proses menulisnya nggak galau dan nyaman.

      Hapus
  28. Hi kak salam kenal ya, kemarin waktu di acara belum sempat buat ngobrol bareng hehe. Setuju banget sih sharing dari teh Ani kalo kegiatan menulis blog jgn sampe dilupakan walaupun trend platform dari waktu ke waktu berubah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya lho. Padahal kita duduk deketan. Salam kenal ya.

      Hapus
  29. Iya sih ya. Pengen dapat pembaca mulai dari jadi pembaca dulu. Kita bisa membayangkan apa yang dibutuhkan para pembaca dan apa yang diharapkannya.

    BalasHapus
  30. Setuju banget harus jaga penampilan bukan karena mau impress tp karena biar nyaman dan pede jadi diri sendiri. Kan jadi kalau ngobrol pede dan nggak mikirin kurang apa yaa gitu hihi. Terus belajar, setuju banget pastinya untuk jadi bloger profesional

    BalasHapus
  31. Aku masih baru banget didunia blog, apalagi harus terjun secara profesional, mungkin baru beberapa bulan. Tapi berusaha sepenuh hati mengikut rule, memberikan komen yang pantas. Aku jg sering banget Nemu komen yang alakadarnya banget. Mungkin jg aku gitu aih, balik lagi ke personaliti masing-masing.

    BW dijadikan untuk ajang silaturahmi atau sekedar mengejar tugas...

    BalasHapus
  32. Bicara soal blog memang harus saya akui perkembangannya banyak banget sejak ngeblog 8 tahun yang lalu, dulu pertama kali nulis yah...nulis aja sesuai kehendak hati karenanya tulisan awal kebanyakan curhat tapi seiring waktu tulisan di blog bisa di monitize maka secara otomatis tuntutan juga semakin bertambah, harus belajar edit foto, teknik mengambil foto, bagaimana membuat tulisan yang soft atau hard selling, dan banyak lagi yang bikin kita pusing, belum lagi urusan DA/PA, DR, tuntutan Page View...hahaha, jadi kangen nulis receh zaman dulu. Tapi aku nikmatin aja dan kalau kita fokus ke blog berarti tulisan senjata utama kita, yang lainnya dipelajari perlahan. Jangan samapai stress soalnya ngaruh ke kesehatan juga plus pastinya rambut juga dong, apalagi kayak saya nih kalau dikejar deadline jarang mandi dan ngerawat badan hiks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iyaaa. Tuntutan jaman sekarang banyak banget buat bloger. Jadinya yaaa ... dibawa santai biar nggak stres dan bikin rambut jadi rontok ya.

      Hapus
  33. Jadi yang paling penting itu nyaman dengan diri sendiri ya mbak? Kayak kata BTS ya love yourself.
    Produk natur ini bagus buat rambut, apalagi yang gampang rontok kayak rambutku hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaapp. Aku udah coba dan rontokku berkurang setelah pakai Natur Tea Tree Oil.

      Hapus
  34. Konsisten untuk menulis dan memperbaiki tulisan memang sulit. tapi bukan berarti ga bisa kan? terkadang banyak 'malas'nya makanya sering ngeluh kalo aku. Terima kasih kak, artikelnya keren.

    BalasHapus
  35. Salah satu tantangan jadi blogger itu harus konsisten nulis ya mba, apalagi pas lagi mager, butuh motivasi lebih. Tapi harus tetep semangat buat jadi blogger profersional!!

    Oh iya Salam kenal mba, Saya Hanan, dulu kita kayaknya pernah ketemu ya mb di acara ISB di BK Plaza festival hehe.. oh iya, sekalian mau bagi info, saya sedang adain give away kecil2an yang hadiahnya 6 buah buku di blog saya. Gratis ongkir. Siapa tau ingin nambah koleksi buku baru, boleh banget ikutan give awaynya. hehe Makasih banyak mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Hanan, apa kabar. Aku masih ingat kok sama kamu. Semoga kapan kapan bisa ketemu lagi yaaa.

      Hapus
  36. Ngeblog buatku selain jadi media healing juga udah jadi profesi. Makanya sebisa mungkin blog dibuat cantik dan tetap update supaya makin banyak dilirik brand. Biar bisa jadi blogger professional juga..Hihi.

    BalasHapus
  37. Wah setuju banget nih kak, kalo aku sih nulis blog karena sayang kalo punya cerita atau pengalaman disimpen sendiri aja hehe. Siapa tau ada yang membutuhkan informasi dari kita kan hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah samaan nih semangatnya. Semangat selalu ya.

      Hapus
  38. Yg aku inget dari kata-katanya teh Ani waktu sharing kemarin, kita jangan berhenti untuk menulis. Aku rasa memang bener banget, menulis itu sama aja kayak ngehargai hidup kita dengan mengemas ide dalam bentuk tulisan yg bisa dibaca kapan saja

    BalasHapus
  39. Salam kenal mba, aku juga kemaren ikut acara Natur :) dan saya merasa ketamoary banget hahhahah..ngaku Blogger tapi tulisan acak adul.. asal dikejar DL setor ,udah gutu aja, padahal banyak poin agar blog kita makin bagus dan pembaca pun merasa mendapat manfaat dari tulisan kita. Semangat berubah nih..harus!! Pun dnegad kesehatan rambut yah mba, biar pikiran ga kusut, kalau rambut sehat terjaga, rasa nyaman, menulis pun lancar

    BalasHapus
  40. Tipsnya oke bgt ni..
    Semangat ya mbak, semoga bisa terus menjadi blogger profesional

    BalasHapus
  41. Jadi ingat sama bounce rate ku yang makin gede angkanya hiks
    Poin konsistensi ini yang lagi bikin aku peduli. Karena tahun lalu banyakan nulis buat job jadi sering lupa nulis yang tjurhatan diri
    Duh!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pun walau nggak banyak job, bounce rate tetap bikin mumet. Kudu utak atik GA buat nyari bahasan yang paling dicari.

      Hapus
  42. Konsistensi dalam ngeblog memang penting ya karena itu juga nunjukin keprefisionalan kita sebagai blogger btw baru tahu juga nih cara mengatasi rambut rontok sebaknya dengan pilih bahan yang alami dulu ya, nggak langsung main potong aja gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh maaf banyak typonya *keprofesional *sebaiknya. Btw soal konsostensi ngeblog memang nggak mudah ya tapi paling tidak setiap bulan harus ada updaten ya walau cuma dengan 1 atau 2 postingan

      Hapus
    2. Nggak apa mba. Penting tetap semangat yaaa.

      Hapus
  43. yang utama itu niat dan semangat untuk terus belajar, karena menurutku pribadi persoalan menjadi professional adalah bagaimana kita mengambil langkah untuk memulai atau menjalani

    BalasHapus
  44. Aku masih PR banget nih soal konsistensi menulis blog
    Kalau lagi kumat 'M' nya bisa berminggu-minggu dianggurin blognya huhuhu

    BalasHapus
  45. emang sih konsisten itu berat tapi kalo gak konsisten ya tenggelam dong blognya haha
    thanks infonya ya
    ini natur udah jaman ibua ku pake emang ampuh sih bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iyaaaa.

      Banget. Aku kenal pun pas masih kecil nih produk ini.

      Hapus
  46. Wah Ada Teh Ani Idolaque. Kebetulan rambut lagi rontok parah. Perlu pakai Natur deh. Ohiya soal ngeblog mesti pro, kan udah ada pemasukan

    BalasHapus
  47. Menurut saya pun, salah satu kelebihan blog adalah ada sentuhan personalnya.Jadi memang harus terus diasah menulisnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banget. Personal lah yang akhirnya menjual ya.

      Hapus
  48. iya nih aku juga kadang merasa tulisanku kurang menarik bagi pembaca makanya view-nya nggak nambah-nambah dari dulu. memang dalam hal ngeblog ini wajib banget kita untuk terus meningkatkan kualitas diri ya

    BalasHapus
  49. Kalau boleh saran, bisa nggak paragrafnya dibatesi 5 baris maksimal...bukan apa-apa sih, lumayan melelahkan membaca tulisan yang rapet-rapet.

    Mungkin karena faktor U 😅

    But it's okay kalau reader ideal-nya mbak Acha itu kawan2 yang masih muda. Ini sekedar masukan aja kok.

    BalasHapus
  50. Nah ini yang jadi poin pentingnya, untuk menjadi seorang narablog yang utama adalah konsistensi
    Yang sebenarnya cukup banyak hal bisa digali untuk disampaikan lewat tulisan.

    Wah aku sedikit bermasalah soal rambut rontok. Tips nya boleh juga dicoba

    BalasHapus
  51. Terima kasih atas kehadirannya ya mba. Semangat selalu ngeblog ya

    BalasHapus
  52. Blogger profesional versi aku, aktif di kegiatan online maupun offline komunitas. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelah sini nih yang aku masih sangat butuh perjuangan sekali.

      Hapus
  53. Dulu saya juga polos banget karena hanya membuat blog untuk menebarkan kebaikan dan hanya sharing, namun makin ke sini jadi blogger itu bisa merubah mindset kita sendiri yg no money menjadi pasif income.. yg tadinya nobody menjadi terkenal berkat silahturahmi sesama bloggee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yesss sekali. Jaman berubah dan mari ikuti perubahan

      Hapus
  54. Konsisten dan rajin udah banyak jaringan dan teman eh rambut bau
    sama aja ya Cha. Nggak mau deh deket-deket hahaha
    sekarang ada perawatan natur keren ih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha ... kamu pengertian banget deh nyi. Terima kasih banyak Nyi..

      Hapus
  55. Ada mbak Ani Berta... 😍😍😍 Beruntung dulu pernah nyicipin ilmu beliau waktu ada Fun Blogging di Semarang. Sayang sekarang sudah nggak Ada. Banyak banget tuh ilmunya.

    Btw, ikut jleb Juga soal Komen yang sekedarnya karena ikut BW. Dulu sih aku selalu menyempatkan untuk nggak cuma Komen di link yang di BW-in.. tapi juga di Dua link lain di blog tersebut. Huff semakin ke sini merasa semakin kejar2an waktu. Memang kalau mau BW nggak boleh mepet2 deadline ya.

    Sukses terus ngeblogny yaa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa. Biar dihargai semesta yang kitanya perlu mengharhai juga.

      Hapus
  56. Konsisten dan terus belajar, setuju. Ibarat sebuah mata pisau, makin diasah maka akan semakin tajam ya mbak

    BalasHapus
  57. Sampai sekarang aku juga masih teru belajar bun bagaimana tulisan yang baik itu. Aku lebih suka tulisan itu nggak sekedar positif tapi bagaimana agar tulisan kita itu bisa menginspirasi orang lain. Pr aku ini

    BalasHapus
  58. Konsistensi dan mengusir rasa malas itu salah satu faktor gak produktif ya mba, terkadang mentok juga dan hilang ide harus tetep semangat ya biar berkembang terus nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banget. Dan itulah perjuangan sekaligus tantangannya.

      Hapus
  59. Bener banget ya Cha, kalau kita percaya diri pasti deh dijamin tuh kualitas diri kita juga jadi meningkat ya, kita pun juga PD doong wajib mejeng di blog tiap postingan baru, upsss.

    Anyway jadi penasaran nih dengan NATUR, pengen coba juga kayak Acha :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat mencoba Mba.

      Iya, kalau PD in syaa Allah bikin semua lancar. plus PD yang masih tetap mau banyak belajar ya.

      Hapus
  60. Setuju...percaya diri penting, tetapi jangan ke-pe-de-an juga sih. Kesannya kan jadi sombong. Jadi pembaca yang baik, masih pe-er nih. Seringnya buru-buru nih. Aku penasaran nih ama produk Natur. Sebelumnya tahunya shampoo doang. Aku suka wanginya sih...

    BalasHapus
  61. Saya juga merasakan hal itu, Mbak Cha. Dan sampai saat ini, saya pun masih meraba-raba, tulisan apa yang disukai teman-teman di blog saya. Tapi terus semangat, Mbak Cha. Karena semua proses, dan semua akan indah pada waktunya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Malam minggu saya terlalui dengan hati kebat-kebit karena anime series ini. Golden Time kembali menghadirkan imajinasi saya yang rasanya, sudah lama sekali nggak saya munculkan lagi dalam pikiran saya. Terakhir, saya menuangkannya dalam cerpen berjudul The Black Guardian Angel yang menjadi cerpen persembahan dari saya untuk tugas dari para editor di event Just Write 2 yang sudah lama sekali. 

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya. Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan ? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.