Langsung ke konten utama

Ingin Rambutmu Indah Sehat Terawat? Rajin Pakai Conditioner Salah Satu Kuncinya

Memiliki rambut yang indah sehat terawat merupakan dambaan dari setiap wanita. Ibarat rambut adalah mahkota, maka cara terbaik untuk menjaga kilau indahnya adalah dengan merawatnya. Nggak cukup dengan rutin keramas untuk membersihkannya, namun ada serangkaian perawatan yang bisa dijadikan ikhtiar. Semisal, pakai conditioner.

Penggunaan conditioner sesudah shampoo, memberi banyak sekali manfaat bagi kesehatan rambut. Formula dari berbagai produk conditioner yang ada, kebanyakan bermanfaat baik untuk menutrisi rambut, menjaga kelembutan rambut, hingga bantu mencegah kerontokan.

Tapi, bagaimana sih cara pakai conditioner yang benar? Lalu produk conditioner apa yang saya butuhkan? Adakah manfaat lainnya dari membiasakan pakai conditioner seusai keramas?


 pakai-sunsilk-conditioner-black-shine

Yuk sini duduk manis di samping Ka Acha. Saya akan bisikkan ke kamu. Semoga bermanfaat dan turut membuat bersemangat dalam menjaga indah sehat terawatnya rambutmu.

Kenapa Sih Harus Pakai Conditioner?

Sebelum mulai bercerita, saya mau sedikit mengingatkan kembali, bahwa pengaplikasian conditioner bukanlah hanya diperuntukkan bagi kamu yang memiliki rambut kering. Sebab conditioner bisa membantu menjaga kesehatan rambut juga.

Semisal, jika kamu memiliki masalah rambut rontok akibat rambut kusut. Maka dengan kamu terbiasa pakai conditioner setelah keramas, akan membuat rambutmu jadi lebih halus dan mudah nurut saat disisir.

Conditioner yang diaplikasikan secara tepat ke rambut, akan membantu rambutmu ternutrisi dengan baik, sehingga mencegah kerusakan rambut lainnya, seperti kusam, kasar, bercabang, atau masalah lainnya yang timbul akibat seringnya kamu melakukan hair styling.

Bagi yang mengenakan hijab seperti saya pun, ternyata masalah rambut ini nggak bisa dielakan juga. Sama saja, mungkin karena sering diikat dan tertutup dalam waktu yang lama.

Intinya, ada banyak masalah kesehatan rambut yang bisa diatasi dengan pengaplikasian conditioner secara rutin. Walau shampoo pun banyak memberi manfaat bagi rambut, apa salahnya menyertakan conditioner sebagai pelengkap perawatan hariannya.

Kapan Sih Waktu yang Tepat untuk Pakai Conditioner?

Mungkin saya akan turut mengajukan pertanyaan kembali nih untuk menjawab pertanyaan dari sub judul tulisan ini. Nah, kamu biasanya mencuci rambutmu dengan shampoo, berapa kali dalam seminggu?

Pemakaian conditioner memang sebaiknya dibarengi dengan penggunaan shampoo. Jadi, jika kamu terbiasa memakai shampoo saat rambutmu mulai terasa lepek, maka lengkapi proses mencuci rambutmu tadi dengan pemakaian conditioner setelah keramas ya.

Bagaimana Cara Pakai Conditioner yang Tepat?

Agar penggunaan conditioner kamu nggak sia-sia, atau malah menimbulkan masalah baru seperti ketombe, maka cara mengaplikasikan conditioner berikut perlu kamu perhatikan sebaik-baiknya.

Pertama, sebelum kamu memakai conditioner, pastikan rambutmu sudah bersih dari sisa-sisa shampoo. Pastikan pula kamu memakai shampoo yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan rambutmu. Disarankan, kamu pun membilas rambutmu dengan menggunakan air dingin. Pssttt … keramas dengan air dingin lebih bisa membuat rambutmu sehat lho.

Kemudian keringkan rambut dengan menggunakan handuk. Hindari penggunaan hair dryer di tahap ini ya. Cukup hanya sampai rambutmu nggak terlalu basah saja. Tentunya sebab conditioner biasanya sulit menempel di rambut yang terlalu basah.

Kemudian, tuangkan conditioner ke tangan sesuai dengan kebutuhan. Jika rambutmu tebal dan panjang, kamu akan membutuhkannya sedikit lebih banyak. Conditioner bisa kamu aplikasikan dengan tangan, kemudian bisa kamu ratakan dengan sisir yang nggak terlalu rapat. Nggak ada sisir pun nggak apa sih sebenarnya.

Aplikasikan dari ujung rambut ke bagian rambut sebatas telinga, atau pastikan nggak mengenai kulit kepala maupun akar rambut. Sebab jika kamu memiliki jenis rambut berminyak, kebanyakan akhirnya akan memicu munculnya ketombe sebab bagian sekitar akar rambut jadi semakin berminyak.

Kemudian, diamkan sebentar conditioner tadi. Waktunya disesuaikan dengan produk yang kamu gunakan. Rerata memerlukan waktu sekitar 2 – 3 menit saja, sebelum kembali dibilas dengan menggunakan air dingin.

Lama banget nggak sih waktu mendiamkan conditioner begini? Tricky sih ya. Makanya, proses pemakaian shampoo dan conditioner ini bisa kamu dahulukan. Sembari mendiamkan si conditioner, kamu bisa menyikat gigi, mencuci muka, memakai sabun dan lain sebagainya sembari menunggu.

Terakhir, bilas dan keringkan rambutmu. Saran lagi nih untuk nggak menggunakan hair dryer saat mengeringkan rambut. Akan lebih sehat bagi rambutmu, jika dikeringkan dengan menggunakan handuk saja.

Lalu, bagaimana jika conditioner yang kamu gunakan merupakan jenis conditioner yang nggak perlu dibilas kembali? Nah, kalau pakai conditioner yang bersifat seperti ini, tentunya proses membilas tahap kedua bisa banget kamu skip saja.

Yuk Pakai Conditioner Sesuai Kebutuhan Rambutmu

Seperti yang sudah saya sampaikan di atas tadi, bahwa conditioner kebanyakan dipakai setelah keramas. Nah, shampoo yang kamu gunakan pun tentunya kamu sesuaikan dengan kebutuhan rambutmu, bukan? Banyak produk conditioner yang hadir sepaket dengan jenis shampoo yang kamu pilih lho.

 shampo-dan-conditioner-sunsilk

Semisal, Sunsilk Conditioner Black Shine yang hadir bersama dengan Sunsilk Shampoo Black Shine. Produk keluaran dari Sunsilk yang dihadirkan khusus untuk merawat rambut hitam ini memberikan manfaat agar rambut hitammu tetap indah sehat terawat karena kandungan urang-aring. Pas banget kan ya buat kamu yang rambutnya hitam alami.

Eh, Ka Acha kan rambutnya pirang dari lahir. Ya ngapain nyari shampoo yang ada ekstrak urang-aringnya sih? Hihihi … karena rambut saya pirang bukan akibat pewarnaan oleh produk kimia, makanya saya juga memilih memakai shampoo dan conditioner berbahan urang-aring untuk menjaga warna alaminya, pun tujuannya agar si rambut saya ini tetap lembut indah sehat terawat.

Belum lagi, karena produk shampoo dan conditioner dari rangkaian Sunsilk Black Shine ini diformulasikan dengan Diamond Shine Technology. Sehingga akan membuat rambut hitammu berkilau alami juga jadinya. Di saya sih efeknya, ya tetap berkilau, namun dengan warna pirang kecoklatannya yang nampak alami. Senang banget memang saya pakai shampoo dengan kandungan urang-aring sejak remaja.

Nah, bagi rambutmu yang sering diwarnai atau malah kamu memiliki masalah lain seperti rambut rontok atau berketombe, pilihkan produk conditioner yang memberi manfaat sepaket dengan shampoo yang kamu gunakan juga, sesuai dengan kebutuhan rambutmu tentunya.

Sekian ocehan curhat soal bagaimana sih agar punya rambut indah sehat terawat dengan pakai conditioner dari Ka Acha. Semoga bermanfaat buat kamu ya.

Ngomong-ngomong, ada nggak sih shampoo dan conditioner berbahan dasar tertentu yang sudah cocok banget buat kamu? Cerita dong.

 

Komentar

  1. sunsilk memang merek legend ya kak, jadi udah terjamin semua produknya bagus :D

    BalasHapus
  2. Urang aring masih menjadi bahan legend dlm perawatan rambut yaa. .aku pun rambutnya pirang nih kak Acha, hihi. .Untung ga keliatan yaa. .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya Kak Ghina. Rambut kita ngumpet seperti seharusnya.

      Hapus
    2. tapi tetep yaa kita kudu merawatnya nih meski ketutup. sunsilk tahu aja nih kebutuhan rambut kita..

      Hapus
    3. Iya banget Mba. Apalagi rambut kita ketutup ya.

      Hapus
  3. Hwaaa jadi inget urang aring zaman dulu, minyak dan baunya ngga ada wangi2nya haha. sekarang alhamdulillah ada conditioner khusus begini, jadi lebih praktiisss

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya hihihi

      Waktu kecil, saya cuma eungeuh kalau Urang Aring tumbuh berkumpul di dekat tepian sungai biasanya. Pas jadi minyak, nggak ada wangi wanginya.

      Hapus
  4. Samaan nih, suka nunggu nutrisi kondisionernya meresap disambi yang lainnya dulu. Tapi yang masih suka nggak sengaja tuh bablas sampai deket akar rambut ngolesinnya, kadang karena telanjur ambilnya kebanyakan, padahal nggak bagus ya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huum. Malah repot bersihinnya, jadi perlu pakai shapoo lagi. Dua kali deh.

      Hapus
  5. Conditioner Sunsilk emang bagus banget sih. Aku pernah nyoba yang kuning, bikin rambut makin halus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, senangnya kalau nemu produk condotioner yang cocok ya Mba.

      Hapus
  6. semenjak punya anak, rambut gampang banget rontok. dan aku memang tipe malas merawat rambut. jadi tertarik untuk pake conditioner juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan Mba. Semoga tulisan saya bermanfaat ya.

      Hapus
  7. Kalau brand Sunsilk sih emang dari dulu udah kebukti kualitasnya. Saya termasuk yang pakai Sunsilk, tapi sempet gonta-ganti juga. Cuma ya gitu, balik lagi k Sunsilk karena emang sekeren itu trutama kondisionernya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Brand Sunsilk ini termasuk brand legend di bidang perawatan rambut ya.

      Hapus
  8. Saya juga suka produk sunsilk. Rambut terasa lebih lembut serta hitam mengkilau. Duh berasa artis hihi

    BalasHapus
  9. Aku paling suka pakai Sunsilk, rambutku sangat cocok bangetttt. Siap dicoba pakai conditioner Sunsilk nih.

    BalasHapus
  10. Sunsilk ini memang produk lengkap dan melegenda banget, karena kalo pake ini memang biasanya sepaket sama conditioner nya dan hasilnyapun sudah terbagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah terbukti dari jaman dulu memang ya. Produk legend sih ya memang Sunsilk ini di bidang produk perawatan rambut.

      Hapus
  11. sebagai cowok kadang melupakan sebuah conditioner, wah ternyata penting banget nih dan banyak manfaatnya. apalagi cowok yang aktif di outdoor wajib nih pakai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, kalau cowok, hemat banget nih pakai condtioner karena rambutnya pendek kan biasanya. Apalagi pakai condtioner cukup di bagian ujung rambut saja.

      Hapus
  12. Istri saya juga pakai conditioner merek Sunsilk. Terkadang saya coba pake conditioner nya, tapi rambutnya masih basah setelah keramas, eh ternyata rambutnya jangan terlalu basah ya, baru deh tuang conditioner nya.

    Makasih infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama Bang, Terima kasih juga sudah mampir ke tulisan saya.

      Hapus
  13. Saya kalo keramas hanya pake shampoo saja hasilnya kurang OK. Jadi memang harus pake conditioner. Oiya Sunsilk ini menurut saya legendaris banget, dari jaman saya kecil dulu udah ada. Sejak remaja saya juga biasa pake Sunsilk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama deh Mba. Sejak kecil produk ini sudah ada dan sering dipakai keluarga di rumah.

      Hapus
  14. Jujur aku baru tau manfaat conditioner itu buat ginian, hahahaa... padahal selama ini punya rambut panjang, tapi pake shampoo saja aku sudah puas :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga informasi yang saya tuliskan jadi bermanfaat ya Mba.

      Hapus
  15. Daku seringnya melewatkan penggunaan conditioner, apalagi kalau keramas pagi sebelum berangkat kerja, yang kepikiran adalah yang penting udah sampoan, hihi. Ternyata kurang tepat nih, harus berubah ah biar rambutnya sehat selalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi memang susah sih Kak Fenni kalau lagi buru buru dan harus pakai conditioner. Enaknya dipakai waktu akhir pekan sih ya, biar nggak kejar kejaran sama waktu berangkat ngantor.

      Hapus
    2. Iya kak, karena pakai conditioner memang harus saat kitanya tenang. Jadi bisa berdampak juga ke rambutnya.

      Hapus
  16. Sekarang kalau cuma shampo aja gak cukup ya kak, kita juga butuh conditioner biar rambut sehat, makasih tipsnya ya kak, nanti aq coba beli conditionernya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih juga sudah berkunjung ke mari ya Mba.

      Hapus
  17. waaaah aku juga mau nih rambut seindah raisa, nanti mau cobain rangkaian produknya sunsilk aaah.. Hihi. Makasi sharingnya mbaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi Mba Dian langsung mention artisnya dong. Saya jadi auto kebayang iklannya deh.

      Hapus
  18. Sunsilk emang keren. Sejak lama menjaga rambut tetap sehat berkilau.

    Yuni juga suka sih sampo yang berbahan dasar urang-aring.

    Saat ini sih nggak pake sampo sunsilk akutu. Masih coba-coba mana yang cocok untuk rambut yuni.

    Bisa kali ya nyobain sunsilk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, bahan urang-aring memang bagus untuk jaga hitam berkilaunya rambut, Semoga lekas ketemu sama brand perawatan rambut yang cocok ya.

      Hapus
  19. Modelnya mb Raisa maah udah terkenal rambutnya lebat. Tapi dengan perawatan makin keren aja ya, dari dulu kayaknya tetap lebat gitu. Mau coba juga deh, abis keramas oles conditioner, biar terawat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Udah gitu rambutnya Mba Raisa hitam panjang pula. Makin anggun ala ala Indonesia gitu ya.

      Hapus
  20. Perawatan rambut bukan hanya shampoo aja ya kak. Conditionr atau serum untuk rambut juga hal utama.
    Sunsilk memang udah terpercaya sejak aku masih usia anak-anak hehehee. Turun temurun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya lho. Sunsilk sudah ada dari jaman saya kecil.

      Hapus
  21. benar sekali kak,selain sampoo rambut juga perlu diberi conditioner .
    biar tetap sehat

    BalasHapus
  22. waaah pengen banget coba kak
    tp kalau aku pengen coba yg selain black shine, karena rambut ku yg jenis di warnai hehehe

    BalasHapus
  23. Sampo aja memang nggak cukup ya kalau mau hasil rambut jadi lembut dan mudah diatur, perlu menggunakan condi juga. Kalau aku biasanya pakai condi yg nggakperlu bilas biar simpel hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, conditioner tipe ini pas buat dipakai kalau lagi nggak bisa lama lama mandi, apalagi kalau mau keluar rumah ya Mba.

      Hapus
  24. Aku sempat suka melewatkan conditioner buat rambut, tapi sekarang lagi rajin pake lagi. Ternyata emang banyak manfaatnya buat rambut. Aku sih masalahnya rambut rontok.
    Btw Sunsilk udah eksis dari dulu, jadi nostalgia jg sama urang-aring... Ternyata emang bahannya oke bgt buat rambut ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Pakai conditioner bikin rambut jadi terasa makin indah sehat terawat memang.

      Hapus
  25. Dulu rambutq rontok banget mbak, setelah rutin pakai conditioner sekarang udah nggak lagi.
    Emang kudu rajin ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangaaaattt. Sehat indah terawat selalu ya Mba, rambutnya.

      Hapus
  26. Dulu aku suka banget pake sunsilk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huum, produk dari jaman saya kecil juga sih Sunsilk ini.

      Hapus
  27. Kondisioner ini cocok ga kang untuk rambut tipis? Soale rambut saya tipis banget apa setelah pakai kondisoner ga bikin tambah tipis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tambah tipis karena rontok atau tipis dalam makna rambutmu lembut?

      Hapus
  28. Baca artikelmu jadi keingetan buat rajin pake conditioner lagi nih, sejak berhijab aku karang bgt pake conditioner soalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah mampir ke mari Kak Shinta.

      Hapus
  29. Rambutku itu lemes banget. Pake sampo biasa aja, jatohnya itu ampun-ampunan. Jadinya kayaknya gak perlu pake conditioner tambahan lagi. Sudah cukup bawaan samponya. Pernah pake conditioner, duh jadinya lepek banget rambutnya. Saking jatohnya. Aku paling pake toner rambut aja. Supaya akar rambut kuat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin kalau ini bisa pakai serum atau creambath aja kali ya Mba. Memang sih, pakai produk perawatan, penting untuk memperhatikan jenis rambut juga.

      Hapus
  30. setuju mbak, habis pake sampoo aku juga rutin pake conditioner...
    agar rambut terawat dan sehat

    BalasHapus
  31. Setuju, conditioner penting banget nih dipakai sehabis keramas. Pernah nggak pakai ternyata rambutku seperti sapu ijuk...hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, malah bikin berada bad hair day banget ya Mba.

      Hapus
  32. Saya kalau abis keramas engga pake kondisioner rasanya kurang afdol. Rambut terasa masih kering. Nah, kalo di rumah ibu ku pake si Sunsilk black shine ini tapi baru shampo aja, kondisionernya belum hehehe. Tapi biar hasilnya maksimal memang harus dibarengi sama conditionernya yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Conditoner itu pelengkap banget deh kalau keramas.

      Hapus
  33. UDah sepaket Condi ini yaa, biasanya auto. Nah kalo sunsilk ini, sampo pertama kalinya ku ingat dan ku pakee. Dari hasil pake dan engga Condi ini emang bedaa rambutnnyaa, lebih halus dan ringan kalo pake Condi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sunsilk memang brand legend ya dan ini juga produk yang sudah lama kukenal Mba Nchie.

      Hapus
  34. Gara gara rambut rontok saya selalu pakai conditioner dan ampuh
    Akhirnya gak bisa keramas tanpa conditioner

    BalasHapus
  35. wah iya yah, aku gak pernah kepikiran pake conditioner -_- dulu sering pake tp kok kayanya ribet ya, hehee secara sekarang udh jd ibu-ibu mandinya kudu gesit hahaha.. tp ternyata penting ya buat kesehatan rambut juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berasa banget Mba, sejak jadi ibu ibu, mandi nggak boleh lama lama. Banyak diburu sama waktu.

      Hapus
  36. Kadang aku nggak telaten nih mba pakai condisioner. Padahal senang deh rambut juga jadi halus. Makasih remindernya ya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama Mba Alida. Terima kasih juga sudah berkunjung ke mari ya.

      Hapus
  37. Rambutku kering banget, mbak. Memang ga boleh lupa pakai conditioner kalau keramas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba Ina, sebaiknya conditioner memang rajin diaplikasikan setelah keramas.

      Hapus
  38. Aku jarang pakai conditioner. Malah baru tau pas baca artikel ini loh kalau pakai conditioner hanya rambut dan sebatas telinga dan gak boleh ngenain kulit kepala. Kirain malah ditaruh sampai kulit kepala. Oalaah baru tau sekarang ternyata

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba. Kalau dipakai sampai ke kulit kepala malah jadinya harus keramas lagi. Soalnya cara pemakaian begitu bisa gampang bikin ketombean karena nggak terbilas dengan bersih si condtioner-nya tadi.

      Hapus
  39. Kok bisa pas sih Kak hehe aku baru mulai pakai conditioner lagi setelah off sekian lama soalnya emang lama ya apalagi baru baru lahiran duh udah lupa pakai begituan haha.

    Kayaknya mau coba yang ngga perlu dibilas deh. Tricknya bener banget betewe diutamakan dulu ya keramas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banget Mba. Aih i feel you Mba Visya, kalau punya bayi memang urusan diri sendiri manalah bisa lama lama ya.

      Hapus
  40. Memang benar, rambut juga butuh asupan vitamin. Selain yang bersamaan kita makan juga treatment dari luar. Tujuannya biar rambut tetap sehat dan indah

    BalasHapus
  41. Aku selalu pakai conditioner sehabis pakai shampo , karena kalau ngga rambut aku rontok dan cenderung kering, conditioner Sunsilk ini juga jadi favorit aku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap. Senang kalau ada yang sudah membiasakan begini.

      Hapus
  42. Rambut aku suka rontok sih ka efek banyak pikiran karena ngerjain job nulis artikel dengan kuantitas banyak, kayanya butuh hair conditioner juga deh.

    Tapi produk sunsilk ini apa cocok dipakai sama cowok atau ka Icha ada ada rekomendasi kah?

    Agung Kharisma - Daily Blogger Pro

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa kok Mas Agung. Conditioner kan sama seperti shampoo. mereka sepaket. Mau laki-laki atau perempuan, tetap bisa pakai. Cuma kalau laki laki karena rambutnya cenderung pendek, cukup pakai sedikit saja.

      Hapus
  43. aku paling jarang sebenarnya pakai conditioner ini soalnya makan waktu kalau menurutku. heu. mungkin nanti mau coba conditioner yang nggak pakai bilas aja kali ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, iya, Mba bisa pakai conditioner yang nggak perlu dibilas kalau begitu.

      Hapus
  44. Shampoku Sunsilk hijab, wanginya enak. Tapi sejujurnya aku suka lupa pakai conditioner hehehe padahal juga penting ya buat rambut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga setelah baca ini jadi ingat ya Mba. Terima kasih sudah berkunjung ke mari.

      Hapus
  45. aku klo keramas ga pake conditioner rasanya ada yang kurang gtu, soalnya rambutku agak kasar gtu, sensasi halus abis pake conditioner bikin betah bgt kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan bikin mood jadi baik. Ya kan ya Kak Rini.

      Hapus
  46. Btw kak, aku tuh kadang masih suka keliru. Cara penggunaan shampo dengan condetioner. Ku kira sama-sama cara pakainya 😂

    BalasHapus
  47. Dulu sih jarang pakai kondisioner, Cha. Tapi sejak pandemi yang bikin jadi sering keramas (kalo abis pergi, meskipun pakai jilbab), jadi rutin pake kondisioner biar rambut nggak kering.

    BalasHapus
  48. Shampoo ku nih. Sunsilk yang hitam ini sudah jadi andalan sejak dulu kala. Hanya saja aku jarang pakai condisionernya, hehe. Kadang kalaupun udah beli condisioner, seringnya lupa makai, wkwk.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Malam minggu saya terlalui dengan hati kebat-kebit karena anime series ini. Golden Time kembali menghadirkan imajinasi saya yang rasanya, sudah lama sekali nggak saya munculkan lagi dalam pikiran saya. Terakhir, saya menuangkannya dalam cerpen berjudul The Black Guardian Angel yang menjadi cerpen persembahan dari saya untuk tugas dari para editor di event Just Write 2 yang sudah lama sekali. 

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya. Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan ? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.