Langsung ke konten utama

Belajar SEO On Page Secara Sederhana

Belajar SEO On Page mau nggak mau ya harus mau saya pelajari juga, walaupun saya ini tipe pelajar yang agak lelet gimana gitu kalau sudah belajar kode-kodean. Hal-hal teknis sesungguhnya bikin Ka Acha merasa butuh pegangan emang. Tapi ya masa ngeblog cuma maunya nulis doang, nggak mau upgrade lebih dalam.

yuk-belajar-seo-on-page

Nah, berhubung sudah merasa punya waktu sedikit lebih longgar, ditambah semangat menulis blog yang naik turun awut-awutan, terpikirlah untuk menemukan coach yang bisa bikin semangat ngulik itu datang. Sampailah di suatu siang, ada lah status whatsapp yang lewat dan terbaca sama Ka Acha. Ok, mungkin ini panggilan semesta untuk beneran belajar SEO On Page.

Kenalan dengan SEO On Page

Saya benar-benar mengumpulkan keberanian dan pakai ikat kepala sepanjang belajar SEO On Page. Demi apa? Ya … karena SEO On Page ini merupakan teknik optimasi untuk blog dari bagian dalamnya, alias inner beauty-nya si blog. Jadilah, sebenarnya belajar SEO On Page ini termasuk hal yang sakral untuk para blogger dan nggak boleh diacuhkan.

Parameter dari berjalan dengan baik atau nggak dari SEO On Page yang diterapkan di sebuah blog itu sebenarnya banyak banget, dan jujur saja, Ka Acha lumayan dibikin mabok. Cuma ya, namanya belajar ilmu baru bagi orang yang masih newbie banget, mabok tapi ketagihan gitu lah, jadinya.

Perkenalan pertama di kelas belajar SEO On Page, membawa Ka Acha untuk memeriksa kesehatan blog dulu. Saking ribet dan lelah jiwanya sama kekacauan yang sudah lama terjadi di blog, akhirnya berujung saya ganti template dong. Eh, pas udah ganti, up beberapa artikel, tunggu beberapa lama, baru deh lega. Ternyata template Ka Acha sempat menyusahkan Google, karena banyak banget kode merahnya.

Lha terus sekarang, blog Ka Acha udah menyenangkan buat Google dong ya? Hmm … kurang paham deh. Tapi demi hubungan baik dengan si mesin pencari sejuta umat yang suka dipanggil Mbah Google ini, akhirnya Ka Acha menerapkan pengecekan secara berkala tentang kesehatan si Taman Rahasia Cha Dot Com nan tercinta binti tersayang ini.

Cara periksanya gimana sih, Ka Acha? Ada beberapa cara, ternyata saudara-saudara. Daripada Ka Acha yang masih level bocil ini ngasih tau kamu gimana caranya, terus ujungnya malah kamu tersesat gara-gara saya, lebih baik kamu ikutan kelas belajar SEO On Page-nya saja ya. Coach-nya nggak galak kok, tapi mendetail dan bikin agak mabok teknis. Asik banget dapat bimbingan duo coach Kura-Kura.

kualitas-konten-untuk-seo-on-page

Pesan maha penting yang saya dapat dari duo coach ini pada akhirnya adalah “perhatikan kualitas konten” karena tujuan menulis di blog kan sebenarnya untuk dinikmati pembaca yang manusia tulen, bukan sekadar dibaca sama mesin pencari Google dan nimbrung di page one tapi pas dikunjungi bikin buru-buru pengen the end.

Kenalan Sama Google Analytics

Untuk menunjang para penyaji konten terutama yang menulis di blog seperti kita kita ini, Google menghadirkan layanan Google Analytics biar si empunya blog lebih memahami pembacanya. Google Analytcs merupakan salah satu materi belajar SEO On Page yang bikin Ka Acha melongo.

Oh, ternyata, pengunjung blog Ka Acha lebih banyak yang suka berkunjung di artikel soal tontonan dan jalan-jalan dibanding yang lainnya. Sungguh kenyataan yang bikin Ka Acha jadi lebih semangat untuk menulis pengalaman menonton saya. Hmm, baiklah, saya akan berjuang untuk lebih banyak curhat soal tontonan dan jalan-jalan ya.

Baca juga : Daftar Tontonan Seru Di Blog Ini

Google Analytics pun memberi saya informasi, bukan hanya artikel tema apa saya yang sering dapat banyak pengunjung, melainkan juga tentang demografi dari pengunjung blog, sampai ke urusan jumlah trafik per artikel yang pernah saya tayangkan. Sakti banget si Google Analytics ini ya.

Tapi, demi bisa membaca semua data yang disajikan oleh Google Analytics tadi, perlu kerelaan untuk kamu mencari tutorial cara memasang si Google Analytics dulu di blogmu. Dan cara pasangnya mudah kok, bisa kamu temukan banyak tutorialnya. Hihihi … maaf ya, kalau kata Bu Tejo, Ka Acha ini nggak solutip, nggak ngasih tutorialnya sekalian gitu ya. Maklum, sesama newbie, yuk saling sharing bersama.

Kenalan dengan Google search Console

Kelas belajar SEO On Page yang saya ikuti ini juga mengulas materi mengenai Google Search Console. Setali tiga uang dengan Google Analytics, ternyata blog Taman Rahasia Cha Dot Com ini benar-benar lebih banyak dicari oleh pembaca yang penasaran dengan tontonan dan juga destinasi wisata alias jalan-jalan.

Baca juga : Berbagai Destinasi Wisata yang Ada Di Blog Ini

Saya semakin yakin dan percaya diri untuk lebih banyak mengulas soal kedua bahasan di atas, demi kenyamanan para pengunjung di blog saya.

Google Search Console yang sebelumnya lebih dikenal dengan sebutan Google Webmaster Tools ini juga merupakan platform gratis yang disediakan oleh Google, bagi para pemilik website atau blog, untuk memantau kinerja situsnya, di ranah pencarian organik Google.

Bahkan saya pun jadi tersadar, mana saja ulasan saya akan tontonan dan curhat jalan-jalan saya yang masih banyak dicari pembaca hingga saat ini. Google Search Console bahkan menyajikan juga kueri alias kata yang tertulis di blog kita, dan sukses dideteksi oleh Google. Ada notifikasi laporannya tiap bulan lho.

Google Search Console juga menyajikan masalah alias error yang terjadi di blogmu juga. Bisa mempertemukanmu dengan beberapa halaman dari blogmu yang nggak ter-index di Google. Bahkan halaman yang error karena link-nya masih ada di halaman pencari, tapi artikelnya sudah kamu hapus di blogmu pun, bisa, dan ngaruh banget ke kesehatan blogmu, ternyata.

Makanya, motivasi saya untuk belajar memahami Google Search Console pada akhirnya, lebih kepada agar saya bisa memahami lebih jauh pembaca saya, termasuk memudahkan Google dengan menghapus link artikel yang sudah saya hapus sebelumnya, melalui “removals” di Google Search Console.

Pssstt … Google Search Console juga bisa kamu gunakan untuk membantu Google lebih cepat mendeteksi link dari artikel yang baru saja kamu tayangkan di blogmu, agar segera ter-index oleh Mbah Google. Semisal, kamu habis ganti url tulisanmu. Cukup masukkan link-nya ke “URL Inspection” di Googel Search Console-mu.

Latihan Menulis Dengan Teknik SEO On Page

Belajar SEO On Page juga turut menambah pelajaran cara menulis artikel yang baik dan menyenangkan, buat saya. Sesederhana, ternyata pembaca di dunia maya lebih menyukai paragraf pendek dibandingkan paragraf yang panjang.

Bukan hanya mengenai menyederhanakan paragraf, jumlah kata dalam tulisan pun memberi pengaruh akan betah atau nggak-nya para pembaca yang singgah di blogmu.

Ditambah pengetahuan bahwa kata kunci atau keyword dari artikel yang kamu sajikan untuk Mbah Google sebaiknya kamu sisipkan juga di url dan tentunya judul blogmu. Termasuk di paragraf pertama dari tulisanmu. Ini tantangan yang seru bagi saya yang mengaku-ngaku sebagai blogger nih.

trik-mudah-untuk-seo-on-page

Belum lagi urusan penamaan file image yang kamu unggah sebagai pelengkap tulisanmu. Alt text dan title text-nya juga perlu diperhatikan, nggak cuma diberi angka-angka doang. Aih, saya dulu begini, jadinya PR banget untuk membenahinya, dan … belum kelar dong sampai sekarang, huhuhu ….

Kelas Belajar SEO On Page Bareng Coach Irwin dan Coach Pewe

Tadaaa … inilah duo coach saya di kelas belajar SEO On Page yang sukses bikin saya mabok dan pegang kepala karena mengulas cukup banyak materi mengenai SEO On Page untuk blog.

kelas-seo-on-page
klik image ini untuk masuk ke tautan menuju kelasnya yuk

Bagaimana sih perasaan Ka Acha setelah ikut kelas belajar SEO On Page dari coach Irwin dan coach Pewe? Campur aduk pokoknya. Antara bahagia karena lebih mengenal blog sendiri, pembaca yang mampir di blog, sampai mantra pemikat biar Google bersikap baik terus sama blog Ka Acha.

Baca juga : Kenapa Harus Menulis? Ini Alasannya.

Cusss … coba daftar saja dan selamat belajar SEO On Page bareng duo coach Kura-Kura.




Komentar

  1. Aku google console bahkan baru belajar mbak. Diajarin mbak Lidya, ahaha. Suhunya pro-nya sama duo coach kura-kura ini. Semoga ilmu yang diberikan selalu diberikan keberkahan. Saya jadi belajar banyak mengenai artikel supaya bisa kebaca google

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Saya malah baru beneran ngulik GSC setelah ikutan kelas ini lho Mba.

      Hapus
  2. Selamat dan semangat belajar ya Mbak Acha..Memang kalau mau ningkatin performa blog mesti ngoprek dalemannya termasuk SEO On page-nya. Kelas yang keren ini, semoga sukses dengan coach mumpuni ini.
    Pengalaman saya oprek sendiri SEO On Page ini bisa ningkatin DA belasan jadi 20 lebih....
    Semangat ya!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Allah kapanlah DA aku ikutan bisa 20 lebih ya. Aamiin. Bismillah.

      Hapus
  3. Kayaknya seru belajar seo on page, huwaaa aku belum tahu nih pemula untuk ilmu blog keren ini. Makssih infonya mbak. Tahunya cuma bikin tulisan di blog , publish udah gitu aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba. Hayuk atuh belajar SEO On Page juga.

      Hapus
  4. Asik kak acha udah belajar dari mas punto ya.. kalo gitu sekarang aku belajar dari kak acha aja deh hahaha

    BalasHapus
  5. Aku tuh Belajar Seo berulang2 ttep aja bnyak hal yang lupa dan bnyak yang belum bisa hahha mba acha keren nih selalu semangat belajar SEO nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang ternyata perlu latihan terus juga sih Mba.

      Hapus
  6. Wah, seru banget ini belajar SEO on Page dengan dibantu coach. Aku dulu belajar sendiri dengan bantuan artikel2 asing. Jadinya kurang maksimal karena kendala bahasa tutorialnya yang kadang belibet. Kepengen ikutan juga deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba, alhamdulillah. Aku diajarin aja pegangan dulu, kalau belajar sendiri, mungkin pegangannya lebih lebih lagi dah ya hihihi.

      Hapus
  7. saya juga lagi berusaha menerapkan hasil belajar SEO ini Cha, ikut kelas sebelah tapi.
    dan ternyata SEO itu memang penting banget, selama ini cuek bebek aja, malas ribet sih tepatnya, tapi setelah praktekin dan lihat hasilnya jadi semangat berbenah blog ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ribet ribet tapi kalau baca manfaatnya, duh nggak sanggup nahan buat nggak belajar banyak ya Mba.

      Hapus
  8. tetep ya mbak.. konten is the king..
    mau belajar menulis lebih baik lagi ya mbak aku... bismillah 🙏

    BalasHapus
  9. Aku juga lagi belajar SEO baru-baru ini aja Mbak meski sudah ngeblog bertahun-tahun. Ternyata belajar SEO itu asyik juga ya. Pageviews jadi nambah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banget. Termasuk dengan belajar SEO On Page, kita jadi paham, apa nih bahasan yang pemaca senangi dari blog kita ya Mba.

      Hapus
  10. pengen banget padahal masuk kelas duo ini apa daya nggak lolos seleksi melulu. heu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku ikut yang berbayar kok Mba. Kalau yang free, aku sudah sadar diri kalau aku suka nggak lolos seleksi.

      Hapus
  11. Wah, keren, ikut kelas SEO. Ini saya juga lagi mencoba belajar untuk paham. Bingung cara nyebar LSI nya mbak, aku tu. Biar pas dan tulisan bisa seo friendly

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama banget nih Mba. Makanya aku nggak share soal sebar LS karena masih proses belajar banget nih soal LSI ini.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Malam minggu saya terlalui dengan hati kebat-kebit karena anime series ini. Golden Time kembali menghadirkan imajinasi saya yang rasanya, sudah lama sekali nggak saya munculkan lagi dalam pikiran saya. Terakhir, saya menuangkannya dalam cerpen berjudul The Black Guardian Angel yang menjadi cerpen persembahan dari saya untuk tugas dari para editor di event Just Write 2 yang sudah lama sekali.

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya.
Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.