Langsung ke konten utama

Kulwap MoM Academy Bogor : Cara Sederhana Membuat Blog Sebagai Catatan Harian Digital


Kalau bukan karena ikut menemani Mba April Hamsa mengulas tentang “Cara Sederhana Membuat Blog Sebagai Catatan Harian Digital” pada sebuah grup whatsapp temporary yang dipersembahkan dengan manis dari komunitas MoM Academy Bogor, mungkin saya nggak akan terpikirkan untuk merangkumnya blog.

Terima kasih banyak untuk Mba April yang sepanjang menemani Mba menyampaikan materi, saya malah tersadar kalau nggak membagikan hal ini sepanjang sewindu sudah saya sibuk menulis di blog ini. Bukankah berbagi itu nagih, dan salah satu cara menyenangkan untuk berbagi adalah melalui tulisan di blog? So, mari kita mulai saja ya.



Apa Sih Blog Itu?
Blog merupakan sebuah jurnal online yang dimana kepemilikannya seringnya secara personal alias perseorangan, atau kelompok namun dalam jumlah yang kecil. Biasanya, blog atau disebut juga dengan webblog ini, menampilkan berbagai macam informasi, termasuk juga opini dan karya pribadi berupa tulisan yang dari pemiliknya. Biasanya, blog ini di-up date secara berkala, pun gaya penulisannya lebih ringan sebab bersifat sebagai jurnal online tadi. Belum lagi dengan keberadaan interaksi antara penulis blog dan pembacanya. Nah, hal inilah yang menjadikan blog punya keistimewaan sendiri di jagat penulisan pada media digital.

Beda dengan website yang biasanya dimiliki oleh organisasi maupun perusahaan, pun gaya penulisannya yang lebih kaku dan formal sebab fungsi dari website sendiri, selain untuk menyampaikan informasi mengenai perusahaan atau organisasi tadi, juga untuk menunjukkan citra mereka. Sayangnya, jarang sekali muncul interaksi dengan pembaca yang ditayangnya di website tersebut.

Struktur yang Dimiliki Sebuah Blog
Sebaik-baiknya sebuah blog, memiliki beberapa struktur berikut agar si blog mudah diknali. Nilai lebihnya, dengan merapikan beberapa hal ini di blog, menunjukkan citra – personal branding sih bahasa kerennya – dari si pemilik blog tadi.
  • Header


  • Menu untuk navigasi


  • Konten termasuk yang di-highlight



  • Profil dan Informasi kontak


  • Disclosure atau kebijakan kita selaku pemilik blog. Biasanya ini dibuat oleh bloger yang me-monetize blognya.


Ah ya, saya juga menyelipkan portofolio saya di blog, termasuk beberapa karya yang pernah saya hasilkan baik fiksi, maupun saya pernah menjadi copy dan content writer untuk media apa saja lho. Bisa banget jadi nilai tambahmu, sebab blog pun bisa dijadikan sebagai portofolio online kamu.

Baca juga : Portofolio Ka Acha

Kalau Begitu, Ngeblog Itu Apa Sih?
Jadi begini. Ngeblog atau blogging merupakan aktivitas menulis di blog dan memanfaatkan tools digital yang ada di internet. Selain sharing tulisan tentunya, di blog, kamu juga bisa membagikan video, foto, menautkan link ke website yang terpercaya, dan lainnya.

Ngeblog sesungguhnya bukan hanya sebagai ajang untuk berbagi informasi, opini, maupun menyampaikan perasaan dan pemikiran, tetapi malah menantang untuk saya belajar lebih banyak hal baru, semisal : membuat video, mempercantik foto, bagaimana menautkan link dengan keyword yang tepat pada sebuah paragraf, sangat banyak dan komplek sih sebenarnya. Jujur, aktivitas penunjang untuk ngeblog itu nggak mudah buat saya pribadi, tapi pada akhirnya membuat saya banyak belajar lagi dan lagi, dan beneran deh … bikin nagih.

Kalau Mau Ngeblog Itu, Dimana Sih?
Sampai hari ini, platform untuk menulis blog itu ada banyak kok. Salah dua yang paling banyak dikenal sih ada platform Blogger -- blogger(dot)com – atau lebih sering disebut juga dengan sebutan Blogspot, dan platform Wordpress – wordpress(dot)com. Ada juga beberapa platform lainnya yang mulai banyak dilirik untuk digunakan, dan punya komunitasnya sendiri, seperti Kompasiana, Kumparan, dan lainnya.

Ka Acha, kalau saya mau ngeblog, enaknya pakai platform apa ya? Bebas saja, kamu pilih yang bikin kamu nyaman dong. Kalau saya sendiri, sepanjang sewindu ini, betah menggunakan platform Blogger alias Blogspot karena lebih mudah penggunaannya. Tapi, kalau kamu lebih nyaman di Wordpress ya … silakan saja. Bebaskan saja dirimu, buat nyaman, biar menulis dan berbagi banyak halnya nggak terasa membebani.

Apa Sih Alasan Untuk Tetap Bertahan Ngeblog?
Uwh, sesungguhnya ya, ini merupakan pertanyaan yang sangat personal sekali. Bahkan sering berubah-ubah nih. Awalnya berniat A, ujungnya bisa jadi B, bahkan Z. Hanya saja, dari apa yang telah Mba April Hamsa sampaikan pada kulwap di grup temporary MoM Academy Bogor sih, beberapa alasan kebanyakan orang bertahan ngeblog adalah sebagai berikut :
  • Curhat
  • Mengembangkan hobi menulis
  • Suka sharing
  • Ingin dikenal orang
  • Jualan / kampanye
  • Mendapat penghasilan

Blog yang tadinya kebanyakan dimanfaatkan sebagai jurnal online alias tempat untuk curhat, jaman sekarang pun mulai difungsikan sebagai media untuk mempopulerkan produk maupun jasa. Jadi, sudah nggak asing lagi kalau sebuah blog akan dilirik oleh pihak brand untuk menuliskan review, bahkan sebagai tempat untuk menitipkan content placement. Ada pula blog yang menayangkan iklan alias menampung ads. Nah, kebanyakan bloger, juga mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara seperti tadi lho.

Lama kelamaan, penulis blog menjadi sebuah profesi baru yang kita kenal dengan sebutan bloger – ingat ya, menurut Ivan Lanin, tulisan yang tepat dalam Bahasa Indonesia itu “bloger” dengan huruf G yang cuma ada satu saja … soalnya kalau dua kan jadi nama platform – atau dikenal pula dengan sebutan narablog.

Sebaiknya Konten Apa Sih yang Saya Sajikan Di Blog?
Kembali ke bahasan awal di tulisan saya yang sedikit banyak merangkum materi yang telah disampaikan Mba April Hamsa ya. Begini … konten apa yang ingin kamu sajikan di blogmu ya, sesuai dengan apa yang kamu sukai dan kamu kuasai tentunya. Semisal kamu hobi baca dan mengulas buku, ya … buatlah tentang itu. Suka nonton film dan ingin membagikan pengalamanmu menonton, ya … jadikanlah konten untuk blogmu. Kalau suka masak, juga bisa kamu jadikan bahan tulisan. Apapun itu, bagikan saja dulu ya.

Duh Ka Acha, aku maunya nulis tentang traveling aja, jadi blogku ya niche-nya selalu tentang jalan-jalan. Yap, silakan. Selagi kamu suka, merasa nyaman sepanjang berbagi, pun kamu menguasai apa yang kamu bagikan, lakukanlah. Niatkan untuk berbagi dan mana tau ada pembaca yang bisa memberi tambahan infomasi sehingga saling belajar kan.

Duh, SEO itu bagaimana sih Ka Acha? Hush, katanya mau menjadikan blog sebagai catatan harian digital? Sudah, mulai saja dulu, belajar berbagai tools-nya pelan-pelan saja, nikmati prosesnya. Sebab sejujurnya, saya pun masih perlu banyak belajar lagi nih. Jangankan soal SEO on page, yang SEO off-page saja saya masih meraba-raba kok.


Akhir kata, yuk mulai dari sekarang, jika kamu memang sudah punya keinginan. Mari jadikan keinginan tadi sebagai niat yang kuat untuk kamu terus memunculkan berbagai hal hal positif di dalam diri kamu. Semangat untuk kita. Ganbatte kudasai.





Komentar

  1. whah bener nih harus ada hightlight postnya ya kak biar user lama2 dulu di blog, aku jg lagi nyeriusin blog personal, wqlaupum gado2 semoga ga kalah sama yg udah berspesifik 🤗

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama. gado2. maunya bikin blog satu lg yg spesifik. tp kadang tergoda isi dg tema lainnya. ah butuh ketekunan dan konsistensi

      Hapus
  2. Ngeblog bagi aku, selain buat curhat ya buat latihan ningkatin skill nulis. Juga untuk mencoba memahami ttg apa yg orang2 cari dari google search.

    BalasHapus
    Balasan
    1. dan memahami yang orang cari di googe search itu perjuangan banget buatku Bang.

      Hapus
  3. Artikel yang bener-bener menginspirasi untuk kenal lagi dengan blogger yang kita punya. Terutama soal konten blog, saya aja blognya masih gado-gado, padahal sebelumnya saya bikin khusus untuk mengulas buku saja.

    Tapi di tengah jalan, saya merasa perlu jurnal untuk curhat dan beropini. Jadinya saya masukkan juga konten lainnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga nggak kalah gado-gadonya ini blog. Hihihi.

      Hapus
  4. blog saya masih gado-gado kak. kadang jdi lahan curht buat nyalurin hobi ngalur ngidul emak-emak beranak satu heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. sana bih mba. Blog saya juga rasanya nggak jauh berbeda.

      Hapus
  5. Aku juga sekarang nulis blog lebih masukin ilmu lewat curhat bun. Biar blognya ga kayak media banget. Aku pengen blog aku terlihat unsur personalnya biar keliatan ada nyawanya dalam tulisan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huum. Rasanya memang sebaiknya blog ya begitu ya, terasa personal.

      Hapus
  6. Aku juga sering berbagi ilmu ke adik perempuanku,diawal ia bingung blog itu apa dan gimana cara nya.
    Tapi saat aku share link tulisanku, respon nya baik.

    Ya aku saranin tuk nulis di blog juga, bisa tentang parenting atau beauty sebagai pemula

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat. Semoga menjadi berkah dan bawa manfaat.

      Hapus
  7. Saya banget nih, sebenarnya punya blog lain khusus buat catatan digital, tapi belum sanggup update, karena prioritas di blog uatama saya yang reyneraeadotcom itu.

    PAdahal dengan dijadikan catatan harian digital, bakal bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa kabar saya yang punya blog 1 doang ini ya. Hebat Mba Rey.

      Hapus
  8. Semangat terus ngeblog, semoga membawa berkah bagi yang menulis, dan memberi manfaat bagi yang membaca...

    BalasHapus
  9. Aku punya blogspot sejak 2009 tapi males hihii terus buka Akun kompasiana mulai rajin lagi. Eh sejak 2014 blogspot aktif lagi sampai sekarang deh

    BalasHapus
  10. Akun blogspot sebenarnya mudah dimodif, asal tau basic html. Kalau masalah SEO, sampai sekarang saya juga masih belum dapat dimana selanya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. SEO nggak semudah yang dibayangkan memang ya Mba. Saya pun demikian.

      Hapus
  11. Menulis bisa jadi jalan untuk ibu rumah tangga jadi lebih produktif ya. Share ilmu dan wawasan yang bermanfaat, bisa jadi ladang amal ibadah juga...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banget. Selain mengisi waktu luang juga.

      Hapus
  12. Aku dulu bikin blog untuk curhat, karena waktu itu sedang program anak dan butuh tempat untuk curhat. Eh sekarang blognya alhamdulillah sudah menghasilkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Semoga menghasilkan selalu blognya ya Mba.

      Hapus
  13. Wah, seru nih. Aku dulu, tahun 2008, kepengen banget punya blog. Mau nanya-nanya cara bikinnya malu. Soalnya aku gaptek. Lama-lama aku nekad bikin sendiri dan utak-atik ini itu sendiri. Akhirnya bisa deh. Alhamdulillah, blog bikin aku jadi bisa punya tempat curhat. :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap. Dan sekarang ngeblognya jalan terus ya Mba.

      Hapus
  14. Aku awalnya cuma pngen cerita2 pengalaman aja saat bkin blog eh trnyata ketrusan smpe skrang mulai bsa dapat penghasilan gk nyangka aja sih btw infonya bagus bngt mba thanks bngt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih juga sudah mampir ke mari ya Mba Yanti. Iya ya, ngeblog yang tadinya cuma untuk senang-senang alhamdulillah menghasilkan.

      Hapus
  15. Wah seru ya bs ikutan kulwap bareng blogger kece, mbak April..
    Blog memang bisa jadi diary digital, bisa juga buat sumber pendapatan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru banget. Semoga kapan kapan bisa ikutan ya Mba.

      Hapus
  16. Lha kaget ada potoku hahaha, makasih mbak Acha udah kasi kesempatan sharing walau blm banyak nih yang bisa dibagi :D
    Aku jd mengingat2 kembali tujuanku ngeblog buat apa dan berusaha keras gak bikin blog jd etalase skrng haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih banyak juga sudah berbagi banyak untuk para peserta yang kemarin ikutan ya Mba. Aku pun happy jadi bisa belajar banyak dan langsung pula.

      Hapus
  17. Aiih~
    Suka bangeettt...
    Bener ya...dimulai dari apa yang kita suka dan itu akan jadi buku harian digital sang penulis.
    Semoga tulisannya senantiasa bermanfaat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Semoga tulisan kita semua membawa manfaat ya Mba.

      Hapus
  18. lengkap sekali informasinya mom, aku juga dulu pakai blogsopt selama 2 tahun baru pindah ke TLD agar semakin meluas kesempatannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semmangat. Aku pun, setelah dikenalkan TLD yang cusss beli domain.

      Hapus
  19. semoga kita diberikan semangat terus untuk nge-blog setiap harinya dan tulisannya juga bermanfaat buat orang lain. Terus tercapai semua tujuan nge-blog, mulai dari curhat sampai dapet penghasilan tambahan :D

    BalasHapus
  20. Aku nih nge blog dari jaman blogdrive, multiply sampai sekarang. Sebenarnya awalnya buat kegiatan aja biar gak bosen di rumah. Kebetulan hobiku juga nulis. Klop deeh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap. Jaman itu aku malah belum kenalan banget sama blog malahan.

      Hapus
  21. Waah aku tahu kulwap ini hehe tapi ngga tergabung d MoM Bogor, gabungnya MoM Jakarta. Alhamdulillah tetap bisa dapat ilmunya lewat postingan ini. Terimakasih Mbak Cha🙆

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Kemarin Mba Visay ikutan nggak nih?

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Malam minggu saya terlalui dengan hati kebat-kebit karena anime series ini. Golden Time kembali menghadirkan imajinasi saya yang rasanya, sudah lama sekali nggak saya munculkan lagi dalam pikiran saya. Terakhir, saya menuangkannya dalam cerpen berjudul The Black Guardian Angel yang menjadi cerpen persembahan dari saya untuk tugas dari para editor di event Just Write 2 yang sudah lama sekali.

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya.
Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.