Langsung ke konten utama

Habiskan Libur Akhir Tahun di Bandung dengan Piknik ke 5 Destinasi Ini


Jika kamu memperoleh kesempatan untuk berkunjung ke Bandung, daerah mana yang pertama kali akan dikunjungi? Cek 5 rekomendasi destinasi ini.

Bandung adalah salah satu tujuan favorit para wisatawan, terutama warga ibu kota yang ingin rehat sejenak dari kepenatan pekerjaan sehari-hari. Ada beragam objek wisata yang menarik untuk dikunjungi di Bandung. Seenggaknya, ada 4 destinasi andalan yang selalu ramai dipadati oleh pengunjung pada libur akhir pekan maupun akhir tahun di sekitar Bandung. Yuk temani saya jalan-jalan ke Bandung. Bagaimana kalau kita main ke beberapa destinasi berikut :
Cimahi
Cimahi adalah suatu kawasan wisata yang terkenal dengan keindahan alamnya. Ada dua mata air pegunungan yang mengalir di wilayah Cimahi, yaitu Cikuda dan Cisontok. Nggak heran, udara di sekitar daerah ini sangat sejuk dan menyegarkan.
Salah satu tempat wisata yang menarik di Cimahi adalah Kampung Gajah. Objek wisata ini sangat cocok sebagai destinasi liburan keluarga karena memiliki sejumlah wahana permainan yang menghibur.
Bagi kamu yang ingin menikmati kesegaran ekstra, berkunjunglah ke Pandiga Educreation Swimming Pool. Bukan hanya dapat berolahraga, kamu juga bisa mengajak si Kecil untuk bersenang-senang karena tersedia berbagai aktivitas menarik di tempat ini.
 
De Ranch Lembang 
Lembang
Wisata Bandung lainnya adalah Lembang. Kawasan ini nggak kalah sejuk dari Cimahi. Bahkan, kamu bisa menjumpai salah satu objek wisata yang memesona di Lembang, yaitu Gunung Tangkuban Perahu.
Selain itu, Lembang memiliki sejumlah destinasi liburan yang tak kalah menarik, yaitu Floating Market Lembang, Farmhouse Lembang, Fairy Garden Bandung, The Lodge Maribaya, dan sebagainya.
Menawarkan suasana alam yang segar, berlibur ke Lembang adalah kesempatan terbaik untuk berkumpul dan bersantai bersama keluarga.
Cibaduyut
Objek wisata di sekitar Bandung yang nggak boleh kamu lewatkan adalah kawasan Cibaduyut. Kawasan yang terletak di sebelah selatan Bandung ini merupakan pusat kerajinan tangan. Di tempat ini juga terdapat banyak perajin kulit yang memproduksi sepatu hingga mancanegara.
Namun, bukan hanya itu yang akan kamu temukan di Cibaduyut. Kamu juga bisa mengajak si Kecil untuk mengasah bakat di Global Art Mekarwangi yang terletak di daerah Mekarwangi, Bojongloa Kidul. Didukung oleh lingkungan belajar yang kondusif, kemampuan kreatif anak pasti akan semakin berkembang.
 
Paris Van java via dolanyok(dot)com
Sukajadi
Para wisatawan juga dapat berkunjung ke Sukajadi untuk mengenal lebih dekat kawasan Bandung. Berada di lokasi yang sangat strategis, yaitu Gerbang Tol Pasteur dan Bkamura Husein Sastranegara, daerah ini merupakan tujuan utama masyarakat lokal maupun wisatawan untuk berlibur.
Bukan hanya objek wisata yang menghibur, Sukajadi juga dilengkapi dengan tempat-tempat untuk berbelanja serta berwisata kuliner. Salah satunya, Mal Paris Van Java (PVJ). Mal PVJ bukan sembarang pusat perbelanjaan karena didesain sedemikian rupa sehingga menjadi tempat hangout yang nyaman.
Jika ingin melakukan kegiatan outdoor yang menantang, kamu bisa mengikuti tur Lembang Volcano. Dalam tur ini, wisatawan diajak untuk mengunjungi sejumlah tempat wisata dalam satu kali perjalanan.
Cihampelas
Bagi kamu yang senang berburu pakaian berbahan jeans, berkunjunglah ke Cihampelas. Daerah ini kerap disebut “jeans street” karena banyak produk dengan bahan jeans ditawarkan di toko-toko pinggir jalan.
Menariknya lagi, daerah Cihampelas juga memiliki banyak restoran yang menawarkan kelezatan khas Tanah Sunda. Itulah sebabnya, destinasi ini menjadi salah satu tempat yang dituju oleh para turis lokal maupun mancanegara.
Nah, demikian beberapa objek wisata di sekitar Bandung yang bisa Kamu kunjungi untuk menghabiskan libur akhir tahun. Semoga menginspirasi.


Komentar

  1. bandung memang tempat wisata favorit

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan karena dekat, juga selalu ada tempat wisata barunya.

      Hapus
  2. Bandung selalu kota yang menawarkan banyak tempat wisata sih. Selalu ingin kembali ke sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan selalu menggejutkan sama wisatanya yang baru.

      Hapus
  3. Kampung Gajah sudah ditutup kalau enggak salah, deh. Tapi Bandung memang enggak akan pernah kehabisan tempat wisata sih

    BalasHapus
  4. Hihi, sebagai orang Bandung aku merasa bangga.. yah walopun daerah rumahku di Bandung Timur nggak kesebut di tulisan ini hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waahhh Bandung Timur belum pernah aku sambangi.

      Hapus
  5. emang bener dah Bandung punya tempat-tempat keceh parah

    BalasHapus
  6. Aduh belum kesampaian mau ke Bandung, pingin betul kesana untuk jalan-jalan plus kulineran T_T

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Malam minggu saya terlalui dengan hati kebat-kebit karena anime series ini. Golden Time kembali menghadirkan imajinasi saya yang rasanya, sudah lama sekali nggak saya munculkan lagi dalam pikiran saya. Terakhir, saya menuangkannya dalam cerpen berjudul The Black Guardian Angel yang menjadi cerpen persembahan dari saya untuk tugas dari para editor di event Just Write 2 yang sudah lama sekali.

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya.
Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.