Langsung ke konten utama

4 Tempat Wisata di Semarang Buat Liburan Bareng Keluarga

Kamu tahu kan kalau di bulan april ini sedang banyak long weekend-nya? Kalau penyuka traveling, pasti banget nih, sudah hunting tiket promo dan mengajukan cuti ke pihak kantor sedari lama. Saya pun sudah melakukan hal yang sama, dan insya Allah di akhir bulan April ini pun akan menikmati sebuah perjalanan yang sedikit lebih jauh dengan si partner – Nofeldy Kakao – dibandingkan sebelumnya. Sayangnya, bulan ini bukan ke Semarang tujuannya, melainkan ke kota lain di Pulau Jawa. Nah, untuk itulah saya men-save dulu list tempat wisata yang katanya sih asik banget untuk dikunjungi bareng keluarga kalau berkunjung ke Semarang.

Semarang bisa jadi tujuan liburan yang patut kamu pertimbangkan juga lho. Ibu kota Jawa Tengah ini selain punya banyak lokasi wisata yang menarik, juga dinobatkan sebagai salah satu kota ramah anak, jadi kalau saya mengajak adik saya yang masih kecil pun, insya Allah aman. Di kota yang dijuluki sebagai Kota Lumpia ini, kamu bisa mengunjungi berbagai tempat wisata yang menyenangkan dan edukatif. Anak anak pasti betah, bagaimana dengan saya? Sama.

Lantas, tempat wisata mana saja sih yang cocok untuk dikunjungi saat liburan bersama keluarga di Semarang? Langsung saja simak ulasannya berikut ini.

1. Plaplay Theme Park

Sumber (seputarsemarang.com)

Plaplay merupakan theme park dalam ruangan pertama di Jawa Tengah. Taman bermain yang berlokasi di Semarang Town Square (SETOS) ini dapat mengakomodasi sarana hiburan untuk anak-anak dan orang dewasa Wuiii … bakalan seru nih. Seenggaknya ada 16 wahana di Plaplay, beberapa di antaranya seperti 5D Theater, Driving School, Energy Claw, serta Baby Fun. Plaplay terdiri dari tiga lantai yang masing-masingnya punya temanya sendiri. Lantai satu bertema bajak laut, lantai dua bertema hutan (Jungle Land), serta lantai tiga diberi tema Taman Permen (Candy Land). Kalau saya main ke sini, mungkin adik bungsu saya bisa saya ajak nih.

2. Puri Maerokoco
Tempat wisata yang satu ini sering dijuluki sebagai Taman Mini-nya Jawa Tengah. Puri Maerokoco memiliki luas 23 hektare yang terdiri dari anjungan 35 daerah kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah.  Di dalam setiap anjungan, kita dapat melihat berbagai kerajinan tangan, gambar-gambar objek wisata Jawa Tengah, makanan dan minuman khas, hingga pakaian adat daerah-daerah di Jawa Tengah. Puri Maerokoco berada di Jalan Yos Sudarso Semarang, atau sekitar 5 KM dari Tugu Muda dan merupakan bagian dari kawasan PRPP (Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan). Nah nah nah … kalau di sini sepertinya akan masuk list wajib kunjung saya nih kalau punya kesempatan untuk mengunjungi Semarang berdua saja bersama si partner.

3. Kebun Binatang Semarang
Siapa yang nggak senang kalau diajak main ke kebun binatang, coba? Taman wisata satwa di Semarang ini berlokasi di daerah perbatasan Semarang-Kendal, tepatnya di depan Terminal Mangkang. Kebun Binatang Semarang ini memiliki setidaknya 40 koleksi satwa yang terus bertambah setiap tahunnya. Harga tiket masuk Kebun Binatang Semarang pun sangat terjangkau, yakni hanya Rp5.000 untuk setiap pengunjungnya.

4. Kopeng Treetop Adventure
Ini nih, tempat yang katanya cocok banget untuk pencinta wisata dan petualangan alam, mungkin Kopeng Treetop Adeventure merupakan tempat wisata yang wajib disambangi. Tempat wisata yang satu ini dibuka kembali pada tahun 2016 setelah ditutup selama lima tahun. Di sini kamu -- dan semoga juga saya -- dan keluarga bisa menikmati berbagai wahana dan permainan outbond yang seru dan menantang. Untuk dapat bermain di Kopeng Treetop Adventure, kita perlu merogoh kocek sekitar Rp430.000 untuk sekeluarga. Taman wisata outbond yang satu ini berlokasi di Jalan Raya Kopeng, Batur, Getasan, Semarang dan dibuka setiap hari pada pukul 08:00-18:00 WIB.

Nah khusus bagi kita yang datang dari luar kota, kita bisa memilih hotel murah di Semarang sebagai tempat menginap. Salah satu hotel murah dengan fasilitas premium adalah Airy Rooms

Dengan jaringan hotel terbesar di Indonesia, Airy Rooms tidak hanya menawarkan tarif murah, tapi juga jaminan fasilitas seperti kamar bersih dan nyaman, TV layar datar, pendingin ruangan, air minum gratis, kamar mandi air hangat sekaligus peralatan mandi lengkap, dan nggak lupa akses Wi-Fi gratis. Ihiy, inceran saya banget nih kalau main main ke hotel.

sumber : Airy Rooms

Cara pemesanan kamarnya pun  nggak sulit. Cukup dengan mengakses situs resmi Airy Rooms, atau langsung pesan melalui aplikasi Android dan iOS yang dapat diunduh secara gratis. Jika sudah pesan, kamu bisa melakukan pembayaran melalui transfer bank atau kartu kredit. Praktis, bukan?

Jadi, kalau banyak sekali kemudahan di luar sana untuk kamu menikmati waktu jalan-jalan sama keluarga, apa lagi yang kamu tunggu? Persiapkan dan matangkan rencanamu sebaik mungkin dan pilih Airy Rooms sebagai tempat menginap selama liburan. Nikmati liburan hemat, nyaman, dan menyenangkan bersama Airy Rooms.


Semoga list tempat yang ingin saya datangi bersama si partner – kalau bisa sama keluarga besar kami juga – di Semarang ini, bisa menjadi referensi kamu juga ya. 

Komentar

  1. Kopeng treetop Adventure itu menarik untuk di datangi. Selain bisa bermain flying fox foto-foto disana juga bagus :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kah mba? Duuu jadi nggak sabar pengen bisa segera ke Semarang.

      Hapus
  2. Kece ini mau juga nginap di Airy Rooms deh biar bisa bulan madu lagi hahhaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aiihhh. Aamiin. Semoga bisa segera ketemu waktu bersantainya biar bisa bulan madu lagi ya mba. Didoakan.

      Hapus
  3. Ada Airyrooms... saya suka Airy. Harga murah tapi tak murahan, terus ada Pandora box yang bikin duo crucils happy....

    BalasHapus
  4. Airy room menarik juga sepertinya. Makasih infonya mba..

    BalasHapus
  5. noted ni kalo aku dan keluarga ke semarang

    BalasHapus
  6. Di Semarang memang banyak Obwis mbak. Sebagai bagian dari sejarah masa lalu kita bisa menengok juga Lawang Sewu dan Kota Tua Semarang...Sukses selalu ya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah iya, bener juga. Terima kasih banyak infonya ya.

      Hapus
  7. mbak, buat lagi yang kaya gini dong huhu mau ada kondangan ke semarang cuman ada less than 24 hour di semarang. enaknya ngapain ya :?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, kalau kayak begitu, manfaatin waktu super singkat aja. Nikmati aja mba pengalaman jalannya. Ngeliat kesibukan atau aktivitas masyarakat di jalan aja udah bisa jadi hiburan lho mba. :)

      Hapus
  8. Kunjungan balik :D

    Saya belum pernah ke semuanya itu, wkwkwkwk. Soalnya kalau di Semarang (kota/kabupaten) gak pernah berhari-hari, paling cuma ke Kota Lama hahaha. Kalau di Ungaran pernah ke Umbul Sidomukti, lainnya belum.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah mas Rifqy udah selangkah lebih maju dari aku lho ini. Aku malah pengen banget bisa nikmatin semarang.

      Hapus
  9. Top deh, paling deket dg rumah ya kebun binatang, plg 20 menit. Hahaha
    #Curhat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huwiii yang tinggal di semarang ikutan curhat. Duuu serunya ke bonbin dekat rumah.

      Hapus
  10. aku jadi pengen ke Puri Maerokoco dan kebun binatang semarang, kalo ke semarang cuma sebentar kayak ke rumah eyang terus pergi lagi ke Sby -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahhh semoga segera kesampaian ya. Apalagi rumahnya eyang memang di semarang. :)

      Hapus
  11. Duluuu sekali pernah ke maerokoco, skrg sdh lupa, kyk apa dan dmn 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi ... semoga bisa main ke sana lagi ya mba. Didoakan.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Malam minggu saya terlalui dengan hati kebat-kebit karena anime series ini. Golden Time kembali menghadirkan imajinasi saya yang rasanya, sudah lama sekali nggak saya munculkan lagi dalam pikiran saya. Terakhir, saya menuangkannya dalam cerpen berjudul The Black Guardian Angel yang menjadi cerpen persembahan dari saya untuk tugas dari para editor di event Just Write 2 yang sudah lama sekali. 

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya. Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan ? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.