Waktu tahu kalau anime Anyway, I'm Falling in Love with You season 2 sudah tayang, demi apa Ka Acha tuh girang banget. Setelah dibuat penasaran ampun-ampunan sama ending di season pertama ya kan.

Semuanya berjalan nyaman dan menyenangkan ketika menyaksikan bagaimana seorang Mizuho Nishino terjebak pada perasaan suka dari keempat sahabatnya sejak kecil. Walaupun yang paling gigih merebut hati Mizuho demi bisa menjalin hubungan yang naik level dari sekadar sahabatan tuh cuma Kizuki Hazawa dan Shin Kashiwagi. Saingan berat ceritanya.
Tiba-tiba saja gelora gereget Ka Acha memudar perlahan-lahan karena ternyata anime ini di season lanjutannya rupanya mengandung muatan tontonan yang ... hhh, aku cuma sanggup narik napas. Bukan romantis tapi jijik.
Profil Anime Anyway, I'm Falling in Love with You Season 2
Judul : Anyway, I'm Falling in Love with You / どうせ、恋してしまうんだ / Douse, Koishite Shimaunda
Sutradara : Junichi Yamamoto
Penulis Naskah : Yu Murai, Nagisa Nario
Tahun Tayang : Winter 2026
Tayang di : Ani One Asia
Durasi : 12 episode
Rate Usia : Remaja
Genre : Romance, Shoujo
Studio : Thypoon Graphics
Kisah cintanya terasa lebih dewasa karena latar tahunnya sudah 10 tahun berlalu dari masa SMA mereka di tahun 2020 -- dan terjebak pandemi pula kalau di anime Anyway, I'm Falling in Love with You season pertama kan. Nah, di season selanjutnya ini, latar tahunnya bermain-main di era 2030.
Sayangnya, rasanya nggak banyak perubahan berarti banget dalam kehidupan Mizuho Nishino ini. Termasuk pemikirannya dan kekurang-pekaan dia sama perasaan para sahabat karib sejak kecilnya itu.
Sedikit Cerita Anime Anyway, I'm Falling in Love with You season 2
Kejutan buat pendukungnya Kizuki Hawaza yang sejak awal berani menantang keadaan, lalu memilih mengungkapkan perasaannya secara terang-terangan pada Mizuho dibandingkan menahan diri demi keberlangsungan persahabatan mereka, selamat. Di musim keduanya ini, terjawab sudah kegalauan kita semua.
Pada akhirnya, Mizuho memilih menjalin hubungan cinta dengan Kizuki. Hubungan panjang yang terjalin rekat sekali. Bahkan bisa banget bikin sahabat yang lain iri sekaligus memaklumi karena menghormati keputusan Mizuho.

Tapi, bukan berarti Shin Kashiwagi memilih mengalah ya. Secara ... siapa lagi yang pantas jadi saingan beratnya Kizuki dari segi keberanian, kalau bukan Shin. Jadi Shin hanya mundur sementara, bukan seterusnya.
Kalau Shugo Hoshikawa dan Airu Izumi, keduanya tetap jatuh hati dan sayang banget sama Mizuho. Kemudian mereka menunjukkan sisi protektifnya ke Mizuho sebagai sahabat dan keluarga terdekat. Walaupun nih, Shugo masih berharap punya kesempatan mengungkapkan perasaannya ke Mizuho.
Hingga kemudian, Mizuho Nishino pada akhirnya putus sama Kizuki Hazawa. Bagian paling menyakitkan karena Kizuki memilih menghilang dari Mizuho, juga ketiga sahabatnya yang lain. Dia kabur, Dears.
Kehilangan Kizuki membuat Mizuho memilih tetap sendiri. Antara masih punya harapan sama Kizuki, cuma nggak punya keberanian untuk mencari tahu lebih jauh sebab Kizuki benar-benar memutus koneksi dengan kesemua sahabatnya.
Di bagian ini, siapa coba yang nggak ikutan merasa sesak? Ka Acha nggak tenang, setiap kali menyaksikan betapa serba salahnya kehidupan yang Mizuho jalani.
Di sisi lain, Shin Kashiwagi yang kemudian berhasil jadi dokter andal, tetap menjaga Mizuho dengan cara terbaiknya. Pun tetap tabah tiap kali Mizuho bilang, dia nggak pernah menganggap Shin lebih dari sekadar sahabat dan keluarga terdekatnya saja. Sementara Shin secara konsisten selalu menyimpan harapan lebih untuk meningkatnya hubungan mereka.

Di lain pihak, keuntungan buat Shugo yang di masa depan menjadi seorang koki. Dia jadi sering keluar masuk rumahnya Mizuho hanya untuk memasakkan menu lezat. Soalnya memang Mizuho yang kemudian gagal jadi komikus tapi berhasil jadi editor komik, setiap sibuk kerja jadi sering lupa makan dengan baik.
Shugo merawat Mizuho sebaik-baik yang ia mampu. Shugo bangga karena masakannya selalu dianggap paling juara oleh seleranya Mizuho.

Kalau Airu? Dia satu-satunya yang bisa Mizuho cari untuk cerita tentang Kizuki.
Sempat kepikiran, kenapa Airu nggak cemburu? Padahal di musim pertama, ada scene Airu beneran nembak Mizuho. Bahkan lebih dulu sebelum Kizuki dan Shin. Ternyata karena sebenarnya Airu itu ....
Muatan Boys Lover yang Bikin Nggak Nyaman Lihatnya
Sewaktu menemukan scene laknat itu, Ka Acha cuma bisa melotot. Setelahnya saya pengen ngomel, "Memangnya nggak ada pilihan hidup lain buat Airu Izumi yang dibangun sama penulisnya? Kenapa sih dunia harus memaklumi para kaum sodom modern begini?"
Buka-bukaan aja ya, Dears. Ternyata, Airu Izumi tuh dari kecil bukan naksir sama Mizuho Nishino, melainkan Kizuki Hazawa. Rasa suka yang mengarah ke hubungan romantis alias bukan sekadar teman karib biasa.
Diceritakan kalau Airu sudah mendapati kejanggalan dari dirinya sendiri itu semasa masih Sekolah Dasar. Di mata Airu, Kizuki itu cinta pertamanya dia.
Tanggapan dari ibunya Airu ketika dia yang masih kecil dulu bertanya tentang cinta pun, nyebelin banget. Seolah nggak peduli sama perasaan dan kekhawatiran batin anaknya sendiri.
Wajar bila di masa SMP, Airu kabur dari rumah, berusaha menjauh dari circle pertemanannya sejak kecil, trus bergabung sama "geng remaja nakal". Tapi ... seriusan yang panik nyariin bukan orangtuanya melainkan teman-teman kecilnya yang dipimpin langsung sama Kizuki?
Dan ... scene yang bikin saya auto banting ponsel itu, ketika Airu tanpa babibu mendadak mencium Kizuki di bibir. Iya ... di situ. Sialan! Dasar yaoi!

Dari sana, rasa bahagia yang diberikan oleh anime Anyway, I'm Falling in Love with You season 2 ini langsung luntur semua. Rating usia anime ini tuh buat remaja lho.
Sudah begitu, tanggapannya Kizuki juga menyebalkan. Maksudnya apa sih? Menerima kalau Airu "naksir" sama dia, gitu?
Lalu otak Ka Acha langsung memunculkan kesimpulan lain. "Ah, apa ini ya alasan Mizuho paling tenang curhat soal Kizuki yang memilih mutusin Mizuho dan kabur begitu saja? Karena Airu nggak akan memendam cemburu seperti halnya Shin dan Shugo?"
Tapi ya Dears, memang unsur yaoi alias romansa antar sesama laki-laki ini tuh ada dimana-mana termasuk di beberapa anime untuk segmen remaja. Anime yang nyerempet ada, yang terang-terangan juga banyak.
Lalu kenapa Ka Acha sebal sama Anyway, I'm Falling in Love with You ini? Sebagai yang nonton tanpa baca komiknya lebih dulu, kisah cinta yang tadinya berputar di sekitar Mizuho, mendadak panggungnya dipinjam sebentar oleh Airu, buat saya hilang minat. Dan begitulah, tanpa aba-aba, tanpa ngasih saya persiapan, saya dikhianati tontonan yang saya kira aman.
Keputusan Mizuho sebagai Ending Anyway, I'm Falling in Love with You
Mungkin karena sudah mual sama sosok Airu Izumi, Ka Acha kehabisan energi bermanis-manis sama anine ini. Pada akhirnya sebagai anak besar saya merasa kalau keputusan akhir yang Mizuho Nishino pilih untuk masa depannya, nggak lagi menyenangkan.
Saya nggak lagi jatuh hati sama Kizuki Hazawa. Dia pemberani dalam urusan cintanya sama Mizuho, tapi rupanya nggak begitu bertanggungjawab sama pilihan hidupnya untuk masa depannya kalau memilih membersamai Mizuho.
Hati Ka Acha berbalik ke Shin Kashiwagi. Dia menawarkan rasa aman, keadaan nyaman. Apalagi, coba? Bahkan lebih berani dari Kizuki karena dia terang-terangan mengungkapkan perasaannya ke Mizuho malah ke ayahnya Mizuho dulu sebelum ke anaknya.
Perasaan saya juga penuh untuk Shugo Hoshikawa. Kalau kamu mau cari karakter laki-laki lembut yang mampu melindungi, rasanya Shugo lebih bisa buat hidup tentram.
Cuma ya sudah, toh yang jalani hidup kan Mizuho ya. Keputusan dia pada akhirnya memilih siapa atau mengambil jalan hidup yang seperti apa, tentunya ada di tangan dia -- dan tentu saja itulah takdir yang diberikan sama penulis naskahnya.
Ka Acha sangat nggak menyarankan anime Anyway, I'm Falling in Love with You ini disaksikan sama adik-adik yang masih remaja. Mohon bantuan para orangtua untuk turut mengawasi tontonan anak-anaknya juga, semoga nggak terpapar anime yaoi.
Berhenti anggap anime sebagai tontonan yang kekanak-kanakan, sehingga aman bagi anak-anak dan remaja. Soalnya sebagai anime lover, bagi Ka Acha, jenis tontonan ini hanya memberi perbedaan dari media dan penyampaiannya saja. Isinya, beragam banget untuk lintas usia.
Komentar
Posting Komentar