Menikmati Debur Ombak Pantai Batu Bolong di Hotel Pesona Krakatau Anyer

Entah bagaimana jalan ceritanya, rupanya orang-orang yang berada di sekeliling saya kebanyakan menyukai pantai, beserta irama debur ombaknya yang menenangkan. Jadilah, beberapa waktu ke belakang, Ka Acha lebih sering mengunjungi wisata pantai. 

Ya, seperti Hotel Pesona Krakatau yang sempat saya dan keluarga jadikan sebagai lokasi vakansi, beberapa waktu lalu. Penginapan yang bukan hanya menyewakan kamar hotel, tetapi juga cottage, untuk menciptakan suasana liburan keluarga yang lebih hangat.

pesona-krakatau-anyer

Hotel Bintang 2 yang Family Friendly di Anyer

Setelah berkeluarga, saya menyadari, pilihan tempat untuk menginap yang saya datangi, banyak berubah.Ada sederet pertimbangan yang selalu bermain-main dalam benak, seolah semua checklist-nya harus tercentang, baru saya merasa kalau rencana liburan saya, sudah cukup matang untuk lekas direalisasikan.

Saat Ka Acha masih jadi bagian dari geng singlelillah dulu saja, misalnya. Saya pernah berkunjung ke kawasan Pangandaran, dan sudah merasa cukup dengan bermalam di Pondok Wisata Arwana Pangandaran. Sebab tujuannya ya hanya mengejar sunrise dan sunset di tepi Pantai Pangandaran saja. Nggak ada keinginan untuk bangun tidur dan langsung menemukan langit merah di horizon, beserta deburan ombak nan tenang.

Nggak banyak hal yang saya tuntut, apalagi bawaan saya hanya sedikit, di masa itu. Poin terpenting hanya sampai ke tahap, kamarnya bersih dan layak, tempat tidurnya cukup nyaman, kamar mandinya nggak bikin rasa jijik saya seketika datang. Sudah … hanya sampai di situ saja.

Seolah waktu dan keadaan mengajarkan banyak hal, daftar centang saya bertambah. Penginapan yang saya tuju untuk liburan, haruslah punya kolam renang. Paling nggak, anak-anak nggak akan merasa bosan, karena dapat pengalaman bermain air yang bagi saya, cukup aman. Kecuali, tujuan menginap saya dan keluarga ya hanya sekadar bermalam, dan sisa waktunya dipakai untuk keluar, jalan-jalan.

Kemudian, ketika Bundo – ibu mertua saya – mengajak untuk menyambangi Hotel Pesona Krakatau, dimana kolam renang tersedia, pantai nan landai yang cenderung aman untuk anak-anak dibawa bermain di tepiannya, ditambah dengan adanya kamar sea view … oh, bagaimana bisa Ka Acha menolak?

pantai-karang-bolong-anyer
bisa langsung main air di Pantai Karang Bolong Anyer

Rekomendasi dari keluarga, memang lebih sering menggoda. Banyak pengalaman personal yang bisa ditanyakan, demi memastikan, apakah ketika berlibur di sana, akan menyenangkan dan nyaman bagi Ka Acha yang membawa serta balita dan batita dengan segala kerempongan yang akan ikut juga. Catatan pentingnya, Bundo sudah pernah menginap di sana dan nggak merasa sayang untuk datang kembali.

Memilih Kamar Sea View Demi Bisa Nikmati Pemandangan Laut

Bagi saya di masa kini, nggak ada rasanya liburan ala staycation, kalau nggak ada pemandangan memukau yang bisa disaksikan dari kamar yang dipesan. Kan tujuan datangnya ya menikmati si penginapan doang. Hmm, kalau kamu, begitu juga nggak?

Langkah saya yang memasuki pelataran lalu berbelok menuju meja resepsionis, disambut oleh empat buah lampu gantung yang membuat lobinya nggak nampak kosong. Dua orang rsepsionis menanti, memberi salam ramah dan dengan cepat membantu proses check-in hingga kami bisa mendapatkan kunci.

Tak perlu menunggu lama. Semua barang bawaan mulai dijinjing menuju lift yang ada di sebelah kiri lobi. Langsung naik ke lantai atas, ke kamar pesanan saya yang ada di lantai tiga.

Pilihan yang tepat memang, jika menginap di Hotel Pesona Krakatau dan memilih kamar sea view. Ketika pintu kamar dibuka, sayup-sayup suara deburan ombak di siang hari, terdengar lembut. Syahdu sekali. Berbaur dengan suara keseruan dari pengunjung lain yang asik beraktivitas di tepian pantai.

Bukannya lekas berkeliling kamar untuk memeriksa fasilitas yang ada, langkah saya seketika bergerak menuju balkon. Saya membuka pintu, dan merasakan wajah saya diterpa embusan pelan angin pantai di siang hari. Ah … akhirnya liburan juga. Batin saya kala itu.

Ingatan saya seketika terbang menuju ke tepian Pantai Parigi bertahun lalu. Warna pasirnya sama, kontur pantainya yang landai dan dipenuhi banyak pengunjung yang asik mandi pun, sama. Hanya saja, saya sudah berada di tempat yang berbeda, diri yang nggak lagi sama, sebab jalan-jalan sama teman, apalagi berdua saja, rasanya nggak akan mudah lagi. Rindu, tapi mau bagaimana?

balkon-sea-view
balkon kamar sea view

Saya menyadarkan diri, ketika mendapati si batita saya yang baru mulai lancar berjalan, mondar mandir, menarik-narik ujung kaos yang saya kenakan. Ia minta ditemani bermain-main di balkon, rupanya.

Tersedia dua buah kursi, sebuah meja bulat yang pas sekali untuk dijadikan tempat meletakkan secangkir teh hangat di sore hari. Ah … ada juga jemuran kecil yang bisa dimanfaatkan untuk menjemur pakaian sehabis bermain air atau berenang.

pantai-karang-bolong-dari-balkon
view dari balkon

Sandal hotel yang disediakan pun cukup tebal. Berbeda dengan sandal hotel tipis yang biasanya saya temui. Mungkin memang ditujukan untuk bermain-main di sekitar pantai. Rupanya, sandal hotel ini pun nggak disarankan untuk dibawa pulang oleh tamu.

Kamar mandi yang saya dapatkan di kamar sea view pun cukup luas, nyaman. Bagian tepian wastafelnya dipasangi keramik hitam berpadu dengan bagian wastafel yang ber-tone putih. Sebuah cermin besar dipasang memanjang, dan baru akan terlihat luas, ketika pintu kamar mandi ditutup. Sayang, pencahayaan di kamar mandi cukup remang, sehingga saya nggak betah jika berlama-lama di sana.

Saya pun menemukan sedikit kerak di bagian sudut kamar mandi, ketika keesokan harinya, saya memandikan si kecil. Mungkin, bagian ini memang sempat terlewat untuk dibersihkan. Sempat nggak terlihat oleh saya kemarin. Bisa jadi karena memang keraknya cukup berada di sudut dekat pembuangan air, ditambah pencahayaannya yang kurang.

kamar-mandi-di-pesona-krakatau
sudut kamar mandi yang lumayan terang

Nah, karena saya bawa duo anak kicik, ukuran tempat tidurnya cukup sih untuk tidur nyaman berempat bareng anak-anak. Bantalnya pun menguarkan aroma pewangi yang lembut. Hmm … saya senang, sebab terasa sekali kalau seprai beserta sarung bantal memang baru diganti.

Melalui aplikasi travel agent dengan logo burung putih berlatar biru andalan saya sih, banyak sekali yang memberi review positif untuk hotel yang berada langsung di tepi Pantai Karang Bolong ini. Ka Acha pun mengamini hal yang sama. Harga kamarnya yang cukup pas di kantong, ukuran kamar luas dan layanan nyaman, bikin betah untuk bawa keluarga berlibur.

kamar-sea-view-pesona-krakatau-anyer
tempat tidur di kamar lumayan lah ya

Sepanjang berada di sana pun, saya sempat menyelesaikan beberapa pekerjaan. Jaringan internet cukup lancar, walau saya memang nggak tergoda menggunakan layanan wifi gratis yang disediakan pihak hotel. Meja kerja merangkap meja TV-nya pun cukup lega, dengan kursi cukup enak diduduki berlama-lama.

fasilitas-kamar-di-hotel-anyer
meja tempat saya numpang kerja

Hihihi … harap maklum, pekerja lepas seperti Ka Acha begini, memang kemana pun pergi, tetap perlu bawa perlengkapan kerja. Sejak jadi freelancer, hari libur saya jadi nggak terpisah weekday dan weekend lagi, soalnya.

Menu Makanan yang Beragam Walau Sederhana

Payahnya, sepanjang menginap di sana, nggak sekalipun saya sempat memotret menu makanan yang disajikan di café-nya. Maklumlah, bawa anak batita dan balita untuk makan di luar kamar, nggak mudah buat saya. Masih ada yang butuh untuk selalu di pangku maupun disuapi.

cafe-pesona-krakatau-anyer
makan sambil lihat laut

Tempat makannya yang terbuka dan memang langsung menghadirkan pemandangan menuju pantai, cukup nyaman. Hanya saja, di masa pandemi seperti saat ini, makan di tempat yang padat, walau pihak penginapan sudah mengatur jumlah orang di tempat makan, tetap saja bikin saya agak sedikit khawatir. Lain kali, saya akan minta dibawakan ke kamar saja.

Menu yang disajikan, kebanyakan menu Indonesia. Sederhana, semisal nasi goreng dengan telur ceplok, atau dadar. Ada pula bubur ayam yang rasanya cukup biasa. Staf café pun siap sedia untuk mengambilkan makanan,  juga mengatur antrean.

Staycation Di Pesona Krakatau Hotel And Cottage Saat Pandemi

Masa masa awal pandemi memang membuat banyak orang lebih memilih untuk berdiam diri saja di rumah. Mobilitas turut dibatasi, dengan berbagai alasan yang kadang mudah bagi sebagian orang, dan berat bagi pihak lainnya. Rupanya, bidang usaha yang merasakan sekali dampaknya adalah wisata.

Saya cukup maju mundur untuk pergi berlibur, apalagi memperhatikan kasus terpapar yang masih ada saja, nggak bisa dikatakan menghilang dan semua kembali normal seperti beberapa tahun ke belakang. Tapi, menemukan bahwa Hotel Pesona Krakatau cukup memberlakukan protokol kesehatan yang baik, maka saya dan keluarga, memilih jalan saja.

Ada sisi diri kami semua yang merindukan untuk beraktivitas di luar rumah, lepas dari segala penat akan keterbatasan yang sebelumnya mau nggak mau dipatuhi demi kesehatan dan keamanan diri sendiri dan seluruh anggota keluarga. Ya … kadang, liburan itu butuh sih.

Setiba di penginapan tepi pantai Karang Bolong Anyer ini, nampak sekali bahwa setiap pengunjung yang beraktivitas di dalam gedung, harus mengenakan masker, baik orang dewasa maupun anak-anak. Selain itu, keran untuk cuci tangan dan sabun cair, disediakan di banyak sudut hotel dan cottage.

pilihan-cottage-di-anyer
cottage pesona krakatau

Sayangnya, lagi dan lagi, bukanlah pihak pengelola yang abai dalam menyiapkan berbagai fasilitas untuk menjaga prokes, melainkan para pengunjungnya. Ada saja yang mampir ke café untuk sarapan, tetapi nggak memakai masker dengan alasan, habis bermain di kawasan pantai. Akhirnya, staf memberikan masker untuk lekas dikenakan.

Di sisi lain, berlibur dengan anak-anak, apalagi di masa pandemi yang masih sering membuat jiwa mami-mami Ka Acha meronta, selalu berhubungan dengan urusan perbekalan. Anak-anak perlu asupan yang baik, camilan yang saya yakini aman buat pencernaan si kecil, bahkan membelikan susu UHT cair biar nggak ribet bikinin susu formula terus, demi kewarasan saya.

Senangnya, ada minimarket yang super dekat dari Hotel Pesona Krakatau. Beneran tinggal nyebrang jalan sedikit doang. Bahkan dari parkiran hotel, juga taman mungil di sekitaran cottage, bangunan beserta plang minimarketnya sudah terlihat. Ok, kalau ada apa-apa urusan perbekalan pulang, aman lah ya.

kolam-taman-di-pesona-krakatau
tuh, minimarketnya kelihatan kan?

Selain itu, hotel dan cottage Pesona Krakatau Anyer ini nggak kekurangan spot untuk berfoto bersama. Bosan berpose di tepian Pantai Karang Bolong, ada taman mungil yang bisa dijajal. Ya … sekadar meng-capture diri yang lagi menyeberangi jembatan gitu lah ya.

Berpose di sekitaran bebungaan Asoka berwarna merah dan kuning juga bisa sih, kalau mau tambah stok foto. Asal jeli saja menemukan tempat yang sepi, dan angle foto yang pas, bisa lah ya. Biar nggak rugi, karena datang ke hotel pantai tapi stok fotonya ala ala main air laut semua.

Selain itu, pihak pengelola hotel pun menyediakan berbagai permainan air sih. Saat sampai, saya menemukan sekelompok tamu yang sedang asik bermain banana boat, dari balkon kamar saya. Terbayang sih serunya, tapi karena saya bawa dua anak kicik, nggak usah lah ya.

kolam-renang-cottage-pesona-krakatau
diajak berenang ajalah ya kalo anak balita batita

Di bagian samping hotel, menempel dengan dinding café, dan agak maju sedikit ke arah cottage, berjajar kamar bilas yang nampak terbuka. Beberapa bilik dengan pancuran disediakan untuk pengunjung yang ingin membilas pasir yang menempel di pakaian. Sayangnya, sebaiknya untuk perempuan, cukup cuci kaki sekadarnya saja karena nggak berpintu dan sedikit terbuka nih biliknya.

Terakhir, ada saja penduduk sekitar yang menghampiri tamu yang sedang bermain di sekitaran kawasan pantai. Kebanyakan mereka menawarkan oleh-oleh berupa ikan asin, emping siap goreng, atau petai. Nampaknya memang cukup banyak warga sekitar penginapan yang begini ya. Pengalaman yang sama pun pernah saya cicipi saat menginap di penginapan Mercusuar Cikoneng, Anyer, nih.

Nggak terlalu mengganggu sih, tapi cukup bikin risih kalau sedang asik bermain bersama keluarga, eh … tiba-tiba dihampiri dan ditawari dagangan mereka. Semoga kelak ada solusinya ya. Misalnya, menyediakan tempat khusus untuk membeli oleh-oleh bagi para tamu, dan produknya pun dari masyarakat sekitar.

Sedihnya, penduduk sekitar pun kurang memperhatikan protokol kesehatan sih. Seolah pandemi nggak pernah ada. Entahlah, semoga makin banyak yang menyadari kalau urusan kesehatan di masa pandemi begini, bukan becandaan ya.

Apakah di kesempatan selanjutnya, saya mau menginap lagi di Hotel Pesona Krakatau? Kalau sama keluarga besar, bisa jadi.

Komentar

  1. Wah thankyou review nya .. bisa buat refrensi nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama.
      Semoga bisa jadi salah satu pilihan juga kalau mau liburan ke Anyer ya.

      Hapus
  2. Hotel bintang 2 tapi fasilitasnya lengkap banget, apalagi ada view sea 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, iya banget. Makanya pas tahu view-nya langsung ke pantai, nggak nolak deh.

      Hapus
  3. Banyak yg udah abai dan menganggab pandeminsudah hilang mba 😔.. aku sendiri masih takut kalo rame2, makanya tiap kali keluarpun, aku selaku pilih yg Sepian. Atau yg terpisah Ama tamu lain.

    Aku ada plan ke Anyer Ama temen2 kantor, walo blm dpt hotel. Dan blm ketemu tgl pasti. Tapi ntr aku cek2 juga hotel ini. Kalo cocok, tinggal book.

    Aku sendiri kalo staycation yg diliat hotelnya dulu. Terkadang kalo di pusat kota, yg ada juga city view yg ga cakep2 banget kan. Tapi at least kamar harus super nyaman, fasilitas komplit, makanannya enak. Aku masih bisa nikmatin, ga harus viewnya. Tapi kalo penginapan nya di gunung atau laut, pasti view nya yg aku incar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu sih masalahnya Mba Fanny.

      Nggak usah deh yang datang buat vakansi dan menginap di hotel begini. Keluar rumah buat beli sayur atau jajan apa gitu yang nggak pakai lama dan nggak jauh dari rumah saja, sudah banyak yang buka masker.

      Mungkin karena merasa herd immunity juga mulai terbentuk karena pergerakan angka vaksinasi kita yang terus naik. Apalagi kalau mau liburan atau mudik kan, harus sudah vaksin booster ya. Cuma kewaspadaan yang jadi menurun sih yang agak bikin khawatir.

      Hapus
  4. Artikel yang menarik Bun dengan gaya penulisan Bunda yang naratif , saya seolah sedang tidak sekedar membaca review tapi sebuah cerita pendek tentang pengalaman yang menyenangkan 🥰

    BalasHapus
  5. Enak nih bersin doank bisa nyampe pantai wkwkwk
    Sul deh reviewnya ka Acha. Detail banget 👏🏻

    BalasHapus
  6. Pantai Karang Bolong juga ada di Kebumen, Mbak. itu karena ada karang besar yang bolong, dan bolongnya secara alami oleh air laut.
    Dan ini hotelnya memang keren. Apalagi letaknya di tepi pantai. Dengan pantai landai dan ombak tidak besar, jadi makin seru main di tepi pantai. Semoga saya bisa segera ke sana, nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak ya pantai yang dimanai Karang Bolong, Mas.
      Kesemuanya memang kelihatan kalau punya karang yang berlubang alami karena hempasan ombak.

      Aamiin. Kalau jelajah Anyer, mampir ke Mercusuar Cikoneng juga, Mas, Biar ada pengalaman wisata sejarahnya juga.

      Hapus
  7. aku juga suka pantai. seru banget nginep di hotel yang viewnya langsung ke pantai gini, ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pas malam, tidurnya ditemani suara sayup-sayup dari deburan ombak lho, Mba.

      Hapus
  8. Dah lama gak main ke hotel lagi, duh jadi pengen mampir ke hotelnya ini, sederhana tapi tetap elegan yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huum. Sederhana, tapi cukup lah kalau mau menikmati waktu sama keluarga besar di tepian pantai.

      Hapus
  9. dari penamaan aku kira ini di Bali kak, wah keren banget suasananya, moga next aku berkesempatan untuk mengunjungi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kah?

      Kalau aku sih mikirnya langsung ke kawasan Anyer karena ada kata Krakatau, gunung aktif yang ada di Selat Sunda dan letaknya memang dekat sekali dengan Anyer.

      Hapus
  10. Bisa dijadikan referensi untuk penginpan di Anyer nih. View dari tempat menginapnya keren banget. Pantainya juga oke untuk bermain pasir dan ombak.
    Semoga ke depan ada tempat khusus utk penjual oleh-oleh, jadi pengunjung makin nyaman.
    Makasih info-nya kak Acha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama.

      Terima kasih juga sudah mampir ke Taman Rahasia Cha ya, Mba Salma.

      Aamiin. Semoga seterusnya, ada usaha untuk menyediakan tempat khusus untuk penjualan oleh-oleh biar tamu yang datang menginap pun makin nyaman saat menghabiskan waktu di tepian pantai Karang Bolong Anyer ya.

      Hapus
  11. wah kecebetul, walaupun bintang dua tapi kamarnya sudah terlihat nyaman dan berkelas. JAdi beneran menyenangkan sih ini. Apalagi pemandangannya bisa milih yang langsung melihat laut. Kece betul

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huum Bang, bisa memilih pemandangan yang langsung ke laut. Lumayan kalau mau liburan bareng keluarga besar dan budget yang nggak terlalu besar kalau liburannya ke Anyer.

      Hapus
  12. MasyaAllah, mengingatkan saya beberapa tahun yang lalu ketika mengunjungi Anyer. Memang pantai yang terkenal dengan pasir putihnya ini sangat membuat kangen dan memikat hati..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih.

      Eh tapi pantai di Pantai Karang Bolong ini, warna pasirnya cenderung kecoklatan, malah kuperhatikan lebih ke warna abu-abu deh.

      Hapus

  13. Wah, nama gengnya unik. Singlelillah. Sekarang sudah bubar belum gengnya? Hihi...iya,, main ke pantai tu menyenangkan. Bisa sambil teriak-teriak melepas penat.. Apalagi kalau bareng-bareng sama keluarga. Seruu.. Nginep sambil bakar2 ikan..mantaab.. Btw penginapannya terlihat nyaman banget mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi sebutan untuk banyak teman di usia muda yang belum punya pasangan ini Mba, kata singlelillah ini hihihi.

      Hahaha iya, bubar, semenjak ketemu sama seseorang yang terasa satu visi misi dan mau berkominten untuk jalan bareng dalam waktu yang lama.

      Hmm, iya ya, kayaknya kalau minta ijin ke pihak hotel buat bikin acara kecil di pinggir pantai dan dipakai buat barbaque-an sepertinya asik banget.

      Hapus
  14. Hotel Pesona Krakatau Anyer ini hotel bintang 2 tapi fasilitasnya lumayan lengkap ya. Anak-anak pastinya senang sekali di depan cottage ada kolam renangnya, mereka pasti senang sekali bisa bermain air di sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba. Pilihan mainnya jadi nggak melulu mainan pasir atau nyobain rasanya basahin kaki di tepian pantai, tapi bisa berenang di kolam renang juga.

      Hapus
  15. Harus tetap waspada karena pandemi belum benar-benar berakhir. Kadang gemes sendiri lihat orang lain ga pakai masker

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak dimana-mana deh rasanya. Nggak cuma di lokasi wisata. Di sekitar tempat tinggal pun ada saja/ Seolah pandemi sudah berakhir.

      Hapus
  16. Musim hujan gini masih maju mundur kalau mau main ke pantai. Tapi kayanya staycation di Hotel Pesona Krakatau seru yah. Bisa dicoba nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tunggu kemarau sih Kak biar nyaman karena nggak khawatir kehujanan pas lagi main di tepian pantainya. Biar nyaman juga bawa keluarga karena nggak khawatir kehujanan.

      Hapus
  17. Memang sih saya perhatikan sekarang sudah amat jarang orang yang memakai masker, banyak yang anggap sudah gak ada Pandemi jadi kemana mana sudah bebas.
    Untung manajemen dan staf banyak yg gercap ya, jadi sedikit melindungi pelanggan lainnya dg kasih masker

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huum, makanya saya mengapresiasi sekali para staf hotel yang dengan lekas memberi solusi untuk melindungi diri masker. Bukan hanya si staf yang terjaga, tapi seluruh tamu, pada akhirnya.

      Hapus
  18. Wah itu antainya persis ya di belakang hotel. Enak dunk dekat banget. Gak susah2 jauh ke pantai hihi...Mana fasilitasnya lengkap ya termasuk handsanitizer dan menerapkan protokol kesehatan. Semoga para pengunjung masih disiplin ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak sampai 100 meter lho Mba Nyk. Kalau kulirik di aplikasi travel agent andalan kita semua yang warnanya biru muda itu, jaraknya hanya 64 meter saja dari bibir pantai. Dekat banget, makanya pas malam, aku bisa tidur sambil menikmati tenangnya suara sayup-sayup debur ombak pantainya.

      Hapus
  19. Ini temoatnya keren banget ya. Apalagi yang kamarnya ngadep ke pantai. Rasanya tenang lihat view kayak gitu. Sayangnya masalah prokes memang saat ini banyak orang sudah mulai nggak peduli sih ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya deh Mba. Pengunjungnya sepertinya kadang lupa kali ya kalau pandemi ini belum udahan.

      Hapus
  20. Baru sekali anakku main ke pantai, di Anyer juga tapi ga nginep
    Nanti sekali-sekali rekomendasiin hotel ini ke Ibu Mertua ah
    Beliau suka banget ke pantai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan Mba. Kamarnya nyaman dan ada lift jadi mertua nggak lelah naik turun tangga selama di sana. Enaknya sih pesan kamar yang ada di lantai tiga, bisa puas lihat ke bawah.

      Hapus
  21. Hotel bintang 2 tapi tetep beri kenyamanan banget ya,kak. Lihat view gini ya menyenangkan bisa liburan bawa keluarga. Main air di pantai pun gak lelah jauh berjalan. Anyer selalu dipenuhi pengunjung juga ya, jadi pengen main kesana nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anyer memang destinasi wisata pantai andalan yang nggak jauh dari Jabodetabek dari dulu ya Kak. Eh, kalau nggak salah, ada lagunya deh. Lagu lawas pula.

      Hapus
  22. MasyaAllah bagus banget mbaa pemandangannyaa, sukaa ihh <3 jadi pengen kesana jugaa

    BalasHapus
  23. Walaupun hotelnya bintang 2 tapi menurut ku udah keren banget pesona krakatau ini mbak. Sarapan sambil liat laut, menatap view laut dari balkon, berenang gratis. Duh, pasti betah anak-anak disni

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lumayanlah ya walau bintang dua, tapi nyaman Mba.

      Hapus


  24. Wiii... dari baca dan liat fotonya aja bau air lautnya udah kebayang haha.. Bayangin begitu buka pintu langsung pingin kecipak kecipuk air. Duh jadi pingin liburan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buka pintu balkon aja udah langsung kecium aroma laut, Mba.

      Hapus
  25. wah jika menginap do hotel dengan view oke gini harganya lebih apa tidak ya mbak? aku pernah soalnya menginap di resort pilihan kamar yang mengarah ke lepas pantai harganya berbeda hehehe ..

    BalasHapus
  26. Mantan emang kalau menginap di kamar yang seaview yaa, sensasinya beda. Di Malang juga banyak pantai tapi penanganannya masih perlu ditingkatkan..

    BalasHapus
  27. wah asik ya view dari balkon bisa langsung lihat pantai, jadi kangen main ke pantai udah lama sekali gak ke anyer

    BalasHapus
  28. Melihat gambar dan suasananya memang rekomended banget lho tempat seperti ini dijadikan tujuan kita bermalam.
    Apalagi kalau musim libur, dan mudik, mungkin bakalan full itu hotelnya

    BalasHapus
  29. Wah kok kece gini hotelnya
    Belakang kamar langsung pantai gitu ya kak
    Ah jadi kangen Anyer
    Sudah hampi satu dekade saya nggak ke Anyer

    BalasHapus
  30. wah mantap nih kak. aku yang orang serang aja gak pernah ke hotel pesona krakatau anyer. paling banter mantai doang di deretan lainnya wkwkwk

    BalasHapus
  31. wah meskipun bintang 2 kok bagus banget ya mbak fasilitasnya. Itu berapa harga sewa permalam, mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan di lirik di aplikasi travel agent aja ya Mba. Biar lebih lengkap dan update, harganya.

      Hapus
  32. deg-deg an gak sih mbak kalaunginep di deketan pantai gini hehe.. aku kok agak parno ya kalau mau bermalam di penginapan dekat pantai gini :(

    BalasHapus
  33. Aku belum pernah ke Anyer nih. Jadi pengen ke sana. Tempat makannya asik ya mbak bisa langsung lihat pemandangan luar.

    BalasHapus
  34. Hotel Hotel Pesona Krakatau indah sekali..
    Dan asiknya, family friendly yaa... Aku juga suka aga rewel pas travelling ajak anak-anak. Inginnya begini dan begitu, macam Doraemon. Hihii~
    Solusinya memang membaca ulasan dari blog dulu untuk memutuskan bermalam di sebuah hotel bersama keluarga.

    BalasHapus
  35. Ngomongin soal nginep di Anyer kayaknya saya baru pernah nginep sekali. Itupun udah lama banget. Dan saya stuju kalo nginepnya rame2 bareng keluarga pasti lebih seru. Duh saya jadi kangen naik banana boat.

    BalasHapus
  36. wah kolam renangnya luas ya, kak. jadi penasaran nih rate hotel ini. aku sendiri kalau staycation jujur lebih suka ke luar kota soalnya kemarin pengalaman staycation di dalam kota ya pemandangan nggak dapat dan nggak ada yang dikerjain juga. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku sekalinya nginap di dalam kota, emang tujuannya buat mampir pagi pagi ke salah satu tempat wisata yang nggak jauh dari sana sih Mba. Biaanya yang dalam kota itu, aku ngandalin akses dan destinasi di sekitarnya sih.

      Hapus
  37. Anyer sekarang jadi pilihan untuk berliburan karena selain dekat dengan Jakarta ,juga tempat akomodasinya lumayan. Hanya perlu melihat adanya cuaca yang mendukung karena Anyer termasuk pantai selatan.

    BalasHapus
  38. Asiknya yang staycation Pesona Krakatau Hotel And Cottage, apalagi kalo sama keluarga, duh bikin mageer kali yaa apalgi langsung main2 ke laut. Btw, hihiii emang yaa kalo di daerah2 kek ga ada pandemi kayaknya, prokes pun kadang abai.
    kalau aku, ya sudahlah yang penting diri sendiri dan keluargaku yang mesti taat prokes.

    BalasHapus
  39. Paling enak memang dapat kamar yang sea view. Bisa menikmati pemandangan laut dari kamar saja. Terus juga fasilitas terdekatnya komplit karena ada minimarket. Saya pernah nginep di daerah pantai anyer, lupa hotel apa, tapi jauh dari minimarket. Agak menyusahkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, sejak punya anak kicik nih Bang, aku pun memikirkan urusan jarak ke tempat belanja gini sih, biar kalo butuh keperluan dadakan, nggak pusing.

      Hapus
  40. asiik banget tempatnya kak 😇 rekomendasi buat penginapan keluarga kalo ke anyer

    BalasHapus
  41. mbak kok aku gak berani ya staycation di tepi pantai gini hihi.. tapi nyaman meman ya suasananyaa, fresh banget nih pulan dari sini pikirannya :)

    BalasHapus
  42. Sama keluarga besar memang menyenangkan karena menikmati kebersamaan di tempat yang indah. Apalagi kan Anyer udah familiar dikenal ya

    BalasHapus
  43. Lihat ulasannya sampai lupa kalau hotel ini bintang 2, keren banget. Kalau ke anyer buat referensi tempat nginep ah

    BalasHapus
  44. Bulan lalu saya kesana juga kak, tapi tidak menginap di hotel ini, epik banget sih hotelnya. Mungkin suatu saat bisa kesana lagi.

    BalasHapus
  45. Hehe iya samaa. Waktu single saat backpackeran mah yang penting tempat nginapnya tempat perempuan wkwk iya aku lebih sering bahkan 99% numpang d kos teman. Btw seumu umur belum pernah stayvationbd hotel sea view gitu. Cakep yaa bangun bangun bisa lihat pantai

    BalasHapus
  46. hotel bintang 2 tapi fasilitasnya OK yaa mba, view nya pantai pula

    BalasHapus
  47. Baca review semengalir ini gak kerasa, keren mba cara reviewnya. Pengen banget wisata pantai juga nih, nunggu momen tepat, moga gak dibatasi lagi

    BalasHapus
  48. Padahalhotel bintang 2, ya mbak.
    Fasilitas, tingkat kebersihan,layanan dan taat prokesya patut diacungi jempol.
    Duhh mbak, saya jadi pingin ke sana.

    BalasHapus
  49. beberapa waktu belakangan aq juga lebih suka datang ke pantai dari pada ke tempat wisata yang ramai gitu kak, lebih nyaman aja apalagi bisa main air dan pasir sepuasnya

    BalasHapus
  50. Dulu juga pengen banget ke anyer tapi blm kesampaian, mudah2an bisa kesana nih ntar nginepnya di sini juga

    BalasHapus
  51. Sudah lama sekali saya tidak mengunjungi tempat ini, terakhir itu saya ke sana tahun 2011, wah pasti sekarang udah banyak banget yang berubah ya, termasuk hotelnya kak

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Trik Biar Rambut Berhijab Tetap Sehat dan Cantik