Selamat Datang di tamanrahasiacha.com

Halo.

Selamat datang. Senang sekali saya bisa menyambut kamu dan mengajak kamu berkeliling secara eksklusif di tamanrahasiacha.com. Pada edisi khusus ini, saya sengaja akan meletakannya di label “karya”, biar kalau kamu mau balik lagi ke sini, kamu bisa menemukan tiket masuk tur keliling Taman Rahasia Cha dengan mudah.

Perkenalkan, saya Acha, saya yang akan menemani kamu menjelajahi banyak tempat di tamanrahasiacha.com selaku tour guide, sekaligus pemilik blog personal ini. Agar lebih akrab dan terasa dekat, kamu boleh memanggil saya dengan sebutan Kak Acha. Atau, jika rasanya sebutan “kakak” kurang nyaman, maka panggil nama saya saja juga boleh.

Mari ... silakan masuk. Semoga tur keliling tamanrahasiacha.com yang saya pandu hari ini, membuat kamu senang.

Sebelum berkeliling, saya akan mengingatkan terlebih dahulu, bahwa tur ini gratis, dan berlangsung paling lama sekitar 5 sampai 7 menit, bergantung kepada kecepatan kamu membaca. Jika ternyata kamu nyaman, nggak apa-apa. Nggak ada charge untuk waktu tambahan.

Hanya saja, jika kamu ingin mengutip artikel yang ada, pastikan kamu nggak melakukan copy paste.  Kalau mau screenshot gambar, harap sertakan informasi bahwa gambar itu diambil dari tamanrahasiacha.com. Bagaimana, apa ada yang mau ditanyakan sebelum saya mengajakmu berkeliling?

Ah, ya. Jika kamu ingin membawa pulang oleh-oleh, silakan klik tombol share, atau lakukan copy url untuk artikel yang kamu inginkan. Artikel tadi bisa kamu pajang di akun media sosial milikmu.

 Blog Akarui Cha

Baiklah ... daripada berlama-lama berdiri di depan tamanrahasiacha.com begini, mari saya bawa berkeliling dari bagian laman, baru nanti kita mengunjungi label yang ada di sebelah kiri ke bawah. Yuk.

Tur Keliling tamanrahasiacha.com

Senang sekali saya bisa mengajak kamu berkeliling di tamanrahasiacha.com hari ini. Mudah-mudahan, akan ada cerita yang kamu bawa pulang setelah sesi tur berakhir. Nantinya, usai berkeliling, akan ada sesi mengunjungi museum tamanrahasiacha.com untuk mencari tahu tentang rahasia dari blog saya. Terakhir, saya menyediakan sesi bebas di bagian kolom komentar untuk kamu.

Nah, yuk saya ajak kamu mampir ke bagian laman dulu. Bagian yang berada di bawah judul besar Taman Rahasia Cha. Sengaja saya bangun belakangan, agar Taman Rahasia Cha nampak lebih rapi dibandingkan di masa awal awal blog saya ini dikelola.

 laman blog tamanrahasiacha.com

Laman pertama di sini diberi nama laman “beranda”. Saya meletakkan semua artikel baik hasil riset kecil-kecilan, pengalaman, maupun curhatan, bersusun sesuai tanggal dan bulannya. Kalau mau membaca sesuai tanggal terbit, kamu bisa menjelajah melalui jalur “secret stories”.

Laman beranda jadi istimewa karena di bagian dalamnya, juga terbagi oleh cukup banyak taman kecil yang saya sebut dengan “label”. Nantinya, saya dan kamu jelajahi lebih lanjut, berbagai taman “label” milik Taman Rahasia Cha.

Sekarang, kita ke sebelah dulu ya. Mari.

Bergeser sebentar ke bagian tengah, saya meletakkan laman “portofolio” yang masih selalu saya perbaharui hingga hari ini. Di laman portofolio ini, saya mengisahkan tentang nama pena saya, Akarui Cha, juga nama lahir saya, N. Aisyah Utami.

Ada pula sederet pengalaman hidup saya, mulai dari saya berkuliah di Universitas Gunadarma pada jurusan Ekonomi Manajemen, hingga pekerjaan saya sebagai Copywriter in House di salah satu perusahaan jamu yang buka cabang di bilangan Jakarta Selatan. Iya, dulu saya kalau ngobrol ya ada “which is which is”-nya gitu lho, khas Jaksel banget ya? Kalau sekarang, saya sudah resign dan memutuskan menjadi freelancer saja.

Saya juga memajang deretan judul buku antologi yang memuat nama Akarui Cha di laman portofolio ini, termasuk juga beberapa link website yang pernah memuat tulisan saya. Ya tapi kalau web memang nggak pakai nama saya, lha wong karena saya kerja kan atas nama perusahaan. Laman portofolio, kalau mau dibilang agak promosi diri sendiri sih, iya banget.

Ada juga deretan artikel di tamanrahasiacha.com yang berhasil memenangi lomba, dan saya pajang di laman portofolio sini. Tujuannya, agar saya terpacu untuk kembali ikut lomba menulis demi mengasah kemampuan juga menambah jam terbang. Seperti kata Mas Bambang Irwanto di sesi materi 2 Kelas Growthing Blogger (KGB), menulis itu, bisa karena terbiasa, apalagi kalau sudah menulis ala storytelling. Latihan adalah kuncinya.

Selanjutnya, mari ... saya bawa kamu berjalan ke pojok kanan. Di sana terdapat laman “disclosure”. Kalau dilirik ke dalam, memang kesan ruangan laman ini lebih kaku. Jadi, nggak perlu berlama-lama ya. Isinya hanya berupa disclosure mengenai layanan dari tamanrahasiacha.com untuk para klien yang ingin mengajak saya bekerjasama.

 label blog tamanrahasiacha.com

Lanjut masuk kembali ke laman beranda yuk. Saya mau mengajak kamu berkeliling ke banyak taman kecil berupa label yang saya sematkan di bagian dalamnya. Ada beberapa memang. Kamu bisa bersantai di taman “label” yang sesuai dengan minat dan kebutuhanmu. Tersedia bangku taman dengan deretan bacaan yang bisa kamu nikmati beserta secangkir teh manis atau susu hangat.

Label yang ada di dalam laman beranda, terdiri dari label baca, event, giveaway, karya, kuliner, nonton, relationship, sharing, dan terakhir ada label kesukaan saya, label travel. Mungkin kamu sudah bisa menyimpulkan, apa sih hobi dari Ka Acha?

Selain hobi jalan-jalan, saya juga suka membaca, baik itu buku berupa novel, komik online, atau buku nonfiksi. Belum lagi, saya rutin melepas penat dengan nonton, mulai dari drama korea, drama thailand, film barat, film Indonesia, bahkan anime.

Kalau label event sih biasanya cerita saya tentang pengalaman menghadiri sebuah acara online maupun offline. Sementara giveaway, menjadi label yang mungkin banyak ditunggu tapi nggak selalu tayang setiap bulan. Biasanya saya menghadirkan giveaway untuk antologi saya yang baru terbit, atau jadi ajang saya menghadiahkan sesuatu yang saya belum merasa perlukan, agar bisa dimanfaatkan oleh  pembaca tamanrahasiacha.com. Biar nggak mubadzir di rumah saja sih, niatnya.

Kalau label sharing sebenarnya lebih warna-warni lagi isinya. Semuanya merangkum tentang sudut pandang saya tentang apa saja. Nah, kalau yang berbau cinta-cintaan tapi nggak menye-menye, bisa kamu lirik di label relationship.

Ada label yang terlewat nggak ya? Oh iya, label karya. Kalau di sini, silakan berkunjung saja ya. Isinya nggak banyak. Dulu saya buat sebagai tempat untuk mengenang kalau nama saya pernah ada dalam beberapa karya fiksi yang saya buat bersama teman-teman sesama penyuka literasi. Bonusnya, artikel tur keliling tamanrahasiacha.com ini bisa kamu temukan di sana nanti.

Sudah ... sampai di sini saja perjalanan keliling tamanrahasiacha.com. Tempatnya memang nggak begitu luas sih ya. Sekarang, saya mau ajak kamu main dulu ke museum yang ada di bagian belakang yuk. Saya mau menceritakan kisah berdirinya si Taman Rahasia Cha yang warnya penuh dengan tone hijau agak-agak merah muda, tapi tetap didominasi sama warna putih ini.

Rahasia di Balik tamanrahasiacha.com

Sebenarnya, kehadiran cikal bakal tamanrahasiacha.com bermula di masa saya kuliah. Salah seorang dosen saya yang mengajar mata kuliah Bahasa Indonesia, menugaskan mahasiswanya untuk membuat blog. Tugas yang sebenarnya berkolaborasi dengan mata kuliah Periklanan dan Bahasa Pemrograman Dasar. Lho, Ka Acha kan jurusannya Ekonomi Manajemen. Kok belajar Pemrograman Dasar? Itulah uniknya Unversitas Gunadarma.

Dulu, saya sering nangis bombay karena pusing keliyengan kalau sudah masuk ke tugas ngulik html. Stres dong, soalnya deretan tulisannya kode semua. Punya buku panduannya sih, tapi sekarang entah kemana. Saya sering ingin menyerah saja, tapi kan ... ya masa saya mau jadi mahasiswa abadi cuma gara-gara pusing sama tugas.

Sampai hari ini, kalau sudah ngulik html-nya si Taman Rahasia Cha, saya akan memulainya dengan ritual mewek dulu. Bawaan sejak lama. Jadilah, saya nggak mau berfoto-foto dulu sepanjang ikut KGB 2. Huhu.

Tapi, saya termotivasi untuk menyelesaikan tugas saya karena saya senang menulis dan mengimajinasikan sebuah produk atau jasa. Saya bahagia tiap masuk mata kuliah Periklanan, juga Bahasa Indonesia. Dulu, saking hobinya, saya sampai ambil skripsi bertema re-branding di salah satu stasiun televisi berita yang sekarang logonya warna merah dan ada karakter Bang One-nya itu lho.

Suatu waktu, entah bagaimana cerita si dosen Bahasa Indonesia sama wali kelas saya, saya tiba-tiba diajak curhat sama Bu Wali Kelas saya dulu. Sebab saya juga sering ikut berbagai lomba kemahasiswaan, dimintalah saya melanjutkan untuk menulis blog pribadi. Pesannya sih, mana tahu, suatu saat, blog akan membawa saya ke karir yang saya mau.

Memang dasar saya anaknya penurut, saya pun membuat blog baru. Belum TLD dengan nama tamanrahasiacha.com sih. Masih ada embel-embel blogspot di bagian belakangnya. Benar saja ... blog itu yang membawa saya untuk mencicipi rasanya sibuk bikin premis mayor dan minor sebuah iklan. Sampai menerjunkan saya di dunia media sosial, sebagai admin media sosial, langsung ke beberapa brand.

Saya menikmati masa terpana melihat JKT48 mengadakan event Handshake secara langsung dari Balai Kartini. Bebas mondar-mandir di event Karnawal SCTV bermodal nametag crew. Terakhir, saya nonton konser Kotak, dan lagi-lagi ya modalnya cuma nametag crew. Saya liputan live via Twitter punya brand. Payahnya, akun media sosial saya nggak terurus, pun blog saya jarang dibuka.

Di tahun 2015, saya sadar, saya nggak bisa terjebak lama-lama dengan kehidupan dunia kantor, saya nggak tahan sama siklus hidup monoton. Blog harus kembali saya urus, karena saya mau jadi istri biar nggak terjebak di kehidupan jam kantor yang sering sekali penuh lembur. Sejak itulah, saya pakai domain berbayar, mengusung nama tamanrahasiacha.com, menjadikannya sebagai taman rahasia pelepas penat saya.

Sekarang, selain jadi freelancer yang memegang media sosial brand, juga mulai merambah mencicipi rasanya jadi community admin sebuah brand minyak telon. Sisanya, waktu hidup saya lebih banyak dilalui di rumah, mengurusi anak-anak, bermain, dan menikmati hobi. Ya ... termasuk urusan pekerjaan yang jam kantornya bukan suka-suka saya tapi suka-suka deadline dan klien.

Saya jadi punya kesempatan untuk mengurusi blog saya. Belajar menulis lagi, termasuk ikut Kelas Growthing Blogger (KGB).

Mana saya tahu, kelak tamanrahasiacha.com ini akan membawa saya, entah kemana lagi, ya kan?

Demikianlah tur keliling tamanrahasiacha.com kali ini. Selanjutnya adalah sesi bebas. Kamu bisa berkunjung ke kolom komentar untuk mengungkapkan apa saja di sana mengenai tamanrahasiacha.com. Silakan ....

Jika ingin bawa pulang suvenir untuk dipajang di akun media sosialmu, ikon share di bagian kanan atas artikel ini, tersedia untuk kamu.

 Taman Rahasia Cha Dot Com

Sampai jumpa di sesi curhat selanjutnya. Saya undur diri. Terima kasih sudah menemani saya berkeliling. Semoga harimu menyenangkan. Salam hangat.

     

Komentar

  1. Keren banget deh mbak Acha.. semangat terus ya mba...

    BalasHapus
  2. Artikel yang bener-bener memperkenalkan blog ke pembaca yang nggak mengikuti dari awal blog ini kebentuk. Salam kenal juga, jadinya.

    BalasHapus
  3. Beneran kaya lagi bertamasya ke taman nya mba akarui cha. Semangat ngeblog ya. Semoga kita semua bisa sukses dari sini. Aamiin

    BalasHapus
  4. Ternyata cara tigas dosen yaaa. Banyak jg yg kek gini. Tapi keren ih memutuskan kerja kantoran lalu jadi freelancer d media lain. Tipsnya donk kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm apa ya Kak Ghina. Mungkin berjuang cari peluang aja terus, Kak.

      Hapus
  5. Aku juga ngebloh salah satunya biar nanti nikah masih punya penghasilan di luar kerja kantor.
    Makin kece, ya kak

    BalasHapus
  6. Bener dibawa tur sama mbanya dan jadi tau history kenapa tamanrahasiacha.com hadir di dunia per-blogging-an. Btw sukses selau ya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Mba Cica. Semangat selalu juga buat Mba Cica ya.

      Hapus
  7. Keren nij cara memperkenalkan blog. Jadi pengunjung bisa paham bagian yang ingin dikunjungi. Jadi terinspirasi juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak Mas Taumy. Pengen deh aku bisa keren, punya buku seperti Mas Taumy.

      Hapus
  8. ah makin kece mbak acha
    moga makin sukses ya ngeblognya
    makin banyak artikel bermafaat yg bisa di share untuk pembaca

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Doa yang sama buat Mba Dee. Semangat terus ngeblognya.

      Hapus
  9. Aku baru ini baca ttg "about me" dibikin sekreatif ini :D. Serasa dibawa keliling2 beneran dengan ownernya. Dan jd LBH tahu ttg mba Acha :D.

    Menariiiik mba cara menuliskan nyaa ;).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak Mba Fanny. Senang bisa mengajak Mba Fanny tour di blog tamanrahasiacha.com.

      Hapus
  10. Keren sekali sih kak Acha ^^ kisahnya menginspirasi.. Semoga kak Acha terus semakin berkembang dan sukses yah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Mba Inova. Semoga Mba Inova berserta blognya sukses juga. Makin banyak trik life hack urusan rumah yang Mba bagikan terus ya.

      Hapus
  11. Serasa beneran diajak tur keliling nih mba Acha, ngalir banget tulisannya. Aku excited banget baca dari awal sampai akhir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak Mba Sari. Terima kasih sudah mau ikutan tour di blog tamanrahasiacha.com ku ini ya.

      Hapus
  12. Halo, kak Acha.

    Salam kenal ya ^^
    Ah, suka nih sama ide perkenalannya. Introducingnya detail tapi simple. Jadi kayak virtual tour. Keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih juga sudah mau ikutan tour di blogku ya Kak.

      Hapus
  13. Berasa masuk taman hiburan haha.. sukses mbak Acha.. which is which is a la Jakselnya dong :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe Mba Inuel. I've done with the which is which is dialogue because so weird if i did it again in Bogor. Too shy to be true 🤭

      Hapus
  14. Aku termasuk yang nggak pernah panggil "Kak" ke Acha, karena sejak di Cendol aku tahu usiamu jauuuuh di bawahku :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe Teh Eno. Aneh juga sik kalo Teteh manggil Kak ke Acha tuw 🤭

      Hapus
  15. Lucu unik Taman Rahasia Acha-nya. Kita kayak jalan-jalan di taman virtual dan interaktif gitu. Labelnya banyak juga yah...Semangat Kak, semoga konsisten menulis...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin insya Allah. Terima kasih banyak Mba Hani. Doakan aku konsisten terus.

      Hapus
  16. Perkenalan yang makin membuat kenal nih dengan si Taman Rahasia Kak Acha, yang ternyata banyak rahasia bermanfaat yang dibagikan kepada banyak orang, dan dimudahkan pencariannya dengan label yang tersedia di blog tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah menemani sepanjang tour ya Kak Fenni. Semoga senang karena kuajak tour lewat tulisan begini.

      Hapus
  17. Saya baca taman rahasia acha ini langsung keinget drama Korea jadoel, Secret Garden, yang ada Hyun Bin Oppa... hehe... unik ya Kak Acha, nama domainnya tamanrahasiacha. Semangat yaa belajar ngoprek blognya... saya peserta KGB 1 pertengahan 2020 lalu hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Kak Mia, sama dong kita dari KGB 1 juga haha..

      Yups bener kalau ke blog nya Kak Acha ingetnya tentang tulisan Drakor 😁

      Hapus
  18. Fun banget gaya bahasanya mba. Lucu banget ilustrasi burung-burungnya itu yaaa. Salam kenal juga ya mba acha. Keep on writing mba <3

    BalasHapus
  19. Awal mula bikin blog ternyata dari tugas dosen ya. Cukup menarik juga ya tugasnya. Yg pasti tugas itu akhirnya malah membuat penulisnya punya pengalaman seru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe...banyak nih yang kayak gini. Bikin blog gara-gara tugas dari dosen atau guru. Tapi nggak banyak yang terus ngisi blognya. Biasanya sih tugas selesai ya udah :D

      Hapus
  20. Menarik banget kak, membuat blog dianalogikan menjadi sebuah taman rahasia. Terima kasih sudah ditemani untuk mengenali tamannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah ikut tour keliling tamanrahasiacha.com ya Bang.

      Hapus
  21. pastinya yang peserta KGB merasakan enaknya di ajarin couch langsung untuk bisa dewasa dalam dunia blog, terbukti DA nya pada tinggi" semua mantab

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi coach-nya memang keren. Jadinya malah belajar banyak dan tersadar, kemana aja coba ngeblog taunya nulis doang terus ditinggalin.

      Hapus
  22. Asik sekali baca artikel ini, wah perkenalannya komplit banget, sukses yaaa semangat menulis. Salam saya dari Kota Khatulistiwa, Borneo :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haiii Kak Siti. Selama ini cuma ikut jalan jalan di Borneo lewat tulisan Kakak saja. Semoga kapan kapan bisa juga menikmati secuil petualangan Kakak di Borneo nih aku, kelak.

      Hapus
  23. jadi pembaca bisa semakin dekat dengan blog ini ya kak, semua bisa mencari tahu deh apa saja rahasia yang ada didalam. Diriku juga mau nyari akh

    BalasHapus
  24. Yang paling aku suka dari pemilik blog ini adalah mbaknya dekat sama pembaca. Ramah gitu. Semoga tamanrahasiaacha terus mengepakkan sayapnya dan terbang lebih tinggi. aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Terima kasih banyak Kak Jasmi. Doa yang sama buat Kakak.

      Hapus
  25. memudahkan pembaca untuk kenal lebih deket dan langsung berasa karab hehehe

    BalasHapus
  26. Wah dosennya berjasa besar nih memperkenalkan dunia boging ya... Dosennya bagus nih hehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bangeeettt. Payahnya aku lupa nama beliau tapi ingat wajahnya 🤭

      Hapus
  27. Mantap kak.. jadi makin kenal sama blognya yang punya beragam pembahasan. Bakal sering berkunjung nih.

    BalasHapus
  28. Aku dari pertama nama domainnya aja udah mbatin, kreatif banget. Hehe. Semangat terus kak Achaaaa. Mudah-mudahan terus menginspirasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak Kak. Aamiin insya Allah. Kakak juga ya.

      Hapus
  29. Berasa diajak jalan-jalan nih tapi versi blogger, hehehe. Dari yang saya baca mbak adalah orang yang produktif. Salut deh. Terus berkarya yaa^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak Mba. Senang sudah bisa ngajakin Mba keliling ala tour di tamanrahasiacha.com.

      Hapus
  30. Emang beda-beda ya bagaimana bloggers menganggap blognya sebagai apa. Ada yang sebagai rumah, seperti etalase toko. Nah ini malah diibaratkan taman rahasia.

    BalasHapus
  31. wahhhh seneng sekali bisa diajak keliling keliling taman mbak acha
    tetep ya dibalik taman yang sudah gede sekarang, ada perjuangan dari nol yang dulu diikuti
    dan pastinya nggak mau juga kalau isi dari taman taman ini terbengkalai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banget. Terima kasih sudah ikut berkeliling di Taman Rahasia Cha ya Mba Ainun.

      Hapus
  32. asik aku diajakin berkeliling ke taman rahasia mu yang isinya sangat menarik sekali dan bermanfaatt juga tentunya

    BalasHapus
  33. Mba Cha kok bisa sih kreatif banget begini,aku jadi pengen berguru lho buat bikin sesuatu yang seru ini

    BalasHapus
  34. Kak Acha . Baru tau nama aslinya.. hihihi

    Sepanjang juga pernah arisan selalu suka sama tamanrahasiaacha ini. Karena nama blognya selalu terbayang di benak saya. Ketika terlintas yang saya bayangkan adalah banyak sisi kak Acha yang belum saya ketahui karena belum dikeluarkan. Aaah senang berteman dengan kak Acha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih karena sering mampir ke sini ya Mba. Masya Allah jadi terharu.

      Hapus
  35. sangat kreatif sekali, taman rahasia sangat beautyfull sering-sering ya ... aku diajak keliling taman rahasia mata jadi seger

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah ikut tour keliling tamanrahasiacha.com ya Bu Sumi.

      Hapus
  36. Wah, jadi berasa diajak jalan-jalan beneran. Saya suka banget dengan gaya penulisannya. Keren.

    BalasHapus
  37. Walah jadi inspirasi nih bikin menu about me yang kreatif dan sekaligus bisa dijadikan peta situs yang memudahkan pembaca mencari artikel sesuai pilihannya. Semangat ngeblog ya mbak karena ada banyak benefit terutama ilmu yang akan didapatkan, belum lagi tambah jaringan teman rasanya seneng banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Insya Allah Mba Mutia. Semoga Acha selalu iktiqomah.

      Hapus
  38. wah ini menu about me nya dibikin ala blog tour
    kreatif mbak
    sukses trs ya mbak ngeblog nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Terima kasih. Doa yang sama buat Mba Dee.

      Hapus
  39. Wah menarik yaa, jadi gak bosen gitu klo bercerita seperti biasa, ini seperti ada alurnya, salut 😍

    BalasHapus
  40. Aku pikir nama Akarui Cha ini nama asli. hihi. tulisannya menraik banget, bikin pengen baca terus jadinya..

    BalasHapus
  41. Murid2nya lasti seneng punya dosen kaya ka acha krna kreatif sekali bner2 aku berasa masuk ke taman hiburan deh keren k acha semangat terus ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi aamiin.

      Mana tahu suatu waktu di masa depan, aku akan jadi dosen. Itu juga kalau suami mengijinkan.

      Hapus
  42. name tag crew itu berguna banget deeh mbaa.. aku jadi teringat saat masih SMA dan melakukan kegiatan peliputan, saat itu bisa setiap hari masuk gratis ke kompetisi basker bergengsi hanya dengan nametag jurnalis sekolah hihi

    BalasHapus
  43. hihihi, lucuk banget sih ini desain labelingnya mengikuti nama blog, kan jd gumush aku :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels