Langsung ke konten utama

Berhijab dan Menikah Kini Citra Kirana Menjadi Brand Ambassador Royale SoKlin

Idih, ngapain sih Ka Acha? Tumben-tumbenan amat bahas soal Citra Kirana yang menjadi Brand Amabssador Royale SoKlin? Hmm ... boleh dong ya, sesekali.

citra-kirana-brand-ambassador-royale-soklin

Kalau mendengar nama Citra Kirana, hal pertama yang dalam beberapa detik saja terlintas di kepala saya adalah sinetron Tukang Bubur Naik Haji. Sinetron yang jumlah episodenya cukup panjang, sejak 2012 – 2017 dan saya sampai lupa pernah mengikuti sinetron ini sampai di episode ke berapa.

Mungkin sekitar saya sudah ngekos, jadi memang pada akhirnya saya nggak bisa mengikuti lagi episode yang disajikan oleh sinetron tersebut sebab nggak ada Televisi. Pun sebenarnya yang lumayan hobi nontonin sinetron ini, ya ... Mama Papa saya sih. Jam tayangnya pas banget di saat keduanya sudah di rumah dan lagi bersantai.

Siapa Sih Citra Kirana Ini?

Ternyata eh ternyata, Citra Kirana atau biasa disapa Ciki ini, masih muda lho. Ciki ini kelahiran 1994. Hihihi ... seangkatan sih sebagai anak yang lahir tahun 90an kayak Ka Acha.

Citra Kirana memulai karirnya sebagai finalis di pemilihan Gadis Sampul 2007 lho. Wah, memang ya, banyak jalan dan kesempatan terbuka bagi para remaja yang ikutan ajang pemilihan Gadis Sampul ini. Nah, beruntungnya, inilah jalan yang menjadi pembuka karir bagi Citra Kirana. Ia pun lolos menjadi finalis Gadis Sampul 2007 bersama Sahila Hisyam dan 18 finalis lainnya.

Awalnya sih, Citra Kirana yang merupakan anak bungsu dari empat bersaudara yang semuanya perempuan ini, mengikuti ajang pemilihan Gadis Sampul karena iseng belaka. Duh, segitu iseng saja sudah membuka kesempatan ke dunia aktris ya. Gimana kalau beneran niat dan serius, coba Ciki?

Cukup banyak sinetron yang sudah dibintangi oleh Ciki. Semisal sinetron berjudul Janji Cinta, dimana Citra Kirana beradu akting dengan Raffi Ahmad dan memerankan tokoh Cinta. Sementara sinetron pertama yang ia bintangi berjudul Nikita yang tayang di tahun 2009, saat Citra Kirana masih berusia 15 tahun.

Belum lagi, ia juga bermain di beberapa sinetron, yaitu : Safa dan Marwah, Putri yang Ditukar, Cinta yang Hilang, dan memang paling hits banget nih di sinetron Tukang Bubur Naik Haji The Series dengan memerankan karakter Rumanah.

Di sinetron Tukang Bubur Naik Haji The Series ini kan, Citra Kirana memerankan muslimah berhijab nih. Eh ternyata terbawa juga lho ke dunia di luar kamera.

Mungkin karena Citra Kirana merupakan seseorang yang pekerja keras, didukung pula oleh bakat akting yang dimilikinya, makanya namanya tetap dikenal lekat oleh para fans-nya hingga saat ini. Apa kamu bagian dari mereka? Atau hanya seperti Ka Acha nih yang cukup tahu dan kenal sedikit melalui karyanya saja?

Citra Kirana Memutuskan Berhijab

Saya termasuk terkejut ketika Citra Kirana benar-benar memutuskan untuk berhijab. Raut wajah lembutnya sepanjang memerankan tokoh Rumanah dalam sinetron Tukang Bubur Naik Haji The Series yang menunjukkan sosok muslimah, sudah terlalu nyaman dipandang.

Sekali dua kali Citra Kirana menunjukkan wajah cantik dengan rambut panjangnya di media sosial, membuat saya merasa biasa saja. Alih alih memang saya merasa, Citra Kirana nampak lebih cantik jika mengenakan hijab.

Ternyata kemudian, dari sebuah iklan televisi untuk brand Royale SoKlin, Citra Kirana hadir dengan berbalut hijab dan pakaian tertutup khas muslimah. Wah, Citra Kirana benar-benar memancarkan aura cantiknya. Akhirnya ....

Usut punya usut, ternyata Citra Kirana baru memulai berhijab setelah melakukan ibadah umroh pada April 2019 lalu. Kemudian setelahnya, Citra Kirana pun mantap menerima pinangan dari Rezky Aditya dan memutuskan untuk menikah pada Desember 2019 lalu.

Wah, lagi masa manis manisnya ini mah, pasangan muda ... baru hamil pula nih Mba Ciki-nya. Hihihi ... nggak apa ya, sesekali Ka Acha penasaran sedikit sama dunia keaktrisan di Indonesia.

Citra Kirana Jadi Brand Ambassador Royale SoKlin

Seiring dengan Citra Kirana alias pemeran tokoh Rumanah ini memutuskan untuk berhijab, membawa SoKlin yang merupakan salah satu produk dari Wings Group, memilih Citra Kirana Brand Ambassador Royale SoKlin. Apalagi produk Royale SoKlin ini merupakan pewangi konsentrat untuk hijab dan pakaian dengan aroma yang lembut. Selembut senyuman Citra Kirana.

Aroma dari Royale By So Klin ini, diakui Citra Kirana, membuatnya percaya diri sepanjang hari karena aroma lembut dan wanginya tahan lama sampai seharian.

Citra Kirana pun mengakui bahwa aroma dari Royale By So Klin ini pas sekali dengan dirinya. Lihat saja, betapa cantik dan natural sekali pembawaan Citra Kirana dalam membintangi iklan untuk produk Royale By So Klin. Kamu sudah sering lihat si iklan ini wara-wiri di televisi dong ya.

Nah, ngomong-ngomong soal produk Royale By SoKlin ini, saya juga suka lho. Sedari awal menikah memang saya terbiasa memakai produk sabun cair SoKlin untuk urusan mencuci pakaian di rumah. Dan ketika produk Royale ini hadir, saya nggak bisa menahan diri untuk nggak ikut penasaran juga.

Aroma lembut namun elegan yang ditawarkan oleh Royale By So Klin sudah cukup membuat saya ikut jatuh hati dengan salah satu pewangi dari Wings Group ini. Kalau kamu, sudah pernah coba wanginya juga nggak nih?

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya.
Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.

Buku Antologi “Intai” dari Loka Media

Setelah lama, duh kalau terakhir diingat-ingat, saya yang lelet ini baru bisa lagi memunculkan karya fiksi saya dalam buku antologi di tahun ini. Umm … akhir tahun lalu sebenarnya. Berapa tahun berselang coba, saking saya leletnya? Nah, dalam kesempatan ini, saya mau berbagi kebahagiaan saya sama kamu.