Langsung ke konten utama

Pandora Experience : Escape Game Yang Bikin Lupa Kalau Sebenarnya Saya Hanya Sedang Bermain Game


Sudah dua kali saya menikmati escape game di Pandora Experience, dan keduanya saya lakukan di Pandora Experience Puri Indah. Kenapa memilih ke sana? Karena saya merasa, masa cuma satu permainan saja yang saya coba di sana? Padahal ada beberapa episode yang ditawarkan. Apalagi, walaupun Pandora Experience ini sudah tersebar di beberapa kota seperti Jakarta, Surabaya, Bali dan Bandung, namun setiap cabangnya akan menampilkan episode alias pilihan permainan yang berbeda-beda. Nah, nggak sama dengan permainan escape room lain yang biasanya sama saja tawaran episodenya di setiap cabang kan ya? Jadi saya bisa mencoba lebih banyak.

Ngajakin Adik-Adik Saya Buat Main Ke Pandora experience Puri Indah

Emang Escape Room Itu, Game Macam Apa Sih?
Jadi begini … Escape Room sendiri merupakan sebuah permainan yang membutuhkan jumlah pemain dari 2 – 10 orang – tergantung kapasitas ruangan – dimana setiap pemainnya akan masuk ke dalam sebuah ruangan terkunci, dan dipaksa untuk menyelesaikan kode, memecahkan teka-teki, dan banyak sekali tantangan lainnya di dalam, hanya demi bisa keluar dari ruangan tadi dalam waktu yang sudah ditentukan. Kalau di Pandora Experience ini, para pemain punya waktu yang cukup panjang yaitu selama 120 menit. Lama kan? Makanya saya merasa nggak rugi walaupun tiket masuknya lumayan untuk kantong saya yang sudah bekerja dari rumah, dan punya anak bayi pula.

Serunya lagi, selama saya mencicipi permainan escape game di Pandora Experience, saya benar-benar lupa kalau saya sebenarnya hanya sedang bermain saja. Pernahlah waktu itu saya mencoba episode Dawn Of Ripper, tentang kasus pembunuhan yang merebak dan saya juga beberapa teman diminta mencari tahu siapa pembunuh yang sebenarnya. Ada hiasan sebesar tubuh manusia yang diibaratkan sebagai mayat yang digantung di langit-langit ruangan dengan name tag tanggal kematiannya. Saya pun diajak untuk membaca peta agar tahu, ke ruangan mana selanjutnya yang harus kami tuju, sehingga nggak terjebak terlalu lama di dalam sana. Ngeri? Iya. Seru? Banget.

Sementara episode lain yang pernah saya coba adalah Shutter Asylum. Di dalam ruangan remang itu, saya benar-benar merasakan merangkak di lorong sempit hanya demi mencari clue untuk membuka pintu ke level selanjutnya. Ditambah berbagai aksesoris permainan lainnya seolah saya benar-benar sedang berada dalam game virtual. Ada rasa deg-degan bahkan takut, dan ya … mencoba bermain di Pandora Experience ini belum membuat saya menyesal, malah ingin main lagi kapan-kapan, kalau ada kesempatan.

 
Kamu berani coba?
Kenapa Betah Main Di Pandora Experience?
Saya sudah cerita kan ya, kalau saya sudah dua kali ke sana. Pertama dengan teman sekantor, kedua dengan adik-adik saya. Nah, dua duanya, tentunya dengan pilihan episode yang berbeda tadi, imemberikan kesan yang berbeda. Ada lho episode yang katanya sih ngajakin para pemainnya untuk basah-basahan juga. Kalau yang ini, mungkin akan saya coba kapan-kapan sepertinya.

Selayaknya bermain di escape room, tentu saja kamu perlu melakukan reservasi dulu. Nggak baik juga ujug-ujug datang dan menyewa ruangan, karena bisa saja pada hari itu sedang full booked dan kedatanganmu malah sia-sia. Ah ya, kamu akan disediakan loker untuk menitipkan barang-barangmu selama bermain, termasuk peralatan komunikasi seperti smartphone, juga kamera yang nggak diperkenankan untuk dibawa masuk. Kecuali untuk keperluan promosi kali ya, sooalnya saya pernah menonton sebuah acara televisi yang menayangkan soal permainan di escape room begini.

Ruangan dalam escape room di Pamdora Experience ini juga cenderung remang, jadi bagi kamu yang memang punya ketakutan akan ruangan terkunci dan gelap, sebaiknya nggak perlu ambil risiko. Daripada menyusahkan teman-temanmu yang lain kan?

Enaknyanya lagi, di Pandora Experience, nggak ada batasan berapa jumlah clue yang bisa kamu minta melalui walkie talkie ke operator. Tapi ya gitu, clue nggak akan terlalu jelas, sebab kamu ujung-ujungnya akan tetap berjuang memecahkan teka-teki demi menyelamatkan diri dari episode permaianan yang sudah kamu pilih tadi.

Terakhir, pastikan kamu sudah terbebas dari hasrat buang air kecil atau keinginan untuk buang air besar sebelum bermain. Minum yang cukup juga, karena sepanjang bermain, kamu bukan hanya nggak diijinkan membawa smartphone, makan minum pun nggak. Jadi, pastikan kamu benar-benar sudah siap sebelum memulai permainan. Konsentrasi penuh juga deh ya, biar kamu bisa memecahkan teka-teki di dalam, termasuk kesabaran sebab koordinasi tim sangat dibutuhkan.
 
Pandora Experience Puri Indah

Cara Beli Tiket Main di Pandora Experiece?
Saat pertama kali bermain, karena sedang dalam misi outing sama teman-teman kantor, maka kala itu yang mengelola langsung ya tim HRD di kantor. Usut punya usut, mereka menghubungi langsung pihak Pandora Experience di Puri Indah untuk melakukan reservasi. Nah kalau kunjungan saya yang terakhir, karena jalan bareng adik-adik, jadi sehari sebelumnya saya melakukan pemesanan melalui aplikasi online Tra***oka. Hihihi … pada tahu kan ya? Karena bukan sponsored post, mohon maaf saya jadi sedikit mengajak main tebak-tebakan. Tapi beneran deh, saya kemana-mana memang lebih sering mengandalkan aplikasi itu sih. Semacam sudah terlanjur jatuh cinta begitulah ya.

Harga tiketnya berapa? Pilihan episode permaianannya bagaimana? Silakan telusuri di aplikasi online atau kunjungi langsung akun Instagram Pandora Experience di @pandora.exp biar kamu bisa dapat up date terbaru mengenai episode permaianan bahkan cabang dan harganya sekalian. Tergantung juga nih, Pandora Experience cabang mana yang ingin kamu kunjungi. Sebab seperti yang sudah saya bilang di atas tadi, Pandora Experience ini uniknya adalah di setiap cabang, episode yang ditawarkan nggak selalu sama.

Keluar dari escape room-nya Pandora Experience – di dua kesempatan bermain – saya beneran sering lupa kalau pengalaman yang saya jalani beberapa menit lalu hanyalah sebuah permainan. Kadang masih berasa, “Alhamdulillah selamat” gitu. Beneran berasa terjebak, dan terdorong untuk bagaimana caranya bisa menyelesaikan semua teka-teki di dalam sana.


Kamu sudah pernah mencoba bermain escape room di Pandora Experience? Kamu mencicipi episode apa dan di cabang mana? Silakan bagikan pengalamanmu di kolom komentar ya.



Komentar

  1. Kan itu dikasih waktu 120 menit, ternyata eh bisa nyelesaiin misinya cuma 60 menit. Rugi dong ya wkwkkw

    BalasHapus
  2. Sepertinya seru yaaa...
    Jadi pingin juga main ke sana.

    BalasHapus
  3. Duh jadi pengen nyobaiiin, semoga diberi kesempatan untuk kesanaaa

    BalasHapus
  4. Saya pernah nonton reviewnya juga nih di YouTube Raditya Dika. Bagi penyuka uji adrenalin cocok banget deh. Tapi kalau saya mah nggak. Baca/nonton reviewnya aja cukup. Kalau nyobain sendiri bisa pipis di tempat kayaknya, wkwkwk.

    BalasHapus
  5. hahaaaa.. kepo deh jadinya, kok jadi berasa deg-degan hahaha.
    Padahal kan mainan, kayaknya seru abis sampai lupa kalau itu hanya mainan ya :)

    Asyik juga deh kalau dicobain, meski juga gak yakin bisa berani di tempat kayak gitu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo rame rame jadinya terpaksa buat berani mba. Hihihi.

      Hapus
  6. Keren dan seru nih, Mbak.
    Da saya pernah nonton acara layak gini di TV. Pokoknya kerja tim dan komplit. Ada ketangkasan, kejelian, dan lainnya. Yang tidak bisa menyelesaikan, akan terkurung.

    Kalau saya ke Jakarta perlu dicoba nih.

    BalasHapus
  7. Ih seru kayaknya ini deh
    Tapi agak serem juga sepertinya
    Kalau bawa anak-anak aman gak ya, takutnya dia malah histeris

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau anaknya takutan mending jangan deh mba.

      Hapus
  8. Olah saya mlah prnh main permaian seperti ini di korea mas, saat itu lagi hitz bngt. Coba ah di sini juga, musti kumpulin temennya dulu nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan dicoba yang versi indonesianya mba. Semangat kumpulin teman-temannya juga.

      Hapus
  9. Wuaah kalo saya langsung angkat tangan mba hahahah, kalo dipaksa masuk bisa semaput malahan. Tapi emang sih buat penyuka game adrenalin cocok banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi ... iya mba. Kalo nggak berani mendingan jangan. Kecuali ramean mainnya.

      Hapus
  10. Permainan teka-teki yang mengasah kemampuan otak ya mbak. Dalam waktu 120 menit pasti seru nih, gimana caranya untuk bisa menyelesaikan misi permainan. Paling asik sama teman-teman ya biar rame dan seru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo sendirian pun saya nggak sanggup mba.

      Hapus
  11. Seru bgt permainannya. Baru tau nih dan pgn coba rasanya

    BalasHapus
  12. Seru sih permainan kayak gini, Semacam menguji adrenalin juga. Saya pernah sekali, tapi gagal hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi ... tapi jadinya mau coba lagi nggak mba?

      Hapus
  13. Daku belum pernah kak coba main andora itu, Hmm mungkin cari yang lebih dekat dengan rumah nih lokasinya ah

    BalasHapus
  14. Baca review-nya cukup menarik ya ka'
    Ini beda kan ya kaya rumah hantu ? Pan biasanya di ruang tertutup dan gelap

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda. Soalnya nggak ada hantu yang nakutinnya, tapi kode kode dan gembok dan jalan rahasia.

      Hapus
  15. Wah seru sepertinya menguji adrenalin banget yak..tapi akutu kayaknya sdh bukan masanya hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi mungkin bisa seseruan sama anak anak mba.

      Hapus
  16. Ini kayaknya seru nih, tapi harus rame-rame ya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya.
Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.

Buku Antologi “Intai” dari Loka Media

Setelah lama, duh kalau terakhir diingat-ingat, saya yang lelet ini baru bisa lagi memunculkan karya fiksi saya dalam buku antologi di tahun ini. Umm … akhir tahun lalu sebenarnya. Berapa tahun berselang coba, saking saya leletnya? Nah, dalam kesempatan ini, saya mau berbagi kebahagiaan saya sama kamu.