Dewi dalam Biru

Telah pejam damai mata itu

Telah hilang tawa riangmu

Tersisa senyum beku

Biru




Wajahmu

Lukiskan aura rindu

Ya, Tuhan mennggumu



Ku genggam tanganmu

Ku bisikkan panggilan hatiku

Sunggh aku tak sanggup relakanmu

Tapi, kamu tak pedulikanku

Kamu menuju Tuhanmu



Dewi

Oh Dewi



Hangat tubuhmu kini beku

Biru



### Puisi ini beberapa bulan yang lalu, aku ikutkan dalam sebuah lomba. Tetapi karena sudah sangat lama aku nggak dapat kabar kepastian lomba itu, aku ptuskan untuk mempublish-nya di blog ku saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels