Novel (Bukan) Pengantin Baru : Cerita Ujian Pernikahan Pasangan Muda

Pakai Jasa Pengendali Rayap Demi Amankan Seisi Rumah

Salah satu keputusan yang membuat saya kemudian mensyukuri pilihan itu setelah enak bulan berlalu adalah pakai jasa pengendali rayap. Keputusan yang membawa saya terpikirkan, kalau seharusnya pilihan ini saya lakukan sejak awal. 

Sesuatu yang saya siapkan dananya, waktunya, dan memilih layanannya, sebelum benar-benar menempati rumah yang kini saya dan keluarga huni. Hal yang sama sekali nggak terpikirkan di kala baru pindah ke rumah baru.

jasa pengendali rayap jabodetabek

Awal Mula Penemuan Rayap di Rumah

Di suatu sore yang tenang ketika belum lama kami menempati rumah tinggal yang sekarang, Si Partner sedang punya keluangan waktu untuk kembali menata barang-barang. Lelah akan momen pindahan, lalu disusul beragam urusan dan kegiatan lain, proses menata isi rumah ini akhirnya kami tunda hingga waktu yang cukup panjang. Hitungan bulan. 

Maka ketika kelonggaran kegiatan itu datang, inisiatifnya pun menggerakkan. Ia mulai memeriksa sebuah ruangan seukuran kamar tidur yang kala itu kami manfaatkan sebagai ruang kerja Ka Acha, sekaligus gudang sementara untuk meletakkan barang-barang. 

Bukan hanya seperangkat meja kerja yang ada di sana. Rak buku kayu yang lama Ka Acha impikan, juga jadi penghuninya. Tentu saja, ruang kerja itu saya tata sekadarnya dulu. 

Kardus-kardus yang masih tersegel rapi, ikut menumpuk di sudut. Isinya pun beragam. Kebanyakan barang elektronik yang belum dimanfaatkan, koleksi mainan Si Partner, sampai buku-buku yang belum kebagian tempat penyimpanan. Maklum saja, waktu yang dimiliki untuk menata rapi segalanya, terbatas sekali. Begitu pula furnitur pendukungnya pun masih kami usahakan pelan-pelan bisa ada di rumah kami. 

Hari itu, Si Partner terkejut setengah hidup. Konsol game kesayangan miliknya yang lama ia simpan demi menemukan meja yang pas untuk meletakkannya di ruang tengah, habis dijajah rayap. 

Saya meringis ngeri. Konsol game itu berdiam dalam kardus yang menempel persis pada sisi kiri rak buku kayu milik saya. Berdiam persis di sudut dinding. Bayangkan saja, Ka Acha mau nangis ala bocah tantrum yang guling-guling di lantai jadinya selepas mendapati realitanya di depan mata.

Terbayang sudah perjuangan Ka Acha sampai bisa memiliki rak buku kayu itu. Sakit hati saya sama kelakuan si keluarga rayap waktu mendapati bagaimana kayu di bagian kiri rak buku itu sudah hampir habis mereka gerogoti. Sedikit lagi, mereka akan membuatnya berlubang besar, lalu menyantap buku bacaan koleksi saya. Tuh ... susah kan buat nggak murka? 

jejak rayap di kayu lemari
Ini karyanya keluarga rayap di rak buku yang bikin Ka Acha mau ngamuk sama mereka

Penemuan itu membawa saya dan Si Partner menyisir seisi ruangan. Kardus berisi buku-buku bacaan yang saya diamkan di sudut lain, sudah sukses jadi korban, walau beberapa koleksi masih bisa diselamatkan. Kardus berisi action figure Si Partner pun telah mereka sambangi dengan senangnya. Duh ... tepuk tangan. Si rayap keterlaluan. 

Pantas saja beberapa malam saat bekerja hingga jam larut, atau saat siang hari tenang ketika Geng Bocil tidur siang dan saya manfaatkan untuk menuntaskan pekerjaan, ada suara-suara aneh dari sekitar kardus. Saya kira kecoa atau apa, ternyata .... 

Walhasil hari itu berakhir dengan kami yang mengeluarkan semua barang, menyelematkan yang bisa diselamatkan, membersihkan setiap inci ruangan dengan semprotan anti kecoa dan nyamuk yang kami punya. Membersihkan jejaknya di dinding. Mengeluarkan segala yang sudah habis dilahap oleh pasukan rayap, lalu merelakannya dengan sendu. 

Bagian sudut dinding dipenuhi tanah dan beraroma lembab. Ada jejak noda cokelat memanjang yang tersisa di sana seusai kami bersihkan. Serupa bekas tanah lumpur yang mengering, susah sekali dihilangkan.

Belum Juga Terpikir Pakai Jasa Pengendali Rayap

Namanya masih berjuang mengisi barang-barang di rumah yang membuat tabungan kami terfokus ke sana, solusi yang kami cari tentu yang tergolong murah meriah. Si Partner membeli obat pembasmi rayap dalam kemasan botol. Isinya berupa bubuk tabur. 

Area kusen ruang kerja saya itu sudah kena invasi kaum rayap. Sebagian pula mendiami bagian bawah kusen pintu. Mereka mencipta lubang-lubang mungil pada kayunya.

Secara teratur, bubuk anti rayap itu Si Partner masukkan ke lubang-lubang kusen kami. Harapannya tentu saja agar mereka semua minggat dari sini.

Apalagi, setelah membaca sana-sini, bubuk yang kami masukkan ke lubang-lubang kayu tadi akan menempel pada tubuh para rayap pekerja. Kemudian, ketika mereka wara-wiri kembali ke sarang dan jumpa sang ratu rayap, nantinya mereka semua akan jadi keracunan. Proses lambat, tapi berdampak. Begitulah solusi yang ditawarkan oleh produk bubuk pembasmi rayap tersebut.

Usaha itu sepertinya menunjukkan kemajuan. Suara bising yang sering terdengar dari kusen-kusen di kala malam atau siang nan lengang, mereda perlahan. Saya pun mulai bernapas lega.

Sayangnya, sebab nggak mencari tahu akar masalahnya dari mana, upaya tadi benar-benar hanya sementara. Rupanya, kami cuma menunda masalah berikutnya.

Laron adalah Rayap Dewasa dan itu Tanda Bahaya

Di suatu malam hujan, saya mendapati serbuan sekelompok laron di lantai atas rumah yang kami manfaatkan sebagai ruang cuci jemur. Benar-benar seperti serangan tengah malam karena mereka berkerumun banyak dan berterbangan kian kemari. Suara sayapnya ribut sekali.

Duh, drama dalam rumah tangga apa lagi ini? Pikir saja nggak tenang hati. 

Teringat beberapa waktu sebelumnya, pasukan laron sempat mampir ke teras bawah. Tetapi karena belum berhasil masuk ke dalam rumah, maka saya usir dengan memadamkan lampu dan nggak ambil pusing oleh kehadiran mereka. 

Sedang musim hujan. Begitu pikir saya yang belum sadar kalau laron itu bangsa rayap juga.

Malam itu, saya hanya berani naik untuk mematikan lampu yang memang sering saya nyalakan tiap malam. Seisi rumah saya buat gelap gulita demi mengusir mereka semua. Agak sebal karena mereka menemukan celah untuk masuk ke area dalam rumah. 

Hasil dari si bubuk anti rayap yang kami gunakan secara teratur itu hanya sementara. Lagi dan lagi. Saya dan Si Partner nggak sadar kalau atap kayu rumah kami sudah habis jadi sarang mereka.

Dari momen itu, kami belajar kalau laron adalah rayap dewasa bersayap. Mereka keluar dari koloninya untuk menemukan pasangan, kemudian bersiap membangun koloni baru. 

Kalau sudah begitu, berarti mereka akan menambah wilayah jajahan baru. Pada akhirnya, saya kemudian menyadari kalau bukan hanya rumah kami yang mereka serang. Rumah tetangga ikut dilahap habis atapnya. Pantas saja beberapa waktu lalu, tetangga kami tersebut juga mengganti pondasi atap mereka dengan baja ringan. 

Akhirnya, saya dan Si Partner sepakat untuk mengganti rangka atap dengan baja ringan juga, seperti yang tetangga kami lakukan. Pilihan yang cukup menguras kantong bagi pasangan muda dan belum lama pindah rumah, ditambah punya dua anak kecil begini. Ya ... namanya juga upaya penyelamatan, kan?

Sebenarnya seorang teman sudah pernah menyarankan untuk pakai jasa pengendali rayap yang sistemnya di suntik ke bawah tanah rumah kami. Titik-titik suntiknya di seluruh penjuru rumah. Sarannya telah mencerahkan saya untuk menempuh jalur pengendalian rayap yang sama dengannya. 

jasa pengendalian rayap untuk rumah tinggal

Sayangnya, ketika mendapati besaran biaya dari brand yang teman Ka Acha ini sarankan, saya terdiam. Kalau begitu, tentu perlu diskusi panjang dulu dengan Si Partner, kan. Jumlahnya cukup lumayan. Lebih besar dari harga ponsel android kaum mendang-mending. Walhasil, kami menundanya dulu, sebab lebih memprioritaskan penggantian atap, juga beragam kebutuhan lain. 

Akhirnya Pakai Jasa Pengendali Rayap Juga

Sembari mempersiapkan dana untuk biaya jasa pengendali rayap, saya dan Si Partner terus mencari opsi layanan yang sesuai dengan budget yang sudah kami sepakati. Proses yang membuat algoritma media sosial kami dipenuhi iklan layanan pengendali rayap dari berbagai brand di Indonesia, khususnya Jabodetabek. Belum lagi tambahan pengetahuan baru tentang si rayap tanah ini.

Setelah mempertimbangkan dana, meyakini hasil review di media sosialnya, kami mempercayakan rumah kami pada Pestigo. Sebuah jasa pengendali rayap untuk rumah tinggal yang kami temukan melalui Instagram. 

Pestigo sendiri merupakan perusahaan jasa profesional pengendali hama. Jadi, mereka bukan hanya membantu mengendalikan keberadaan rayap saja, tetapi juga tikus, kecoa, semut, juga nyamuk. Kebetulan di akun Instagram-nya, mereka berkantor di Bogor. Maka, begitulah alasan kuat kami akhirnya memilih menggandeng Pestigo demi mengatasi masalah di rumah kami.

Sebenarnya layanan Pestigo ini cukup luas. Bukan hanya di lingkup Jabodetabek saja, bahkan sampai pula ke Sumatra. Begitu sih info terbaru yang Ka Acha temukan di akun Instagram-nya. 

Si Partner menghubungi Pestigo untuk berdiskusi lebih lanjut. Dengan luasan rumah kami yang tergolong nggak luas-luas amat ini, kami mendapat harga yang nggak mencekik dan bikin tenang dompet kami. Alhamdulillah, lebih bisa menghemat. 

Apakah rumah kami langsung didatangi dan disemprot bahan kimia anti rayapnya? Ternyata, bukan begitu. 

Proses Pengendalian Rayap di Rumah

Petugas dari jasa pengendali rayap Pestigo membuat temu janji dengan kami di rumah. Ia datang untuk melakukan survey lokasi dan titik-titik semprot rayap terlebih dahulu, sebelum dilakukan proses penanganan. Diagnosa sakitnya apa sih rumah kami ini, begitu bahasa sederhananya.

jasa pengendali rayap pestigo

Di momen pertama ini, kami nggak mengeluarkan biaya sama sekali. Pihak Pestigo memberi jeda waktu sekaligus berbagi pengetahuan kepada kami terkait tingkat keparahan serangan rayap di rumah kami. Mereka meninjau jenis rayap, dan lain sebagainya. 

Beruntung bagi kami, Pestigo bisa datang ke rumah di hari Sabtu. Mereka hanya libur di hari Minggu. Selain itu, mereka tepat janji. Mereka datang sesuai waktu yang disepakati bersama. 

Selepas survei serta menghitung besaran biaya berdasarkan luas lahan bangunan, barulah kami menunaikan proses pembayaran biaya jasa pengendalian rayap kepada Pestigo melalui customer service mereka. Tim Pestigo datang lagi ke rumah kami seminggu kemudian. 

Senangnya, mereka cukup fleksibel dengan waktu kami. Hari kerja mereka sepanjang Senin hingga Sabtu. Hal ini turut kamu syukuri.

Sebelumnya, tim Pestigo datang dengan motor. Mereka juga mengenakan seragam, sehingga membuat kami yakin. Kedatangan berikutnya, tim Pestigo datang dengan mobil untuk proses penyemprotan cairan pengendali rayap. 

Pada proses ini, kami diminta menyiapkan air. Mereka sudah membawa ember penampungan sendiri. Tujuannya, untuk mencampur cairan kimia yang mereka bawa sebelum disuntikkan. 

Lantai rumah kami dibuat lubang kecil dengan bor yang mereka bawa. Jaraknya teratur antar lubangnya. Area yang ada barang-barangnya, kami geser demi memberi keleluasaan menunaikan tugas mereka selaku jasa pengendali rayap. 

Selanjutnya, mereka akan menyuntikkan cairan pengendali hama ke lubang-lubang tadi. Didiamkan beberapa saat, sebelum lubang-lubang itu mereka tutup lagi dengan dempul. Jadilah, lubang tersebut nggak kentara lagi. Tersamar begitu saja dengan warna lantai rumah kami. 

proses penanganan dari jasa pengendali rayap pestigo
proses penyuntikan dari jasa pengendalian rayap, sementara bagian yang sudah diberi suntikan lekas ditutup kembali dengan dempul

Prosesnya pun cukup cepat sebab sudah dilakukan survei terlebih dahulu. Area yang dekat dengan sumber air nggak disentuh, demi menjaga kualitas air kami tetap aman dari cairan pengendali rayap tadi. Tim Pestigo juga hanya menyisir di lantai bawah saja. 

Keputusan kami mengganti atap dengan baja ringan pun jadi pilihan bijak yang tim Pestigo apresiasi. Dengan begitu, serangan rayap tanah yang sudah menginvasi rumah kami, nggak berpotensi menyebar ke seluruh penjuru rumah lagi. 

Tim Pestigo juga kembali memberi penjelasan serta cara kerja dari cairan pengendali rayap tanah yang mereka bawa. Cairan yang disuntikkan ke tanah di bawah rumah kami ini, nantinya akan menyebar dan mencegah rayap tanah membuat jalan naik. Oleh karena itu, maka titik-titik suntik pun dibuat berjarak dan teratur. 

Selepas proses penyuntikan, layanan dari jasa pengendali rayap Pestigo nggak berakhir. Beberapa hari lalu, setelah enam bulan rumah kami disuntik, tim mereka datang lagi untuk pengecekan. Mereka memantau perkembangan dari rumah kami, sembari berharap si pasukan rayap tanah nggak memunculkan tanda-tanda kedatangan mereka lagi. Layanan ini free sebagai garansi.

Kunjungan ini akan dilakukan berkala setiap enam bulan sekali sepanjang 3 tahun ke depan. Setelah itu, kemungkinan kami akan mengulang proses suntik lagi sebagai bentuk perlindungan dari gangguan rayap tanah. 

Pada akhirnya, pakai jasa pengendali rayap menjadi keputusan terbaik yang saya dan Si Partner lakukan di tahun lalu. Seharusnya sih, kami pakai layanan begini sebelum pindahan. Terlambat sedikit nggak apa-apa. Kami jadi belajar juga sepanjang proses menangani si pasukan rayap ini. 

Semoga saja, pengalamanmu -- terutama bagi kamu yang mengoleksi buku dan punya potensi besar dibuat patah hati dan murka karena rayap -- nggak separah Ka Acha. Semoga kamu juga bisa melindungi barang-barang kesayanganmu dari gangguan si rayap tanah tanpa drama panjang dulu. 


Komentar

  1. mba achaaaaa, dari pas baca ttg rayap ini di IG mba, aku tuh udah niat mau pakai memang.. cuma kadang ngeyakinin suami yg susah... ga paham lah jalan pikiran dia...

    masalahnya aku termasuk ngeriiii soal rayap sejak liat rumah mama mertua pas masih ada, pernah dserang juga... habis semua lemari... dulu rumahku di aceh dan medan aman dr rayap walaupun banyak kayu, krn semuanya pakai kayu anti rayap, kayak jati gitu...

    lah rumah di jkt ini mana ada....makanya aku selalu kuatir mba, apalagi aku ada perpustakaan pribadi... kayaknya memang hrs aku pake nih hak veto biar suami setuju hahahaha.

    pestigo ini di bogor tapi yaaa... kejauhan ga ya kalau ke rawamangun... ntr aku tanya2 deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada kok Mba Fanny buat yang di Jakarta. Cabangnya banyak.

      Cuma pas awal ya, karena aku kan trial dulu nih, jadi memang sengaja nyari yang kantornya di Bogor jadi kalau kenapa-kenapa bisa langsung nyamperin gitu.

      Hapus
  2. Rayap itu sering disepelekan padahal dampaknya serius. Bacanya bikin aku sadar pentingnya pencegahan sejak awal daripada nunggu kerusakan makin parah dan biaya membengkak

    BalasHapus
  3. Rekomen sekali untuk gunakan pestigo ini. Ditempat kerjaku juga pakai pestigo. Jadi emang bagus kok untuk keperluan membasmi serangga.

    BalasHapus
  4. Pernah ngalamin beberapa tahun lalu dan akhirnya memutuskan untuk mengganti rangka atap dengan baja ringan...Karena belum tahu kalau ada solusi praktis dari pada Pestigo, sebuah jasa pengendali rayap untuk rumah tinggal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rasanya memang mengganti agka atap dari kau ke baja ringan itu bisa jadi salah satu jalan penolong untuk mengamankan barang-barang dari serangan lanjutan sih, Mba. Enak banget pakai Pestigo. Soalnya pergerakan rayapnya masih dipantau berkelanjutan.

      Hapus
  5. Dulu rumah orang tua saya juga pernah diserbu rayap. Gak hanya lemari yang digerogoti. Lantai juga rusak karena rayap. Karena papah saya kan suka banget lantai kayu. Coba disemprot masih kurang ampuh. Akhirnya pakai jasa pengendali rayap yang disuntik ke tanah. Alhamdulillah, tuntas permasalahannya sampai sekarang.

    BalasHapus
  6. Rayap ini memang nyebelin sih. Mereka merusak perabotan secara perlahan-lahan. Kalo didiemin aja, ya lama-lama bakalan rusak semua perabotan kayu, kusen dan kayu lainnya. Menyewa jasa pembasmi rayap dari Pestigo adalah keputusan tepat. Apalagi mereka juga berani memberikan garansi 3 tahun, untuk kunjungan per 6 bulan sekali. Very nice sharing

    BalasHapus
  7. Rayap ini beneran meresahkan dan bikin nangis banget ya 🥹🥹🥹 beneran deh ikut emosi dan sedih baca ceritanya.

    Bersyukur, ada jasa pembersih dan pembasmi rayap. Mereka tuh tumbuhnya cepet banget, buat jadi banyak bisa secepat kilat pasukan rayap huhuhu. Kabar baiknya, kantor layanan ada di Bogor juga ya, nice pisan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu juga alasan utama yang bikin langsung coba pesan. Kantornya nggak jauh-jauh amat jadi bisa langsung disamperin. Rupanya ada banyak juga cabangnya di daerah lain.

      Hapus
  8. Rumahku tuh beneran deh, rayapnya mengganggu. Apalagi pas musim hujan kayak gini, kasang nemu aja sarang rayap di taman. Waktu itu mau pakai jasa pengusir rayap di deket kantor suami, tapi krn rumahku di pinggiran dan sama agennya jauh jadi biayanya jadi lebih mahal.

    Belum search lagi sih agen di area malang lagi. Tapi beneran pakai layanan atau jasa gini malah lebih dapat solusi yg cepet. 🥰

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bisa jumpa sama layanan pembasmi rayap yang harganya pas di kantong ya, Mba. Nggak enak banget kalau ada sarang rayap dekat rumah. Apalagi kalau arang banyak yang dari kayu, atau punya koleksi buku.

      Hapus
  9. Rayap itu masalah krusial dalam rumah karena daya hancurnya tinggi. Kayu bangunan bisa hancur dalam waktu cepat akibat ulah binatang ini.

    BalasHapus
  10. Iyaaa aku juga punya masalah dengan rayap ini Ya Allah ... ngeri bngeet serbuannya ...binatang kecil tapi amat berbahaya bagi rumah

    BalasHapus
  11. Duh, sedih yaaa, kalau sampai barang2 kita kena rayap. Apalagi rak buku tuh, belum lagi kalau amit2 merembet ke koleksi buku #sad.
    Btw aku dulu punya tetangga yang usaha jasa rayap juga. Aku pikir jasa2 kek gini hanya buat skala kantoran atau bangunan besar, ternyata buat rumahan juga bisa yaa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba, kukira juga dulu begitu. Sampai lihat sendiri teman sekomunitas yang bilang kalau rumahnya pun disuntik sama layanan anti rayap juga.

      Hapus
  12. Rayap memang sering dianggap sepele padahal dampaknya bisa besar ke struktur rumah. Menggunakan jasa pengendali yang tepat jadi langkah preventif supaya kerusakan tidak makin meluas dan biaya perbaikan bisa ditekan.

    BalasHapus
  13. Pengalaman yang sangat menginspirasi untuk lebih peduli terhadap perawatan rumah. Saya setuju bahwa serangan rayap sering kali tidak terlihat sampai semuanya terlambat, jadi memanggil tenaga profesional adalah langkah yang bijak.

    BalasHapus

Posting Komentar