Jatuh Cinta Bareng Hotaru Di Anime A Condition Called Love Season 1

Menggunakan Teknologi untuk Memproteksi Anak dari Konten Pornografi

Pornografi merupakan salah satu masalah yang sangat serius di dunia digital saat ini. Konten pornografi dapat dengan mudah ditemukan di internet, dan bisa membahayakan anak-anak yang masih belum dewasa. Karenanya, perlu adanya upaya untuk memproteksi anak dari konten pornografi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan teknologi.

Menggunakan teknologi untuk memproteksi anak dari konten pornografi

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara menggunakan teknologi untuk memproteksi anak dari konten pornografi, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu pornografi. Pornografi adalah segala jenis materi visual atau tulisan yang menampilkan adegan seksual secara eksplisit. Konten pornografi sangat berbahaya bagi anak-anak karena dapat mempengaruhi perilaku mereka dan merusak nilai-nilai moral yang telah diajarkan kepada mereka.

Dampak Negatif Pornografi pada Anak-anak

Anak-anak yang terpapar oleh konten pornografi dapat mengalami dampak negatif seperti merusak rasa percaya diri dan harga diri, menyebabkan depresi, dan membuat mereka lebih rentan melakukan tindakan kekerasan seksual. Selain itu, anak-anak yang terpapar oleh konten pornografi juga dapat mengalami gangguan psikologis seperti mengalami mimpi buruk dan trauma yang sulit diatasi.

Tantangan dalam Menggunakan Teknologi untuk Memproteksi Anak dari Konten Pornografi

Meskipun teknologi dapat membantu memproteksi anak dari konten pornografi, namun masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam penggunaannya:

1. Keterbatasan Teknologi

Teknologi yang tersedia saat ini belum sepenuhnya mampu memblokir akses ke seluruh situs-situs web yang berisi materi pornografi atau konten yang tidak pantas. Hal ini dapat membuat orang tua harus tetap waspada dan memantau aktivitas anak-anak secara berkala.

2. Kesulitan dalam Mengontrol Penggunaan Gadget oleh Anak

Anak-anak dapat dengan mudah mengakali sistem pembatasan waktu penggunaan gadget yang ditetapkan oleh orang tua. Orang tua perlu memperhatikan hal ini dan melakukan pengawasan terhadap penggunaan gadget anak-anak.

jaga anak dari pornografi di media sosial

Cara Memblokir Konten Pornografi

Seperti dikutip dari situs review gadget, ada beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk memblokir konten pornografi:

1. Aktifkan Parental Control pada Sistem Operasi

Sistem operasi seperti Windows 10, MacOS, dan Android memiliki fitur parental control yang bisa diaktifkan oleh orang tua. Dengan mengaktifkan fitur ini, orang tua dapat membatasi akses anak-anak pada aplikasi dan situs-situs web tertentu.

2. Membatasi Anak Menggunakan Aplikasi

Orang tua juga dapat membatasi penggunaan aplikasi tertentu oleh anak-anak, sehingga hanya aplikasi yang aman dan bermanfaat yang dapat digunakan.

3. Manfaatkan Aplikasi atau Software Keamanan

Aplikasi atau software keamanan juga dapat membantu memblokir konten pornografi yang tidak pantas. Ada banyak aplikasi atau software keamanan yang tersedia di internet, seperti antivirus, firewall, dan sebagainya.

4. Cek Histori Perangkat Anak secara Berkala

Orang tua juga dapat memeriksa histori perangkat yang digunakan oleh anak secara berkala. Hal ini akan membantu orang tua untuk mengetahui apakah anak-anak telah mengunjungi situs-situs web yang tidak pantas.

5. Gunakan Opsi Blokir pada Browser

Browser seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, Brave, dan UC Browser memiliki opsi blokir yang dapat digunakan untuk memblokir konten pornografi. Berikut adalah cara untuk mengaktifkan opsi blokir pada masing-masing browser:

- Mozilla Firefox: Klik menu Options > Privacy & Security > Block Websites from Automatically Playing Sound > Pilih Always

- Google Chrome: Klik menu Settings > Advanced > Site Settings > Cookies and site data > Block third-party cookies > Aktifkan

- Brave: Klik menu Settings > Shields > Block all fingerprinting > Aktifkan

- UC Browser: Klik menu More > Settings > Website Preferences > Block Ads and Pop-ups > Aktifkan

6. Aktifkan Fitur Internet Positif

Telkom Indonesia sebagai salah satu provider internet di Indonesia sudah menyediakan fitur internet positif yang dapat membantu memblokir akses ke situs-situs web yang berisi materi pornografi atau konten yang tidak pantas. Orang tua dapat mengaktifkan fitur ini dengan mendaftar ke paket internet IndiHome dari Telkom Indonesia.

proteksi si kecil dari pornografi dengan teknologi

Manfaat internet IndiHome

Selain fitur internet positif, IndiHome juga menyediakan banyak manfaat bagi penggunanya, seperti:

1. Kecepatan internet yang tinggi

IndiHome menawarkan kecepatan internet yang sangat cepat, sehingga memungkinkan pengguna untuk melakukan streaming video dengan lancar dan melakukan download file dalam waktu singkat.

2. Harga yang terjangkau

Paket internet IndiHome ditawarkan dengan harga yang terjangkau, sehingga memungkinkan pengguna untuk menikmati layanan internet dengan kualitas yang baik tanpa harus merogoh kocek yang dalam.

3. Layanan pelanggan yang baik

IndiHome menyediakan layanan pelanggan yang baik, sehingga pengguna dapat mengajukan keluhan atau permintaan bantuan dengan mudah dan cepat.



Komentar

  1. Pengawasan terhadap konten d gadget anak memang wajib. Secara jaman sekarang filter konten membabi buta. Bisa berdampak negatif kalo ga difilter.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, Mas. Apalagi anak-anak kan suka meniru ya, jadi berbahaya banget baik buat perkembangan termasuk karakternya juga.

      Hapus
  2. Bermanfaat sekali nih artikelnya, Kak. Banyak juga dari orang tua belum tahu bagaimana cara mengatur atau memfilter konten sehingga internet menjadi aman dan ramah anak

    BalasHapus
  3. Bahaya banget soal konten pornografi ini. Baiknya memang selain diawasi penggunaan internet bagi anak. Kita juga harus berupaya memberikan batasan-batasan dengan teknologi. Kayak membatasi situs-situs apa saja yang boleh dan nggak boleh dikunjungi

    BalasHapus
  4. wah kebetulan banget saya di rumah juga menggunakan IndiHome dan ada bocil-bocil sekolah yang pakai jaringan ini, tips dan fiturnya bermanfaat sekali untuk meminimalisir konten-konten yang tidak boleh ditonton untuk anak

    BalasHapus
  5. Duh serem kalau melihat konten pornografi yang luas beredar di Internet. Kudu bener memperhatikan apa yang jadi tontonan anak biar kita bisa kontrol dan memberi perlindungan

    BalasHapus
  6. Saya termasuk yang baru tahu lho cara mengaktifkan opsi blokir pada browser. Terima kasih Kak Acha untuk tips-tips nya, memang mengerikan ya masalah pornografi ini, khususnya untuk anak-anak

    BalasHapus
  7. Langsung otw blokir di beberapa browser gadgetku. Makasih banyak ya Kak. Soalnya sebagai orang tua ga bisa 24 jam ngawasin anak.

    Takut bgt mereka terpapar hal2 negatif seoerti p*rn😢

    Oh ya mau aktifin juga parental control.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bersyukur bagi oengguna IndiHome karena senantiasa menyuarakan internet positif.

      Hapus
  8. makasih tipsnya kak, perlu banget nih untuk melindungi anak dari konten kurang baik di internet

    BalasHapus
    Balasan
    1. ternyata ada banyak fitur yg bisa mengontrol tontonan yg kurang baik ya, noted, segera dipraktekkan

      Hapus
  9. thank you kak buat tipsnya memang perlu ada pengawasan dan kontrol yang baik dari orang tua ya agar anak2 ngga terpapar pornografi selama berselancar dan menggunakan internet

    BalasHapus
  10. Makasih ya tipsnya. Pornografi memang masalah serius di dunia. Dampaknya sangat buruk. Nggak cuma menimpa anak-anak sih, orang dewasa juga

    BalasHapus
  11. Sebenarnya yang sulit itu menjadi teladan buat anak. Misal sudah capek2 blokir sana sini eh anak nyolong majalah xxx ortunya. Kan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ini. Sepakat banget sama Kak Putu. Nggak ada manfaatnya sih kalau segala gadget dan akses sudah diblokir namun suri tauladan di rumah yaitu orang dewasa terutama orangtua malah mengonsumsi konten pornografi diam-diam. Acha sedikit banyak setuju sama sebab akibat di dunia ini sih Kak. Apa yang kita lakukan, kalau nggak memberi akibat -- baik atau kurang baik -- ke diri kita, ya bisa juga ke pasangan, keluarga, anak-anak, atau segi kehidupan yang lainnya.

      Hapus
  12. Penting banget sih ini, terutama buat para orang tua membesarkan anak di era digital kayak gini, selalu kontrol demi masa depan mereka.

    BalasHapus
  13. Layanan pelanggan IndiHome ini sangat membantu kalau ada kendala. Kalau hubungi via Twitter, itu responnya cepat banget lho...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Miminnya IndiHome sungguh gercep banget emang, terutama di Twitter sih ya, Teh.

      Hapus
  14. Sekarang ini anak-anak sudah pada dikasih gadget sendiri ya mbak, sama orang tua mereka. Jadi memang ortu harus sangat protektif banget menjaga anak ketika mengakses internet

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huum Mba. Anak-anak sekarang sudah kenal gadget sedari dini jadi sebenarnya pengawasannya perlu makin hati-hati. Dunia nan luas sudah ada di ponsel yang anak-anak genggam.

      Hapus
  15. Yup, aku juga memanfaatkan teknologi untuk melindungi anak dari konten pornografi
    Salah satu caranya dgn blokir situs situs tertentu

    BalasHapus
  16. Walau kayaknya udah aman pake parental control, ortu jg wajib mendampingi anak saat menonton tayangan di gawai sih kalo aku. Soalnya biar dia jg sambil belajar dan bermain. Kalo ada tayangan yg ga bgs bs dijelasin biar dia jg bs berpikir kalo tayangan ga bgs, ga blh ditonton.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banget lho Mas. Kadang bagi kita selewat mata tuh aman-aman saja, eehh taunya ada muatan sisipan konten tertentu yang nggak selalu sukses di-lock lewat parental control sih. Menemani ujungnya tuh kayak nilai mutlak nggak sih?

      Hapus
  17. nah zaman sekarang kayanya sudah banyak aplikasi yg membantu para orang tua untuk mengawasi penggunaan gadget dan supervisi konten pornografi ya

    BalasHapus
  18. Aah keren IndiHome ada fitur buat blokir konten yang berpotensi pornografi ya. Jadi tenang buat masa depan kalau ada teknologi itu

    BalasHapus
  19. Lebih baik mencegah daripada mengobati ya..
    Sebelum terpapar dan akhirnya kecanduan, lebih baik proteksi gadget anak dengan aplikasi parental parenting yang bisa membantu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huum Teh Lendy. Kapan hari, Acha juga nonton salah satu video dari Bunda Elly Risman yang bahas bahayanya konten pornografi pada anak. Beneran ngeri. Bisa merusak jiwa anak dari fitrahnya juga, ternyata. Ih, jadi merinding bahas kayak gini deh, Teh.

      Hapus
  20. Miris mendengarnya
    Soalnya dulu temanku yang pernah terpapar pornografi sering bercerita tentang hal-hal porno kepada kami termasuk saya saat umur kami masih belia

    BalasHapus
  21. Syukurnya IndiHome ada fitur internet positif ya kak acha. Jadi tenang meski anak pake wifi di rumah tanpa kita lihat tapi tetep ya secara berkala kita periksa history. Kita juga beri pemahaman untuk menghindari konten porno dan negatif pada anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sungguh terbantu banget dengan artikelcara memanfaatkan teknologi untuk tetap bisa memproteksi anak-anak dari musuh virtual bagi para orangtua.

      Hapus
  22. ini penting banget sih kak Acha agar anak-anak bisa aman menggunakan internet kebetulan juga bocil-bocil di rumah itu sekarang sudah mulai pakai gadget, untungnya IndiHome ada fitur ini ya kak jadi lebih tenang dan dapat meminimalisir

    BalasHapus
  23. Teknologi bisa bikin pornografi tersebar. Dengan teknologi pula kita mengatasinya, ya. Terima kasih, IndiHome!

    BalasHapus
  24. Syukurlah di indihome adaInternet positif. ini beneran sangat ngebantu banget sih buat orang tua memfilter konten pornografi, Jadi bisa memaksimalkan kebutuhan internet untuk pengetahuan anak dan juga belajar

    BalasHapus
  25. Menjadi ibu akutuuu was-was sekali dengan masalah konten pornografi ini. Setuju jika perlu adanya upaya untuk memproteksi anak dari konten pornografi di antaranya dengan menggunakan teknologi.

    BalasHapus
  26. zaman sekarang harus bener2 difilter penggunaan sosmed untuk anak2 yaa, jangan sampai mereka terjerumus dengan konten2 yang sifatnya negatif seperti konten pornografi ini

    BalasHapus
  27. Jadi orang tua sesungguhnya memang tidak mudah. Terlebih di jaman serba modern seperti sekarang ya. Senang kalau misal ada cara untuk menghalau hal negatif yg bisa mencemari pikiran dan keluguan anak anak

    BalasHapus
  28. wah pornografi ini tuh makin kemari makin mengkhawatirkan deh memang, apalagi byk bgt yg muatannya tuh halus bgt masuk di konten anak2 duh ngeri hrs bnr2 kita protect

    BalasHapus
  29. Gk kebayang sih gimana hancurnya kalau konten ini smpai dikonsumsi anak-anak. Wajib banget deh protect anak soal akses intenet

    BalasHapus
  30. Dari semua tips di atas saya baru mengerjakan 'memeriksa konten anak secara berkala'.
    Dan setiap mereka menggunakan gadget, saya pasti berada di sekitar mereka, sambil pasang mata dan telinga, lagi pada nonton apa, lagi pada nge-game apa, gitu de...
    Saya juga sering ngobrol sama anak-anak, bahwa banyak konten-konten yang tidak bermanfaat. Seperti konton pornografi..
    Mungkin di kemudian hari ketemu teman yang akan mengajak nonton konten-konten seperti itu.
    Saya bilang supaya berani menolak. Tak perlu marah dianggap anak mami atau pengecut.
    Karena memang anak mami dong, jadi anak siapa coba...
    Soal pengecut, justru yang ngajak dan gak terima kalo ditolak itu yang pengecut.
    Nah kami sering tuh ngobrolin begitu.
    Semoga anak-anak kita terhindar dari hal-hal yang tak baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Au jadi inget cerita lama temanku dulu deh Kak Vivi. Kadang ada aja teman yang ngajakin nonton film biru gini tuh pas main di rumah temannya gitu. Cerita itu kudengar jaman SMA dan jaman kuliah ternyata ada juga yang begitu, nggak peduli perempuan atau laki-laki. Serem emang konten begini ya, Kak. Naudzubillahi min dzalik.

      Hapus
  31. Ini yang paling aku takutin sih, anak-anak jadi punya akses ngga terbatas kan ke internet sekarang, jadi ya gituu pornografi jadi yang terbesar buat aku takuti skrg. thankyuou tipsnya kak

    BalasHapus
  32. setuju banget nih, emang harus ada pengawasan dari orang tua ketika anak sudah mulai mengenal internet.
    bagusnya lagi agar orang tua bisa lebih mengontrol anaknya agar gak kebablasan ya, terutama mengaktifkan fitur internet positif nih bagi pengguna setia IndiHome.

    BalasHapus
  33. meski kita punya internet cepat, tetep kudu ada usaha untuk ngeblock konten2 pornografi itu yaa mba biar anak2 ngga mudah terpapar juga

    BalasHapus
  34. Ini nih, kudu disebarluaskan, gimana cara memblockir konten pornografi dari perangkat anak-anak.

    Karena dampak menonton konten pornografi sangatlah buruk. Ngeri kalau anak-anak banyak yg nonton.

    BalasHapus
  35. pornografi nih merusak banget, kasian anak-anak pikirannya jadi teracuni dan kemampuan berpikirnya jadi berkurang karena susah fokus

    BalasHapus
  36. Anak anak perlu dikasih batasan ya mbak, agar bisa memanfaatkan semua ilmi dengan baik

    BalasHapus
  37. Tantangan banget nih buatku biar anak2 ga terpapar konten pornografi. Makanya selalu berusaha buat pantau tontonannya anak2. Selalu cek histori tontonannya mereka, jgn sampai nonton yg ga sesuai umur.

    BalasHapus
  38. Oh di Android juga ada ya Parental Control, nanti mau coba deh. Serem juga kalau anak-anak akses internet tanpa batasan

    BalasHapus
  39. Melawan teknologi dengan teknologi ceritanya, tapi memang perlu diberlakukan agar kita sebagai orang tua juga tenang saat anak anak mengakses internet. Tapi tentunya tak lupa juga mbekali anak dengan literadi digital..

    BalasHapus
  40. Memang penting banget ya Mbak, anak harus diawasi dan ortu perlu melakukan proteksi dengan baik. Soalnya saya pernah mengetahui kerabat laki2 yg masih remaja diam2 sering sekali menonton pornografi tanpa diketahui sama sekali oleh ortunya. Itu semua terjadi karena memang ortunya buta gadget dan tidak mau belajar. Video seperti itu sangat mengubah prilaku remaja menjadi rusak.

    BalasHapus
  41. Cara proteksi itu berlaku untuk anak dibawah brp tahun ya? Kadang kalau anaknya udah sd kelas tinggi atau smp mreka udah tau cara nya, bisa dari searching2 sendiri atau dari temen2 nya. Serem bgt memang pornografi ini, bisa bijin masa depan anak terganggu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya konten begini tuh nggak baik buat perkembangan otak dan jiwa juga sih ya. Jadi sebaiknya ya nggak diakses bahkan sama kita yang sudah cukup dewasa. Ngeri banget kalau sampai addict. Kalau pun anak makin besar, sebenarnya bukan hanya dengan pakai parental control di gawai mereka sih Kak, melainkan juga diajak berbicara dan berdiskusi terbuka soal betapa pornografi bisa ngasih dampak buruk buat mereka.

      Hapus
  42. Sebisa mungkin tunda penggunaan gadget terutama hp pada anak. Sebenarnya itu cara paling mudah nggak sih.

    BalasHapus
  43. Orang tua kayak gini bukan disebut overprotektif pada anak ya. Emang pola kemudahan zaman sekarang sangat mengkhawatirkan untuk anak anal di generasi ke depan.

    Sebagai orangtua harus punya treatment membatasi jangan sampai anak mengakses pornografi diam diam

    BalasHapus

Posting Komentar