Langsung ke konten utama

Trik Tampil Percaya Diri Saat Menghadiri Undangan Pesta Pernikahan Bersama Pasangan


Apa kamu percaya bahwa sebenarnya dunia ini sempit dan lingkaran pertemanan seringnya mempertemukan dengan orang-orang yang nggak terduga dan ternyata saling terkait? Jika ditanya begini, saya akan dengan percaya diri berujar, “Yes.” Ada banyak sekali pertemuan dengan teman lama yang menghasilkan pertemanan baru, pun sebaliknya. Salah satu kesempatan yang seringnya nggak terduga membawa saya pada hal itu, ketika menghadiri undangan pesta pernikahan. Belum lagi, sejak sudah menikah, seolah ada tuntutan tersendiri untuk tampil serasi dan pantas di depan khalayak. Wajar mungkin hal ini saya rasakan, sebab bagi saya, apa yang saya tampilkan adalah cerminan dari pribadi partner saya, begitu juga sebaliknya.

tampil percaya diri dan serasi bersama pasangan


Seringnya saya dibuat rikuh setiap tanpa sengaja disapa oleh seseorang yang ternyata kolega dari orangtua saya atau partner. Disapa teman lama yang nggak saya sangka-sangka kalau ternyata lingkaran pertemanan, lagi-lagi punya keajaibannya sendiri. Atau, pernah suatu ketika, saya mendapat lambaian tangan dari sepupu jauh saya pada sebuah pesta pernikahan rekan kerja saya di kantor dulu. Hey, betapa semesta memang seringnya mengejutkan, dan pada akhirnya … saya harus selalu menyiapkan diri untuk memberikan first impression yang baik, bukan? Paling nggak, saya pakai pakaian yang bersih, rapi nan serasi, formal, dan tentunya harus wangi.

Pada akhirnya, saya kini punya ritual tersendiri setiap kali harus menghadiri undangan pesta pernikahan. Seenggaknya, saya mempersiapkan diri pada kejutan pertemuan yang digagas semesta untuk saya. Kemudian, terciptalah ritual yang terus berulang dan jadi kebiasaan saya hingga kini.

Memilih tone warna pakaian yang serasi

Menyiapkan Pakaian yang Serasi Walau Bukan Seragaman
Jaman sekarang, pakaian couple untuk acara-acara formal semisal menghadiri undangan pesta pernikahan, sudah banyak banget dijual baik secara online maupun beli langsung di pusat perbelanjaan. Sayangnya, nggak semua pakaian couple tersebut, cocok di hati saya. Ada saja masalahnya, semisal model pakaian perempuan yang “kok gini amat”, atau model pakaian laki-laki yang “ih, mas tuh kurang ganteng kalo potongan baju sama motifnya begini”. Repot memang kalau jadi perempuan ya, ada saja maunya untuk tampil serasi bersama pasangan.

Nah, solusinya, saya biasanya menyandingkan pakaian yang saya dan partner punya. Menyamakan tone warnanya, baik atasan, bawahan, sampai ke aksesoris yang akan saya kenakan. Sehingga, model pakaian yang saya kenakan, terasa pas untuk saya. Begitu juga dengan si partner.

By the way, inilah salah satu alasan mengapa saya seringnya membeli pakaian dengan motif polos namun potongannya yang menarik hati. Sebab saya lebih suka bermain-main di aksesoris atau kerudung. Tujuan lainnya, agar mudah di mix and match dan saya jadi nggak perlu terlalu banyak membeli pakaian yang membuat lemari saya penuh.

Memastikan Pakaian Rapi dan Bersih
Sebelum beranjak beristirahat, partner saya terbiasa menyetrika pakaian terlebih dahulu di malam hari. Apalagi kalau mau menghadiri undangan pesta pernikahan esok harinya. Pakaian yang akan saya dan dia kenakan, sudah akan dia setrika sebelum beranjak mengekori saya meninabobokan dua bayi kami. Di pagi hari, saya akan menemukan pakaian kami tadi, sudah tergantung rapi, wangi, siap dikenakan.

Pakai Wewangian
Rasanya, selain tampil bersih, rapi, dan serasi, wangi sudah menjadi syarat mutlak untuk tampil percaya diri ya. Sehingga memilih wewangian yang tepat kemudian menjadi penentu, apakah seseorang semakin nyaman dengan dirinya atau nggak. Nah, mengutip dari beberapa artikel, menggunakan parfum memiliki beberapa manfaat yang dapat menunjang munculnya rasa percaya diri, dimulai dari parfum yang bisa membantu meningkatkan mood sehingga sangat wajar kalau kamu memilih aroma parfum yang cocok dengan kepribadian kamu. Selanjutnya, menyemprotkan parfum ke tubuh juga bisa membuat seseorang jadi lebih menarik, pun akan diingat oleh orang-orang yang kamu temui melalui aroma yang menguar dari tubuhmu.

Tetapi, sebab saya diajarkan bahwa perempuan sebaiknya nggak menggunakan wewangian yang terlalu menyengat, berbeda dengan kaum lelaki, maka dulu saya lebih senang memilih menyemprotkan body mist sebagai wewangian. Saya pun cenderung lebih suka dengan aroma yang lembut dan sedikit samar,  sehingga cukuplah bagi saya untuk merasa wangi.  
 
Vitalis Body Wash
Vitalis Body Wash
Beruntung, beberapa waktu lalu, saya berkenalan dengan produk Vitalis Body Wash dengan 3 varian aromanya yaitu : White Glow (dengan botol berwarna merah muda yang manis), Fresh Dazzle (dengan botol berwarna hijau segar), dan Soft Beauty (dengan botolnya yang ungu glamor). Saya serasa #MandiKeharuman karena sabun cairnya yang wangi segar dan rasanya rasa percaya diri saya meningkat, siap mendampingi partner saya menghadiri undangan pesta pernikahan. Secara ya, Vitalis kan dulunya lebih dikenal sebagai brand parfum dengan aroma yang glamor, nah baru sekarang ini Vitalis menghadirkan produk sabun kecantikan untuk khalayak, tentunya dengan benang merah yang sama dengan kesemua produk Vitalis sebelumnya.

Berikut akan sedikit saya jabarkan mengenai produk dari Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash yang sudah saya sebutkan variannya di atas :
  •      White Glow memberikan manfaat Skin Brightening untuk kulit terlihat lebih cerah,  terasa halus, dan lembut. Parfum yang digunakan untuk variant ini mempunyai top note  dengan aroma fruity dari paduan manisnya Cherry & Raspberry, disusul dengan wangi Marshmallow & Gardenia yang lembut dan elegan, dibungkus dengan kombinasi Woody & Suede yang glamour dan long lasting.  Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash White Glow, diperkaya dengan ekstrak Licorice dan Susu, yang membantu merawat kulit hingga tampak bersih, cerah bersinar.
  • .       Fresh Dazzle memberikan manfaat Skin Refreshing untuk kulit terasa segar, halus  dan lembut. Parfum yang digunakan untuk variant ini diawali dengan  segarnya wangi Bergamot, diikuti wangi Floral Bouquet yang elegan feminin dan disukai wanita, ditutup dengan Musk Amber yang long lasting. Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Fresh Dazzle, diperkaya dengan ekstrak Yuzu Orange dan anti oksidant dari Green tea, yang menjaga kulit terasa lebih bersih, wangi, segar dan terawat.
  • .       Soft Beauty memberikan manfaat Skin Nourishing untuk kulit terasa halus, lembut dan terawat. Parfumnya dibuka dengan wangi segar yang clean dari Fruity Aldehydic, dilanjutkan dengan wangi Rose & Violet yang feminine, diakhiri dengan manisnya Tonka Bean & Sandalwood yang premium. Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty, diperkaya dengan ekstrak Avocado dan Vitamin E, untuk membantu menjaga kulitmu tetap terasa kenyal halus dan  lembut.

Sepanjang saya mencoba ketiga produk ini, ternyata sabun cairnya cukup kental, sehingga nggak perlu terlalu banyak dituangkan ke busa mandi. Bisa lebih hemat. Pun harganya di pasaran masuk dalam kategori menengah yang terjangkau. Selain itu, aromanya di tubuh saya bertahan cukup lama, sehingga saya tetap merasa wangi sepanjang menghadiri undangan pernikahan yang wajarnya berlangsung selama kurang lebih dua jam. Memang, seusai mandi, aromanya menguar cukup kuat, tapi semakin lama menjadi semakin lembut, jadi saya suka sekali.

Varian yang paling saya suka setelah mencoba ketiga varian sabun kecantikan yang dikeluarkan Vitalis adalah Fresh Dazzle. Aromanya terkesan ringan dan nggak terlalu feminim, pas lah dengan kepribadian saya nggak lebih suka bergerak aktif dibandingkan duduk manis saja. Jadinya saya makin percaya diri menggandeng si partner saat menghadiri undangan pesta pernikahan tetangga saya kemarin.

Biar sederhana yang Penting Bersih, Rapi, dan Wangi #MandiParfum

Sesuaikan Pakaian dengan Aksesoris yang Dikenakan
Mentang-mentang mau menemani pasangan menghadiri undangan pesta pernkahan, bukan serta merta saya tampil terlalu jauh dari kepribadian. Memakai aksesoris yang terkesan ramai dan bling-bling bukanlah diri saya. Aksesoris yang saya kenakan biasanya hanya bros manis dengan model simple sehingga terkesan elegan, juga gelang dari batu agate atau mutiara. Saya bukan pecinta gelang emas untuk dipakai kemana-mana, by the way.

Selanjutnya, saya akan menggunakan tas beraksen simple yang biasanya warnanya saya sesuaikan dengan sepatu yang saya kenakan. Untuk urusan model sepatu pun, saya nggak nyaman jika harus menggunakan selop yang bling-bling, apalagi karena saya terbiasa memakai celana panjang dibandingkan dengan rok, jadi saya lebih senang memilih alas kaki yang nggak terlalu tinggi, sederhana, tapi pas dengan penampilan saya.


Demikianlah ritual yang biasa saya lakukan sebelum menghadiri undangan pesta pernikahan. Mungkin kamu punya tambahan ritual juga? Silakan bagikan di kolom komentar ya.

Komentar

  1. Iya tuh bener banget mba, kadang malah ketemu dan kaget ternyata lingkup pertemanannya sama. Saya suka banget kalo ke kondangan paling ga ada tema warna senada sama anak atau pasangan. Nice tipsnya kak. Dan yang penting pede aja, anggap kita lagi jalan di red carpet hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya mba. Anggap lagi jalan di red carpet.

      Hapus
  2. Ritual saya sama sih seperti mbak, tapi saya juga harus memastikan undangan dan acaranya di outdoor atau indoor agar bisa sesuai sama baju dan make up hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah iya. Ini yang terlupa. Makasih sudah mengingatkan mba.

      Hapus
  3. Tosh lah mbak cha, aku juga suka bgt dengan Vitalis Body Wash Fresh Dazzle ini wanginya seger bgt. Dengan tutup botol yg tinggal tekan bisa di bawa kemana-mana.

    BalasHapus
  4. Percaya diri sebetulnya berasal dari dalam
    Namun sering dibutuhkan penunjang untuk menambah keyakinan berupa pakaian, sepatu, perfume dll

    BalasHapus
  5. Saya naksir Fresh Dazzlenya mba. Penuh wangi bunga. Hehehe. Tapi wanginya gak terlalu menyengat kan mba? Karena kalo terlalu menyengat, bukan cuma saya, suami pun tak suka. Hehehe.

    BalasHapus
  6. Poin terakhir penting banget, kudu wangi.. jadi sesempurna apapun penampilan kita tapi kalo bau keti, udah pasti hilang pede entah kemana..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yesss. Bahaya kalo bau keti, bisa runtuh pula kepercayaan diri.

      Hapus
  7. harus mengusahakan pede ya apalagi kalo ada tambahan Vitalis ini wiih makin pede pastinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yesss sekali. Karena serasa Mandi Parfum Mandi Keharuman

      Hapus
  8. Penasaran pengen cobain semua varian Vitalis Body Wash ini. Kayaknya seger dan punya khas aroma masing-masing yaa

    BalasHapus
  9. Wah, datang ke acara pernikahan, pakaian sudah licin, rapi, dan wangi, semakin sempurna deh dengan tubuh yang sudah segar dan haruuum karena bermandikan parfum dari Vitalis Body Wash. Dijamin orang-orang menoleh ke kalian semua, hihihi ...

    Aku juga lebih suka pakaian polos daripada bermotif. Sama sih, agar punya ruang buat memasang aksesoris misalnya headpiece berenda gitu. Tampak manis. Aku nggak suka mengenakan perhiasan atau aksesoris yang bling-bling. Aih, bukan diriku banget. Tapi kalau melihat orang lain dan tampak cantik, ya sah-sah aja sih, ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap. Soalnya tiap orang kan seleranya beda beda.

      Hapus
  10. asyik sekali mandi parfum.
    Suami saya termasuk yang meletakkkan kebersihan dan wangi itu ditingkat teratas dalam penampilan. Sepertinya di harus mandi pakai body wash VITALIS.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yesss. Hadiahin Vitalis Body Wash buat suami, boleh lhooo.

      Hapus
  11. Memang harus selalu wangi ya kak..
    Apalagi klo di dekat suami...
    Klo mandi parfum pasti badan akan selalu wangi sepanjang hari

    BalasHapus
  12. Mandi parfum, beneran emang sih wangi banget soalnya dan kulit menjadi lembab setelah mandi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huum. Ada moisturizer-nya di rangkaian Vitalis Body Wash ini.

      Hapus
  13. Mandi parfum .. wow menyenangkan banget ini.. poin penting banget untuk selalu wangi biar pasangan nempel terus hehehhe.. aku juga pakai vitalis fresh Dazzle.. lembut wangi nya bikin betahy dikamar mandi

    BalasHapus
  14. Wah ini mah bakalan pede terus pake sabun mandi dari vitalis wangin seger ya mba

    BalasHapus
  15. Aku kalau mau kondangan bisa ngurak ngurak baju selemari saking pusing milih bajunya.
    Apalagi kalau indoor dan resepsi digedung, dan punya tema khusus... Aduuuhhh pusing. Bgt....

    Ditambah sekarang punya baby..rempong banget deh aku kalau mau kondangan. ShahahAha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi selamat menikmati. Mumpung baby. Soalnya kalo udah gede, udah punya gayanya sendiri.

      Hapus
  16. Saya dan suami sih no antimainstream mba.
    Nggak suka yang heboh heboh apalagi terkesan mencolok.
    Yang penting sih, warna senada dengan pasangan, bersih, memang pakaian tersebut cocok dikenakan untuk pesta.
    Ya udah, berangkat..
    Dan satu lagi kenakan parfum juga, agar nggak bau keringet

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau saya, pas mandi juga pakai Vitalis Body Wash, jadi makin berasa wangiii lho mba.

      Hapus
  17. wkwkw aku adalah team yang suka tarik-tarik suami buat pakai baju couple tapi dianya selalu gamau dong haha, alasannya karena alay gitu katanya padahal kan nunjukkin kekompakan suami istri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi kalo aku jadinya samain tone warnanya aja biar serasi.

      Hapus
  18. Saya seneng sih kalau ke undangan. Jadi bisa tampil rada cetar dikit hahaha. Tetapi, memang percaya diri juga harus dari dalam. Salah satu caranya dengan mandi pakai sabun favorit yang wangi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya jadi kangen ke undangan. Udah agak lama juga gak ke acara resmi bareng suami hehehe

      Hapus
    2. Yesss sekali.

      Semoga lekas dapat undangan lagi ya Teh

      Hapus
  19. Dulu waktu baru menikah, seneng banget couple. Pun setelah punya anak dua seperti sekarang.
    Tapi gairahnya uda beda. Hahha...mungkin karena anak-anak uda punya selera sendiri, meski ke kondangan...mereka uda gamau diatur-atur lagi pakai baju yang mana.

    Tapi kalau body wash, masih barengaaan...
    Apalagi yang wanginya sewangi Vitalis.
    Semua anggota keluarga pada jatuh cintaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huwaaaa seru nih. Dompet bakalan senang karena pakai Vitalis Body Wash nya pada barengan.

      Hapus
  20. Wah, kita samaan dong Mbak. Aku juga suka banget sama Vitalis Fresh Dazzle. Wanginya bikin mood enak lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eihhh ketemu lagi sama yang seleranya samaan. Duh jadi happy.

      Hapus
  21. Ini dia bocoran rahasiamu ya Cha kwkwkw
    jadi vitalis yang bikin penampilan jadi makin cetar kayak kamu
    Mandinya jadi wangi dan pengen pada mendekat suami makin lengket deh wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi ... happy banget aku kenalan sama produk Vitalis Body Wash ini.

      Hapus
  22. Wah iya selain baju rapi dan kalau bisa serasi sama pasangan, yang penting harus wangi juga ya mba 😌

    BalasHapus
  23. Wah iya, jangankan setelah menikah ya Mba.
    Masih pacaran aja kalau kondangan sebisa mungkin tampil kompak, rapi dan serasi. Hihii.
    Btw, aku juga pakai Vitalis perfumend moisturizing body wash lho. Varian favorite aku yang White Glow. Wangi bangett, aku suka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, itu lah, kalau pacaran aja maunya kompakan, masa udah nikah kompakannya berkurang?

      Hapus
  24. Kalau pakai baju seragaman sama pasangan rasanya kompak ya. Pasti jadi pusat perhatian orang lain juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi ... bisa juga mba. Cuma kalau aku, biar pada eungeuh aja kalau doi ke kondangan bawa istri.

      Hapus
  25. Wiwin | pratiwanggini.net13 Januari 2020 21.28.00 WIB

    Pake wewangian itu ternyata tidak harus parfum ya.. Sabun mandi yang kita kenakan pun bisa menebarkan aroma wangi. Sehingga tetap pede bahkan ketika menghadiri acara pesta. Praktis dan ekonomis :)

    BalasHapus
  26. Kalau aku sama suami sampai hari ini masih belum bisa couple-an kalau ke kondangan. Pengen sih tapi nggak kebeli-beli bajunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba pakai baju yang tone warnanya aja mba. Biar tetap pas kalo foto berdua.

      Hapus
  27. Kalau saya ke kondangan nggak pernah pakai couple an, (bilang aja nggak punya baju resmi couple an, hahahaha).

    Tapi, jangankan ke resepsi, bahkan main ke mana gitu, saya selalu menyiapkan semua buat anak dan suami, memastikan mereka bersih dan wangi.

    Soalnya sering banget ketemu teman :D

    Jadi wangi itu semacam wajib deh hahahaha

    Btw, saya juga pake Vitalis ini loh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yeay, samaan nih kita pakai Vitalis.

      Wah kece nih Mba Rey. Well prepared banget buat sekeluarga.

      Hapus
  28. Wah pakai Vitalis jadi makin segar dan percaya diri pergi ke undangan pesta pernikahan ya mbak. Aku paling senang dengan white glow aromanya tahan lama banget.

    BalasHapus
  29. Aku tipe yang kurang percaya diri bun kalau pergi ke nikahan temennya suami. Suka nggak PD ama penampilan. Iya ya enaknya kita ama suami senada warna bajunya walau nggak harus sama motifnya dll. Ngomong-ngomong aku penasaran ama sabun mandi vitalis. Soalnya biasanya aku pakai parfumnya aja hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, selamat mencoba rangkaian produk Vitalis Body Wash ya mba.

      Hapus
  30. Kalau aku memilih sabun mandi pasti selalu cari yang wanginya fresh dan tahan lama, karena paling demen aku sama baunya sabun. Jadi penasaran ini sama Vitalis, kata beberapa teman yang warna hijau ini enak baunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes. Aku suka yang hijau alias Fresh Dazzle. Selamat mencoba ya mba.

      Hapus
  31. aku jarang pergi ke undangan skrg, etapi bener sih badan itu harus wangi biar nambah pede ya mba, penasaran sm vitalis ini jadinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat mencoba. Produknya udah mudah didapat kok.

      Hapus
  32. Dulu suami gak mau pakai baju kembaran. Eh lama2 malah beliau yg selalu sesuaikan bajunya dg baju saya dan anak yg selalu senada. Wkwkw. Weits kudu mandi pakai sensasi mandi pargum biar suami makin dekat yak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaahhh lama lama baper juga kali ya karena kalo foto bareng kok nggak senada sama keluarganya. Hihihi

      Selamat mencoba Vitalis Body Wash ya Mba.

      Hapus
  33. Setuju banget mbak, jujur saya lebih respect dengan yang tampilan sederhana tapi bisa menjaga kerapihan dan wangiiikkkk. Langsung ilfil kalo ada yang pakai baju keren, tapi gak bisa jaga kebersihan diri sendiri, berasa mau langsung saya sodorin vitalis ajaaaa

    BalasHapus
  34. Huuuuuuu... Aku suka banget nih sama Vitalis yang warna ungu. Wanginya enak banget.. tahan lama

    BalasHapus
  35. Aku sudah coba Vitalis yang botol ungu, wanginya suka banget dan lembut dikulit. Wanginya sepanjang hari ya mom

    BalasHapus
    Balasan
    1. Umm nggak sepanjang hari banget banget sih mba. Cuma pas lah bikin wangi dan segar sepanjang beraktivitas. Layaknya sabun mandi.

      Hapus
  36. Warna pakaian semasa, noted banget Mbak. Aku dan suami jarang punya pkaian seragaman jadi main d warna aja hehe btw tips mandi parfum ya boleh banget :D

    BalasHapus
  37. Aku juga sudah pakai Vitalis loh mba yg warna ungu pakai vitalis tuh selain lembut di kulit badan juga wanginya awet pol deh

    BalasHapus
  38. Aku, kurang suka pake parfum. Nah tapi kalo sabun yang wangi, aku suka. Abis mandi rasanya seger dan semangat. Jadi penasaran dengan Vitalitas Body Wash ini. Harus nyoba deh.

    BalasHapus
  39. Mungkin yang soft beauty untuk kulit kering ya. Kandungan ya banyak vitamin buat melembutkan sepertinya.

    BalasHapus
  40. Setuju mbak aku juga lebih suka baju polos karena terlihat lebih elegan dan mudah di padu padankan dengan aksesoris atau jilbabnya. Selain itu baju polos juga nggak pernah ada matinya hehehe

    BalasHapus
  41. AKu juga pakai vitalis ini mbak, seru semua wanginya... menyenangkan banget :)

    BalasHapus
  42. Vitalis mah udah paling bener emang, wanginya kayak parfum setiap mandi berasa lagi mandi parfum. Enak wanginya..

    BalasHapus
  43. Aku juga suka fresh Dazzle nih mba.. wangi nya segar harum bikin percaya diri nambah deh

    BalasHapus
  44. Pasti menyenangkan ya kak kalau wangi sepanjang hari. Apalagi kalau perginya bareng pasangan, pasti pengennya tetap wangii~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banget. Kalo sama pasangan itu, rasanya ya, harus banget wangi.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Malam minggu saya terlalui dengan hati kebat-kebit karena anime series ini. Golden Time kembali menghadirkan imajinasi saya yang rasanya, sudah lama sekali nggak saya munculkan lagi dalam pikiran saya. Terakhir, saya menuangkannya dalam cerpen berjudul The Black Guardian Angel yang menjadi cerpen persembahan dari saya untuk tugas dari para editor di event Just Write 2 yang sudah lama sekali.

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya.
Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.