Label

Rabu, 31 Oktober 2018

[GIVEAWAY & BLOGTOUR] Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam


Sekali lagi, saya merasa bahagia bisa membaca sebuah karya fiksi yang mengenalkan saya pada indah dan beragamnya budaya Indonesia. Membaca novel bergenre locality seperti ini, mengajak saya berpetualang untuk menikmati alur cerita dengan setting tempat yang sampai-sampai saya googling akibat sebegitu penasarannya saya. Bagi teman-teman yang sudah sering mampir di akun instagram saya -- @akarui.cha – dan mengunjungi Insta Stories-nya, mungkin akan lebih paham, seberapa saya dibuat jatuh cinta oleh locality novel yang mengangkan setting Padang ini, Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam.


Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam - Ryan Maulana

Judul : Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam
Penulis : Ryan Maulana
Penerbit : Universal Nikko
Tebal : 430 halaman

Blurb :
Perjalanan hidup Adit sangat terjal. Kehilangan orangtua, adiknya menderita penurunan fungsi otak, cintanya ditentang, dan kuliahnya terancam karena persoalan biaya.

Cinta dan karir terkadang tak bisa seiring sejalan. Keluarga, kekasih, dan masa depan dipertaruhkan demi impian dan cita-cita. Adakah yang bisa menyatukan ketiganya dalam bingkai bahagia?

Temukan lika-likunya pada perjalanan hidup seorang Adit di Amerika yang meracik Rendang sebagai pemersatu ketiganya.

***

Saya merasa sangat beruntung karena diberi kesempatan untuk menjadi host dalam blogtour novel ini. Beruntung bukan hanya dapat lebih awal menikmati kisah kehidupan Aditia Zulfahmi Syarif yang yatim piatu dan memiliki adik dengan keterbelakangan mental bernama Hanif Ar-rahman Syarif, tetapi saya dibuat sebegitu terharunya akan perjuangan tokoh Adit menggejar impian besarnya untuk menuntut ilmu di Negeri Paman Sam, ditambah lika-liku hidupnya yang ampun-ampunan. Saya pun selanjutnya dibuat kagum oleh penulis buku ini, Ryan Maulana – yang merupakan seorang aktivis sosial dan bergerak pada sebuah lembaga bernama Huriyah Project by SCA. Di akun instagram milik Ryan Maulana, begitu banyak sang penulis berbagi tentang saudara-saudara kita di belahan bumi Suriah, Palestina, dan beberapa kisah tentang warga Rohingya.

Terlepas dari sisi ekstrinsik penulisan karya ini, Ryan Maulana menghadirkan tokoh Adit yang bagi saya … hhh … saya sampai bercucuran airmata di beberapa scene-nya. Sesak dada saya. Bayangkan, bagaimana rasanya harus ditinggal seorang Ibu di usia 5 tahun, bersama seorang adik bayi yang masih merah? Ditnggal merantau sang Ayah dan disiksa oleh keluarga sambung dari pihak Ibu yang membesarkannya? Menghadapi sendirian tragedi yang akhirnya menyebabkan sang adik celaka dan mengalami keterbelakangan mental, sementara Adit kala itu masih belia. Belum lagi urusan percintaannya yang gagal. Pergolakan batin yang luar biasanya dari tokoh Adit inilah yang membuat sepanjang membaca kisah ini, mata saya sukses bengkak karena haru.

Bukan hanya berhenti di kisah Adit saja. Setting cerita yang mengambil latar Kota Padang, dan juga Padang Sago di Pariaman, ditambah dialog berbahasa Minang, lengkap dengan berbagai makanan khas Minang yang dimunculkan dalam alur cerita, membuat saya sampai memasukkan Padang sebagai list destinasi ingin kunjung saya di Indonesia. Sebab Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam, sukses membuat mimpi saya berkeliling Indonesia semakin menggila. Juga, keyakinan saya akan impian, sesulit apapun, akan terwujud sesuai usaha dan sabar yang dipunya, akan diberikan Sang Pengabul Doa di waktu yang tepat juga, seperti yang dialami oleh tokoh Adit. Tapi begitulah, jalan menuju impian akan selalu punya lika-likunya.

Maka dari itu, saya pun ingin berbagi sebuah novel Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam ini untuk kamu. Semoga setelah membaca buku ini, kamu pun tergerak untuk lebih tangguh lagi dalam menghadapi tantangan yang datang, sebelum impian dan cita-citamu tersampaikan.
 
Blogtour Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam

Giveaway :
  1. Follow akun Instagram saya di @akarui.cha dan akun penerbit Universal Nikko di @universalnikko , juga akun penulisnya di @ryanadammaulana (optional)
  2. Tuliskan nama akun Instagram kamu sebelum menulis jawaban di kolom komentar ya
  3. Yuk jawab pertanyaan berikut : Kenapa sih kamu tertarik membaca novel Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam?
  4. Giveaway ini berlangsung mulai 31 Oktober – 4 November 2018
  5. Pemenang akan saya umumkan selambatnya pada 8 November 2018
  6. Ada 1 (satu) eksemplar novel Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam bagi 1 orang komentator yang beruntung.

13 November 2018
Saya cukup sedih mendapati, begitu banyak yang memberi komentar untuk mendapatkan novel dalam giveaway saya ini, sayangnya hanya ada 2 orang saja yang mencantumkan akun Instagram, sebagai salah satu syarat yang saya. Sedih sekali hati saya.

Maka, dengan perasaan berat pula, akhirnya saya harus memilih satu orang dari dua komentar yang sesuai syarat. Ini lebih berat lagi. Sehingga sampai tanggal 8 berlalu, saya masih belum sanggup mengumumkan pemenangnya. Namun, ternyata, bagaimanapun, saya harus melakukannya. Saya minta maaf sebab hanya ada jatah 1 buku saja yang bisa saya berikan, maka saya memutuskan.

Selamat!

Terima kasih banyak untuk semua teman blogger yang sudah meramaikan giveaway dan blogtour ini. Semoga di lain waktu, saya bisa berbagi buku lagi.

16 komentar:

  1. Wah, Universal Nikko masih nerbitin buku, ya. Huhuhu... kujadi kangen Kelas Cendol. Dan kangen kopdar lagi. :(((

    BalasHapus
  2. Destinasi ke kota Padang selalu jadi pilihan, daku juga mau, apalagi sambil baca buku ini

    BalasHapus
  3. Wab kudu dibaca nib...perjuangan seseorang jatuh bangun menghadapi terjalnya kehidupan selalu menjadi inspirasi...

    BalasHapus
  4. mau banget baca buku ini, membayangkan duduk santai depan rumah sambil nyeruput kopi san baca buku ini

    BalasHapus
  5. Menarik bagaiman kuliner lokal yg sudah global alias glocal ini menjadi penyambung suatu untaian kisah novel... Apalagi nuansanya menguras airmata, jadi penasaran

    BalasHapus
  6. Wah judul bukunya seru banget deh kak... pasti isinya juga keren ya. Jadi penasaran deh

    BalasHapus
  7. @hidayah_art
    Jawaban saya, karena saya pernah heran dengan begitu banyaknya orang yang hobi makan rendang. Waktu kerja, maksi dengan rendang itu pilihan kepepet. Hahahaa, bila nggak ada warung makan lain yang buka. Tapi semenjak singgah di kota sekitar Padang, saya hampir tiap jam makan tiba, selalu diajakin makan di rumah makan yang selalu sama menunya, yaitu rendang bersama teman-temannya. Dan ternyata rasa rendang di tempat asalnya berbeda dengan rendang di Semarang. Di sana rasanya lebih uwenakkk, hahahaa. Ya gitu deh, saya penasaran pengen mengenal rendang dari buku Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam 😊

    BalasHapus
  8. Penasaraaannn...
    Saya juga pengen deh keliling Indonesia, terutama makan rendang di Padang langsung, konon katanya lebih enak.
    Meskipun saya bukan pecinta rendang sih :)

    BalasHapus
  9. Ig : @harovansi

    Saya tertarik membaca novel ini, karena sepertu Cha, saya juga suka membaca kisah-kisah yang mengangkat kearifan lokal. Apalagi dalam novel young adult seperti novel ini. Selain itu cerita perjuangan Adit juga sangat menarik, pasti bisa banget dijadikan pelajaran dan inspirasi. Alasan lainnya, karena saya juga orang minang. Jadi senang aja gitu membaca cerita yang latarnya daerah sendiri 😁

    BalasHapus
  10. Kalau baca prjuangan kyk gini ikut semangat ya mba prjuangan nggk pernah putus ada utk sukses pst bnyk likunya.. mluncur k ig pnasaran sama ending novelnya

    BalasHapus
  11. dari judulnya bagus, mau ikutan juga biar bisa baca novel ini

    BalasHapus
  12. Wah! cocok buat bahan bacaan weekend nih. pasti seru banget mencicipi rendang dari paman sam soalnya dagingnya pasti beda hahahaha

    BalasHapus
  13. Judul yang menarik, berkisah tentang perjuangan anak manusia dalam menempuhi takdirnya. Jadi penasaran dengan kisahnya..

    BalasHapus
  14. Baru baca judul langsung baper', kenapa harus rendang? Hehe.. ada kenangan yang anu dengan rendang

    BalasHapus
  15. judulnya bikin laper kak acha, tapi benaran pasti berasa beda ya, apalagi di luar negeri. yang nulis ornag padang yaaah

    BalasHapus
  16. Bukunya sangat menggelitik untuk dibaca. Cocok buat mengisi weekend dan juga libur nih. Seruuuuu.... berbahagialah yang dekat ya

    BalasHapus