Label

Kamis, 15 Maret 2018

Muthi Haura : Jadi Blogger Butuh Usaha Juga Lho


Udah lama banget ya, saya nggak sharing tentang teman blogger yang tulisannya menggoda untuk saya bahas di blogpost saya. Kali ini, saya ingin sedikit mengulas -- sebenarnya sih, merekomendasikan kamu untuk membaca blog-nya juga -- dari blogger muda yang baru saja selesai meraih gelar S.I.Kom -nya. Panggil saja Mba Muthi, atau kalau mau lebih lanjut mengenalnya, silakan kunjungi blog personal milik Mba Muthi Haura ini.


Blog Muthi Haura

Salah satu post yang menggoda saya adalah blogpost-nya yang berjudul "Ngasilin Uang Lewat Blog? Bisa!". Ketertarikan saya ini semakin diperkuat akibat saya membaca cuitan dari blogger terkenal -- buat saya lho -- Bang Farchan a.k.a @efenerr tentang para blogger / buzzer yang seolah-olah, menulis blog adalah lahan untuk mendapatkan penghasilan yang cukup lumayan, dengan usaha yang nggak terlalu besar. Nah, biar nggak penasaran, berikut saya sajikan tangkapan layar dari cuitan Bang Farchan.

Tangkapan Layar Tweet Bang Farchan

Tangkapan Layar Tweet Bang Farchan

Tangkapan Layar Tweet Bang Farchan

Lalu, kembali lagi ke postingan yang dibuat oleh Mba Muthi. Membaca cara bertutur Mba Muthi yang ringan pada blogpost-nya tersebut, saya menyadari bahwa esensi dari menjadi seorang blogger, sesungguhnya adalah tentang berbagi. Ya. Berbagi dalam arti, menjadi sosok yang walaupun mungkin saja remeh receh, tetapi sedikit banyak, bisa menginspirasi, atau hanya sekedar membuka lapak sharing sharing happy.

Bagaimanapun, usaha nggak akan pernah membohongi hasil. Begitulah kesimpulan yang saya dapat,  usai membaca habis postingan dari Mba Muthi. Perjuangan blogger yang sebenarnya benar-benar hadir di dunia maya sebagai seorang blogger yang menuliskan banyak hal, lebih kepada nilai sharing, dibandingkan dengan nilai mengejar uang itu, kalau menurut saya pribadi sih, belakangan ini semakin kalah saing dengan para blogger yang memang ngeblog untuk mencari uang. Dalam tulisan mba Muthi Haura pada blognya pun mengatakan, bahwa menjadi blogger lalu memiliki penghasilan yang lumayan dari ngeblog itu, sangat butuh usaha keras. Selain itu, sebaiknya mindset yang digunakan selama mengembangkan blog, bukanlah tentang uang, melainkan kepuasan pribadi. Nah, kan ….

Muthi Haura

Saya sendiri, sepanjang asik merawat blog Taman Rahasia Cha ini, malah lebih banyak menemukan hal hal lainnya yang bukan saja tentang uang, melainkan teman baru, pengalaman baru, bahkan rasa senang seusai membagikan tulisan saya, lalu banyak pembaca yang datang untuk curhat juga. Nah, blogpost saya kali ini, saya tulis untuk ikut merangkum ungkapan hati blogger yang belum keren macam saya, tentang perjuangan sebagai blogger. Saya pun sedikit turut menjabarkan beberapa poin yang sudah disampaikan oleh Mba Muthi Haura.

Menulis yang Kamu Sukai
Silakan perhatikan label pada blog saya ini, maka kamu akan sedikit banyak, mengenal saya dari berbagai hal yang saya sukai. Hal yang sama pun berlaku pada blogger lainnya. Sebab blog adalah semacam diary personal yang tulisannya pun sebaiknya sangatlah personal. Kalau memang blogmu ternyata gado gado, its up to you. Tapi kalau memang ingin memiliki pendapatan dari blog, memang harus dibuat fokus dan kontennya pun menyenangkan. Bukankah sebuah blog, seperti rumah maya pribadi?

Mari Rajin Silaturrahmi
Namanya juga punya 'rumah maya' dan bukan hanya kamu sendirian yang memilikinya di dunia. Maka bersilaturrahmi alias blogwalking juga bisa memancing rejeki baru. Kalau dapat uang akibat rajin blogwalking sehingga domain authority dan page authority bagus, kan enak. Lebih bahagia lagi kalau berhasil menemukan teman teman baru, sehingga semangat berbagi pengalaman melalui blog pun meningkat. Kalau kamu bingung mau mampir ke blog siapa, maka silakan bergabung pada komunitas blogger. Ada banyak kok.

Berjuang Terus
Nah, inilah intinya. Bisa punya pendapatan dari ngeblog itu, nggak instan. Butuh usaha dan perjuangan yang sangat panjang. Termasuk sangatlah perlu bagi blogger untuk pandai pandai membawa diri dan beretika. Bagaimanapun, nggak ada prestasi atau apapun yang bisa didapatkan secara instan. Apalagi, rasanya dunia maya hampir sama kejamnya dengan dunia nyata, maka pandai menjaga dan membawa diri, semacam keharusan lah ya.

Semoga curhatan saya kali ini, turut membantu kamu, lebih lagi, semoga bisa jadi penyemangatmu untuk terus menulis blog, seperti mba Muthi Haura. Silakan sampaikan pendapat atau apapun yang kamu rasakan selama 'membuka rumah maya' di blogmu hingga kini, di kolom komentar tulisan ini ya. Salam hangat pula dari saya untuk semangat menulismu.



15 komentar:

  1. Menulis dengan senang hati terus menghasilkan itu paling asyiik hehe...

    BalasHapus
  2. He em banget saling silaturrahmi, jadi bisa kenalan nggak hanya dunia maya saja, nanti pas ketemu kopdaran pastinya tambah seru

    BalasHapus
  3. Sepakat, termasuk usaha untuk terus melawan kemalasan menulis mengisi blog ya

    BalasHapus
  4. Belajar terus tanpa mengenal lelah tentu membuahkan hasil terbaik apalagi dunia blogging terus berkembang dan terus tumbuh dinamis. Lanjutkn terus mbak

    BalasHapus
  5. Menulis blog kadang saya juga gak sering-sering mba, masih terhalang sama skripsi hihihi
    tiap mau buat konten, eh tiba-tiba skripsi ada di depan mata hehehe

    BalasHapus
  6. Menulis untuk berbagi, materi adalah bonus...

    BalasHapus
  7. Kadang kalau ada yang nanya ttg menghasilkan uang dr blog saya suka gmn gtu, bnyk di antara yg nanya maunya hasil instan, pdhl membangun blog kan gak dalam semalam, kecuali beli blog lawas yg dah jd tinggal ganti konten. Nama2 yg mbak sebut bbrp kali BW ke blognya, emang oke2 konten2nya :D

    BalasHapus
  8. Mbak menurut aku sah sah aja sih alasan seseorang ngeblog karena pingin mengahsilin uang. Gak muna juga kok kita hidup memang butuh uang. Kita sekloah tinggi2 biar bisa cari kerja yg ena. Endingnya ya Kita kerja buat cari uang.

    Tapi akan lebih asik lagi kalau memang dasarnya seneng nulis seneng ngeblog terus bisa dapet uanh dari hobi itu. Ya memang bisa dapet duit dari blog itu gak semudah membalikan telapak tangan gajah. Tapi sulit bukan berati gak bisa. Asal kita tau caranya, tau metodenya, mau terus belajar, dan membangun networking.

    Aku sendiri selalu menargetkan minimal satu postingan dalam satu bulan di blogkku harus menghasilkan sesuatu (bisa uang, bisa hadiah, bisa produk sponsor). Entah itu dari lomba blog, undangan liputan langsung atau job review. Soalnya kalo gak gitu dapurku enggak mengelul whehehehe

    BalasHapus
  9. Menulis itu lelah loh. Hehe... jika menulis untuk media kita hanya menulis dan koreksi diri aja dan hasil jadinya dikerjakan oleh redaksi... nulis blog nggak bisa gitu. Apalagi yang blognya dikelola oleh kita sendiri.
    Mulai dari nulis, koreksi typo dan kalimat, bikin konten gambarnya, mengatur layoutnya, publish, hingga promo link... kita kerjain sendiri. Lelah...
    Yang dikerjakan nggak cuma 1 judul doang lagi... banyak!

    Semoga kita tetap semangat!

    Uang itu... bonus buatku. Cuma nggak salah juga sih kalau orientasinya uang. Cuma kalau dikerjakan sendiri... sering lelahnya. Soalnya bisa jadi uang yang kita dapet nggak sepadan dengan jerih payah. Takutnya down duluan.

    Yaaaa pertama yang harus kita lakukan adalah sukai menulis.

    BalasHapus
  10. Berawal dari hobi nulis, ngeblog, digeluti dengan serius dan terus memperbaiki konten insyaAllah bonusnya hati senang dan dapat uang. Hehe

    BalasHapus
  11. sepakat sekali ama muthi, usaha itu dengan banyak cara ya, apa ajaa deh

    BalasHapus
  12. Jadi mitra google yang pasti. Kenapa ya berasa berat bgd jd mitra google

    BalasHapus
  13. Wah rekomendasi yg bagus. Aku jg beberapa kali mampir ke blognya muthi. Yuk semangat terus ngeblog��

    BalasHapus
  14. betul, menulis mulai dari yang kita sukai. Jika kemudian ada tawaran lain, anggap saja bonus

    BalasHapus
  15. Intiny g boleh lelah ngrawat blog y mb y ngrawat tampilan tulisan dll

    BalasHapus