Langsung ke konten utama

Change Your Mind and Be Strong

Gals....
Kamu sering merasa tersisih, sedih, dan rendah diri????
Hey, stop it now!!!!

Suatu hari, kamu sangat menginginkan punya sepatu baru. Sayangnya tabungan kamu ternyata sedang sangat minim. Lalu kamu mencoba untuk meminta kepada orang tuamu. Dan jawaban yang kamu dapat adalah, “Maaf, Mama sedang tidak punya cukup uang untuk membelikan kamu sepatu. Sabar ya, nak! Nanti Mama usahakan.”


Kamu sedang duduk termenung di dalam kelas sendirian di saat jam istirahat. Lalu, kamu menoleh keluar jendela dan mendapati teman-teman kamu sedang beramai-ramai menuju ke kantin sekolah. Sementara kamu sudah dibawakan bekal makan siang dari rumah. Lalu saat itu kamu merasa nggak gaul? Kamu merasa rendah diri dan bodoh? Kamu merasa Mama terlalu memanjakan kamu, sehingga teman-temanmu pun nggak mau berteman denganmu?

Sore hari saat kamu dan teman-temanmu sedang berkumpul bersama. Saat itu kamu mendapatkan SMS dari seseorang. Dan kamu nggak berani membaca SMS itu di hadapan teman-temanmu, hanya karena handphone milikmu itu dianggap ketinggalan jaman. Sementara teman-temanmu yang lainnya punya handphone yang lebih mahal dan canggih?

Kamu merasa orang tuamu tidak sanggup memfasilitasi bakatmu yang luar biasa? Misalnya, kamu senang menulis dan punya impian menjadi seorang penulis ternama. Tapi, kamu nggak memiliki laptop untuk mencurahkan ide-ide yang sudah lama bersemayam di dalam kepalamu?

Oh God, hey gals, please stop it now!!!

Kalo kamu berpikiran, untuk menjadi gaul, kamu butuh gadget-gadget yang up to date, barang-barang yang mahal dan dipakai oleh banyak orang, tanpa sadar kamu sudah ikut dalam arus konsumtif yang belum tentu membuat hidupmu menjadi nyaman.

Coba perhatikan wajah orang tuamu, dan orang-orang yang menyayangimu. Mereka berusaha memberikan banyak hal terbaik untukmu. Apapun yang kamu minta, akan mati-matian mereka usahakan demi kebahagiannmu. Tapi, kamu jangan merasa sedih ketika mereka ternyata tidak sanggup menghadiahkan hal itu padamu. Cukuplah kamu mengucap syukur karena mereka ada di sekelilingmu, menguatkanmu, menyirami hatimu dengan kasih sayang mereka. Kasih sayang yang berasal dari TUHAN tentunya.

Kamu nggak perlu merasa minder dengan banyak hal yang kamu nggak miliki saat ini. Mungkin kamu nggak bisa membeli sepatu baru. Tapi saat itu, TUHAN sedang memancingmu untuk berpikir kreatif. Bagaimana caranya agar sepatu lamamu tetap terlihat trendy. Bagaimana cara kamu mendapatkan tambahan tabungan untuk mendapatkan sepatu baru. TUHAN nggak mengajarkan kamu untuk menunggu dan mengharapkan uluran tangan orang lain. TUHAN sedang mengajarkan kamu untuk menjadi kuat.

Ketika kamu harus membawa bekal makan siangmu setiap hari, harusnya kamu merasa sangat beruntung. Itu artinya, Mama ingin selalu menjaga kesehatanmu dengan memberimu masakannya yang tentunya sehat dan dibuatnya dengan penuh cinta kasih. Dan saat itu, kamu seharusnya nggak menyembunyikan dirimu di dalam kelas dan makan bekalmu diam diam. Akan ada banyak teman yang menaruh perhatian padamu jika kamu keluar dan dengan bangga menyantap makanan buatan Mama bersama mereka. Mereka pun akan menghargai kamu. Mereka nggak akan mengucilkan kamu dan membuangmu, jika kamu sendiri sanggup menunjukkan kalau kamu itu juga berharga, bahkan lebih berharga.

Gals...
Kamu nggak perlu malu dengan gadget biasa yang kamu punya. Cobalah berpikir lagi. Mungkin saat ini kamu nggak terlalu membutuhkan Blackberry, iPad, dan lainnya? Gadget-mu itu sudah bisa memenuhi kebutuhanmu saat ini. Gadget yang kamu punya bukan untuk sekedar bergaya, tapi pikirkan apa saja kegunaannya dan apakah kamu membutuhkannya? Lalu apa keuntungan yang bisa kamu dapat dengan banyaknya icon yang ada dalam gadget itu? Apakah hanya untuk main main dan sekedar pamer?

Dan yang terakhir, jika kamu ingin menjadi sesuatu. Kamu harus kuat. Tanpa kamu sadari, TUHAN sedang menempamu dengan keterbatasan yag ada pada dirimu saat ini. Ada banyak hal yang bisa kamu gunakan untuk menyalurkan ide-ide brilianmu itu. Percayalah, TUHAN akan membimbingmu menuju cita-citamu jika kamu nggak gampang menyerah dengan keadaan.

Gals...
Mudah menyerah dan merasa rendah diri adalah virus ampuh yang bisa menenggelamkanmu dalam dunia yang manja, namun tanpa kamu sadari, kamu telah disakiti perlahan lahan. Kamu telah membuat dirimu kalah sebelum berperang. Kamu membuat dirimu dikucilkan oleh dunia yang sangat keras ini. Dan kamu nantinya akan bersedih karena kamu nggak bisa mewujudkan mimpi besarmu.

Gals....
Jangan takut bermimpi besar. Karena nantinya, mimpi itu akan menuntunmu padanya. Dan mimpi itu pulalah yang membuatmu kuat melewati jalan jalan terjal menujunya. Sesakit apapun, kamu akan melewatinya dengan semangat. Karena besarnya mimpimu itu, kamu sampai nggak merasakan sakitnya kerikil yang melukai kakimu. Tapi membuatmu mengambil buah manis dari rasa sakit itu.

Selamat berjuang sahabatku....

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Golden Time

Malam minggu saya terlalui dengan hati kebat-kebit karena anime series ini. Golden Time kembali menghadirkan imajinasi saya yang rasanya, sudah lama sekali nggak saya munculkan lagi dalam pikiran saya. Terakhir, saya menuangkannya dalam cerpen berjudul The Black Guardian Angel yang menjadi cerpen persembahan dari saya untuk tugas dari para editor di event Just Write 2 yang sudah lama sekali.

Berkah Pohon Enau Dari Tepi Hutan Gunungsari Lombok

Sebuah keping ingatan membawa saya pada suatu malam, sepulangnya saya, dan kedua orangtua saya dari daerah Gondang. Lombok Utara, mengunjungi Kakek Muda – paman dari Mama saya.
Di malam yang mulai beranjak larut, Papa melajukan mobilnya dengan sedikit ngebut melewati kawasan hutan lindung Pusuk, sebuah jalan panjang membelah hutan yang terbentang sepanjang Lombok Barat hingga Lombok Utara. Tujuan kami adalah kembali ke Kota Mataram, pulang. Sementara sepanjang jalan, Mama terus berdoa, khawatir kami salah jalan karena dikerjai oleh hantu blau. Saya? Ouw, jangan ditanya. Karena sering didongengi cerita horor sedari kecil, saya sudah gemetar dan merem sepanjang jalan. Menikmati setiap kali mobil terasa berbelok, lalu ….

Mercusuar Cikoneng dan Titik Nol Kilometer Jalan Raya Daendels

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana rupa dari titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Raya Daendels yang membentang sepanjang Anyer – Panarukan? Saya teringat akan seorang teman sekelas saya di SLTP Negeri 2 Mataram – saat kelas kami sedang ada diskusi untuk mata pelajaran Sejarah – dulu sekali, pernah melemparkan pertanyaan yang pada akhirnya baru bisa saya jawab setelah bertahun kemudian, tentang keberadaan titik nol kilometer Jalan Raya Anyer – Panarukan ini. Hey kamu, saya lupa dulu kamu siapa, terima kasih telah bertanya ya. Kini saya mensyukuri betapa hidup membawa saya untuk langsung menghirup aroma angin laut dari tepian pantai, tepat di titik nol kilometer pembangunan Jalan Raya Daendels yang punya satu bab tersendiri di buku pelajaran Sejarah saat sekolah dulu.