Label

Minggu, 25 Maret 2018

[Giveaway + Blogtour] Arteri(o) -- SJ. Munkian

Sudah lama saya nggak terlarut dalam novel fantasi, dan kali ini, seolah olah SJ. Munkian secara khusus hadir mengisahkan kisah Zag Waringga dalam Arteri(o) yang menghanyutkan. Saya menikmati visualisasi dari Arteri(o) di kepala saya. Clear. Ah, saya jatuh cinta dengan penuturan setting tempatnya yang detil di buku ini. 

Arterio : Sebab Cinta Sejati Mengalir Sampai Ke Jantung

Judul : Ateri(o) : Sebab Cinta Sejati Mengalir Sampai Ke Jantung
Penulis : SJ. Munkian
Penerbit : BITREAD Publishing

Blurb :
Seseorang yang menekuni bidang medis umumnya berperangai ramah, penyabar, dan punya kepedulian yang tinggi untuk menolong mereka yang terluka, tapi itu tidak berlaku pada Zag Waringga, dia tipikal pemarah, emosian, juga pendendam. Alih alih menciptakan ramuan yang dapat menyembuhkan, Zag justru menciptakan ramuan paling mematikan. Lain halnya dengan Nawacita, dia adalah sosok yang begitu perhatian, penuh belas kasihan, tetapi terlampau naif, padahal dia memiliki potensi istimewa yang selangka bintang jatuh, yakni merasakan detak jantung dan aliran darah secara terperinci.

Arteri(o) akan mendenyutkan sebuah kisah yang berangkat dari pertanyaan : apakah tempat yang kini kau tempati sudah tepat? Bagaimana jika itu tidak sesuai dengan karakter dan tujuan hidupmu? Apakah petuah di mana pun kau ditempatkan Tuhan selalu punya alasan, perlu direvisi?

Arteri(o) sebagai pembuluh yang mengalirkan darah dari jantung ke seluruh bagian tubuh, akan mengajakmu ke dunia yang lain dari pada yang lain, kisah yang meletupkan fantasi, aksi, konspirasi, dan tentu saja romansa yang menghujam jantungmu.

Aku ingin menjadi arteri sang pembuluh, yang bersama degub terjujurmu mengarungi setiap ruas jaringan tanpa sekalipun berpikir melewatkannya. 

Review
Sepanjang saya membaca novel fantasi ini, ada banyak sekali perasaan yang turut terbawa. Menyenangkan. Mungkin inilah kata yang sudah cukup tepat untuk mengungkapkan perasaan saya, selama ikut terbawa arus alur kisah Zag Waringga. Bahkan, akibat kekurang-senangannya pada nasib yang membawanya masuk pada jurusan Arterio di Akademi, Zag sebenarnya malah berhasil sebagai seorang Arterio yang --sayangnya-- malah menciptakan ramuan paling mematikan. Racun. Hmm, wajar saja, sebab Zag menemukan kesenangannya pada ramuan racun, ketika ia berkunjung ke Laboratorium Tumbuhan Kuno dan Racun. 

Saya terpukau pada empat ramuan dasar yang perlu dikuasai oleh seorang Arterio, yaitu :

  • Lala : ramuan kegembiraan yang dapat menstimulasi kebahagiaan pada orang yang menggunakannya. Warnanya kuning menyala seperti lampu pijar dan aromanya seperti aroma rumput di pagi hari dan citrus yang samar.
  • Balada : ramuan kesedihan yang memberi efek dingin pada tubuh, membuat tubuh tak ingin bergerak, kehilangan gairah. Pada situasi tertentu, ramuan ini dapat membuat frustrasi dan pemakainya bisa terisak isak tanpa henti. Warnanya biru pekat segelap palung samudra, bentuknya tidak terlalu cair dan baunya netral, tetapi memiliki efek dingin seperti embun di pagi buta.
  • Angkara : ramuan kemarahan membuat pemakainya naik pitam dan marah-marah tanpa sebab. Indikasinya dapat membuat tubuh panas, berkeringat, dan cenderung mudah tersinggung. Terkadang, ramuan ini akan membuat tubuh terus bergerak, dan mulut ingin bicara kasar, berserapah. Ciri ramuan ini berwarna merah seperti bara api, berbentuk encer, dan mengeluarkan uap seperti air mendidih. 
  • Kaias : ramuan cinta yang menimbulkan efek jatuh cinta. Warnanya bening tetapi menimbulkan bias warna merah muda, suhunya hangat, teksturnya agak kental, rasanya agak manis tapi mudah dinetralkan, sementara aromanya akan tercium berbeda beda pada setiap orang.

Okay, sekarang waktunya giveaway! Untuk mendapatkan 1 buah buku Arterio karya SJ. Munkuan, silakan penuhi syarat-syaratnya berikut ini :

  1. Tinggal di wilayah Indonesia
  2. Follow akun Instagram @sjmunkian, @bitread_id, dan @akarui.cha
  3. Follow akun Twitter @sjmunkian, @bitread_id, dan @Akarui_Cha

Sekarang, silakan menjawab pertanyaan berikut: 
"Jika kamu seorang Arterio dan sedang menghadapi ramuan Kaias di hadapanmu. Kira kira, aroma semacam apa yang akan kamu rasakan dari ramuan ini?"

Kalau buat saya sih, mungkin ramuan Kaias akan tercium seperti aroma Cherry dan Sakura yang baru mekar di musim semi. Sebab jatuh cinta bagi saya, serupa bunga yang mekar, indah, lembut, dan menyenangkan. Kalau kamu, bagaimana?

Silakan berikan jawabanmu di kolom komentar dengan menyertakan :

  • Nama
  • Akun twitter
  • Akun Instagram
  • Jawabanmu

Blogtour ini berlangsung sepanjang 25 - 31 Maret 2018. Pengumuman pemenang selambat-lambatnya pada 5 April 2018.

Yuk ikuti alur blogtour Arterio ini!

Selamat berfantasi ....


5 April 2018
Okay, ini saatnya pengumuman pemenang. Selamat kepada ...

Selamat ya ....

Selamat buat kamu ya. Suka banget sama jawabannya, sebab cinta bukankah seharusnya demikian? Sejauh apapun, dia tetap terasa, mewah, tapi sesungguhnya sederhana.

18 komentar:

  1. wah, kalau bagiku, sepertinya kaias akan beraroma sehangat sinar mentari pagi, sesegar embun, semanis apel dan selembut mawar pink.
    Karena bagiku, cinta itu memberi, seperti mentari yang senantiasa memancarkan sinarnya tanpa pernah mengharap balas.
    cinta itu segar dan murni, sumber kehidupan setelah melewati kelamnya malam.
    cinta itu menyehatkan dan sederhana.
    cinta itu seindah warna dan aroma favorit suamiku yang bahkan tidak beliau sadari bahwa pilihannya selalu jatuh pada karakteristik yang sama, mawar dan pink :)

    BalasHapus
  2. Bahasa dalam bukunya kaya rima dan puitis. Filosofis pembahasannya. Jadi pengen baca soalnya penasaran pada isinya. Aereri(o) pasti unik. Lom pernah bayangin ada buku kayak gitu dengan tokoh dan penokohan unik.
    Jenis-jenis racunnya juga benar-benar fantastik! Salut pada penulisnya.
    Lala kayak nama nada alias notasi, balada seakan mengingatkan pada jenis puisi atau lagu, angkara tuh emosional yang meruah, dan kaias kayak warna merah jambon dalam bahasa Sunda.
    Salam kenal, Acha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang dikatakan mbak tepat, terutama yg kaias, itu memang terinspirasi dari bahasa sunda yang diartikan sebagai warna merah muda atau pink

      Hapus
    2. Wah, kaias adalah warna yang membuat dunia seakan merona. Lembut, soalnya. Aduh, makasih, ya, sudah menangin kuisnya. Senang banget. Makasih Acha dan Kang SJ Munkian.

      Hapus
  3. Nama: Rohyati Sofjan
    Akun Twitter: @RohyatiSofjan
    Akun Instagram: @rohyatisofjan
    Pertanyaan "Jika kamu seorang Arterio dan sedang menghadapi ramuan Kaias di hadapanmu. Kira kira, aroma semacam apa yang akan kamu rasakan dari ramuan ini?"
    Jawab: Bunga bakung yang sedang mekar dan semerbak di malam hari. Karena cinta itu kerap hadir pada saat tak terduga dan tidak setiap saat. Aromanya samar namun membekas. Dan meski samar namun jarak jangkauannya bisa menerpa orang yang berada lumayan jauh sampai bingung menduga di manakah sumber muasal aroma harum yang menguar itu. Itu misterius.

    BalasHapus
  4. Sekarang aku lagi di China, jadi gak bisa ikutan giveawaynya deh. Padahal bukunya kedengaran menarik banget. Sekilas kesannya tentang biologi, tapi ternyata di balik semua itu ada filosofi yang begitu mendalam. Masukin ke dalam wishlist deh, tar begitu sampe Indo, aku cari bukunya hehehe.

    BalasHapus
  5. Sama saya juga udah lama ga baca novel fantasi. Belum memu lagi yang seru. Mungkin buku ini bisa dicoba untuk dibaca ua

    BalasHapus
  6. Wah novel fantasi yaaaa. Saya udah lama gak baca novel fantasi soalnya sering kepikiran di dunia nyata sih hahaha tapi kayaknya seru yaaa. Ada arterio gitu. Tapi kalau ada kaias mungkin seperti aroma cokelat, manis dan menarik. Atau mungkin seperti aroma mawar, semerbak dan mengingatkan pada suatu hal yg romantis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cokelat, mawar dan manis senantiasa dikaitkan dengan Romantisme

      Hapus
  7. walaahh aku malah baru baca postnya saat deadline udah dekaat.. haduuhhh

    BalasHapus
  8. udah lama aku ga baca ovel fantasi heheheboleh i mba ntar mau ah baca

    BalasHapus
  9. Nama: Desita Wahyuningtias
    Akun twitter: @desitaw97
    Akun Instagram: @desita_Itsmystyle
    Jawabanmu:
    Bau tanah setelah hujan (petrichor).
    Bau yang ringan & menyegarkan, bau yang menyebabkan letupan kegembiraan.
    Laksana cinta yang selalu menimbulkan letupan kebahagiaan dari hal sesederhana apapun, membuat si pengalam cinta kembali bugar meski telah berpapasan dengan masalah yang tak bisa dianggap sepele. The power of love *^_^*

    BalasHapus
  10. hmm penasaran sama buku nih....

    BalasHapus
  11. Aroma yang akan saya cium mungkin mirip dengan shampoo beraroma lemon. Karena saya sendiri paling seneng mencium aroma pacar saya pada waktu dia baru beres mandi sore. Menurut saya, cinta itu ya seperti itu, menyegarkan dan bikin ketagihan =)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aroma itu adalah pengalaman personal, apalagi aroma kesukaan pastinya sangat unik dan personal sekali. Btw, sepertinya saya tahu merek shampoo yg dimaksud.hehe.

      Hapus
  12. Terima kasih teman-teman sudah membaca review dan ikutan GA :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih juga sudah ngadain blogtour. Jadi tahu karya Akang. :)

      Hapus