Label

Minggu, 10 Desember 2017

Astra dan sebuah filosofi Catur Dharna

Selama saya berkuliah dan bekerja, beberapa teman saya yang beruntung karena mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan Indonesia yang bagi saya ... hmm, bergengsi sekali ya bisa bekerja di sana. Mereka bukan hanya dapat bekerja di lingkungan yang baik, belum lagi seolah-olah mereka dididik pula di sana, sehingga keahlian mereka meningkat, juga menjadi terspesialisasi. Hmm ... seperti ilmu manajemen dasar yang pernah saya pelajari semasa kuliah, put the right man in the right place. Hal inilah yang pada akhirnya dapat meminimalisasi kecerobohan dan ketidakkompetenan seorang pekerja. Asik ya? Seolah mendukung passion bekerja dari karyawan, dan membuat seseorang menjadi lebih bersemangat untuk mendalami minat dari pekerjaan yang ditekuninya.

Catur Dharma Astra
(Sumber : astra.co.id)


Pernah saya merasa iri dengan beberapa teman saya yang ... rasanya punya jalan hidup yang menyenangkan sekali, sebab titik awal karirnya dimulai di tempat yang baik. Tetapi, ya ... saya juga beruntung kok. Saya pada akhirnya bisa bekerja, berkarir, berkarya di bidang yang selalu membuat saya tertarik. Walaupun di beberapa pengalaman terdahulu, mungkin saya belum dipercayai untuk memperdalam bidang yang saya jalani ya. Ssstt ... mungkin sudah ada yang tau ya, apa sih profesi saya ... sebelum saya memutuskan untuk resign. 

Beberapa teman dan kenalan saya yang pernah dan masih bekerja di beberapa anak perusahaan milik Astra International Tbk., pernah menceritakan mengenai filosofi Catur Dharma yang selama ini dijalani oleh Astra International Tbk. dalam menjalani bisnis dan mengembangkan skill karyawannya. Apa saja itu?

  1. Menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara
  2. Memberi pelayanan terbaik kepada pelanggan 
  3. Menghargai individu dan membina kerja sama
  4. Senantiasa berusaha menjadi yang terbaik


Nah, mungkin yang terbayangkan oleh teman-teman semua kalau Astra International Tbk. ini hanyalah perusahaan yang menguasai bidang otomotif. Padahal, ada lho lini perusahaan lainnya, dan di sana lah, beberapa teman seangkatan saya bekerja. Pas lah dengan jurusan kuliah kami dulu. Saya saja sih yang agak sedikit melenceng, walaupun sebenarnya ada lah ya cakupannya. Bukankah sebaiknya kita nggak pernah berhenti belajar ya, sehingga setiap waktu selalu ada peningkatan dari skill yang kita kuasai. Nah, beberapa lini perusahaan Astra ini seperti : PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Acset Indonusa Tbk (ACST), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Astra Graphia Tbk (ASGR), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), dan PT Bank Permata Tbk (BNLI). Dan ... di bank Permata itulah beberapa teman saya banyak bekerja dan berkarya.

Oleh sebab adanya filosofi Catur Dharma itulah, para teman teman saya tadi kebanyakan merasa memiliki karir yang terus berkembang, sebab ada saja pelatihan yang diterapkan oleh perusahaan, demi mengembangkan kemampuan karyawannya. Enak ya. Belum lagi, beberapa teman saya tadi pun, berusaha menerapkan filosofi Catur Dharna tadi di kehidupannya sehari-hari. Doa saya, telah 60 tahun Astra berkarya, semoga semakin jaya dan berdaya untuk lebih banyak lagi menemukan anak anak bangsa yang berkualitas, seperti filosofi Catur Dharma. 

Menurutmu, adakah poin dari filosofi Catur Dharma yang bisa kamu terapkan juga dalam kehidupan sehari-harimu? 

10 komentar:

  1. WAh bagus, dari kantor, teman-teman Cha menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Jarang lho orang yang seperti itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jarang banget. Hasilnya, mereka jadi lebih keren.

      Hapus
  2. Senantiasa berusaha menjadi yang terbaik itu bagus kak, kalau hari esok tidak lebih baik dari hari ini maka saya termasuk orang yang merugi, demikian saya diajarkan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat selalu untuk jadi lebih baik ya.

      Hapus
  3. thanks mbak..aku jadi tau nih filosofi nya selama ini aku nggak paham :)

    BalasHapus
  4. Doa saya, telah 60 tahun Astra berkarya, semoga semakin jaya dan berdaya untuk lebih banyak lagi menemukan anak anak bangsa yang berkualitas, seperti filosofi Catur Dharma.
    amiin

    BalasHapus
  5. Kalau mereka bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari itu sangat kuar biasa. Akan banyak orang disekeliling yang merasakan manfaatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyap mba. Benar banget. Semoga ya ....

      Hapus