Label

Rabu, 08 Februari 2017

Pos Cinta Hari Ke-1 : Surat Untuk Cha dan Impian-Impiannya

image via favim.com


Dear Cha …

Pastikan kamu membaca surat ini di saat kamu merasa takut, galau, lelah, dan merasa kehilangan dirimu sendiri. 


Mulai bulan Maret 2017, kamu sudah menemukan dirimu yang berbeda. Sulit sudah bagimu untuk begitu mudahnya bertingkah manja, menye-menye, bahkan merengek agar semua orang di sekelilingmu menganggap kamu masih unyu unyu lucu dan menggemaskan. Jangan harap kamu akan dipandang imut, sebab sejujurnya itu bukanlah kamu, juga bukanlah pujian yang pantas melambungkan perasaanmu. Jangan berharap semua orang akan memanjakan kamu, sebab hanya satu orang yang telah berkewajiban untuk memenuhi itu. Nggak perlu menangis. Buat apa juga?

Cha, yakinlah kalau sejatinya Sang Maha Pemberi Rejeki, Sang Maha Kasih dan Maha Penyayang itu sedekat doa doamu pada-Nya. Serumit apapun, kamu sudah memiliki seorang ksatria yang akan menemani kamu bertempur di kancah kehidupan. Tapi ingat, kamu pernah meminta agar dirimu juga diakui olehnya sebagai ksatria, bukan? Maka ... berhentilah untuk terlalu cengeng dan takut mengangkat katanamu.

Cha, sesi selanjutnya di kehidupanmu, bukanlah fase yang akan mengurungmu hingga kamu.kehilangan duniamu. Kamu masih memilikinya. Belajarlah, bahwa selalu ada cara, jalan, pilihan, dan semuanya bisa kamu buat untuk tetap mengejar impianmu. Camkan, kamu pernah berjanji padaku bertahun tahun dahulu saat kamu mempelajari passion-mu sendiri, kalau kamu nggak akan berhenti. Percayalah, ksatria yang kali ini mengisi dan menemani hampir seluruh menit di harimu adalah ksatria yang menyayangimu beserta seluruh impianmu. Dan ... perjuangkanlah juga impian sang ksatria itu. Seperti ikrarmu saat menjabat tangannya di puncak gedung sore itu, kan?

Cha, tangguhlah. Di waktu surat ini kutulis, aku belum tau, akan hadir berapa orang ksatria muda dalam tim milik kamu dan dia. Siapa saja nama mereka pun, belum bisa diduga-duga. Tetapi kehadiran mereka adalah waktumu untuk terjun langsung mendidiknya. Sabar. Sabar. Sabar. Ya ... Cha. Berkolaborasilah kamu dengan dia sebaik-baiknya. Komunikasikan dengan semenyenangkan mungkin. Yakinlah, bersamanya usia kalian boleh saja menua, tetapi kenang-kenangan semasa masih gadis dan jejaka dengannya, tak boleh tua lalu layu kemudian pudar terlupakan. Bukankah kamu bersedia untuk menerima genggaman tangannya, karena cintamu pada Sang Pencipta yang menghadirkan dia dalam kehidupanmu, sebelum Maret 2017 datang?

Bismillah Cha. Pejamkan matamu dan ucapkan itu berkali-kali. Jadilah wanita tangguh, seperti impianmu. Jadilah sabar. Teruslah belajar, jangan sampai luntur semangatmu.

Dari dirimu semasa gadis.


4 komentar:

  1. Chacaaa, Love love deh buat Cha semasa gadis :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Love love juga kak lingga nya aku.

      Hapus
  2. Huaaaa Cha, ini surat cinta sebelum menikah yaah.
    Semoga Acha dan Sang Ksatria slalu untuk selamanya, Aamiin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya rabbal alamin. Makasih banyak doanya mba Diah.

      Hapus