Label

Rabu, 05 Agustus 2015

Bucket List Trip dan Garuda Indonesia

Saya ingin sekali mengunjungi Masjid Kobe.

 

Masjid Kobe
(sumber :nokrik.heck.in)

Sah-sah saja kan kalau saya memiliki bucket list yang tidak biasa? Bermimpi menyambangi tempat yang belum tentu ingin disambangi kebanyakan orang? Mengunjungi Masjid Kobe, Ramadhan lalu, mendadak menjadi salah satu tempat yang sebelum saya meninggalkan dunia nanti, sangat ingin saya kunjungi.



Masjid Kobe, dari berbagai literatur yang saya baca, merupakan masjid pertama yang berdiri di Negeri Matahari Terbit. Dibangun pada 1935 di Nakayamate Dori, Chuo-ku. Kata Kobe sendiri berarti ‘The Gate of God’ atau ‘Gerbang Tuhan’. Pas sekali masjid ini berada di sana. Dan mungkin karena nama tempat dibangunnya Masjid Kobe mengandung doa inilah, sehingga pada 1945, saat Perang Dunia II berlangsung, masjid ini tak berhasil diporak-porandakan oleh bom. Walaupun bom yang dijatuhkan oleh tentara Sekutu bukanlah bom atom seperti yang didaratkan di Hiroshima dan Nagasaki, tapi ... kembali menurut literatur, kota Kobe juga ikut rata dengan tanah, kecuali, masjid ini.
             
Dikisahkah bahwa Masjid Kobe ini masih berdiri tegak, dan hanya mengalami keretakan di dinding luar, juga kaca jendelanya saja yang pecah. Bagian luarnya pun menjadi agak hitam akibat asap serangan bom. Namun kemudian, di Masjid Kobe inilah, para tentara Jepang berlindung, juga menyembunyikan senjata-senjata mereka. Selanjutnya, Masjid Kobe menjadi tempat pengungsian bagi warga sipil.
             
Pasca Perang Dunia II, pemerintah Arab Saudi dan Kuwait menyumbang dana renovasi untuk memperbaiki masjid bersejarah di tanah Jepang ini. Lalu, kembali terjadi gempa bumi pada 1995. Gempa ini bukan hanya terasa di Kobe, melainkan di berbagai kawasan sekitarnya, seperti Hyogo-ken dan Nanbu. Menurut para ahli, gempa tadi melibatkan tabrakan antara tiga buah lempeng besar, dan menewaskan 6.000 lebih warga Kobe. Tak pelak, 20 km dari pusat gempa, tepatnya di Kobe, semua bangunan hancur. Namun apa yang terjadi? Masjid Kobe tetap berdiri kokoh dan menjadi tempat untuk warga berlindung.
             
Sejarah yang membuat saya kagum ini pun, menarik saya untuk mencari tahu mengenai cara untuk dapat pergi mengunjungi Kobe. Dalam catatan saya, suatu hari nanti saya ingin menumpang Garuda Indonesia melalui bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng dan mendarat di Tokyo, lalu melanjutkan perjalanan dengan pesawat ke bandara Kobe.
             
Kenapa Garuda Indonesia menjadi pilihan saya? Sebab Garuda Indonesia adalah maskapai kebanggaan Indonesia yang kualitas layanannya pun diakui sebagai maskapai yang memberikan kenyamanan kelasdunia. Tentu saja, karena maskapai yang dilambangkan oleh burung Garuda, sang tunggangan Dewa Wisnu ini, telah banyak meraih penghargaan berskala lokal maupun internasional, seperti : Maskapai Regional Terbaik di Dunia, Penerbangan Kelas Ekonomi Terbaik di Dunia, dan Maskapai dengan Kru Kabin Terbaik di Dunia. Penghargaan tadi diberikan oleh Skytrax untuk Garuda Indonesia, sebab memberikan pelayanan ‘Garuda Indonesia Experience’ yang mengedepankan keramahtamahan. Bukankah terbang dengan maskapai seperti ini yang bisa memberikan ‘memorableexperiences’ lebih banyak buat saya nantinya?
             
Kelas ekonominya saja sudah menawarkan berbagai kenyamanan, seperti : adanya layar LCD touch screen sebagai sarana hiburan bagi penumpang, juga makanan dan minuman yang disajikan pun tergantung durasi penerbangan. Bahkan Garuda Indonesia menyajikan anggur dan bir jika perjalanannya berdurasi panjang. Hmm, ini baru kelas ekonomi lho ya. Bagaimana dengan kelas bisnis dan first class? Pastilah lebih membuat nyaman, aman, dan hati senang,
             
Belum lagi jangkauan destinasinya. Kalau untuk mengunjungi berbagai negara, hmm ... sudahlah, jangan ditanya lagi. Untuk destinasi domestik saja, Garuda Indonesia sudah menjangkau berbagai pelosok di Tanah Air.

Semoga, di suatu waktu nanti, dalam jangka waktu yang tidak terlalu panjang, saya menemukan promo menarik dari Garuda Indonesia dan akhirnya berhasil terbang untuk mengunjungi Masjid Kobe. Mohon doa dari teman-teman semua ya, agar bucket list saya ini terwujud. Mungkin saya akan mengunjungi Masjid Baiturrahman di Aceh dulu untuk pemanasan. 

2 komentar:

  1. Semoga impian Acha terkabul berkunjung ke sana :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya rabbal alamin. Makasih banyak Teteh. :)

      Hapus