Label

Minggu, 26 April 2015

Belanda Negeri Kincir Katanya

Generasi 90’an pastilah kenal dengan Trio Kwek Kwek. Saya pun merasa beruntung karena lahir dan tumbuh pada tahun 90’an dimana lagu anak-anak booming saat itu. Kalau kamu pernah dengar lagu ‘Katanya’ dari Trio Kwek Kwek, mungkin kamu tahu lirik lagu berikut ini ....

Belanda negeri kincir katanya katanya
Keju penghasilannya katanya katanya
Tulip nama bunganya wow wow
Dam nama bendungannya
             



Entah bagaimana, lirik lagu ini selalu terputar dalam kepala saya setiap melewati sebuah toko roti yang selalu memasang kincir angin kecil di atapnya. Tapi kali ini, saya tidak ingin membahas tentang makanan di toko roti tadi, melainkan kincir angin.

kincir angin
(ruangkata.wordpress.com)
             
Sekitar abad ke-13, kincir angin dibuat sebagai pendukung sebuah sistem pencegah banjir di Belanda, polder namanya.Nah, kincir angin digunakan untuk membantu pompa mendorong air ke lautan agar terbentuk dataran baru yang lebih luas (polder). Kamu tahu kan, kalau sebagian besar daratan di Belanda berada di bawah permukaan laut?
             
Seiring perkembangan teknologi, di abad ke-17, kincir angin pun sudah digunakan sebagai sarana untuk membantu manusia di bidang pertanian dan industri. Misalnya, memproduksi kertas, mengasah kayu, mengeluarkan minyak dari biji, bahkan juga menggiling jagung.
             
Memangnya bagaimana sih cara kerja kincir angin?

Cara Kerja Kincir Angin
(madehow.com)
             
Angin akan meniup bilah kincir angin sampai bergerak, sehingga poros di dalam nacelle berputar. Nah, poros yang terhubung dengan gearbox akan berputar dan kecepatannya dapat diatur dengan mengatur perbandingan roda gigi pada gearbox. Kemudian, gearbox yang sudah dihubungkan ke generator akan mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Transformer yang telah terhubung dengan generator akan membantu mengatur tegangan listrik sebelum dihubungkan ke alat yang ingin digunakan.
             
Wah, abad ke-13 saja orang-orang Belanda sudah berinovasi sedemikian rupa ya. Bahkan, menurut cerita, pada abad itu, kincir angin bertebaran di seluruh wilayah Belanda. Jumlahnya diperkirakan hingga 10.000 kincir angin. Sayangnya, sekarang hanya tersisa sekitar 1.000 kincir angin saja.
             
Mengingat angin merupakan salah satu energi terbarukan yang bersifat bersih membuat Belanda pandai memanfaatkannya. Ada sebuah ladang angin terbesar di Eemshaven di Groningen, Belanda Utara, dimana terdapat banyak sekali turbin yang dioperasikan untuk menghasilkan energi listrik bagi negara Belanda.

Ladang angin
(nationalgeographic.co.id)
             
Inilah bukti bahwa Belanda semakin hari semakin berinovasi untuk menunjukan ketangguhan Negeri van Oranje dalam memanfaatkan energi angin.
             
Bukan hanya kincir angin modern saja. Di Belanda pun, ada dua tempat yang kini sering dikunjungi wisatawan untuk menemukan kumpulan kincir angin, yaitu Zaanse Schans di Belanda Utara dan Kinderdijk di Belanda Selatan.

Zaanse Schans
(zaanstreek.nl)
             
Di Zaanse Schans yang katanya dekat sekali dengan Amsterdam, berjajar banyak sekali kincir angin di pinggiran sungai besar, dan di tengah hamparan daerah pertanian yang hijau. Tentunya juga, dikelilingi oleh rumah-rumah khas Belanda yang seolah membawa wisatawan melintasi waktu ke abad 17-18. Wilayah ini banyak dikunjungi ketika musim panas, saat udara sedang tidak dingin.  Daerah Zaanse Schans juga dikenal sebagai Open Air Museum.
             
Terlihatlah di sini kalau potensi angin di Belanda bukan hanya dimanfaatkan oleh masyarakat Belanda untuk membantu mencegah banjir, pertanian, dan industri, namun juga sebagai potensi wisata. Bukankah sebuah inovasi tak harus menunjukan perkembangan di bidang teknologi, namun juga di bidang sosial dan ekonomi kemasyarakatan, bukan?
             
Hmm, saya rasa, mungkin inilah sebabnya Belanda dikenal sebagai negeri kincir angin, seperti yang dinyanyikan Trio Kwek Kwek saat saya kecil dulu. Belanda memanfaatkan potensi angin yang diberikan Tuhan kepada tanah mereka, bukan hanya untuk membantu dalam berbagai aspek kehidupan, namun juga memahsyurkan Belanda di mata dunia.

Sumber ide :
·         nvo.co.id
·         berita-iptek.blogspot.com
·         alpensteel.com
·         wikipedia.org




4 komentar:

  1. Belanda juga terkenal dengan bunga2 tulipnya yang indah, ya. Btw inget dong trio kwek2, itu waktu aku sudah smp :)

    BalasHapus
  2. Cha.., masukan untuk blog kamu boleh? Background kamu bagus, tapi isi konten blog kamu kalah bisa jangan transparan ya..., tulisannya jadi susah dibaca... :( Kasih warna solid yang soft aja. bisa hitam sekalian, warna font putih. Begitu.. ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih banyak masukannya Vind. Nah, sekarang gimana? Udah enak dibaca belum?

      Hapus