Label

Kamis, 28 Agustus 2014

Kubagi Segala yang Kulihat

Damniloveindonesia ....

Hmm, banyak cerita tentang Indonesia yang sebenarnya bisa dibagi. Terlalu banyak. Matahari paginya, lembayung di kala senja, aroma tanah basah saat hujan, tarian tradisional ... semua keunikan yang bahkan oleh anak Indonesia sendiri belum tentu khatam plek plek. Eits, tapi itu bukan berarti aku nggak bisa membagi banyak cerita tentang Indonesia kepada dunia, cuma karena keterbatasanku tentang berbagai jenis pernak-pernik budaya yang Indonesia punya. Bukankah jika mencintai, maka seseorang nggak pernah berhenti untuk belajar memahami? Makanya, aku nggak mau berhenti nyari tahu tentang budaya Indonesia, dan membaginya dengan teman-temanku yang bukan berasal dari Indonesia.

Senin, 18 Agustus 2014

Katamu Itu Doamu

from : google.com



                Beberapa malam ini, aku terus memikirkan ucapan anak itu. Ijinkan aku menyebutnya ‘Anak Itu’, sebab sebenarnya aku terjebak antara perasaan kesal tapi sekaligus kasihan padanya. Mau aku sebut dia bodoh, tapi ... mana tahu, dia nggak pernah membaca buku The Secret sampai-sampai enteng sekali mengucapkan banyak kalimat yang membuatku sebal.
                Bukan. Si Anak Itu nggak menyerang aku. Tapi, ucapannya – candaannya – di keadaan yang sedang begitu, mana pantas?

Sabtu, 16 Agustus 2014

Ke Bandung Cuma Sama Ransel Bagian 4


Relationship. Dimanapun kita bisa menemukan teman. Apalagi dalam sebuah perjalanan. Dalam trip reuniku dan Natha pun, kami menemukan teman baru, teman seperjalanan yang menyebangkan.
                
Berawal di sebuah kamar berpintu kuning kunyit, di lantai teratas Zzz Express Backpacker, di Paskal Hyper Square, Jalan Pasir Kaliki, Bandung, tempat aku dan Natha menginap. Malam sebelumnya, kamar itu diisi oleh banyak bule pejalan yang saat tiba saja sudah tampak lelah, makanya tak enak jika kusapa. Tapi di malam terakhir, kami bertemu keduanya, Putri dan Maya.

Jumat, 15 Agustus 2014

Ke Bandung Cuma Sama Ransel Bagian 3



                Aku, memang anak perempuan yang dibesarkan dan dibentuk oleh lingkungan sebagai anak gadis yang menyukai kesunyian. Aku ceria bersama suara-suara alam yang damai. Aku terpukau oleh segala hal yang sering dianggap biasa saja oleh kebanyakan orang. Namun bagiku, aku dianugerahi  taste sendiri tentang dunia ciptaan Tuhan ini.
                Pagi hari di tanggal terakir bulan Juli, aku dan Natha keluar dari penginapan, Zzz Express Backpacker, menuju ke tepian jalan Pasir Kaliki yang dilalui angkot Bandung berbagai warna. Berbekal sedikit arahan dari resepsionis penginapan, kami berniat menuju ke Dago Pakar, Taman Hutan Raya Dr. Ir. Juanda.

Kamis, 14 Agustus 2014

Ke Bandung Cuma Sama Ransel Bagian 2



An adventure is start inside yours. When you push yourself to go a head.
-Akarui Cha-

Sore menjelang senja, aku dan Natha sudah memulai perjalanan kami. Jadwal sore itu, hanya ingin melihat sedikit keindahan kota Bandung yang rasanya tak seramai Jakarta. Menemukan nuansa kota tua. Ya ... Kawaii Angel memang menyukai nuansa ini, dan selalu kami sertakan dalam setiap perjalanan dan kebersamaan kami.

Senin, 11 Agustus 2014

Ke Bandung Cuma Sama Ransel Bagian 1

Reuni. Traveling kali ini memang tujuan utamanya adalah reuni-nya Kawaii Angel, setelah lama banget kami nggak traveling ala ala backpacker bareng. Terakhir, di tahun 2011, kami backpaker-an ke Jogja. Waktu itu, jalan jalan dengan sebutan backpacker rasanya belum seterkenal sekarang, sampai ada beberapa buku dan film yang mengisahkan tentang seorang backpacker kan ya.