Label

Sabtu, 23 Juli 2011

Awas! Ada Benda Asing di Payudaramu!

            Hari ini adalah Hari Anak Nasional. Berarti ada hubungannya dengan kaum muda Indonesia. Dan hari ini pula aku mengikuti sebuah dialog interaktif yang diadakan oleh RS Karya Bhakti, Bogor. Dan pada acara ini, aku akhirnya mendapatkan banyak sekali pengetahuan tentang kesehatan. Tema dialog interaktif kali ini adalah mengenai ‘Kupas Tuntas Kanker Payudara’.



            Gals... Tahukah kamu? Penyakit kanker payudara ini rupanya nggak hanya menyerang kaum wanita saja, tetapi juga pada laki-laki. Wah, berarti bahaya kanker ini cukup luar biasa ya! Kenapa banyak sekali kasus yang diketahui adalah kasus dari kelompok wanita? Oh, tentu saja karena wanita memiliki puting susu yang membuat pendeteksian dari kanker payudara menjadi lebih cepat, karena ada kejanggalan yang disadari sendiri oleh wanita itu. Sementara pada laki-laki, kondisi tersebut sulit di deteksi, gals... Bisa saja dalam satu kasus, tiba-tiba si laki-laki yang mengidap kanker payudara langsung divonis berada pada stadium lanjut. Hufth...

            Rata-rata masyarakat Indonesia dapat dikatakan sebagai masyarakat yang malas untuk memperhatikan kesehatannya. Berbeda sekali dengan kehidupan masyarakat di Barat yang sering melakukan medical check-up. Bahkan hal itu sudah menjadi gaya hidup mereka. Begitulah kata sambutan yang disampaikan oleh Direktur Utama RS Karya Bhakti. Nah, seperti itulah, gals! Sebaiknya sedari kita masih muda, kita punya kesadaran yang tinggi akan kesehatan kita sendiri. Bagaimana kita ingin menjadi penerus bangsa dan memajukan bangsa Indonesia, kalau kita sendiri nggak mau menaruh perhatian pada kesehatan tubuh kita sendiri.

            Gals, mungkin di antara kalian masih banyak yang bertanya-tanya, apa itu kanker. Aku juga sebelumnya nggak mengerti tentang kanker. Aku cuma tahu, kalo kanker itu ya.....penyakitnya anak muda kalo lagi nggak punya duit. Kantong kering. Hehehe....

            Kanker adalah penyakit yang terjadi akibat pertmbuhan sel tubuh secara tidak normal dan tidak terkontrol, sehingga kemudian tampak menjadi ‘benjolan’ yang sering dikenal dengan sebutan ‘tumor’. Tumor yang ini bukan Tukang MoloR ya gals..

            Nah, pertumbuhan tumor ini bisa terjadi hampir pada semua bagian dan alat tubuh. Makanya, karena si tumor yang selanjutnya menjadi kanker ini tumbuh di payudara, jadilah namanya berubah menjadi si kanker payudara.

            Sama seperti sifat manusia, ada yang anteng-anteng saja, ada juga yang agresif banget. Si tumor ini juga ada yang jinak dan ada yang ganas. Kalo tumor jinak, tumbuhnya nggak akan melewati batas jaringan. Misalnya, si tumor tumbuh di bagian payudara, tapi dia cuma duduk manis di lapisan kulit kita dan nggak menyebar ke jaringan yang lain. Nah, kalo si tumor ganas ini, lebih bandel gals. Bukan cuma duduk manis di jaringan kulit, tapi juga suka iseng jalan-jalan ke seluruh tubuh kita melalui pembuluh darah atau saluran getah bening (limfatik). Nah, si tumor ganas inilah yang pada akhirnya menyebabkan kanker. Humph, lihat kan gals? Tumor ganas memang jahil. Tapi bukan tumor ganas saja yang harus dikhawatirkan, tapi tumor jinak juga. Bisa saja si jinak berubah jadi ganas lho! Namanya juga sel yang tubuh secara abnormal (nggak wajar).

            Tumor yang biasa melakukan infasi ke payudara adalah tumor padat yang termasuk dalam klasifikasi karsinoma. Proses terjadinya pun disebut karsinogenesis. Awalnya, perubahan itu terjadi pada suatu wilayah di payudara, dimana satu sel abnormal tumbuh. Lalu, karena sel itu nggak mau sendirian, akhirnya sel itu membelah diri menjadi 2, lalu menjadi 4, lalu 8, lalu 16, dan akhirnya 64, dan akirnya lagi semakin banyak. Awalnya benjolan yang sudah bisa teraba itu, nggak bikin payudara kita menjadi sakit, bahkan si benjolan juga mudah digerakkan. Tapi lama kelamaan, si benjolan membesar dan sulit digerakkan karena sudah melekat pada kulit di sekitarnya. Si benjolan ini masih bisa dikatakan tumor jinak. tapi tiba-tiba si tumor mulai beraksi dan melakukan infasi ke jaringan kita, akhirnya berubah menjadi ganas dan disebut sebagai kanker payudara.

            Memang dasar tumor ganas itu jahil. Setelah puas menduduki suatu wilayah, dia pun melakukan metastasis. Sel kanker dapat lepas dari sel kanker asal (kanker primer) melalui aliran darah atau saluran limfatik dan menyebar ke bagian tubuh lain. Dan apabila akhirnya sel tersebut mencapai bagian tubuh lain, dia akan mulai menjajah daerah itu dan berkembang menjadi tumor baru (tumor sekunder). Metastasis biasanya cukup jauh. Dari payudara bisa sampai ke rongga dada atau paru-paru lho.

            Apa yang bisa kamu lakukan setelah kamu menyadari ternyata dirimu terkena kanker payudara? Hentikan gals, kalo kamu berpikir kamu harus bunuh diri saat itu juga! Yang sebaiknya kamu lakukan adalah berobat ke dokter. Jangan ke dukun ya!

            Pengobatan kanker ini bergantung pada jenis atau tipe kanker yang diderita oleh seseorang, dan yang perlu diperhatikan adalah :

©      asal si kanker

©      pola penyebaran (ada yang melalui pembuluh darah, ada juga yang melalui kelenjar getah bening)

©      umur si penderita

©      kondisi kesehatan umum

©      sistem pengobatan

Dan cara pengobatannya adalah melalui :

©      pembedahan atau operasi, jika merupakan tumor padat. Jadi pada payudara, proses inilah yang dilakukan.

©      Kemoterapi dengan obat-obatan. Obatnya namanya sitostatika.

©      Radioterapi (menggunakan sinar radiasi).

©      Terapi hormonal.

©      Terapi biologik.

©      Dan yang paling penting adalah merasa senang dan jangan menyerah dengan si penyakit, berbagilah dengan orang lain agar semua menjadi ringan. Dukungan dari orang terdekat pun sangat dibutuhkan.

Gals, kalo kamu bingung dengan istilah pengobatan di atas, jujur aku juga bingung. Hehehe... Silahkan tanya sama mbah Google saja ya!

            Kamu harusnya sadar lho gals! Ada banyak penyebab timbulnya penyakit kanker payudara.

©      Usia (biasanya terjadi di usia 35 tahun ke atas, tapi juga bisa terjadi pada usia yang lebih muda lho!)

©      Faktor genetik

©      Riwayat keluarga (jika pada garis keturunan ibu pernah ada kasus yang mengalami kanker payudara, ada resiko kamu juga bisa terkena kanker payudara. namun kemungkinannya 3% - 5%. Tapi tetap saja ada kemungkinan kan?)

©      Pernah mengidap penyakit payudara non-kanker

©      Mengalami menstruasi pertama sebelum 12 tahun dan menopouse setelah usia 55 tahun, dan kehamilan pertama setelah usia 30 tahun.

©      Pemakaian pil KB atau terapi sulih estrogen

©      Obesitas pasca menopuouse

©      Pemakaian DES (dietilstrilbestrol) setelah keguguran

©      Pemaparan terhadap penyinaran (radiasi) di bagian dada (nah, hati-hati nih kalo kamu suka pakai pakaian yang memamerkan bagian dada dan kamu suka jalan-jalan di siang hari yang panas dengan pakaian itu)

©      Pemaparan terhadap bahan-bahan kimia seperti pestisida

Sebelum terkena kanker payudara atau penyakit lainnya, tentu saja ada cara pencegahan yang dapat kita lakukan mulai dari saat ini juga!

©      Hidup sehat

©      Hindari makanan yang mengandung pengawet, pewarna, dan penyedap rasa (Mendingan bawa bekal dari rumah kalo kamu sempat menyiapkannya)

©      Kurangi makanan berlemak

©      Makanan dengan gizi seimbang

©      Olahraga teratur

©      Menyusui setelah melahirkan

©      Melahirkan anak pertama sebelum usia 35 tahun

Nah gals, rupanya cukup banyak pengetahuan yang bisa aku bagi dengan kalian ya! Senang sekali rasanya bisa mengikuti dialog interaktif mengenai masalah kanker payudara ini. Dan pesan dari Akarui Cha kali ini, sebagai generasi muda yang nantinya akan menjadi penerus bangsa, jaga kesehatan selalu!



Salam Hangat,, ^.^



           

           

           

2 komentar:

  1. whooow~
    bgus bgt postinganny cha~ 8DD
    klo ishe pst g snggup nulis sbnyak ttg hal2 informatif ky bgni~ cha2 sugeeee~ xDD

    BalasHapus